Logo STUDILMU Career Advice
STUDILMU Career Advice - 10 Cara Menjadi Kaya Raya ala Generasi Milenial

10 Cara Menjadi Kaya Raya ala Generasi Milenial


STUDILMU Users
by Studilmu Editor
Posted on May 15, 2019

 
Generasi milenial selalu identik dengan usia muda, ambisius, percaya diri, bersemangat, pantang menyerah, dan segala kriteria keren lainnya. Lalu, bagaimana jika di usia mereka yang masih terbilang sangat muda, para generasi milenial ini mampu menjadi jutawan atau orang kaya raya
 
Wih, keren banget dong pastinya! Ini mengubah kesan umum bahwa untuk meraih kekayaan dan kesuksesan biasanya hanya bisa diraih oleh orang-orang yang sudah berumur 30 tahun keatas. Tapi, kok ini beda ya? Pada artikel kali ini, kami akan membahas tentang 10 cara menjadi kaya raya ala generasi milenial. Yuk, kita simak penjelasannya berikut ini. 
 
1. Tetap Menjadi Diri Sendiri.
Para milenial yang sudah berhasil mencapai kekayaan mereka, pada awalnya adalah orang-orang yang bersusah payah menghabiskan waktu mereka untuk mencari jati diri. Tidak sedikit dari mereka yang berusaha untuk menjadi orang lain, demi mendapatkan kesuksesan dan kekayaan yang sama seperti orang-orang yang mereka tiru. Sayangnya, peniruan itu tidak memberikan keuntungan apapun. Itu hanya membuat kita sama dengan yang lainnya, dan itu terlalu umum. 
 
Pada akhirnya, beberapa dari mereka tersadar dan meningkatkan kualitas diri yang ada di dalam diri, tanpa harus bersikap sama seperti orang lain. Misalnya, kita bisa mempercantik situs LinkedIn dengan terus memperluas keterampilan, sehingga orang-orang di sekitar kita (terutama pengikut di LinkedIn atau media sosial lainnya) tahu bahwa kita memiliki kriteria yang unik dari yang lain, dan ini patut untuk dibanggakan. 
 
2. Tetap Hemat.
“Hemat pangkal kaya” masih ingatkah rekan pembaca dengan ungkapan tersebut? Kebanyakan orang menganggap bahwa generasi milenial selalu identik dengan ‘sikap konsumtif’. Ada kafe baru, nongkrong disana, ada ponsel keluaran terbaru, langsung dibeli, dan lain sebagainya. Perilaku konsumtif ini hanya akan membuat kita menjadi boros dan uang kita hanya dihabiskan untuk membeli barang-barang yang sebenarnya tidak terlalu kita perlukan. 
 
Para generasi milenial yang sudah berhasil mencapai kekayaan mereka adalah para anak muda yang tidak mudah terbuai dengan barang-barang yang tidak membawa kebaikan apapun. Mereka cenderung membeli barang yang benar-benar mereka perlukan, bukan yang mereka inginkan. Tidak ada gengsi dalam kehidupan mereka, sehingga ‘hemat’ menjadi salah satu karakter penting dalam diri mereka. 
 
3. Berinvestasi untuk Kebaikan Diri Sendiri. 
Cara ketiga untuk menjadi kaya raya di usia muda yaitu, selalu memastikan bahwa segala investasi yang kita lakukan adalah untuk kebaikan diri kita sendiri. Tidak ada yang lebih penting dari apapun, selain diri kita sendiri. Mengapa begitu? Karena investasi yang kita berikan untuk diri sendiri, akan kembali lagi kepada diri kita sendiri. 
 
Lalu, apa saja contoh dari investasi pribadi? Misalnya, kita menyewa mentor bisnis yang dapat memberikan bimbingan dan konsultasi bisnis yang kita perlukan, mendaftar kelas bisnis online, membeli buku-buku yang dapat memberikan kita wawasan baru, dan lain sebagainya. Para anak muda selalu identik dengan semangat belajar yang membara, inilah saatnya bagi kalian untuk berinvestasi dalam pengembangan diri masing-masing. 
 
4. Meditasi. 
Tidak dapat disangkal lagi, meditasi merupakan salah satu cara yang sering diterapkan oleh orang-orang hebat yang sudah berhasil meraih kesuksesan dan kekayaan di dalam hidup mereka. Meditasi bisa membuat kita lebih rileks dan berpikir dengan jernih, sehingga ide-ide cemerlang akan datang ke dalam otak kita. 
 
Tidak ada satupun orang gila yang bisa meraih kesuksesan atau menjadi kaya raya. Inilah mengapa meditasi sangat diperlukan untuk menjauhkan kita dari stres yang begitu berat, pikiran yang kacau balau, dan gangguan-gangguan lainnya. 
 
5. Tetap Menjaga Kesehatan.
Ketika kita berkomitmen untuk mengejar kesuksesan dan menjadi kaya raya, seringkali kita memberikan seluruh energi dan tenaga secara berlebih, demi meraih tujuan yang kita inginkan. Ada perbedaan yang cukup signifikan antara giat bekerja dan bekerja terlalu keras. Giat bekerja itu sangat penting, namun bekerja terlalu keras dapat merusak kesehatan kita. 
 
Inilah mengapa kita perlu menjaga kesehatan dengan baik, agar kita tidak terperangkap dalam fokus terhadap bisnis semata, namun juga menomorsatukan kesehatan fisik kita. Makan makanan sehat, rajin berolahraga dan selalu berpikir positif adalah kiat-kiat yang bisa dilakukan untuk tetap menjaga kesehatan kita. Selain itu, untuk para generasi milenial, penting bagi kita untuk tidak tergoda dengan berbagai makanan cepat saji (junk food) yang tidak memberikan manfaat kesehatan apapun. 
 
6. Memperluas Koneksi.
Anak muda juga selalu identik dengan pergaulan yang luas. Masa muda adalah masa-masa emas untuk memiliki teman yang banyak dari segala penjuru daerah, kota, bahkan Negara. Apabila kita ingin menjadi kaya raya dan meraih kesuksesan di masa muda, kita perlu memiliki koneksi yang luas. Koneksi yang luas identik dengan berbagai peluang emas yang bisa kita dapatkan untuk mengembangkan diri dan meraih kesuksesan yang diharapkan. 
 
7. Menjadi Seorang yang Dermawan. 
Hidup itu memberi. Jangan pernah pelit untuk menjadi seorang yang dermawan. Yap! memberi, memberi, dan memberi. Percayalah rekan-rekan Career Advice, dengan banyak memberi, kita akan mendapatkan sesuatu yang lebih banyak dari yang kita harapkan. 
 
8. Berpikir Berbeda!
Berpikir berbeda berarti berani berpikir di luar batas. Para generasi milenial juga sangat identik dengan anak-anak muda yang mampu berpikir secara kreatif dan inovatif, sehingga mereka bisa menciptakan hal-hal baru yang tidak pernah terpikirkan sebelumnya. 
 
9. Hidup dalam Kesederhanaan dan Tidak Gengsi!
Baru-baru ini, kata ‘minimalis’ menjadi sangat terkenal di kalangan masyarakat, terutama di kalangan anak muda. Minimalis identik dengan gaya hidup yang sederhana. Selain itu, kita tidak perlu gengsi untuk menjalani kehidupan yang penuh dengan kesederhanaan. Hidup dengan gengsi, hanya akan membuat kita kewalahan untuk membayar semua biaya yang diperlukan. Buat apa beli sepatu mahal-mahal, namun sering kelaparan karena tidak mampu membeli makanan? 
 
10. Pantang Menyerah!
Salah satu kriteria yang melekat di dalam diri anak muda adalah sikap pantang menyerah, meskipun badai menerpa. Inilah yang menjadi pembeda antara anak muda dan orang tua. Anak muda selalu memiliki semangat yang tinggi dalam meraih cita-cita mereka. Jadi, apabila rekan-rekan pembaca ingin menjadi sukses dan kaya raya, Yuk kita contoh sikap para anak milenial, dengan tidak pantang menyerah. 
 
Setelah membaca penjelasan 10 cara di atas, kira-kira apa tanggapan rekan pembaca? Ternyata untuk menjadi orang kaya dan meraih kesuksesan itu tidak terlalu sulit, bukan? Semuanya perlu dimulai dari diri kita sendiri. Selamat meraih kekayaan ya, rekan-rekan Career Advice.
Featured Career Advices
4 Cara Mendapatkan Pengembangan Diri yang Baik

4 Cara Mendapatkan Pengembangan Diri yang Baik

7 Elemen Etos Kerja yang Sangat Penting

7 Elemen Etos Kerja yang Sangat Penting

7 Cara Meningkatkan Kesehatan di Lingkungan Kerja

7 Cara Meningkatkan Kesehatan di Lingkungan Kerja

4 Tanda Memiliki Hubungan Kerja dengan Klien yang Tidak Baik

4 Tanda Memiliki Hubungan Kerja dengan Klien yang Tidak Baik

4 Cara Meredakan Amarah

4 Cara Meredakan Amarah

5 Cara Mendorong Inovasi Terbaru di Perusahaan

5 Cara Mendorong Inovasi Terbaru di Perusahaan

8 Kunci Kebahagiaan dan Kesuksesan ala Richard Branson

8 Kunci Kebahagiaan dan Kesuksesan ala Richard Branson

6 Cara Menumbuhkan Kreativitas dan Inovasi

6 Cara Menumbuhkan Kreativitas dan Inovasi

8 Karakteristik Orang yang Menjadi Penghambat Kesuksesan

8 Karakteristik Orang yang Menjadi Penghambat Kesuksesan

5 Cara Mudah Memenangkan Hati Atasan

5 Cara Mudah Memenangkan Hati Atasan

7 Sifat Negatif Pemimpin yang Menjadi Penghambat Kesuksesan Tim

7 Sifat Negatif Pemimpin yang Menjadi Penghambat Kesuksesan Tim

3 Cara Mengatasi Emosi Negatif

3 Cara Mengatasi Emosi Negatif

Fungsi Moodle dalam Bidang Pendidikan

Fungsi Moodle dalam Bidang Pendidikan

8 Cara Generasi Milenial Menjadi Jutawan dalam 5 Tahun

8 Cara Generasi Milenial Menjadi Jutawan dalam 5 Tahun

10 Cara Orang Sukses Berhenti Merendahkan Harga Diri Mereka

10 Cara Orang Sukses Berhenti Merendahkan Harga Diri Mereka

7 Cara Meningkatkan Kebahagiaan Sejati dan Produktivitas Para Karyawan

7 Cara Meningkatkan Kebahagiaan Sejati dan Produktivitas Para Karyawan

10 Rasa Takut yang Harus Diatasi Ketika Memulai Bisnis

10 Rasa Takut yang Harus Diatasi Ketika Memulai Bisnis

Pengertian Moodle dan 9 Fungsi Moodle di dalam Bisnis

Pengertian Moodle dan 9 Fungsi Moodle di dalam Bisnis

10 Hal yang Tidak Boleh Diucapkan di Tempat Kerja

10 Hal yang Tidak Boleh Diucapkan di Tempat Kerja

6 Prinsip Dasar yang Dapat Menciptakan Inovasi dan Kreativitas

6 Prinsip Dasar yang Dapat Menciptakan Inovasi dan Kreativitas

6 Tips Membuat Rapat Tinjauan tentang Peningkatan Kinerja Karyawan

6 Tips Membuat Rapat Tinjauan tentang Peningkatan Kinerja Karyawan

5 Alasan Pentingnya Pelatihan untuk Menjadi Trainer Handal

5 Alasan Pentingnya Pelatihan untuk Menjadi Trainer Handal

5 Tips untuk Rapat Kerja yang Lebih Baik

5 Tips untuk Rapat Kerja yang Lebih Baik

Training for Trainer, 7 Cara Pelatihan Menjadi Trainer Handal

Training for Trainer, 7 Cara Pelatihan Menjadi Trainer Handal

Pertemanan adalah Hal yang Bermanfaat di Tempat Kerja

Pertemanan adalah Hal yang Bermanfaat di Tempat Kerja

6 Tips Bekerja dengan Rekan yang Tidak Memiliki Kesadaran Diri

6 Tips Bekerja dengan Rekan yang Tidak Memiliki Kesadaran Diri

9 Cara Mendapatkan Kebahagiaan

9 Cara Mendapatkan Kebahagiaan

Apa yang dimaksud inovatif dalam Bisnis? 5 Cara Ini Dapat Membantu.

Apa yang dimaksud inovatif dalam Bisnis? 5 Cara Ini Dapat Membantu.

10 Cara Menjadi Kaya Raya ala Generasi Milenial

10 Cara Menjadi Kaya Raya ala Generasi Milenial

5 Faktor Internal yang Menghambat Kesuksesan Bisnis

5 Faktor Internal yang Menghambat Kesuksesan Bisnis