Logo STUDILMU Career Advice
STUDILMU Career Advice - Hindari 4 Strategi Pemasaran Digital yang Rumit Ini

Hindari 4 Strategi Pemasaran Digital yang Rumit Ini


STUDILMU Users
by Studilmu Editor
Posted on Mar 24, 2019

 
Beberapa kali saya tersenyum dan cengengesan saat melihat laptop atau ponsel, beberapa pemasaran digital di zaman sekarang benar-benar membuat saya sebagai konsumen menjadi tertawa dengan konten-konten yang mereka buat di setiap iklan digitalnya. Mulai dari kata-kata yang gaul sampai kalimat formal yang terlihat sangat profesional, sehingga setiap mata yang membacanya menjadi merinding, mengangguk setuju dan tertarik untuk membeli atau menggunakan produk atau jasa yang ditawarkan. 
 
Apakah pembaca Career Advice juga merasakan hal yang sama seperti saya? Jika “ya”, ini menandakan bahwa pemasaran digital zaman sekarang benar-benar hebat karena telah mencuri hati para konsumennya. Namun, ternyata ada beberapa strategi pemasaran digital yang malah membuat segala hal menjadi rumit loh. Banyak bisnis kecil maupun besar, yang tanpa mereka sadari membuat strategi pemasaran digital yang lebih rumit dari yang seharusnya. Berjuta-juta uang telah dikeluarkan, segala upaya, waktu dan peluh keringat telah diberikan, namun hasil bisnisnya masih nihil. 
 
Nah, artikel ini cocok untuk para pembaca yang memiliki usaha dan bertujuan untuk mempromosikan produknya melalui pemasaran digital, namun tidak di rumitkan dengan strategi pemasaran yang salah. 

1. Menghabiskan Banyak Waktu untuk Brainstorming 
Pemasaran yang baik berawal dari postingan iklan atau blog yang dapat menarik perhatian dari para konsumen. Apakah pembaca Career Advice setuju? Yap! ini adalah pendapat yang benar. Sayangnya, karena otak kita didominasi dengan pikiran untuk menjadikan setiap postingan haruslah menarik dan bagus, tidak jarang ini memakan banyak waktu untuk brainstorming ide-ide cemerlang yang kita perlukan dalam pemasaran digital. 
 
Terus apa dong solusinya? Coba pembaca ambil kalendernya dan buat jadwal yang pasti. Misalnya, buat perencanaan posting iklan setiap seminggu atau dua minggu sekali. Bahkan, akan lebih baik jika sebulan sekali. Nah, pada satu bulan sekali ini, kita bisa mengumpulkan ide-ide yang banyak tanpa tergesa-gesa dengan waktu yang ada. Sampai waktu posting telah tiba, kita bukan hanya menampilkan satu iklan atau postingan saja, tapi ada lebih dari satu dengan kualitas yang baik. 
 
Pemasaran digital yang cepat memang baik. Bisnis memang memerlukan kecepatan, karena kalau tidak kompetitor akan mengambil celah dalam hal ini. Tapi, untuk apa cepat tapi tidak berkualitas? 
 
Inilah sebabnya strategi pemasaran digital kita terlihat seperti rumit, padahal sebenarnya sangat sederhana dan mudah.
 
2. Membuka Tiga Media Sosial atau Lebih untuk Memasarkan Produk
Saya mau tanya sedikit, ada berapa media sosial yang pembaca Career Advice miliki? Satu, dua, tiga atau bahkan lebih dari itu? Tidak dapat dielakkan, dengan kehadiran media sosial di era digital ini mengizinkan kita untuk memiliki lebih dari satu akun media sosial. Kita punya Facebook, Twitter, Instagram. Pinterest, LinkedIn dan lain sebagainya. 
 
Dengan berbagai media sosial ini, kita mencoba untuk memasarkan produk atau jasa kita melalui pemasaran digital. Akhirnya setiap kita ingin mengunggah sesuatu, kita mencoba untuk membuka semua akun media sosial sekaligus secara bersamaan. Hasilnya? pusing. Ya, kita akan merasa pusing dengan susunan kata-kata tersebut, bahkan kita sedang tidak menggunakan waktu dengan efektif. 
 
Kira-kira apa ya solusinya? Tenang, kita bisa menggunakan beberapa alat manajemen media sosial seperti Buffer dan Hootsuite yang memungkinkan kita mengunggah secara bersamaan di berbagai media sosial yang kita miliki. Mudah bukan? 
 
Dengan begitu, kita tidak akan kewalahan untuk memposting iklan yang kita miliki dengan membuka satu per satu media sosial.  
 
3. Memaksa Diri untuk Membuat Konten Setiap Hari
Seperti yang sudah kita bahas di pembukaan artikel ini, bahwa konten yang asli dan menarik adalah kunci kesuksesan pemasaran digital. Era digital menuntut kita untuk memiliki ide-ide yang kreatif dan cemerlang agar menghasilkan postingan iklan yang benar-benar masuk ke dalam kehidupan para konsumen. 
 
Namun, kreativitas tidak bisa dipaksakan untuk ada setiap hari dan setiap saat. Para pekerja seni pun perlu beberapa waktu untuk berpikir tentang tema apa yang akan mereka lukis di atas kanvas. Begitu juga dengan kita yang menggunakan digital untuk memasarkan produk dan jasa. Kita tidak perlu memaksakan atau merumitkan tim konten untuk menghasilkan sebuah konten setiap harinya. Target itu memang perlu, tapi sekali lagi jangan lupakan kualitas. Konsumen juga akan lebih menghargai konten yang menarik, relevan dan berkualitas tinggi bagi mereka. Bukan konten yang asal-asalan dan penuh dengan omong kosong. Hmm, dijamin ini tidak akan menarik perhatian mereka. 
 
4. Cepat Tergoda dengan Strategi Baru, Tanpa Berpikir Panjang
Era digital menawarkan perubahan yang sangat cepat. Kita dituntut untuk bergerak cepat karena perubahan terus terjadi pada kehidupan kita, dan pastinya kita harus siap menghadapinya. Kecepatan pada perubahan ini menghasilkan banyaknya strategi baru, platform serta tren baru yang diikuti oleh banyak orang. 
 
Namun, seringkali kita malah merumitkan pemasaran digital yang kita gunakan dengan begitu mudah beralih ke platform baru, strategi baru, dan bahkan tren baru tanpa meluangkan cukup waktu untuk mengevaluasi dan berpikir secara matang tentang “apakah hal-hal baru tersebut tepat untuk produk yang kita miliki, atau tidak?” Rasa takut akan tertinggal membuat kita mengambil keputusan dengan begitu cepat tanpa memikirkan dampak jangka panjangnya. 
 
Yap, itu dia empat strategi bahwa kita sebenarnya sedang membuat strategi pemasaran digital menjadi terlihat dan terasa rumit. Jika rekan-rekan Career Advice memiliki produk atau jasa yang ingin dipromosikan melalui digital, segera jauhi empat indikasi di atas ya. Masih ada banyak hal yang perlu kita pikirkan dalam pemasaran digital, jadi jangan susahkan diri kita dengan hal-hal yang sebenarnya dapat kita bungkus secara mudah dan sederhana. Selamat mencoba rekan-rekan Career Advice. 
Featured Career Advices
2 Kunci Sukses Menjalankan Usaha Kecil

2 Kunci Sukses Menjalankan Usaha Kecil

Bagaimana Cara Keluar dari Rapat Kerja yang Tidak Penting?

Bagaimana Cara Keluar dari Rapat Kerja yang Tidak Penting?

4 Cara Mengatasi Kecanduan Gadget

4 Cara Mengatasi Kecanduan Gadget

6 Tips Merancang Agenda Rapat yang Efektif

6 Tips Merancang Agenda Rapat yang Efektif

CEO adalah Anda

CEO adalah Anda

4 Hal yang Dapat Dilakukan di Lingkungan Kerja Baru

4 Hal yang Dapat Dilakukan di Lingkungan Kerja Baru

9 Rahasia Sukses Memiliki Perjalanan Karier yang Hebat

9 Rahasia Sukses Memiliki Perjalanan Karier yang Hebat

5 Bidang Pekerjaan yang Dibutuhkan Saat Memulai Bisnis

5 Bidang Pekerjaan yang Dibutuhkan Saat Memulai Bisnis

10 Manfaat Kerjasama Tim

10 Manfaat Kerjasama Tim

3 Situasi Komunikasi yang Mengharuskan Kita Tutup Mulut

3 Situasi Komunikasi yang Mengharuskan Kita Tutup Mulut

 Ilmu Berkomunikasi dengan 5 Tipe Orang Menyebalkan

Ilmu Berkomunikasi dengan 5 Tipe Orang Menyebalkan

5 Langkah Membuat Rencana Pemasaran yang Luar Biasa

5 Langkah Membuat Rencana Pemasaran yang Luar Biasa

Perfeksionis Adalah Sifat yang Perlu Dihindari

Perfeksionis Adalah Sifat yang Perlu Dihindari

4 Kemampuan Manajerial yang Harus Dimiliki di Era Digital

4 Kemampuan Manajerial yang Harus Dimiliki di Era Digital

6 Prediksi tentang Lingkungan Kerja di Masa Depan

6 Prediksi tentang Lingkungan Kerja di Masa Depan

10 Fakta Rasa Bahagia dari Seluruh Dunia

10 Fakta Rasa Bahagia dari Seluruh Dunia

Pikirkan 7 Hal Ini Sebelum Membuat Fintech Startups

Pikirkan 7 Hal Ini Sebelum Membuat Fintech Startups

Ruang Co-Living Menjadi Inovasi Terbaru di Indonesia

Ruang Co-Living Menjadi Inovasi Terbaru di Indonesia

Pembahasan Politik di Lingkungan Kerja

Pembahasan Politik di Lingkungan Kerja

6 Cara Menghilangkan Rasa Malu

6 Cara Menghilangkan Rasa Malu

10 Sikap Negatif yang Dapat Mengganggu Kenyamanan Lingkungan Kerja

10 Sikap Negatif yang Dapat Mengganggu Kenyamanan Lingkungan Kerja

Bagaimana Mengubah Proses Pemasaran Produk Menjadi Lebih Baik?

Bagaimana Mengubah Proses Pemasaran Produk Menjadi Lebih Baik?

3 Tips untuk Merenovasi Strategi Bisnis

3 Tips untuk Merenovasi Strategi Bisnis

5 Latihan Kreativitas untuk Mencari Semangat Hidup

5 Latihan Kreativitas untuk Mencari Semangat Hidup

7 Aturan Penggunaan HP di Tempat Kerja

7 Aturan Penggunaan HP di Tempat Kerja

5 Cara Menjadi Versi Terbaik Diri Sendiri

5 Cara Menjadi Versi Terbaik Diri Sendiri

5 Pertanyaan Penting Sebelum Memutuskan Tujuan Karier

5 Pertanyaan Penting Sebelum Memutuskan Tujuan Karier

Kesederhanaan Adalah Sumber Kebahagiaan Hidup

Kesederhanaan Adalah Sumber Kebahagiaan Hidup

3 Cara Meningkatkan Fokus dan Menyegarkan Pikiran

3 Cara Meningkatkan Fokus dan Menyegarkan Pikiran

8 Ciri Tim yang Kreatif dan Inovatif

8 Ciri Tim yang Kreatif dan Inovatif