Logo STUDILMU Career Advice
STUDILMU Career Advice - 5 Cara Meraih Rasa Bahagia saat Mengejar Kesuksesan Hidup

5 Cara Meraih Rasa Bahagia saat Mengejar Kesuksesan Hidup


STUDILMU Users
by Studilmu Editor

Seringkali kita lupa untuk tetap merasa bahagia, ketika kita mencurahkan seluruh energi, pikiran, uang, bahkan waktu kita yang sangat berharga untuk mengejar kesuksesan hidup. Kita sering menggadaikan kebahagiaan diri sendiri hanya karena terobsesi dengan kemilauan dunia yang begitu indah. Misalnya, kita lupa mengalokasikan waktu luang untuk pasangan hidup, keluarga dan kerabat yang kita cintai. Seakan kita tercipta hanya untuk bekerja, bekerja dan bekerja, tanpa perlu merasa bahagia.
 
Padahal, kebanyakan orang sukses yang sudah berhasil meraih kesuksesan mereka mengatakan bahwa salah satu hal yang benar-benar penting untuk kita dapatkan di dunia adalah ‘rasa bahagia’. Dengan kata lain, selain kesuksesan, mendapatkan kebahagiaan juga perlu untuk kita raih. Kalau kita bisa meraih kesuksesan dan kebahagiaan dalam satu waktu, kenapa tidak kita lakukan saja? Daripada harus memilih salah satunya, lebih baik kita dapat dua-duanya sekaligus. Betul ga?
 
Lantas, bagaimana ya caranya agar kita bisa mendapatkan kebahagiaan ketika kita mengejar kesuksesan hidup secara bersamaan? Nah, berikut ini adalah 5 cara untuk meraih keduanya dalam satu waktu. Yuk, simak penjelasannya berikut ini. 

1. Terus Mempelajari Keterampilan dan Mengembangkan Kepercayaan Diri.

Agar mendapatkan kesuksesan dan kebahagiaan dalam satu paket, rekan pembaca harus meluangkan waktu lebih banyak untuk mempelajari keterampilan baru atau mungkin mengasah keterampilan yang telah rekan pembaca miliki, dan tentunya berusaha untuk mengembangkan kepercayaan diri. Mengapa hal ini menjadi sangat penting? Apa hubungan antara keterampilan dan kepercayaan diri dengan kebahagiaan? 
 
Uang hanyalah sebuah benda yang tidak akan berarti apa-apa, jika kita tidak memiliki keterampilan atau kemampuan apapun untuk mencapai kesuksesan yang kita harapkan. Sederhananya seperti ini, saya adalah seseorang yang sangat suka menulis. Saya suka menulis cerpen, novel dan lain sebagainya. Saya tahu bahwa keterampilan saya adalah menulis dan saya merasa sangat percaya diri akan hal ini. Saya terus mengasah keterampilan saya ini, sampai akhirnya saya menjadi penulis yang terkenal, buku saya laris dimana-mana. Saya merasa sangat bahagia karena saya bisa menjalankan apa yang menjadi passion dan keterampilan saya selama ini. Dalam waktu yang bersamaan, uang, kepopuleran dan kesuksesan datang menghampiri, tanpa saya minta. Luar biasa, bukan?
 

2. Tidak Menjadikan Uang sebagai ‘Fokus Utama’.

Ada begitu banyak orang yang berhasil dalam kariernya, memiliki puluhan mobil mahal, deretan rumah mewah dan tumpukan uang yang mungkin bingung ingin dihabiskan dengan cara apa? Namun, jauh di dalam lubuk hati mereka, masih ada rasa kesedihan dan rasa tidak bahagia yang mereka rasakan. 
 
Uang memang sangat kita perlukan untuk membayar segala kebutuhan hidup. Namun, ini bukan berarti uang adalah fokus utama bagi kita. Beberapa hal yang perlu menjadi fokus utama kita adalah menyayangi dan mencintai diri sendiri, terus memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas diri. Jadikan pengembangan diri sebagai hal yang jauh lebih penting daripada uang. 
 
Uang bisa habis dengan seketika, namun ilmu dan keterampilan tidak akan pernah habis ataupun hilang. Semakin lama kita mengasah segala kemampuan diri, akan semakin hebat kemampuan yang kita miliki. Sedangkan hal ini tidak berlaku pada uang, karena uang tidak akan bertahan lama di dalam dompet atau rekening bank kita. Betul kan? Hehe. 

3. Menjaga Hubungan yang Baik dengan Orang-orang Tersayang.  

Cara pertama dan kedua telah menunjukkan kita bahwa keterampilan dan pengembangan diri jauh lebih penting daripada uang. Namun, ternyata ada yang lebih penting daripada keterampilan dan uang. 
 
Apakah itu? Jawabannya adalah hubungan baik kita dengan orang-orang yang kita cintai yaitu, pasangan hidup (suami atau istri), orang tua, anak-anak, keluarga dan kerabat terdekat kita. 
 
Tidak ada yang bisa menukar uang dengan kebahagiaan yang kita rasakan saat bersama mereka. Disisi lain, mereka adalah orang-orang yang bisa membawa kita pada puncak kesuksesan. Doa dan dukungan yang mereka berikan secara tulus akan meringankan langkah kita dalam meraih kesuksesan. 
 

4. Menjelajahi Dunia atau Tempat-tempat Baru. 

Apakah rekan pembaca benar-benar ingin merasakan kebahagiaan? Kami menyarankan rekan-rekan pembaca untuk menjelajahi dunia atau bepergian ke tempat baru. Dengan pergi ke tempat baru, pikiran kita akan semakin terbuka dengan dunia yang belum pernah kita kunjungi sebelumnya. 
 
Ini juga bisa mendorong kreativitas kita loh! Karena tempat-tempat baru selalu menawarkan ide-ide menarik dari penduduk sekitar, pemandangan yang indah dan situasi yang berbeda, yang mana ini bisa berguna untuk ide bisnis kita kedepannya. Kebahagiaan juga akan semakin mudah didapatkan karena kita tidak melulu berhadapan dengan hal yang monoton, seperti saat kita terus berdiam diri di satu tempat dalam waktu yang lama. 
 
Jadi, tunggu apalagi? Yuk, segera mengeksplorasi diri kita ke tempat yang baru!
 

5. Tidak Lupa untuk ‘Memberi’ kepada Sesama. 

Pada kenyataannya, ada begitu banyak orang yang memiliki banyak harta, posisi kerja yang sangat baik, kemewahan, kepopularitasan, dan segala hal yang banyak diinginkan oleh orang lain. Namun sayangnya, orang-orang yang sangat berkecukupan ini masih merasa ‘ada yang kurang’ dari kehidupan mereka. Ternyata, mungkin mereka lupa untuk memberi kebaikan dan kebahagiaan kepada orang-orang di sekitar mereka. ‘Memberi’ akan membuat kita merasa lebih terpenuhi dan bahagia. Tidak hanya itu loh, semakin kita memberi kepada sesama, maka semakin banyak Tuhan memberikan kita rezeki dan kebahagiaan. Jadi, tidak ada ruginya kan untuk saling berbagi dengan orang-orang di sekitar kita? 
 
Itulah 5 cara meraih rasa bahagia dan kesuksesan secara bersamaan di dalam hidup. Tunggu apalagi nih rekan-rekan pembaca? Selagi 5 cara di atas sudah ada di kepala kita, Yuk langsung kita eksekusi. Selamat mencoba ya, rekan-rekan Career Advice.