STUDILMU Career Advice - 10 Tips Menghadapi konflik

10 Tips Menghadapi konflik


by Studilmu Editor
Posted on Sep 06, 2018

 
Resolusi konflik bukanlah sesuatu yang Anda pelajari dalam semalam - dibutuhkan waktu, latihan, dan refleksi. Jika Anda menemukan diri Anda berada di tengah konflik dan Anda belum mengembangkan keterampilan untuk mengatasinya, pertimbangkan untuk membawa pihak ketiga atau mediator profesional untuk membantu. Dengan begitu, jika Anda membaca ini di tengah konflik intens dan mendesak yang memerlukan tindakan mendesak, ingatlah 10 tips berikut ini:
 
1. Jadikan waktu sebagai sekutu Anda. Jangan terburu-buru bertindak. Kecuali Anda dalam bahaya, ambil stok pilihan Anda. Kalau tidak, Anda mungkin mengatakan atau melakukan sesuatu yang Anda sesali.

2. Tentukan tujuan Anda dan fokuskan padanya. Jangan terganggu; tetap berpegang pada hal yang penting.
 
3. Hindari memanggil nama dan menuding dengan jari. Fokus pada masalah, bukan orang.
 
4. Waspadalah terhadap pembenaran diri. Tetap berpikiran terbuka; Anda mungkin menemukan bahwa Anda dapat mempelajari sesuatu yang berharga.
 
5. Dengarkan semuanya, tapi tanggapi secara selektif. Anda tidak harus mengatasi setiap poin - yang membuat perbedaan saja.
 
6. Kumpulkan (info) sebelum memihak. Jangan berbicara - atau mengambil tindakan lainnya - sampai Anda benar-benar mendengarkan pihak lain. Jangan loncat ke kesimpulan sebelum Anda memahami situasi yang sedang dihadapi.
 
7. Pertimbangkan untuk memanggil pihak ke tiga. Seseorang yang tidak terlibat dalam konflik mungkin bisa memberikan perspektif penting bagi kedua belah pihak.
 
8. Biarkan lawan Anda mengenal Anda. Kurangi kewaspadaan Anda dan biarkan orang lain “masuk” dapat membantu mereka memahami sudut pandang Anda.
 
9. Periksa “pengukur suhu”. Jika konfliknya masih terlalu panas, jangan coba mengatasi dengan segera. Sepakati untuk (meninjau) kembali ketika segala sesuatu telah mendingin/mereda.
 
10. Amati Golden Rule. "Lakukan kepada orang lain seperti Anda ingin mereka lakukan kepada Anda." Jadilah sopan. Jadilah penyayang. Ini bisa menginspirasi lawan Anda untuk melakukan hal yang sama.
 
Ingatlah bahwa kemampuan Anda untuk menavigasi konflik adalah salah satu cara utama mengungkapkan karakter Anda sebagai pemimpin. Waktu terbaik untuk belajar adalah ketika konflik tidak terlalu panas atau terlalu dingin. Dengan belajar mengendalikan suhu, Anda membuat lebih mungkin Anda berada pada posisi yang tepat untuk menangani konflik berikutnya yang mau tidak mau akan terjadi.
 
Disadur dari “To Resolve a Conflict, First Decide: Is It Hot or Cold?,” by Mark Gerzon

Tinggalkan Komentar Anda

Featured Career Advices

Cara Berkomunikasi Efektif dengan Seseorang Dari Hasil Tes DISC

6 Tips Mengubah Suasana Rapat Kerja Lebih Interaktif

Seni Memfasilitasi Rapat Kerja dengan Post-it Kecil

Memahami Perilaku Manusia dari Model DISC

20 Kriteria Pemimpin Yang Baik

10 Contoh Pemberian Umpan Balik yang Efektif

7 Tips Memberikan Coaching Yang Efektif

8 Cara Membuat Rapat Kerja Lebih Menyenangkan

5 Cara Mencintai Diri Sendiri

Pantang Menyerah Dengan Cara Cerdas

20 Cara Baru untuk Memberi Hadiah kepada Karyawan

Rapat Kerja yang Efektif

Aplikasi Sosial Media dan Pengaruhnya

Memberikan Umpan Balik Konstruktif

Sikap Positif Menunjang Kesuksesan Anda

5 Cara Meningkatkan Daya Ingat Otak

2 Hal Penting Sebelum Mengundurkan Diri

Memahami Pola Pikir

Hindari 4 Strategi Pemasaran Digital yang Rumit Ini

Perbedaan Motto Hidup dan Kutipan Hidup

5 Kebahagiaan Meraih Keseimbangan Hidup

7 Halangan Diri Untuk Meraih Keseimbangan Hidup

4 Strategi Meraih Keseimbangan Hidup Bagi Pengusaha

Tetap Semangat Mencapai Impian

5 Hal Yang Perlu Diketahui Saat Menghadiri Wawancara Kerja

Menjadi Selangkah Lebih Maju

Pemimpin, Hentikan Perilaku Ini

Tips Sederhana Mempersiapkan Diri sebelum Wawancara Kerja

Cara Menghilangkan Stres Secara Sehat dan Tidak Sehat

7 Alasan Kuat Dalam Meraih Mimpi