Logo STUDILMU Career Advice
STUDILMU Career Advice - 5 Cara Mengendalikan Waktu

5 Cara Mengendalikan Waktu


STUDILMU Users
by Studilmu Editor
Posted on Feb 19, 2019

 
"Saya membutuhkan beberapa jam lagi dalam sehari, beberapa hari lagi dalam seminggu.” Berapa kali rekan pembaca Career Advice pernah mengatakan itu pada diri sendiri? Jika Anda hanya memiliki satu jam lagi, Anda akan pergi ke gym. Jika Anda hanya memiliki satu jam lagi, Anda akan membuat makan siang setiap minggu, jadi Anda akan makan lebih baik.
 
Ini mungkin menyakitkan, tetapi proses pemikiran ini tidak lain adalah sekelompok kebohongan. Kita mengatakan pada diri kita sendiri kebohongan ini untuk merasa lebih baik, bahwa jika kita memiliki lebih banyak waktu, kita akan melakukan semua hal yang ingin kita lakukan atau harus lakukan. Garis pemikiran ini dapat merusak prestasi pribadi dan profesional. Pada kenyataannya, Anda tidak perlu lebih banyak waktu. Yang Anda butuhkan adalah cara yang tepat dalam mengendalikan waktu Anda.
 
Mari kita simak cara-cara dibawah ini yang dapat rekan pembaca terapkan untuk mengendalikan waktu yang dimiliki. 
 
1. Prioritaskan Tujuan Anda
Pikirkan satu masa ketika Anda masih berjuang di perguruan tinggi dan Anda memiliki tugas esai, dengan tenggat waktu empat minggu. Anda seharusnya memiliki banyak waktu, tetapi empat minggu penuh telah berlalu dan Anda menyelesaikan esai tersebut hanya dalam dua menit sebelum tenggat waktu berakhir. 
 
Mengambil kendali atas waktu Anda berarti memprioritaskan tujuan yang paling penting dan kemudian menerapkan fokus yang tajam untuk memastikan bahwa pekerjaan itu selesai. Langkah pertama adalah mencari tahu tujuan yang sangat penting, baik pribadi maupun profesional. 
 
Lalu fokuslah dengan tujuan. Fokus datang ketika Anda mampu mengidentifikasi hal-hal yang akan Anda capai. Jika Anda mencoba menurunkan berat badan, titik fokusnya adalah makan lebih sehat dan menemukan waktu untuk berolahraga. Jika tujuannya adalah mendorong penjualan, mungkin Anda perlu fokus pada optimasi mesin pencari dan cara strategis mengiklankan produk.
 
Bagian dari mengambil kendali atas waktu Anda adalah membedakan hal yang bisa dilakukan sekarang dan hal yang akan dilakukan dalam waktu selanjutnya. 

2. Aturan 'Sentuh Sekali Sekali'
Saya sangat percaya bahwa jika Anda memiliki sesuatu di tangan Anda dan Anda dapat menghadapinya saat itu juga, Anda harus menghadapinya. Saya menyebutnya aturan "sentuh sekali".
 
Contoh yang bagus dari ini adalah surat. Saya menerima surat setiap hari setelah bekerja dan saya membawanya ke rumah saya. Seringkali, saat harus membuat makan malam untuk keluarga, saya meninggalkan setumpuk surat di suatu tempat tertentu untuk suatu waktu. Saat saya memberlakukan aturan "sentuh satu kali" berarti saya menghabiskan satu waktu untuk surat-surat. Saya membalas yang diperlukan. Saya membuang surat ke tempat sampah. Saya membayar beberapa tagihan. Itu memang memakan waktu yang tidak sebentar. Tetapi setidaknya saya menyentuh semuanya sekali. 
 
Itu ide yang sangat sederhana, tetapi jika Anda mengadopsi pola pikir "sentuh sekali saja", Anda akan menemukan bahwa Anda akan semakin banyak kehilangan dari daftar tugas Anda dan akan memiliki lebih banyak waktu untuk fokus pada hal-hal yang lebih besar.
 
3. Jika Bisa Dilakukan dalam Dua Menit, Selesaikan.
Ini adalah kebalikan dari pola pikir "itu bukan masalah besar, itu bisa menunggu", pola pikir yang sering membuat kita stres. Jika ini adalah hal kecil, selesaikan. Dengan hal kecil itu, Anda dapat melakukan tugas yang lebih penting. Berhenti mengulur-ulur waktu untuk hal yang Anda anggap sepele, kerjakan dan selesaikan.
 
4. Meluangkan Waktu untuk Berpikir dan Menyusun Rencana.
Bagian penting dari manajemen waktu adalah menghabiskan sebagian dari waktu berharga itu untuk mengembangkan area fokus Anda. Ini mungkin terdengar berlawanan dengan intuisi karena Anda sudah sangat sibuk, tetapi menyelesaikan tugas secara membabi buta bukanlah hal yang cerdas. Untuk bekerja dengan cara yang cerdas, Anda harus meluangkan waktu untuk merancang rencana yang akan berhasil.
 
Untuk menjadi sukses, Anda harus mengidentifikasi tujuan Anda yang sangat penting dan kemudian mencari tahu tindakan yang dapat Anda ambil untuk mencapai tujuan tersebut. Luangkan waktu sejenak untuk duduk dan memikirkan tujuan Anda, apa yang telah berhasil di masa lalu dan apa yang tidak berhasil dengan baik. Ini akan membantu Anda melihat apa ukuran utama Anda. Langkah-langkah utama tersebut harus menjadi prioritas Anda karena langkah-langkah itu akan mendorong kesuksesan Anda.

5. Mengukur Upaya dan Kemajuan Anda.
Salah satu kunci kesuksesan adalah mengukur upaya dan hasil Anda. Rencana awal Anda mungkin tidak berfungsi dengan baik, dan mungkin perlu beberapa penyesuaian. Tapi Anda tidak akan pernah benar-benar tahu kecuali Anda mengukurnya dengan akurat. Berapa banyak email yang Anda kirim? Berapa banyak rupiah yang Anda belanjakan untuk publikasi?
 
Dengan memiliki data, Anda akan memiliki pemahaman yang lebih baik tentang keberhasilan dan kegagalan Anda dan juga mengetahui apakah Anda menghabiskan waktu dengan bijak atau tidak.
 
Itulah cara-cara yang dapat rekan pembaca Career Advice lakukan dalam mengendalikan waktu. Intinya adalah bahwa mencapai tujuan Anda tidak harus menjadi rumit. Bahkan, ini hanya melibatkan penyederhanaan rutinitas. Dalam prosesnya, Anda akan mulai menerapkan energi Anda yang berharga, bakat yang luar biasa, dan waktu Anda yang berharga untuk hal yang benar-benar penting.
Featured Career Advices
Rapat Kerja dengan Keberagaman Suku Bangsa

Rapat Kerja dengan Keberagaman Suku Bangsa

5 Cara Membuat Logo Produk Menjadi Terkenal

5 Cara Membuat Logo Produk Menjadi Terkenal

Cara Mengatasi Stress terhadap Finansial

Cara Mengatasi Stress terhadap Finansial

Pengertian E-learning dan Lanskapnya pada 2019

Pengertian E-learning dan Lanskapnya pada 2019

Pentingkah Memiliki Tujuan Bekerja?

Pentingkah Memiliki Tujuan Bekerja?

Rapat Kerja dengan Komunikasi yang Efektif

Rapat Kerja dengan Komunikasi yang Efektif

5 Cara Pengusaha Sukses Tetap Bahagia

5 Cara Pengusaha Sukses Tetap Bahagia

7 Cara Menjadi Tokoh Terkenal di Dunia Bisnis

7 Cara Menjadi Tokoh Terkenal di Dunia Bisnis

10 Kesalahan Fatal yang Menghancurkan Bisnis Plan

10 Kesalahan Fatal yang Menghancurkan Bisnis Plan

Etika Memuji Rekan Kerja di Lingkungan Kerja

Etika Memuji Rekan Kerja di Lingkungan Kerja

Satu Pertanyaan yang Mengubah Hidup Lebih Baik

Satu Pertanyaan yang Mengubah Hidup Lebih Baik

3 Alasan Cerita Singkat Baik untuk Bisnis

3 Alasan Cerita Singkat Baik untuk Bisnis

Menjual Produk dan Jasa melalui Cerita Singkat

Menjual Produk dan Jasa melalui Cerita Singkat

4 Karakter Kepemimpinan yang Wajib Dimiliki

4 Karakter Kepemimpinan yang Wajib Dimiliki

Peranan E-Learning dalam Pengembangan Karier

Peranan E-Learning dalam Pengembangan Karier

3 Pikiran Negatif yang Menghambat Kebahagiaan dalam Karier

3 Pikiran Negatif yang Menghambat Kebahagiaan dalam Karier

Bagaimana Cara Mengembangkan E-Learning atau Pembelajaran Online?

Bagaimana Cara Mengembangkan E-Learning atau Pembelajaran Online?

4 Karakteristik Manusia yang akan Sukses di Dunia Bisnis dan Kesehatan

4 Karakteristik Manusia yang akan Sukses di Dunia Bisnis dan Kesehatan

6 Cara Menentukan Harga Jual Produk yang Tepat

6 Cara Menentukan Harga Jual Produk yang Tepat

5 Cara Menguji Strategi Bisnis yang Baru di Media Sosial

5 Cara Menguji Strategi Bisnis yang Baru di Media Sosial

10 Cara Mencintai Diri Sendiri untuk Karier Cemerlang

10 Cara Mencintai Diri Sendiri untuk Karier Cemerlang

5 Manfaat Menjaga Kebahagiaan Sejati Karyawan bagi Perusahaan

5 Manfaat Menjaga Kebahagiaan Sejati Karyawan bagi Perusahaan

Bisakah Memasarkan Bisnis Startup Sendirian?

Bisakah Memasarkan Bisnis Startup Sendirian?

11 Cara Memiliki Pola Pikir untuk Berani Memulai Bisnis

11 Cara Memiliki Pola Pikir untuk Berani Memulai Bisnis

7 Rahasia Menjadi Tangguh di Dunia Kerja

7 Rahasia Menjadi Tangguh di Dunia Kerja

10 Cara Membawa Rasa Bahagia di dalam Tim Kerja

10 Cara Membawa Rasa Bahagia di dalam Tim Kerja

4 Cara Menuju Pensiunan Dini di Umur 40 Tahun

4 Cara Menuju Pensiunan Dini di Umur 40 Tahun

5 Cara Meningkatkan Etika Kerja di Perusahaan Indonesia

5 Cara Meningkatkan Etika Kerja di Perusahaan Indonesia

5 Strategi untuk Menang dalam Presentasi Bisnis

5 Strategi untuk Menang dalam Presentasi Bisnis

3 Tingkat Kesadaran Diri

3 Tingkat Kesadaran Diri