Logo STUDILMU Career Advice
STUDILMU Career Advice - 5 Cara Mengelola Milenial di Tempat Kerja

5 Cara Mengelola Milenial di Tempat Kerja


STUDILMU Users
by Studilmu Editor

 
Milenial. Yap, ini adalah nama generasi yang selalu digadang-gadangkan akhir-akhir ini. Banyak para pekerja marketing yang membuat iklan di papan reklame dengan kalimat “perumahan asri, nyaman dan murah untuk para milenial” atau promosi acara-acara seminar yang berbobot seperti “acara gaul dan berkualitas yang wajib dihadiri oleh para milenial”. Seakan-akan generasi milenial sedang disorot oleh semua orang di dunia. Terutama bagi mereka yang sangat memperdulikan masa depan teknologi, dunia kerja, perusahaan dan apapun yang berkaitan dengan milenia di masa yang akan datang. 
 
Faktanya, pendataan di tahun 2017 menunjukkan bahwa ada 56 juta total pekerja dari generasi milenial, tentunya ini adalah angka yang fantastis! Sedangkan total pekerja generasi X hanya sekitar 53 juta dan 41 juta untuk generasi baby boomer. 
 
Seperti yang kita ketahui, setiap generasi selalu memiliki beberapa stereotip yang diakui kebanyakan orang sebagai ciri khas masing-masing generasi. Namun, kita semua perlu ingat bahwa sebuah generasi terdiri dari setiap individu, yang mana karakter mereka tidak dapat dinilai hanya berdasarkan kapan mereka dilahirkan.
 
Nah, pada artikel kali ini kita akan membahas tentang “bagaimana ya cara mengelola generasi milenial di tempat kerja?” 

1. Literasi Elektronik yang Tinggi
Generasi milenial adalah generasi yang tidak ada duanya dalam hal elektronik dan teknologi. Ya bagaimana tidak, mereka merupakan generasi pertama yang tumbuh dengan internet sebagai bagian dari kehidupan mereka sehari-hari. Dalam kata lain, hal-hal yang berkaitan dengan kemajuan teknologi sudah mendarah daging dengan para milenial. 
 
Seperti yang kita ketahui, manusia zaman sekarang sulit untuk jauh dengan teknologi. Coba saya tanya pembaca Career Advice “bagaimana rasanya sehari tanpa koneksi internet?” “lebih memilih untuk ketinggalan dompet atau ponsel?” “bagaimana perasaan rekan pembaca saat tidak menggunakan ponsel, walau sehari saja?”
 
Dengan mengetahui kelebihan yang dimiliki generasi milenial ini, perusahaan dapat memberdayakan kemampuan ini dengan baik yaitu, dengan memperluas komunikasi secara internal maupun eksternal untuk perusahaan. 
 
2. Menciptakan Keragaman dan Menjaga Fleksibilitas
Para milenial ternyata bukan hanya memiliki literasi elektronik yang tinggi loh, namun mereka juga sangat menyukai keragaman serta lingkungan kerja yang fleksibel. Berbeda dengan generasi sebelumnya, mereka lebih mencintai sesuatu yang sudah ditentukan. Dalam arti lain, tidak ada jam kerja atau lingkungan kerja yang fleksibel. Itulah mengapa milenial disebut sebagai generasi yang lebih multiras dibandingkan generasi lainnya. 
 
Beberapa fakta lain tentang generasi milenial adalah 40% dari milenial berharap untuk meninggalkan pekerjaan mereka dalam kurun waktu dua tahun dan kurang dari 30% merasa ingin berada di pekerjaan yang sama selama lebih dari lima tahun.
 
Nah, jadi jika kita ingin menciptakan kenyamanan kerja bagi para milenial, penting untuk kita sebagai pemimpin untuk mempertahankan keberagaman dan menciptakan lingkungan kerja yang fleksibel. Eits, serta jangan lupa untuk memberikan lingkungan kerja yang penuh dengan peluang baru dan tantangan baru, ya. Para milenial sangat mencintai tantangan yang dapat membuat diri mereka menjadi berkembang lebih baik dari sebelumnya.  
 
3. Hasil Jauh Lebih Penting daripada Proses
Berbeda dengan generasi-generasi sebelumnya, milenial lebih fokus dan mementingkan hasil akhir dibandingkan sebuah proses. Di sisi lain, generasi-generasi sebelum milenial lebih cenderung menyukai proses yang tertata rapi dengan memprioritaskan struktur dan proses.
 
Inilah mengapa generasi milenial memiliki stereotip sebagai generasi yang malas. Sebenarnya, mereka bukan generasi pemalas seperti yang dikatakan oleh sebagian orang, namun hal ini terjadi karena keterputusan yang terjadi antara generasi milenial dan generasi yang lebih tua ketika membicarakan tentang struktur dan proses.
 
Generasi yang sebelumnya sangat tidak menyukai sesuatu yang fleksibel. Mereka lebih memilih untuk memiliki jadwal kerja yang tetap, aturan berpakaian yang rapi, dan hal-hal lainnya yang sudah ditentukan untuk diikuti secara disiplin. Sedangkan generasi milenial adalah kebalikannya. Mereka mencintai kebebasan, namun tetap berusaha untuk menghasilkan hasil yang memuaskan. 
 
Dikarenakan segalanya tentang fokus terhadap hasil, inilah waktunya bagi para pemimpin perusahaan agar sedikit mengendurkan peraturan yang ketat menjadi lebih ringan dan nyaman untuk diikuti oleh para milenial. 

4. Kerja Tim Bagus untuk Dijadikan Budaya Perusahaan 
Hal istimewa lainnya yang dilalui oleh para milenial adalah mereka sudah terbiasa dengan kerja kelompok dari semenjak duduk di bangku SD sampai ke Perguruan Tinggi. Metode pembelajaran yang dimiliki oleh mereka berbeda dengan generasi-generasi sebelumnya. Hal inilah yang menjadikan mereka lebih unggul dalam bekerja secara tim
 
Kemampuan ini telah berhasil membuat mereka merangkul semua anggota tim untuk bekerja bersama-sama dalam meraih pencapaian yang diinginkan. Nah, ini adalah kesempatan emas bagi para pemilik perusahaan dan para pemimpin, yang mana jika mereka dapat membuat generasi milenial nyaman untuk bekerja di lingkungan kerja yang mereka ciptakan, kesempatan ini dapat membuat milenial memberikan kerja tim yang tangguh dan hebat. 
 
5. Beri Kesempatan Milenial untuk Bekerja dari Jarak Jauh
Seperti yang sudah dibahas pada poin sebelumnya, generasi milenial sangat mencintai lingkungan kerja yang fleksibel. Apakah pembaca Career Advice pernah mendengar kata “remote working” atau bekerja dari jarak jauh? Jika ya, inilah hal yang juga sangat disukai oleh para milenial. 
 
Kemajuan teknologi dan kehebatan elektronik yang sudah mendarah daging dalam diri para milenial, berhasil membuat mereka semakin yakin bahwa kita semua mempunyai kemampuan untuk bekerja dari jarak jauh. 
 
Dalam hal ini, kita perlu menjadi fleksibel dalam bekerja bersama generasi milenial. Hal ini dilakukan agar kita dapat bekerja dengan baik bersama mereka, menarik dan mempertahankan anggota generasi ini. Nah, sekarang pembaca Career Advice sudah tahu kan apa saja kehebatan dari generasi milenial ini. Ya, meskipun setiap generasi pasti membawa kekuatannya masing-masing. Namun, dengan menyadari hal ini dengan baik, maka kita dapat menciptakan lingkungan kerja yang nyaman dan harmonis dengan generasi milenial. 
Featured Career Advice
Mengapa Anak-Anak Harus Diajarkan Pola Pikir Kewirausahaan?

Entrepreneurship

Mengapa Anak-Anak Harus Diajarkan Pola Pikir Kewirausahaan?

4 Cara Membangun Merek yang Menarik Perhatian Gen Z dan Milenial

Marketing & Sales

4 Cara Membangun Merek yang Menarik Perhatian Gen Z dan Milenial

Bagaimana Rasa Syukur dapat Memperbaiki Kondisi Finansial Anda?

Self Improvement

Bagaimana Rasa Syukur dapat Memperbaiki Kondisi Finansial Anda?

10 Cara Sederhana untuk Mencintai Pekerjaan yang Kita Miliki

Self Improvement

10 Cara Sederhana untuk Mencintai Pekerjaan yang Kita Miliki

7 Cara untuk Meningkatkan Motivasi Karyawan

Motivation

7 Cara untuk Meningkatkan Motivasi Karyawan

Bagaimana Cara Tetap Merasa Bahagia Walau Tanpa Uang Banyak?

Happiness

Bagaimana Cara Tetap Merasa Bahagia Walau Tanpa Uang Banyak?

5 Ide Bisnis Rumahan yang Cocok untuk Pensiunan

Entrepreneurship

5 Ide Bisnis Rumahan yang Cocok untuk Pensiunan

4 Cara Bertanggung Jawab terhadap Hidup yang Kita Miliki

Self Improvement

4 Cara Bertanggung Jawab terhadap Hidup yang Kita Miliki

Pengertian Creative Thinking dan Contoh Keterampilannya

Innovation

Pengertian Creative Thinking dan Contoh Keterampilannya

5 Tanda Bisnis Anda Memerlukan Staf Human Resource

Leadership

5 Tanda Bisnis Anda Memerlukan Staf Human Resource

5 Cara Merangkul Konsumen Generasi Millennial melalui Instagram

Generation Millennials & Z

5 Cara Merangkul Konsumen Generasi Millennial melalui Instagram

13 Tips Ampuh untuk Merekrut Karyawan yang Berkualitas Tinggi

Resume & Interviewing

13 Tips Ampuh untuk Merekrut Karyawan yang Berkualitas Tinggi

4 Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Menjadi Penulis Freelance

Self Improvement

4 Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Menjadi Penulis Freelance

4 Pertanyaan Penting dalam Memilih Ide Bisnis yang Tepat

Entrepreneurship

4 Pertanyaan Penting dalam Memilih Ide Bisnis yang Tepat

4 Tren Teratas Bidang Human Resource di Tahun 2020

Leadership

4 Tren Teratas Bidang Human Resource di Tahun 2020

3 Cara Memastikan Ide Bisnis Rumahan Kita adalah yang Terbaik

Entrepreneurship

3 Cara Memastikan Ide Bisnis Rumahan Kita adalah yang Terbaik

5 Alasan Pentingnya Rencana Bisnis Ketika Memulai Usaha

Entrepreneurship

5 Alasan Pentingnya Rencana Bisnis Ketika Memulai Usaha

8 Tips untuk Menyewa Kantor Anda Pertama Kalinya

Productivity

8 Tips untuk Menyewa Kantor Anda Pertama Kalinya

3 Hal yang Diperlukan untuk Customer Service yang Berkelanjutan

Customer Service

3 Hal yang Diperlukan untuk Customer Service yang Berkelanjutan

4 Cara Meningkatkan Creative Thinking untuk Meraih Kesuksesan

Innovation

4 Cara Meningkatkan Creative Thinking untuk Meraih Kesuksesan

8 Kecerdasan Emosional yang Membantu Kita Melupakan Masa Lalu

Emotional Intelligence

8 Kecerdasan Emosional yang Membantu Kita Melupakan Masa Lalu

7 Cara Membuat Presentasi Penjualan yang Hebat

Marketing & Sales

7 Cara Membuat Presentasi Penjualan yang Hebat

3 Cara Meraih Kebahagiaan dengan Menerima Diri Sendiri Apa Adanya

Happiness

3 Cara Meraih Kebahagiaan dengan Menerima Diri Sendiri Apa Adanya

7 Cara Menjadi Lebih Percaya Diri Ketika Bertemu Klien

Self Improvement

7 Cara Menjadi Lebih Percaya Diri Ketika Bertemu Klien

12 Pengembangan Diri Menjadi Pemimpin dan Individu yang Lebih Baik

Self Improvement

12 Pengembangan Diri Menjadi Pemimpin dan Individu yang Lebih Baik

15 Cara yang Perlu Dikuasai untuk Membangun Kredibilitas di Kantor

Self Improvement

15 Cara yang Perlu Dikuasai untuk Membangun Kredibilitas di Kantor

10 Kebiasaan yang Membantu Staf Human Resource Menjadi Sukses

Self Improvement

10 Kebiasaan yang Membantu Staf Human Resource Menjadi Sukses

10 Kebiasaan Milenial yang Berbeda dengan Baby Boomers

Generation Millennials & Z

10 Kebiasaan Milenial yang Berbeda dengan Baby Boomers

4 Pertanyaan yang Meyakinkan Pentingnya Inovasi bagi Bisnis Anda

Innovation

4 Pertanyaan yang Meyakinkan Pentingnya Inovasi bagi Bisnis Anda

7 Hal Penting yang Perlu Dipahami Ketika Bekerja dengan Gen Z

Generation Millennials & Z

7 Hal Penting yang Perlu Dipahami Ketika Bekerja dengan Gen Z