Logo STUDILMU Career Advice
STUDILMU Career Advice - Pengertian Inovasi dan 8 Hal Penting Menjadi Inovatif

Pengertian Inovasi dan 8 Hal Penting Menjadi Inovatif


STUDILMU Users
by Studilmu Editor
Posted on Jan 18, 2019

 
Inovasi dan inovatif adalah dua hal yang selalu dikaitkan bersama-sama. Pengertian inovatif menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah mengenalkan sesuatu yang bersifat baru. Lalu, apa yang dimaksud dengan inovasi? Menurut KBBI, inovasi adalah pemasukan atau pengenalan hal-hal yang baru, atau pembaharuan. Pengertian dari inovasi lainnya adalah usaha yang dilakukan oleh seseorang dengan mendayagunakan pemikiran, kemampuan imajinasi, berbagai stimulan, dan individu yang mengelilinginya.
 
Tujuannya adalah menghasilkan produk baru, baik bagi dirinya sendiri maupun lingkungannya. Seseorang yang berhasil melakukan sebuah inovasi adalah seseorang yang inovatif. Secara tidak langsung, manfaat inovatif adalah membawa sesuatu hal yang baru yang dapat memudahkan kehidupan manusia dan membawa manusia ke dalam kondisi kehidupan yang lebih baik. 
 
Peluang untuk berinovasi merupakan salah satu hal yang kita inginkan dalam kehidupan kerja kita sehari-hari. Namun seringkali, kita merasa bahwa kita tidak bisa menjadi lebih kreatif di tempat kerja karena faktor-faktor di luar kendali. Entah itu karena perusahaan yang enggan mengambil risiko dan suka bermain aman, mungkin karena target yang sangat agresif, atau mungkin banyaknya daftar pekerjaan yang harus dilakukan sehingga rasanya mustahil untuk menambahkan sesuatu yang baru.
 
Walaupun banyak dari hal ini mungkin benar, ada juga beberapa tips dan trik yang dapat diadopsi oleh hampir semua orang agar otot inovasi Anda tetap kuat dan siap digunakan. Dan seperti kelompok otot lainnya, semakin banyak Anda berlatih, maka akan semakin kuat, semakin baik, dan semakin tak terhentikan. Berikut adalah 8 hal yang dapat Anda lakukan pada pekerjaan untuk membuatnya lebih mudah untuk lebih inovatif setiap hari.
 
1. Mulai Melakukan Pertemuan Berdiri
Seluruh energi Anda berubah ketika Anda berdiri. Tidak mengherankan, seluruh energi dalam rapat juga demikian. Konversikan salah satu pertemuan Anda menjadi pertemuan yang berdiri dan perhatikanlah, antusiasme dan energi dalam rapat akan meningkat. Setiap orang akan bergerak lebih cepat dan lebih berorientasi pada aksi dan lebih memotivasi tim Anda. 

2. Kelilingi Diri Anda dengan Inspirasi
Setiap kali Anda melihat sesuatu dari dunia luas yang menarik perhatian Anda, tampilkanlah di layar. Ini bisa berupa penemuan apa saja: iklan yang luar biasa di majalah, menu yang tidak biasa, atau bahkan email yang ditulis dengan baik yang membuat Anda tertawa. Semakin provokatif, semakin baik! Jika Anda memiliki ruang di dinding dekat Anda, manfaatkanlah. Cari tempat yang tepat untuk Anda dapat menampilkan semuanya. Atau, jika Anda bekerja di kantor terbuka, lakukan secara virtual di Pinterest.
 
3. Dapatkan Teman
Inovasi jarang terjadi di dalam ruang hampa. Pilih seorang kolega yang membuat Anda merasa nyaman dengannya dan bertanggung jawablah satu sama lain. Dorong dia untuk terus mencoba hal-hal baru, baik mencoba tempat baru untuk makan siang, memberikan ide dengan cara yang tidak ortodoks, berbagi artikel yang menginspirasi, atau hanya melakukan pemetaan ide kuno. Inovasi akan menjadi lebih baik dan lebih mudah dilakukan ketika dilakukan bersama. 

4. Mulai dari Hal Kecil
Kita sering berpikir bahwa ide harus selalu besar, transformatif, dan mengubah permainan. Namun seringkali, banyak hal kecil dan baru yang ditambahkan untuk membuat perbedaan besar. Manfaat untuk inovasi skala kecil sangatlah besar. Tidak hanya terjadi dengan cepat dan (paling sering) tanpa banyak keributan, inovasi pada hal-hal kecil juga mengumpulkan minat dan perhatian tim dan organisasi Anda sehingga membuka jalan bagi proyek inovasi yang lebih besar dan lebih mudah untuk diikuti. Cobalah mengubah banyak hal kecil, seperti cara Anda menandatangani email, cara Anda menghargai diri sendiri untuk pekerjaan yang baik, atau cara Anda memulai rapat.
 
5. Terapkan dalam Hidup
Berhenti bicara dan mulailah mengerjakannya! Masukkan pikiran Anda ke dalam kata-kata, kata-kata Anda ke dalam gambar, dan gambar Anda ke dalam prototipe. Ketika orang dapat melihat ide Anda, mereka akan mudah mengingatnya dan lebih cenderung menganggapnya serius sehingga mereka dapat terlibat dalam pengembangannya. 
 
6. Keluar dari Kantor
Biasakan melangkah keluar meskipun hanya berjalan di sekitar blok. Saat Anda berjalan, buat titik untuk memperhatikan hal-hal disekitar. Jika Anda membutuhkan disiplin dalam perburuan inspirasi Anda, lakukan permainan dan perburuan hal-hal yang dimulai dengan huruf A pada hari pertama, B yang kedua, dan seterusnya. Pikiran Anda akan mulai menghubungkan titik-titik antara yang Anda lihat dan masalah yang Anda tinggalkan di kantor. Itulah keindahan alam bawah sadar kita.
 
7. Bakar Kreativitas
Bagi kebanyakan dari kita, memeriksa email adalah hal pertama yang kita lakukan setiap hari. Buatlah sebuah kreativitas daripada menyelam dengan email  yang membanjiri kotak masuk Anda padahal mereka semua bisa menunggu. Pilih lagu, podcast, atau blog favorit Anda untuk memulai pagi hari. Apa pun itu, pastikan itu membakar imajinasi Anda. Anda akan kagum betapa hal itu akan menginspirasi sikap dan kreativitas Anda sepanjang hari.
 
8. Tanyakan pada Diri Sendiri, ‘Kekuatan Apa yang Akan Saya Gunakan?’
Ketika Anda bingung dengan masalah yang tidak dapat Anda lakukan, panggil senjata besar. Apa yang dimaksud dengan senjata besar? Ini adalah kekuatan kreatifitas yang Anda miliki. Tuliskanlah kreativitas yang Anda miliki dalam daftar (berdasarkan pengalaman-pengalaman Anda) dan simpan daftar di dekat meja Anda. Kemudian, ketika masalah muncul, lihat daftar Anda dan tanyakan pada diri sendiri hal yang mungkin dilakukan untuk menyelesaikannya. 
 
Trik ini mungkin terlihat sepele, tetapi mereka memaksa Anda untuk melihat dunia dengan cara yang baru. Dan itulah yang dimaksud dengan inovasi, melihat peluang saat tidak ada orang lain yang bisa. Semakin Anda mempraktikkannya, akan semakin mudah dan akan menjadi pola tetap cara berpikir Anda. Semakin banyak inovasi yang dibuat, maka semakin menjadi bagian dari pekerjaan sehari-hari Anda. 
 
Sebagai pemikiran terakhir, ingatlah bahwa berkomitmen terhadap inovasi membutuhkan keberanian dalam menerapkannya. Tindakan Anda kemungkinan akan menginspirasi orang lain di tim Anda untuk bergabung. Anda akan menjumpai hari-hari saat Anda merasa memiliki terlalu banyak hal untuk dilakukan, tetapi tetaplah menghidupkan prajurit batin Anda dan terus berjalan. Selamat berjuang. 
 
 
Jika ingin menyelenggarakan Program Pelatihan Inovasi, silakan menghubungi kami di:
021 29578599 (Hunting)
021 29578602 (Hunting)
0821 1199 7750 (Mobile)
0813 8337 7577 (Mobile)
info@studilmu.com 
Featured Career Advices
5 Mindset untuk Menjadi Pengusaha Kaya

5 Mindset untuk Menjadi Pengusaha Kaya

4 Kesalahan Branding Produk dari Bisnis Startup

4 Kesalahan Branding Produk dari Bisnis Startup

5 Alasan Musuh Terbesar adalah Diri Sendiri

5 Alasan Musuh Terbesar adalah Diri Sendiri

Benarkah Kebahagiaan adalah Mendapatkan Pekerjaan Impian?

Benarkah Kebahagiaan adalah Mendapatkan Pekerjaan Impian?

Strategi Pemasaran E-mail untuk Generasi Milenial

Strategi Pemasaran E-mail untuk Generasi Milenial

5 Strategi Pemasaran melalui E-mail

5 Strategi Pemasaran melalui E-mail

Perencanaan Keuangan yang Salah di Umur 20-an

Perencanaan Keuangan yang Salah di Umur 20-an

Pentingnya Integritas dan Kejujuran Hati di Dunia Kerja

Pentingnya Integritas dan Kejujuran Hati di Dunia Kerja

Asumsi adalah Penyebab Kegagalan Wirausaha

Asumsi adalah Penyebab Kegagalan Wirausaha

Rapat Kerja dengan Keberagaman Suku Bangsa

Rapat Kerja dengan Keberagaman Suku Bangsa

5 Cara Membuat Logo Produk Menjadi Terkenal

5 Cara Membuat Logo Produk Menjadi Terkenal

Cara Mengatasi Stress terhadap Finansial

Cara Mengatasi Stress terhadap Finansial

Pengertian E-learning dan Lanskapnya pada 2019

Pengertian E-learning dan Lanskapnya pada 2019

Pentingkah Memiliki Tujuan Bekerja?

Pentingkah Memiliki Tujuan Bekerja?

Rapat Kerja dengan Komunikasi yang Efektif

Rapat Kerja dengan Komunikasi yang Efektif

5 Cara Pengusaha Sukses Tetap Bahagia

5 Cara Pengusaha Sukses Tetap Bahagia

7 Cara Menjadi Tokoh Terkenal di Dunia Bisnis

7 Cara Menjadi Tokoh Terkenal di Dunia Bisnis

10 Kesalahan Fatal yang Menghancurkan Bisnis Plan

10 Kesalahan Fatal yang Menghancurkan Bisnis Plan

Etika Memuji Rekan Kerja di Lingkungan Kerja

Etika Memuji Rekan Kerja di Lingkungan Kerja

Satu Pertanyaan yang Mengubah Hidup Lebih Baik

Satu Pertanyaan yang Mengubah Hidup Lebih Baik

3 Alasan Cerita Singkat Baik untuk Bisnis

3 Alasan Cerita Singkat Baik untuk Bisnis

Menjual Produk dan Jasa melalui Cerita Singkat

Menjual Produk dan Jasa melalui Cerita Singkat

4 Karakter Kepemimpinan yang Wajib Dimiliki

4 Karakter Kepemimpinan yang Wajib Dimiliki

Peranan E-Learning dalam Pengembangan Karier

Peranan E-Learning dalam Pengembangan Karier

3 Pikiran Negatif yang Menghambat Kebahagiaan dalam Karier

3 Pikiran Negatif yang Menghambat Kebahagiaan dalam Karier

Bagaimana Cara Mengembangkan E-Learning atau Pembelajaran Online?

Bagaimana Cara Mengembangkan E-Learning atau Pembelajaran Online?

4 Karakteristik Manusia yang akan Sukses di Dunia Bisnis dan Kesehatan

4 Karakteristik Manusia yang akan Sukses di Dunia Bisnis dan Kesehatan

6 Cara Menentukan Harga Jual Produk yang Tepat

6 Cara Menentukan Harga Jual Produk yang Tepat

5 Cara Menguji Strategi Bisnis yang Baru di Media Sosial

5 Cara Menguji Strategi Bisnis yang Baru di Media Sosial

10 Cara Mencintai Diri Sendiri untuk Karier Cemerlang

10 Cara Mencintai Diri Sendiri untuk Karier Cemerlang