Logo STUDILMU Career Advice
STUDILMU Career Advice - Stres Berat

Stres Berat


STUDILMU Users
by Studilmu Editor
Posted on Feb 13, 2019

 
Ada seorang rekan yang memutuskan untuk mengundurkan diri dan membuka bisnisnya sendiri, karena merasa pusing harus mengikuti banyak perintah dari atasannya. Menurutnya, rambutnya lebih banyak rontok karena stres berat menghadapi kemauan si bos. Sekian bulan kemudian, dia nampak lebih ramping dengan mata panda yang jelas terlihat. “Pusing ngurusin binis” ujarnya dengan kening mengerut.
 
Seorang rekan lain mengajak saya berlibur ke kota favoritnya, Yogya, untuk melarikan diri dari kejenuhan rutinitas tugas sebagai seorang ibu dari tiga malaikat kecil. Baru hari ke dua, dia tampak sering memandangi foto anak-anaknya di ponsel dan dengan semangat bervideo call dengan anak tertuanya yang berusia lima tahun setiap kali tiba di tempat wisata. “Kangen anakku...” tutupnya sendu saat saya memandangnya dengan alis terangkat tanpa bicara.
 
Tetangga satu kost saya dulu, konon atlet provinsi asalnya dengan prestasi yang membanggakan. Kemudian merasa jenuh dengan ritme latihan, dan memutuskan pensiun dini untuk meneruskan pendidikan. Satu bulan tinggal di lantai yang sama, setiap pagi saat saya berangkat kerja, dia tertangkap basah sedang berlari bolak-balik naik turun tangga dengan gadget yang sepertinya untuk menghitung pembakaran kalori atau semacamnya. Bulan berikutnya, berbagai macam dumbel (barbel kecil) aneka ukuran dan berat berjajar di sepanjang lorong depan kamarnya. “Mantan atlet yang rindu jadi atlet” batin saya.
 
Keponakan tertua saya lebih aneh lagi. Di hari non-weekend, hampir selalu saya dapati dia berkutat di depan laptopnya hingga malam, dengan headset lengkap menutup telinganya. “Banyak tugas” jawabnya singkat saat saya colek untuk sengaja mengganggu konsentrasinya. Biasanya jelang jam 11 malam ia akan menghela nafas panjang, menjatuhkan kepalanya ke belakang dengan geraman “Streeessss...!!”. Tapi tidak butuh waktu lama baginya untuk bergumam betapa ia merindukan kembali ke kampus di libur panjang tengah semester. “Stres berat kalau bengong begini terus. Lama amat sih masuk kampus...” keluhnya. Lha?
 
Banyak orang mengasosiasikan stresnya dengan hal-hal terkait pekerjaan. Hal-hal yang membuat mereka demikian sibuk dan pusingnya, dan menuding mereka sebagai penyebab stres berat. Berhadapan dengan atasan yang banyak menuntut, mengurus tiga anak yang masih kecil-kecil, latihan tak putus setiap hari, hingga rangkaian tugas menumpuk yang tak memberi kesempatan menarik nafas lega. Berulang-ulang menyebut ‘stres berat’ saat menghadapinya, dan dalam hati berharap si sumber stres berat segera menghilang. Lucunya, saat sumber stres berat yang mereka tuding tadi sungguh-sungguh hilang, toh keseharian mereka tidak tampak lebih bahagia atau bersemangat. Malah mencari-cari lagi si sumber stres berat, karena hari rasanya tidak lengkap tanpa ritual stresnya. Lihat saja beberapa pensiunan yang sudah cukup penat menghadapi tuntutan tugas hingga padatnya lalu lintas perjalanan kerja, yang justru memilih mengisi waktu luangnya untuk menekuni jasa angkutan online. Atau menyibukkan diri menjadi konsultan bagi generasi penerusnya. Atau bahkan, memulai usahanya sendiri untuk sekedar “menyibukkan diri”. Pelajar yang merindukan kembali ke medan belajar saat mengalami libur panjang, ibu-ibu yang merindukan rengekan anaknya (yang tak kunjung tidur) di tengah liburan me-time nya, hingga karyawan yang bagai kehilangan arah untuk menata pekerjaannya tanpa bimbingan si “bos cerewet yang suka memerintah”.
 
Lalu apa sebenarnya yang bisa membuat kita bahagia, jika ada atau tidaknya hal – yang kita tuding sebagai penyebab stres berat, tidak membuat hidup lebih berbahagia? Bebas stres, linglung. Ada pencetus stres, bingung. Baiknya Anda mulai memutuskan pilihan. Atau lebih baik lagi, mulai menyadari bahwa kebahagiaan dan ketenangan hidup kita bukan berarti tanpa stres. Demikian juga bahwa dengan absennya stres TIDAK otomatis membuat kita bahagia. Kedua hal ini ibarat es manis di terik hari. Konon bisa menyegarkan, atau mengakibatkan batuk. Tapi apalah artinya menikmati matahari, jika melewatkan sedikit resiko yang bisa membawa kesegaran?
 
 
"Happy lives are not stres-free, nor does a stres-free life guarantee happiness" 
- Kelly Mc Gonagal -
Featured Career Advices
Pengertian E-learning dan Lanskapnya pada 2019

Pengertian E-learning dan Lanskapnya pada 2019

Pentingkah Memiliki Tujuan Bekerja?

Pentingkah Memiliki Tujuan Bekerja?

Rapat Kerja dengan Komunikasi yang Efektif

Rapat Kerja dengan Komunikasi yang Efektif

5 Cara Pengusaha Sukses Tetap Bahagia

5 Cara Pengusaha Sukses Tetap Bahagia

7 Cara Menjadi Tokoh Terkenal di Dunia Bisnis

7 Cara Menjadi Tokoh Terkenal di Dunia Bisnis

10 Kesalahan Fatal yang Menghancurkan Bisnis Plan

10 Kesalahan Fatal yang Menghancurkan Bisnis Plan

Etika Memuji Rekan Kerja di Lingkungan Kerja

Etika Memuji Rekan Kerja di Lingkungan Kerja

Satu Pertanyaan yang Mengubah Hidup Lebih Baik

Satu Pertanyaan yang Mengubah Hidup Lebih Baik

3 Alasan Cerita Singkat Baik untuk Bisnis

3 Alasan Cerita Singkat Baik untuk Bisnis

Menjual Produk dan Jasa melalui Cerita Singkat

Menjual Produk dan Jasa melalui Cerita Singkat

4 Karakter Kepemimpinan yang Wajib Dimiliki

4 Karakter Kepemimpinan yang Wajib Dimiliki

Peranan E-Learning dalam Pengembangan Karier

Peranan E-Learning dalam Pengembangan Karier

3 Pikiran Negatif yang Menghambat Kebahagiaan dalam Karier

3 Pikiran Negatif yang Menghambat Kebahagiaan dalam Karier

Bagaimana Cara Mengembangkan E-Learning atau Pembelajaran Online?

Bagaimana Cara Mengembangkan E-Learning atau Pembelajaran Online?

4 Karakteristik Manusia yang akan Sukses di Dunia Bisnis dan Kesehatan

4 Karakteristik Manusia yang akan Sukses di Dunia Bisnis dan Kesehatan

6 Cara Menentukan Harga Jual Produk yang Tepat

6 Cara Menentukan Harga Jual Produk yang Tepat

5 Cara Menguji Strategi Bisnis yang Baru di Media Sosial

5 Cara Menguji Strategi Bisnis yang Baru di Media Sosial

10 Cara Mencintai Diri Sendiri untuk Karier Cemerlang

10 Cara Mencintai Diri Sendiri untuk Karier Cemerlang

5 Manfaat Menjaga Kebahagiaan Sejati Karyawan bagi Perusahaan

5 Manfaat Menjaga Kebahagiaan Sejati Karyawan bagi Perusahaan

Bisakah Memasarkan Bisnis Startup Sendirian?

Bisakah Memasarkan Bisnis Startup Sendirian?

11 Cara Memiliki Pola Pikir untuk Berani Memulai Bisnis

11 Cara Memiliki Pola Pikir untuk Berani Memulai Bisnis

7 Rahasia Menjadi Tangguh di Dunia Kerja

7 Rahasia Menjadi Tangguh di Dunia Kerja

10 Cara Membawa Rasa Bahagia di dalam Tim Kerja

10 Cara Membawa Rasa Bahagia di dalam Tim Kerja

4 Cara Menuju Pensiunan Dini di Umur 40 Tahun

4 Cara Menuju Pensiunan Dini di Umur 40 Tahun

5 Cara Meningkatkan Etika Kerja di Perusahaan Indonesia

5 Cara Meningkatkan Etika Kerja di Perusahaan Indonesia

5 Strategi untuk Menang dalam Presentasi Bisnis

5 Strategi untuk Menang dalam Presentasi Bisnis

3 Tingkat Kesadaran Diri

3 Tingkat Kesadaran Diri

10 Cara untuk Mulai Mengasah Strategi Pemasaran

10 Cara untuk Mulai Mengasah Strategi Pemasaran

3 Pertanyaan Sebelum Memulai Bisnis dan Menjadi Pengusaha

3 Pertanyaan Sebelum Memulai Bisnis dan Menjadi Pengusaha

5 Karakter Buruk Generasi Milenial yang Diperlukan dalam Bisnis

5 Karakter Buruk Generasi Milenial yang Diperlukan dalam Bisnis