Logo STUDILMU Career Advice
STUDILMU Career Advice - 4 Kebiasaan Baik yang Dapat Menciptakan Kebahagiaan Sejati

4 Kebiasaan Baik yang Dapat Menciptakan Kebahagiaan Sejati


STUDILMU Users
by Studilmu Editor

 
Halo rekan pembaca, ada banyak cara dan saran dalam menciptakan kebahagiaan kita. Ya, kebahagiaan adalah tujuan yang selalu kita cari dalam setiap langkah hidup kita. Tidak ada yang tidak ingin bahagia, bukan? Bahkan, para ahli saraf mempelajari struktur tubuh dan otak manusia untuk mempelajari hal yang dapat membuat seseorang memiliki kebahagiaan sejati. 
 
Nah, kali ini kita kan membahas 4 kebiasaan baik yang dapat menciptakan kebahagiaan sejati bagi saya dan juga rekan pembaca Career Advice. 4 kebiasaan baik ini juga disimpulkan melalui penelitian para ahli saraf. Apa sajakah kebiasaan baik tersebut? Mari kita simak 4 kebiasaan baik yang dapat menciptakan kebahagiaan sejati berikut ini. 

1. Tanyakan hal penting disaat sedang merasa dalam titik terendah. Ketika kita menghadapi masalah, kita merasa bahwa sulit rasanya untuk bahagia. Kita merasa malu dan bersalah. Mengapa ini bisa terjadi? Ketika kita merasa bersalah dan malu, sistem otak yang dapat memberikan penghargaan terhadap diri menjadi aktif. Setiap emosi yang kita rasakan baik itu rasa bangga, malu dan rasa bersalah mengaktifkan sistem saraf yang sama. Fakta yang menarik, kesombongan adalah emosi yang paling kuat dalam memicu aktivitas di wilayah-wilayah sistem otak dari emosi lainnya. Inilah sebabnya ketika kita menimbun rasa bersalah dan malu pada diri kita sendiri, emosi tersebut mengaktifkan sistem otak yang dapat memberikan penghargaan diri. Sistem otak kita bekerja lebih baik. Dan juga ketika kita merasa sangat khawatir, sistem otak kita bekerja lebih baik. Emosi khawatir dapat membantu menenangkan sistem limbik dengan meningkatkan aktivitas di korteks prefrontal medial dan mengurangi aktivitas di amigdala. Itu menunjukkan bahwa jika kita merasa cemas atau khawatir, kita melakukan suatu hal yang lebih baik daripada tidak melakukan apa-apa. Namun, jika membiarkan rasa bersalah, malu, dan khawatir berkepanjangan, itu malah akan menjadi hal yang mengerikan. Jadi, apa yang harus dilakukan? Tanyakan pada diri sendiri pertanyaan ini: Apa yang patut saya syukuri? Rasa syukur meningkatkan kadar dopamine dalam tubuh dan membuat kita merasa lebih baik. Memikirkan hal-hal yang kita syukuri memaksa kita untuk fokus pada aspek positif kehidupan Anda. Rasa syukur adalah salah satu bentuk kecerdasan emosional. Sebuah studi menemukan bahwa itu benar-benar mempengaruhi kepadatan neuron di kedua korteks prefrontal ventromedial dan lateral. Perubahan kepadatan ini menunjukkan bahwa dengan meningkatnya kecerdasan emosional, neuron di area ini menjadi lebih efisien. Dan rasa syukur tidak hanya membuat otak bahagia, tetapi juga dapat membuat lingkaran umpan balik positif dalam hubungan Jadi ucapkan terima kasih kepada orang-orang yang Anda sayangi.
 
2. Beri nama perasaan negatif yang dirasakan. Ketika kita merasa negatif, namai perasaan itu, marah sedih, gelisah? Ini hal yang mungkin terdengar konyol. Dalam satu penelitian fMRI, yang bertemakan menggambarkan perasaan yang tepat, peserta melihat gambar orang dengan ekspresi wajah emosional. Amigdala masing-masing peserta menjadi aktif.  Tetapi ketika mereka diminta untuk menyebutkan emosi, korteks prefrontal ventrolateral menjadi aktif dan mengurangi reaktivitas amigdala emosional. Dengan kata lain, ketika kita secara sadar mengenali emosi negatif yang dirasakan, itu dapat mengurangi dampaknya. Jika kita menyimpan emosi negatif tersebut, itu hanya akan menjadi boomerang. 
 
3. Membuat keputusan. Membuat keputusan dapat menenangkan otak kita. membuat keputusan mengurangi kekhawatiran dan kecemasan serta membantu kita memecahkan masalah. Membuat keputusan termasuk memiliki niat dan menetapkan tujuan adalah bagian dari sirkuit saraf yang sama dan melibatkan korteks prefrontal dengan cara yang positif, yang dapat mengurangi kekhawatiran dan kecemasan. Membuat keputusan juga membantu mengatasi aktivitas striatum, yang biasanya menarik kita ke arah impuls dan rutinitas negatif. Membuat keputusan mengubah persepsi kita tentang dunia dan menemukan solusi untuk masalah yang kita miliki. Tetapi memutuskan itu sulit. Saya setuju. Jadi keputusan apa yang harus Anda buat? Buat keputusan yang "cukup baik". Jangan terobsesi untuk membuat keputusan terbaik 100%. Ketika kita mencoba menjadi perfeksionis, itu dapat memenuhi otak dengan emosi. Sehingga, kita malah akan menjadi stres dan di luar kendali.

4. Menyentuh orang lain. Kita perlu merasakan cinta dan penerimaan dari orang lain. Ahli saraf melakukan penelitian di mana orang-orang memainkan permainan video lempar-bola. Para pemain lain melemparkan bola kepada seseorang dan melemparkannya kembali kepada yang lainnya. Pada satu titik mereka berhenti berbagi, mereka hanya saling melempar satu sama lain, dan mengabaikan peserta lainnya. Lalu, apa yang terjadi ketika mereka tidak bermain dengan cara yang tepat dan tidak membagikan bolanya? Otak subjek merespons dengan cara yang sama seperti ketika mengalami sakit fisik. Penolakan menimbulkan rasa sakit seperti patah hati. Bahkan, seperti yang diperlihatkan dalam percobaan fMRI, pengucilan sosial mengaktifkan sirkuit yang sama dengan rasa sakit fisik. Hubungan sangat penting bagi perasaan kebahagiaan otak.oleh karena itu, kita harus mampu menyentuh orang lain. Sentuhan kecil seperti jabat tangan dan tepukan di punggung adalah sentuhan wajar yang dapat membuat kita merasa bahagia. Berikan sentuhan yang lebih sering dengan orang-orang terdekat. Dan dalam karier, sentuhan ini dapat membuat Anda lebih persuasif, meningkatkan kinerja tim, bahkan meningkatkan keterampilan matematika. Menyentuh seseorang yang Anda cintai sebenarnya mengurangi rasa sakit. 
 
Inilah 4 kebiasaan baik yang dapat menciptakan kebahagiaan sejati yang disimpulkan melalui penelitian para ahli saraf. Kebahagiaan adalah tujuan yang dicari oleh banyak orang dalam karier maupun tujuan pribadi. Dan ketika kita tidak merasakan kebahagiaan itu, semua yang dilakukan adalah hal yang sia-sia. Nah terapkanlah 4 kebiasaan baik ini sehingga rekan pembaca memiliki kebahagiaan sejati dalam karier dan juga kehidupan pribadi Anda.
Featured Career Advice
6 Gaya Kepemimpinan dalam Menjadi Manajer yang Efektif

Leadership

6 Gaya Kepemimpinan dalam Menjadi Manajer yang Efektif

Mengapa Anak-Anak Harus Diajarkan Pola Pikir Kewirausahaan?

Entrepreneurship

Mengapa Anak-Anak Harus Diajarkan Pola Pikir Kewirausahaan?

4 Cara Membangun Merek yang Menarik Perhatian Gen Z dan Milenial

Marketing & Sales

4 Cara Membangun Merek yang Menarik Perhatian Gen Z dan Milenial

Bagaimana Rasa Syukur dapat Memperbaiki Kondisi Finansial Anda?

Self Improvement

Bagaimana Rasa Syukur dapat Memperbaiki Kondisi Finansial Anda?

10 Cara Sederhana untuk Mencintai Pekerjaan yang Kita Miliki

Self Improvement

10 Cara Sederhana untuk Mencintai Pekerjaan yang Kita Miliki

7 Cara untuk Meningkatkan Motivasi Karyawan

Motivation

7 Cara untuk Meningkatkan Motivasi Karyawan

Bagaimana Cara Tetap Merasa Bahagia Walau Tanpa Uang Banyak?

Happiness

Bagaimana Cara Tetap Merasa Bahagia Walau Tanpa Uang Banyak?

5 Ide Bisnis Rumahan yang Cocok untuk Pensiunan

Entrepreneurship

5 Ide Bisnis Rumahan yang Cocok untuk Pensiunan

4 Cara Bertanggung Jawab terhadap Hidup yang Kita Miliki

Self Improvement

4 Cara Bertanggung Jawab terhadap Hidup yang Kita Miliki

Pengertian Creative Thinking dan Contoh Keterampilannya

Innovation

Pengertian Creative Thinking dan Contoh Keterampilannya

5 Tanda Bisnis Anda Memerlukan Staf Human Resource

Leadership

5 Tanda Bisnis Anda Memerlukan Staf Human Resource

5 Cara Merangkul Konsumen Generasi Millennial melalui Instagram

Generation Millennials & Z

5 Cara Merangkul Konsumen Generasi Millennial melalui Instagram

13 Tips Ampuh untuk Merekrut Karyawan yang Berkualitas Tinggi

Resume & Interviewing

13 Tips Ampuh untuk Merekrut Karyawan yang Berkualitas Tinggi

4 Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Menjadi Penulis Freelance

Self Improvement

4 Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Menjadi Penulis Freelance

4 Pertanyaan Penting dalam Memilih Ide Bisnis yang Tepat

Entrepreneurship

4 Pertanyaan Penting dalam Memilih Ide Bisnis yang Tepat

4 Tren Teratas Bidang Human Resource di Tahun 2020

Leadership

4 Tren Teratas Bidang Human Resource di Tahun 2020

3 Cara Memastikan Ide Bisnis Rumahan Kita adalah yang Terbaik

Entrepreneurship

3 Cara Memastikan Ide Bisnis Rumahan Kita adalah yang Terbaik

5 Alasan Pentingnya Rencana Bisnis Ketika Memulai Usaha

Entrepreneurship

5 Alasan Pentingnya Rencana Bisnis Ketika Memulai Usaha

8 Tips untuk Menyewa Kantor Anda Pertama Kalinya

Productivity

8 Tips untuk Menyewa Kantor Anda Pertama Kalinya

3 Hal yang Diperlukan untuk Customer Service yang Berkelanjutan

Customer Service

3 Hal yang Diperlukan untuk Customer Service yang Berkelanjutan

4 Cara Meningkatkan Creative Thinking untuk Meraih Kesuksesan

Innovation

4 Cara Meningkatkan Creative Thinking untuk Meraih Kesuksesan

8 Kecerdasan Emosional yang Membantu Kita Melupakan Masa Lalu

Emotional Intelligence

8 Kecerdasan Emosional yang Membantu Kita Melupakan Masa Lalu

7 Cara Membuat Presentasi Penjualan yang Hebat

Marketing & Sales

7 Cara Membuat Presentasi Penjualan yang Hebat

3 Cara Meraih Kebahagiaan dengan Menerima Diri Sendiri Apa Adanya

Happiness

3 Cara Meraih Kebahagiaan dengan Menerima Diri Sendiri Apa Adanya

7 Cara Menjadi Lebih Percaya Diri Ketika Bertemu Klien

Self Improvement

7 Cara Menjadi Lebih Percaya Diri Ketika Bertemu Klien

12 Pengembangan Diri Menjadi Pemimpin dan Individu yang Lebih Baik

Self Improvement

12 Pengembangan Diri Menjadi Pemimpin dan Individu yang Lebih Baik

15 Cara yang Perlu Dikuasai untuk Membangun Kredibilitas di Kantor

Self Improvement

15 Cara yang Perlu Dikuasai untuk Membangun Kredibilitas di Kantor

10 Kebiasaan yang Membantu Staf Human Resource Menjadi Sukses

Self Improvement

10 Kebiasaan yang Membantu Staf Human Resource Menjadi Sukses

10 Kebiasaan Milenial yang Berbeda dengan Baby Boomers

Generation Millennials & Z

10 Kebiasaan Milenial yang Berbeda dengan Baby Boomers

4 Pertanyaan yang Meyakinkan Pentingnya Inovasi bagi Bisnis Anda

Innovation

4 Pertanyaan yang Meyakinkan Pentingnya Inovasi bagi Bisnis Anda

7 Hal Penting yang Perlu Dipahami Ketika Bekerja dengan Gen Z

Generation Millennials & Z

7 Hal Penting yang Perlu Dipahami Ketika Bekerja dengan Gen Z

10 Alat SEO yang Sangat Berguna untuk Bisnis Anda

Entrepreneurship

10 Alat SEO yang Sangat Berguna untuk Bisnis Anda