STUDILMU Career Advice - 4 Panduan Perjalanan Bisnis

4 Panduan Perjalanan Bisnis


by Studilmu Editor
Posted on Nov 21, 2018

 
Apakah Anda adalah seorang karyawan atau pebisnis yang sering melakukan perjalanan bisnis?  Perjalanan bisnis tidak sama dengan perjalanan liburan. Anda perlu memiliki waktu yang cukup dan kemantapan persiapan. Jadi sebelum Anda mengemas barang-barang Anda untuk melakukan perjalanan bisnis, ada baiknya Anda mengikuti beberapa kiat yang kami sarankan pada artikel ini agar perjalanan bisnis Anda menjadi menyenangkan. 
 
1. Membawa barang-barang penting untuk kondisi “darurat”
Keamanan memang nomor satu namun kenyamanan juga tidak kalah penting untuk Anda miliki pada perjalanan bisnis Anda. Anda harus cerdas dalam mengemas barang-barang, jangan lupakan beberapa barang penting yang dapat menyelamatkan “kebahagiaan” Anda saat bepergian dengan rekan kerja. Mungkin Anda memerlukan sepasang penutup kuping untuk menghindari beberapa obrolan yang tidak terlalu penting jika dibandingkan dengan waktu tidur Anda yang sangat berharga. Sebagai contoh, Anda dapat memanfaatkan waktu 30-45 menit untuk tidur dan membuat tubuh Anda menjadi rileks selama di pesawat daripada mendengar curhatan rekan kerja Anda begitu panjang. Anda juga tidak boleh melupakan beberapa obat-obatan pribadi seperti minyak angin, obat sakit kepala, obat sakit perut, bahkan pembalut untuk wanita jika waktu “darurat” datang. Intinya, jangan membawa banyak barang-barang yang sebenarnya tidak Anda perlukan dan bawalah “barang-barang darurat” demi menjaga kenyamanan perjalanan bisnis Anda.

2. Jangan lupa membawa beberapa pakaian formal
Saya harap Anda tidak lupa bahwa Anda akan melakukan perjalanan bisnis dengan rekan-rekan kerja atau atasan Anda, bukan melakukan perjalanan untuk menghabiskan waktu liburan. Jika judulnya saja sudah “perjalanan bisnis” sudah pasti Anda tidak boleh lupa untuk membawa beberapa pakaian formal yang menunjang penampilan profesional Anda. Selama Anda berada di tempat tujuan mungkin Anda akan bertemu dengan klien-klien penting, manajer atau bahkan CEO Anda. Pastikan pakaian perjalanan Anda tidak seperti orang yang ingin melakukan olahraga atau bersantai-santai di pantai. Pilih pakaian yang nyaman namun profesional. 
 
3. Membuat perjalanan menjadi menyenangkan namun tidak berlebihan 
Walaupun Anda hanya akan menghabiskan waktu di dalam ruangan meeting, berpindah dari satu kantor ke kantor lainnya untuk bertemu dengan klien-klien baru, menyusun laporan rapat dan kegiatan-kegiatan lainnya yang hanya berhubungan dengan dunia kerja tanpa bepergian ke pantai atau beberapa café menarik di tempat tersebut, Anda harus tetap membuat perjalanan bisnis Anda menjadi suatu hal yang menyenangkan. 
 
Mungkin saat Anda dan rekan-rekan kerja memiliki waktu luang setelah rapat panjang yang melelahkan, Anda dan yang lainnya bisa mencoba makan di tempat makan lokal (yang tentunya tidak mahal seperti di restoran bintang lima). Ya! Kapan lagi Anda dapat mencoba makanan serta minuman khas dari tempat yang Anda kunjungi, bukan? Selain itu, Anda juga dapat bercengkrama dengan para penduduk lokal di daerah tersebut. 
 
Anggap saja Anda sedang bekerja sambil berlibur. Walaupun bukan liburan yang sesungguhnya. Seperti kata pepatah “sekali mendayung, dua tiga pulau terlampaui” sambil bekerja, dua tiga piring makanan khas Indonesia bisa Anda cicipi. 
 
Namun, kembali lagi Anda harus ingat bahwa perjalanan bisnis bukanlah liburan pribadi Anda sendiri. Jangan sampai Anda terlalu terbuai dengan waktu senggang yang Anda miliki setelah semua pekerjaan selesai. Tentunya Anda tidak ingin memiliki risiko pekerjaan dari perilaku buruk Anda yang terdengar sampai ke atasan Anda. 
 
4. Tetap berpikir dan bersikap positif meskipun Anda menghadapi kesulitan
Menjaga diri kita agar selalu berpikir dan bersikap positif disaat menghadapi rintangan memang sangat sulit, dan hal ini tidak terkecuali saat Anda melakukan perjalanan bisnis. Jam penerbangan Anda mengalami penundaan? Saya tahu pasti hal itu sangat menjengkelkan karena Anda harus memberikan pengertian terhadap klien Anda yang menunggu Anda di bandara tujuan, mengapa Anda dan rekan-rekan lain harus datang terlambat. Lalu, bagaimana jika Anda memiliki rapat penting yang waktunya tidak dapat diundur? Pastinya ini sangat merugikan Anda dan semua pihak. Daripada mengalami kekhawatiran yang berlebih, cobalah dengan tenang mencari cara untuk memecahkan masalah tersebut. Tarik napas dalam-dalam dan cobalah untuk berpikir lebih jernih tentang apa yang harus Anda lakukan. 
 
Setiap rencana yang telah kita buat matang-matang, tidak akan selamanya berjalan sesuai dengan apa yang kita inginkan. Dalam hal ini, Anda hanya perlu percaya sepenuhnya dengan rencana Tuhan terhadap kehidupan Anda.
 
Sikap positif yang Anda miliki tersebut tidak hanya mengesankan rekan-rekan kerja Anda, namun itu juga akan meningkatkan peluang Anda untuk mendapatkan peningkatan serta pengembangan diri yang lebih baik. Dan, hei, itulah kunci utama untuk memiliki perjalanan bisnis yang menyenangkan! Selamat melakukan perjalanan bisnis kawan-kawan!

Tinggalkan Komentar Anda

Featured Career Advices

20 Cara Baru untuk Memberi Hadiah kepada Karyawan

Rapat Kerja yang Efektif

Aplikasi Sosial Media dan Pengaruhnya

Memberikan Umpan Balik Konstruktif

Sikap Positif Menunjang Kesuksesan Anda

5 Cara Meningkatkan Daya Ingat Otak

4 Strategi Meraih Keseimbangan Hidup Bagi Pengusaha

Tetap Semangat Mencapai Impian

5 Hal Yang Perlu Diketahui Saat Menghadiri Wawancara Kerja

Menjadi Selangkah Lebih Maju

Pemimpin, Hentikan Perilaku Ini

Tips Sederhana Mempersiapkan Diri sebelum Wawancara Kerja

Cara Menghilangkan Stres Secara Sehat dan Tidak Sehat

7 Alasan Kuat Dalam Meraih Mimpi

Budaya Kerja dan 3 Cara Mendemonstrasikannya

Pengertian Afirmasi dan 10 Afirmasi Positif

5 Cara Tampil Menarik Dalam Wawancara Kerja

3 Cara Menghilangkan Kebiasaan Buruk

7 Pertanyaan Interview Kerja

5 Cara Menghargai Diri Sendiri

Sikap Negatif dan Cara Mengubahnya

7 Kunci Kesuksesan dan Kepuasan Kerja

10 Kemampuan Soft Skill Dalam Dunia Kerja

10 Cara Membangun Hubungan Kerja Yang Positif

Cara Mengendalikan Diri

4 Jenis Komunikasi

7 Cara Mengatasi Stres Kerja

Etos Kerja

6 Cara Membangun Kreativitas Tim

Karakteristik Generasi Z