
Leadership
Pertumbuhan Seorang Leader
By STUDiLMU Editor
Beberapa waktu yang lalu, saya dan suami mengunjungi pameran lingkungan hidup bertajuk Pekan Lingkungan Indonesia Expo, di JCC. Selain mendapatkan pengetahuan baru tentang lingkungan, pepohonan, dan cocok tanam, kami juga mendapatkan beberapa souvenir yang tidak jauh temanya dari lingkungan. Salah satunya adalah sepasang tanaman kaktus yang di-packing sedemikian cantik dengan plastik sehingga berbentuk gift menarik.
Kami senang, karena tanaman kaktus relatif mudah perawatannya dan cukup cantik untuk dijadikan tanaman dalam rumah. Karena alasan estetika, kami sengaja membiarkan kedua tanaman kaktus itu tumbuh di dalam kemasan yang sejak semula kami bawa dari pameran itu. Toh, kami pikir si kaktus ini tidak akan tumbuh terlalu cepat.
Tidak disangka salah satu kaktus itu menunjukkan pertumbuhan yang begitu pesat, hingga saat ini ujung daunnya mulai menyentuh plastik pembungkusnya. Dan itu tidak menghentikan kaktus tersebut untuk terus tumbuh. Akibatnya, kaktus itu tetap tumbuh dan mencari ruang kosong untuk pertumbuhan ujung daunnya, yaitu dengan cara tumbuh melengkung.
Belajar dari kaktus ini. Seorang leader, tidak bisa berhenti tumbuh. Apapun kondisi yang ada di sekitar kita, sekeras apapun lingkungan kita, sekaku apapun prosedur yang ada, kita tidak boleh berhenti tumbuh.
Mengapa?
Karena sebagai seorang leader kita sedang memimipin team yang dinamis, bukan sekedar melakukan pekerjaan monoton yang tidak akan mengalami pergerakan. Kita tentu berharap team kita mengalami kemajuan, pergerakan menuju kesuksesan. Dan itu hanya akan terjadi jika ada yang memulai, siapa lagi kalau bukan pemimpinnya.
Team kita, dan semua team –team lainnya, dalam perjalanannya pastilah menemui tantangan dari dunia yang berubah. Kemajuan teknologi yang menuntut respon cepat, strategi marketing yang mulai bergeser ke era digital, kebutuhan berkomunitas yang diwadahi oleh maraknya media sosial, trend yang senantiasa lincah melakukan lompatan-lompatan perubahannya, cara berpikir generasi baru yang mewarnai bisnis sekarang ini, dan masih banyak hal lainnya yang akan dengan kejam meninggalkan kita di belakang jika kita tidak mempunyai kemampuan adaptasi yang cukup baik.
Apa yang harus dilakukan oleh seorang leader menghadapi hal ini? Bagian mana yang bisa kita isi untuk tetap mempertahankan bahkan menopang team kita sehingga terus bertumbuh? Hal sederhana, sebagai seorang pemimpin kita harus memulai inisiatif untuk berjuang melawan penghambat dari dalam maupun dari luar dan terus mengusahakan pertumbuhan kita.
Mengapa saya katakan pertumbuhan ini sebagai sebuah bentuk perjuangan? Karena untuk menekuninya tidaklah mudah, banyak rintangan yang harus dilewati, tidak sedikit pengorbanan harus dilakukan, dan tentu saja membutuhkan waktu dan konsistensi untuk menyempurnakannya.
Seperti tanaman kaktus saya tadi, nature-nya harus bertumbuh, dan yang dia lakukan adalah terus bertumbuh. Tidak peduli ujung daunnya berhantaman dengan plastik pembungkus, tidak menghiraukan kemalasan pemiliknya merawat dan memberi nutrisi. Dia tetap bertumbuh, karena memang dia harus bertumbuh jika mau bertahan hidup.
Pemimpin yang mau mempertahankan team dan kinerjanya dalam organisasi perlu memiliki nature untuk terus bertumbuh. Pertumbuhan seorang pemimpin bisa dimulai dari dirinya sendiri. Bertumbuh berarti selalu menetapkan target untuk menjadi lebih baik dari sebelumnya. Hari ini lebih baik dari kemarin. Besok lebih baik dari hari ini, dan seterusnya. Bertumbuh sama halnya dengan melangkah menaiki tangga, tidak perlu terlalu “ngoyo” untuk langsung melompat ke anak tangga tertinggi, namun dengan menetapkan konsistensi pergerakan naik dari satu demi satu anak tangga yang ada di depan kita, berarti kita bertumbuh lebih dekat dengan tujuan dan goals kita, nantinya akan sampai di anak tangga teratas.
Anak tangga itu bisa berupa skill, pengetahuan, sikap, bahkan kepercayaan diri. Semua hal yang dibutuhkan oleh seorang pemimpin harus selalu mengalami pertumbuhan, kenaikan tingkat, supaya semakin mendekatkan kita ke arah tujuan dan goals kita.
Saya tidak berani mengatakan bertumbuh itu mudah, coba saja untuk melatih sebuah skill setiap hari, pasti ada saja hambatan yang kita alami; kemalasan, pengaturan waktu yang sulit, mempelajari hal yang tidak kita suka, motivasi yang menurun, emosi yang memburuk, pandangan negatif dari orang-orang sekitar kita, dan banyak dinding plastik yang seakan-akan mudah dilewati karena terlihat jernih transparan, namun kenyataannya tetap saja membentur usaha kita untuk bertumbuh.
Belajar dari kaktus, jangan mau berhenti bertumbuh, apapun bentuk dinding yang menghalangi Anda, tunjukkan nature Anda untuk terus mengusahakan pertumbuhan. Mari kita bertumbuh, leaders!
Featured Career Advice
-
Communication
Microsoft Teams untuk Berkolaborasi Digital
-
Communication
Melakukan Rapat Virtual dengan Microsoft Teams
-
Tips of Management
Tips menjalin relasi dengan banyak orang di LinkedIn Group
-
Tips of Management
Ide Konten yang Menginspirasi untuk Halaman LinkedIn Anda
-
Tips of Management
Tips Membuat Artikel di LinkedIn
-
Tips of Management
Optimalisasi Kinerja Komputer/Laptop dengan Defragment dan Clear Temp Folders
-
Productivity
Strategi yang Tepat untuk Pengambilan Barang (Picking) di Warehouse
-
Productivity
Proses-Proses dalam Warehouse Management
-
Productivity
Mengoptimalkan Fungsi Warehouse
-
Productivity
Mengenal Warehouse Management System
-
Productivity
Jenis-Jenis Warehouse
-
Mindset
Karakteristik Budaya Kerja Jepang
-
Tips of Management
Sukses Berjualan di TikTok Shop
-
Tips of Management
10 Ide Konten TikTok Menarik
-
Marketing & Sales
Jenis-Jenis Struktur Pembelian
-
Tips of Management
Memilih Supplier yang Tepat dalam Manajemen Pembelian
-
Tips of Management
Manajemen Pembelian
-
E-learning
Pelatihan Tatap Muka Vs E-learning: Peran HR yang Makin Krusial di Era Digital
-
E-learning
Mengapa Online Learning merupakan The Future of Education
-
Innovation
Dunia Telah Berubah ke Arah Digital
-
Tips of Management
Memaksimalkan Pengembangan Karyawan Dengan Menggunakan Metode Online
-
Tips of Management
Kunci Sukses dalam Menjalankan Bisnis
-
Self Improvement
Apa itu Ketajaman Bisnis (Business Acumen)?
-
Productivity
Mengoptimalkan Kinerja Laptop Untuk Bekerja Lebih Produktif
-
Marketing & Sales
SPIN Selling sebagai Senjata Penjualan B2B yang Efektif
-
Marketing & Sales
Memilih Metode Penjualan yang Tepat
-
Productivity
Menyajikan Data Secara Visual Agar Lebih Mudah Dipahami
-
Self Improvement
Menerima Umpan Balik (Feedback)
-
Self Improvement
Analisis Persoalan Potensial
-
Self Improvement
Tindakan Pencegahan (Preventive Action)
-
Self Improvement
Rencana Darurat (Contingency Plan)
-
Self Improvement
Pentingnya Membangun Kesan Pertama (First Impression) yang Baik
-
Productivity
Musik Meningkatkan Produktivitas
-
Productivity
Rutinitas Pagi Pekerja Sukses
-
E-learning
Dampak Perkembangan Gadget di Kehidupan Manusia
-
Productivity
Meningkatkan Produktivitas dengan Teknik Pomodoro
-
Tips of Management
Membuat Laporan dengan Efektif Menggunakan Pivot Table
-
E-learning
Tipe-tipe Kecerdasan Manusia
-
E-learning
Meningkatkan Daya Ingat
-
E-learning
Menciptakan Suasana yang Nyaman dalam Belajar
-
E-learning
Meningkatkan Kecepatan Belajar dengan Meningkatkan Fokus
-
E-learning
Musik Memperkuat Konsentrasi dan Fokus
-
E-learning
Pentingnya Mindset untuk Membangun Sukses
-
Tips of Management
Memahami Supply Chain Management
-
Communication
Presentasi Dengan Menggunakan Teknik Storytelling
-
Communication
Fungsi dan Manfaat dari Storytelling dalam Komunikasi
-
Communication
Apa Itu Storytelling
-
E-learning
Mengenal Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015
-
Tips of Management
7 Langkah Mudah Membuat Mind Map
-
Tips of Management
Mengenal Jenis-Jenis Mind Map
-
Tips of Management
Permudah Pekerjaan Anda dengan Mind Map
-
E-learning
Etika di dalam Kegiatan Belajar-mengajar Melalui Zoom yang Harus Anda Ketahui!
-
E-learning
Fitur-fitur Zoom untuk Pembelajaran Menjadi Lebih Menarik!
-
Generation Millenials & Z
Membuat Lingkungan Kerja yang Baik untuk Generasi Millenial dan Gen Z
-
Generation Millenials & Z
Berbagai Generasi di Tempat Kerja
-
Generation Millenials & Z
Menciptakan Keceriaan Lintas Generasi di Tempat Kerja
-
Generation Millenials & Z
Menghadapi Generation Gap di Lingkungan Kerja
-
Emotional Intelligence
Menghadapi Tipe Orang Negatif di Lingkungan Kerja
-
Emotional Intelligence
Mengenal Tipe Orang yang Sulit, Si Tank.
-
Emotional Intelligence
Tips Menghadapi Tipe Orang yang Sulit