Logo STUDILMU Career Advice
STUDILMU Career Advice - Tips Menjawab Pertanyaan, Bagaimana Cara Menghadapi Tekanan Kerja?

Tips Menjawab Pertanyaan, Bagaimana Cara Menghadapi Tekanan Kerja?


STUDILMU Users
by Studilmu Editor
Posted on Mar 12, 2019

 
Halo rekan pembaca, apakah Anda akan memiliki sesi wawancara dalam waktu dekat? Anda mungkin telah mempersiapkan untuk sesi wawancara dan Anda dapat dengan jelas mengutarakan motivasi yang Anda miliki, dan kekuatan Anda miliki dan akan Anda bawa ke tim. Tapi apa yang Anda lakukan jika pewawancara ingin mengetahui langkah-langkah yang Anda tempuh ketika hal-hal menjadi sulit: "Jadi, Jika Anda berada dalam sebuah tekanan, bagaimana Anda menghadapi tekanan kerja?" Tanya sang pewawancara.
 
Pertanyaan wawancara umum ini, juga akan Anda temui selama wawancara untuk pekerjaan magang atau pekerjaan awal Anda, dan sengaja dirancang untuk menguji beberapa hal. Perekrut ingin mengetahui langkah Anda saat berada pada tekanan tinggi (yang tidak dapat dihindari dalam lingkungan kerja apa pun) atau stress yang mendatangi Anda dan Anda tetap dapat bekerja dengan baik. Selain itu, jawaban Anda atas pertanyaan ini memungkinkan pengusaha untuk melihat bagaimana Anda menyelesaikan pekerjaan terbaik Anda dan bagaimana stres memengaruhi Anda.
 
Untuk memahami pertanyaan ini, penting untuk memahami dan menjelaskan situasi yang dapat membuat Anda stres, menggambarkan cara Anda mengelola reaksi Anda terhadap stres itu, dan kemudian memberikan contoh nyata langkah-langkah yang Anda tempuh dalam menghadapi stres. Jawaban Anda harus jujur, tetapi harus tetap positif.
 
Berikut adalah beberapa hal yang perlu diingat ketika menyiapkan jawaban Anda.
 
1. Ceritakanlah momen saat Anda menghadapi tekanan serius.
Pikirkan tentang suatu waktu dalam hidup Anda, ketika Anda merasa benar-benar kewalahan. Jika Anda seorang atlet, mungkin ini saat menjelang pertandingan besar. Contoh bagus lainnya adalah tekanan final yang dihadapi para siswa setiap semester. Untuk contoh yang Anda pilih, jelaskan situasinya dan berikan penjelasan yang menjadikan momen tersebut adalah momen yang bertekanan tinggi untuk Anda.
 
Tips: Hindari contoh saat tekanan atau stres disebabkan sebagian karena kekurangan Anda sendiri (yaitu "saya tidak menyediakan cukup waktu untuk belajar dalam menghadapi ujian akhir, namun saya dapat menempuh ujian dengan hasil akhir yang bagus "). Pilihlah contoh yang menunjukkan bahwa Anda benar-benar berada pada situasi yang menantang.
 
2. Berikan contoh konkret akan langkah-langkah yang Anda lakukan dalam menghadapi situasi tersebut.
Setelah Anda mengidentifikasi momen tekanan, buat garis besar langkah yang Anda ambil untuk mengatasinya. Pastikan untuk memasukkan cara Anda menilai situasi dan rencana yang Anda rancang untuk melewatinya. Harus spesifik dan terperinci sehingga akan membantu pewawancara untuk menyoroti hasilnya.

3. Tunjukkan langkah-langkah yang Anda tempuh dan membantu Anda mencapai tujuan Anda.
Setelah menguraikan proses yang Anda siapkan untuk menghadapi momen tekanan, bicarakan tentang proses Anda dalam menyelesaikan situasi dan mencapai tujuan Anda.
 
Katakan sesuatu seperti: “Saya menemukan bahwa ketika saya memiliki banyak proyek dan tenggat waktu pada saat yang bersamaan, saya adalah yang paling produktif. Saya berhati-hati untuk memprioritaskan tugas dan menyusun cara bagi saya untuk mengelola waktu dan energi secara proaktif. Pada semester terakhir, saya memiliki tiga proyek akhir dan satu presentasi pada minggu yang sama. Saya tahu bahwa saya harus rajin dengan setiap kegiatan yang saya miliki guna mempersiapkan diri untuk sukses. Saya membuat kalender mingguan yang menguraikan waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan setiap proyek, waktu yang diperlukan untuk mempraktekkan presentasi di depan rekan-rekan saya dan waktu untuk tidur juga pergi ke gym. Setelah semuanya direncanakan, saya berusaha untuk meminimalkan stres yang tidak perlu. Hal ini memungkinkan saya untuk fokus terhadap eksekusi, yang merupakan bagian paling menarik bagi saya. ”
 
Dengan menyoroti secara khusus respon Anda terhadap tekanan di masa lalu dengan cara yang baik, Anda akan menunjukkan kepada pewawancara bahwa Anda siap untuk mengambil bagian paling sulit dari pekerjaan. Hal ini membuat Anda selangkah lebih dekat untuk mendapatkan pekerjaan tersebut. 
 
Jadi, pastikan rekan pembaca dapat menjawab pertanyaan dengan tepat dan semoga Anda berhasil mendapatkan pekerjaan yang Anda tuju. 
Featured Career Advices
5 Cara Menangani Kasus Nepotisme di Tempat Kerja

5 Cara Menangani Kasus Nepotisme di Tempat Kerja

10 Frasa Pasif-Agresif yang Dapat Menghancurkan Bisnis

10 Frasa Pasif-Agresif yang Dapat Menghancurkan Bisnis

3 Tips Memiliki Kepercayaan Diri dalam Setiap Percakapan

3 Tips Memiliki Kepercayaan Diri dalam Setiap Percakapan

12 Karakteristik Orang yang Memiliki Kesadaran Diri

12 Karakteristik Orang yang Memiliki Kesadaran Diri

4 Cara Mendapatkan Pengembangan Diri yang Baik

4 Cara Mendapatkan Pengembangan Diri yang Baik

7 Elemen Etos Kerja yang Sangat Penting

7 Elemen Etos Kerja yang Sangat Penting

7 Cara Meningkatkan Kesehatan di Lingkungan Kerja

7 Cara Meningkatkan Kesehatan di Lingkungan Kerja

4 Tanda Memiliki Hubungan Kerja dengan Klien yang Tidak Baik

4 Tanda Memiliki Hubungan Kerja dengan Klien yang Tidak Baik

4 Cara Meredakan Amarah

4 Cara Meredakan Amarah

5 Cara Mendorong Inovasi Terbaru di Perusahaan

5 Cara Mendorong Inovasi Terbaru di Perusahaan

8 Kunci Kebahagiaan dan Kesuksesan ala Richard Branson

8 Kunci Kebahagiaan dan Kesuksesan ala Richard Branson

6 Cara Menumbuhkan Kreativitas dan Inovasi

6 Cara Menumbuhkan Kreativitas dan Inovasi

8 Karakteristik Orang yang Menjadi Penghambat Kesuksesan

8 Karakteristik Orang yang Menjadi Penghambat Kesuksesan

5 Cara Mudah Memenangkan Hati Atasan

5 Cara Mudah Memenangkan Hati Atasan

7 Sifat Negatif Pemimpin yang Menjadi Penghambat Kesuksesan Tim

7 Sifat Negatif Pemimpin yang Menjadi Penghambat Kesuksesan Tim

3 Cara Mengatasi Emosi Negatif

3 Cara Mengatasi Emosi Negatif

Fungsi Moodle dalam Bidang Pendidikan

Fungsi Moodle dalam Bidang Pendidikan

8 Cara Generasi Milenial Menjadi Jutawan dalam 5 Tahun

8 Cara Generasi Milenial Menjadi Jutawan dalam 5 Tahun

10 Cara Orang Sukses Berhenti Merendahkan Harga Diri Mereka

10 Cara Orang Sukses Berhenti Merendahkan Harga Diri Mereka

7 Cara Meningkatkan Kebahagiaan Sejati dan Produktivitas Para Karyawan

7 Cara Meningkatkan Kebahagiaan Sejati dan Produktivitas Para Karyawan

10 Rasa Takut yang Harus Diatasi Ketika Memulai Bisnis

10 Rasa Takut yang Harus Diatasi Ketika Memulai Bisnis

Pengertian Moodle dan 9 Fungsi Moodle di dalam Bisnis

Pengertian Moodle dan 9 Fungsi Moodle di dalam Bisnis

10 Hal yang Tidak Boleh Diucapkan di Tempat Kerja

10 Hal yang Tidak Boleh Diucapkan di Tempat Kerja

6 Prinsip Dasar yang Dapat Menciptakan Inovasi dan Kreativitas

6 Prinsip Dasar yang Dapat Menciptakan Inovasi dan Kreativitas

6 Tips Membuat Rapat Tinjauan tentang Peningkatan Kinerja Karyawan

6 Tips Membuat Rapat Tinjauan tentang Peningkatan Kinerja Karyawan

5 Alasan Pentingnya Pelatihan untuk Menjadi Trainer Handal

5 Alasan Pentingnya Pelatihan untuk Menjadi Trainer Handal

5 Tips untuk Rapat Kerja yang Lebih Baik

5 Tips untuk Rapat Kerja yang Lebih Baik

Training for Trainer, 7 Cara Pelatihan Menjadi Trainer Handal

Training for Trainer, 7 Cara Pelatihan Menjadi Trainer Handal

Pertemanan adalah Hal yang Bermanfaat di Tempat Kerja

Pertemanan adalah Hal yang Bermanfaat di Tempat Kerja

6 Tips Bekerja dengan Rekan yang Tidak Memiliki Kesadaran Diri

6 Tips Bekerja dengan Rekan yang Tidak Memiliki Kesadaran Diri