Logo STUDILMU Career Advice
STUDILMU Career Advice - 8 Tips Penting Menghadapi Kenyataan Hidup

8 Tips Penting Menghadapi Kenyataan Hidup


STUDILMU Users
by Studilmu Editor
Posted on Jan 04, 2019

 
Dalam menerima sebuah kenyataan hidup, sebagian orang akan merasa cukup mudah untuk melakukannya, namun sebagian orang juga merasa sangat sulit untuk menerimanya. Mengapa demikian? Mungkin bagi mereka yang merasa kesulitan, penyebabnya berdasarkan rasa penyesalan, kekecewaan, penolakan, atau hanya penantian kosong untuk menunggu sesuatu yang lebih baik. Contohnya, promosi atau pensiun.
 
Gagal dalam menerima kenyataan seringkali membuat hidup kita menjadi tidak tentram. Tidak sedikit dari kita yang mengalami stres pasca menghadapi suatu kenyataan pahit yang belum dapat diterima oleh akal dan pikiran mereka. Artikel ini akan membahas beberapa cara untuk menghadapi kenyataan yang ada, terutama bagian-bagian dari realitas hidup yang tidak kita sukai serta beberapa cara agar dapat mengubahnya menjadi kenyataan yang diinginkan.

1. Menerima diri apa adanya
Tidak semua orang dapat menerima diri mereka apa adanya. Padahal, penerimaan pada diri kita sendiri merupakan dasar untuk dapat menghadapi realita. Sederhananya, bagaimana kita dapat menghadapi kenyataan hidup, jika menerima diri kita sendiri saja tidak mampu? Penerimaan adalah kemampuan untuk menilai tanpa syarat semua bagian yang ada dari diri kita. Itu berarti kita mengakui diri sendiri, baik segala hal yang baik maupun segala hal yang perlu diperbaiki. 
 
Untuk menerima diri sendiri dan hidup, cobalah untuk mengubah pola pikir yang kita miliki. Jangan pernah membandingkan diri kita dengan rekan-rekan kerja lainnya, atau bahkan dengan kakak atau adik kita sendiri. Tentu saja berbeda! Setiap orang memiliki porsi nasibnya masing-masing. Satu-satunya orang yang dapat mengubah hidup menjadi bahagia adalah diri kita sendiri, bukan orang lain. 
 
Jadi, menerima diri apa adanya adalah kunci utama agar kita bisa melakukan poin-poin selanjutnya yang ada pada artikel ini. Apakah Anda sudah menerima diri sendiri apa adanya? Jika ya, mari kita lanjut ke poin selanjutnya. 

2. Bersikap jujur terhadap diri sendiri
Kejujuran adalah salah satu sikap yang terpuji. Bersikap jujur terhadap diri sendiri sama pentingnya seperti jujur kepada orang lain. Ketika kita bisa menerima diri sendiri dan menjalani kehidupan tanpa kepura-puraan, kita dapat menciptakan masa depan baru dengan lebih mudah. Namun apabila kita tetap menolak kenyataan saat ini, itu sama sekali tidak akan mengubah hidup kita menjadi lebih baik. Menghadapi segala hal-hal buruk yang terjadi adalah cara terbaik untuk mendapatkan hal-hal yang baik dalam hidup. 

3. Identifikasi langkah yang dapat diambil
Untuk sepenuhnya menerima kenyataan hidup, coba ajukan pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan situasi Anda saat ini untuk membantu mencapai solusi. “Apa saja langkah-langkah yang telah saya lakukan sampai akhirnya harus menerima realita seperti ini?” “kira-kira bagian langkah yang mana yang kurang efektif?” “apa solusi terbaik yang dapat kita lakukan agar kondisi menjadi lebih baik?” Setelah kita tahu apa masalahnya dan solusi apa yang harus diterapkan, kita dapat bekerja menuju langkah terbaik berikutnya.

4. Mengakui kesalahan 
Ingatlah bahwa kita tidak dapat memperbaiki apa pun sampai mengakui bahwa hidup kita memang memiliki sebuah masalah. Cobalah untuk melihat kesalahan yang diperbuat bukan sebagai suatu kegagalan tetapi sebagai peluang belajar
 
Hal terpenting lainnya adalah kita perlu memiliki kekuatan di dalam diri untuk menyadari bahwa kita dapat mengendalikan realitas hidup yang ada dan hanya kita yang dapat mengubahnya. Ya, hanya kita. Orang lain akan sibuk dengan kehidupan mereka sendiri, dan mereka tidak akan mampu memperbaiki kesalahan hidup yang kita lakukan. 

5. Jangan biarkan rasa takut mendominasi
Rasa takut adalah perasaan wajar yang pastinya dimiliki oleh semua manusia. Namun, jangan biarkan rasa ketakutan itu mendominasi pemikiran kita, terutama ketakutan tentang apa yang orang lain pikirkan tentang Anda. Itu adalah pemikiran yang sangat bahaya karena banyak orang yang tidak dapat melangkah maju, hanya karena pusing memikirkan omongan orang lain yang sebenarnya sangat tidak penting untuk dipikirkan. Ketahuilah, itu semua hanya menghalangi jalan Anda. 
Kita harus bersedia melakukan hal-hal dengan cara unik yang menurut kita terbaik.
 
6. Tingkatkan kemampuan yang ada
Selain tidak membiarkan rasa takut yang ada, sangat penting bagi kita untuk menyadari sisi positif yang kita miliki. Cobalah untuk membuat daftar hal-hal positif yang ada pada diri kita, hal-hal yang kuasai, nilai-nilai yang dipegang, dan prestasi yang telah kita raih.
 
Dengan mengandalkan kompetensi yang kita miliki, ini dapat membantu kita menyadari segala kekuatan yang ada, sehingga kita menjadi lebih mampu dalam menghadapi realita yang ada. 

7. Hidup memang perlu perjuangan
Hidup tidak selamanya tentang kebahagiaan dan bebas dari segala masalah, bukan? Penting bagi kita untuk menerima dan menyadari bahwa perjuangan akan selalu menjadi bagian dari realitas kehidupan kita. Tidak ada hidup yang berlangsung tanpa sebuah pengorbanan. Sekecil apapun bentuknya, pengorbanan akan tetap selalu diperlukan. 
 
Untuk menjadi seorang yang kuat, jangan pernah menghindar dari tantangan, tetapi hadapilah semua rintangan yang ada dengan kekuatan yang kita miliki. 
 
Ingatlah, sesuatu hal yang paling menantang dapat memberikan peluang terbesar untuk sukses.
 
8. Buat rencana untuk mencapai tujuan 
Mulailah untuk merancang langkah-langkah yang dapat diambil untuk menciptakan realitas baru. Dari semua tujuan yang kita miliki, buat tujuan tersebut menjadi langkah-langkah kecil yang dapat dicapai satu per satu untuk membangun kepercayaan diri dan harga diri saat kita melangkah. Realitas akan terjadi begitu kita memiliki rencana dengan tujuan tertentu.
 
Ingat, kita tidak akan pernah bisa menciptakan realitas yang baru jika kita tidak rela melepaskan kenyataan yang salah.
Featured Career Advices
Benarkah Kebahagiaan adalah Mendapatkan Pekerjaan Impian?

Benarkah Kebahagiaan adalah Mendapatkan Pekerjaan Impian?

Strategi Pemasaran E-mail untuk Generasi Milenial

Strategi Pemasaran E-mail untuk Generasi Milenial

5 Strategi Pemasaran melalui E-mail

5 Strategi Pemasaran melalui E-mail

Perencanaan Keuangan yang Salah di Umur 20-an

Perencanaan Keuangan yang Salah di Umur 20-an

Pentingnya Integritas dan Kejujuran Hati di Dunia Kerja

Pentingnya Integritas dan Kejujuran Hati di Dunia Kerja

Asumsi adalah Penyebab Kegagalan Wirausaha

Asumsi adalah Penyebab Kegagalan Wirausaha

Rapat Kerja dengan Keberagaman Suku Bangsa

Rapat Kerja dengan Keberagaman Suku Bangsa

5 Cara Membuat Logo Produk Menjadi Terkenal

5 Cara Membuat Logo Produk Menjadi Terkenal

Cara Mengatasi Stress terhadap Finansial

Cara Mengatasi Stress terhadap Finansial

Pengertian E-learning dan Lanskapnya pada 2019

Pengertian E-learning dan Lanskapnya pada 2019

Pentingkah Memiliki Tujuan Bekerja?

Pentingkah Memiliki Tujuan Bekerja?

Rapat Kerja dengan Komunikasi yang Efektif

Rapat Kerja dengan Komunikasi yang Efektif

5 Cara Pengusaha Sukses Tetap Bahagia

5 Cara Pengusaha Sukses Tetap Bahagia

7 Cara Menjadi Tokoh Terkenal di Dunia Bisnis

7 Cara Menjadi Tokoh Terkenal di Dunia Bisnis

10 Kesalahan Fatal yang Menghancurkan Bisnis Plan

10 Kesalahan Fatal yang Menghancurkan Bisnis Plan

Etika Memuji Rekan Kerja di Lingkungan Kerja

Etika Memuji Rekan Kerja di Lingkungan Kerja

Satu Pertanyaan yang Mengubah Hidup Lebih Baik

Satu Pertanyaan yang Mengubah Hidup Lebih Baik

3 Alasan Cerita Singkat Baik untuk Bisnis

3 Alasan Cerita Singkat Baik untuk Bisnis

Menjual Produk dan Jasa melalui Cerita Singkat

Menjual Produk dan Jasa melalui Cerita Singkat

4 Karakter Kepemimpinan yang Wajib Dimiliki

4 Karakter Kepemimpinan yang Wajib Dimiliki

Peranan E-Learning dalam Pengembangan Karier

Peranan E-Learning dalam Pengembangan Karier

3 Pikiran Negatif yang Menghambat Kebahagiaan dalam Karier

3 Pikiran Negatif yang Menghambat Kebahagiaan dalam Karier

Bagaimana Cara Mengembangkan E-Learning atau Pembelajaran Online?

Bagaimana Cara Mengembangkan E-Learning atau Pembelajaran Online?

4 Karakteristik Manusia yang akan Sukses di Dunia Bisnis dan Kesehatan

4 Karakteristik Manusia yang akan Sukses di Dunia Bisnis dan Kesehatan

6 Cara Menentukan Harga Jual Produk yang Tepat

6 Cara Menentukan Harga Jual Produk yang Tepat

5 Cara Menguji Strategi Bisnis yang Baru di Media Sosial

5 Cara Menguji Strategi Bisnis yang Baru di Media Sosial

10 Cara Mencintai Diri Sendiri untuk Karier Cemerlang

10 Cara Mencintai Diri Sendiri untuk Karier Cemerlang

5 Manfaat Menjaga Kebahagiaan Sejati Karyawan bagi Perusahaan

5 Manfaat Menjaga Kebahagiaan Sejati Karyawan bagi Perusahaan

Bisakah Memasarkan Bisnis Startup Sendirian?

Bisakah Memasarkan Bisnis Startup Sendirian?

11 Cara Memiliki Pola Pikir untuk Berani Memulai Bisnis

11 Cara Memiliki Pola Pikir untuk Berani Memulai Bisnis