Logo STUDILMU Career Advice
STUDILMU Career Advice - Pertemanan adalah Hal yang Bermanfaat di Tempat Kerja

Pertemanan adalah Hal yang Bermanfaat di Tempat Kerja


STUDILMU Users
by Studilmu Editor

Pertemanan adalah hal yang tidak boleh diabaikan di tempat kerja. Kita semua pastinya ingin memiliki pertemanan yang baik. Begitu juga di tempat kerja, pertemanan adalah hal penting yang ingin dimiliki setiap orang. Apakah rekan pembaca Career Advice pernah mendengar istilah buddy system? 
 
Menurut Oxford dictionary, buddy system adalah suatu pengaturan kooperatif yang mengharuskan setiap individu bekerja sama dan mengerjakan tanggung jawabnya masing-masing agar mencapai kesejahteraan bersama. Dapat dikatakan bahwa buddy system adalah sistem yang dibuat untuk membantu kita belajar dan berteman dengan yang lain.
 
Lalu, mengapa sistem ini diciptakan? Adakah manfaat yang akan kita dapatkan jika kita memiliki teman di tempat kerja? Tentu saja, pertemanan menghasilkan banyak hal positif bagi kita. Berikut adalah 6 manfaat pertemanan di tempat kerja.

1. Membantu karyawan baru merasa nyaman dan aman. 
Manfaat pertemanan yang pertama adalah membantu karyawan baru merasa nyaman dan aman. Memulai pekerjaan baru bisa menjadi hal yang sangat menakutkan dan menegangkan. Ini akan menimbulkan rasa gugup sama seperti saat pertama kali kita masuk sekolah. Kita belum mengenal rekan kerja dan orang lain dengan baik. Kita pasti merasa canggung  dan bertanya-tanya siapa yang akan menjadi teman kita.
 
Nah, buddy system adalah hal yang dapat sangat membantu. Ini berarti kita kan memiliki teman pembimbing yang akan memudahkan kita beradaptasi dalam lingkungan kerja yang baru. Teman ini membantu kita untuk menemui semua orang yang ada dikantor dan membantu kita memahami budaya yang dimiliki kantor.
 
Dengan begitu, kita akan merasa nyaman dan aman seperti di rumah sendiri. Ini juga memudahkan kita untuk mengetahui fasilitas apa saja yang dapat digunakan, dimana letaknya dan bagaimana cara menggunakannya. Bahkan, teman pembimbing tersebut akan membantu kita menemukan tempat makan terbaik di sekitar kantor. Wah, menarik sekali, bukan?
 
2. Menjalin ikatan yang kuat di tempat kerja. 
Manfaat pertamanan yang kedua adalah menjalin ikatan yang kuat di tempat kerja. Penelitian menunjukkan bahwa kita akan lebih suka bersama dengan orang-orang yang sama dengan kita. Jadi, untuk membangun suatu ikatan yang kuat dengan rekan kerja, cobalah temukan hal-hal yang sama-sama disukai. 
 
Buddy system membantu kita menemukan kesamaan dengan rekan kerja. Ini bisa berupa hobi, olahraga, buku bacaan atau kegiatan lainnya. Bayangkan jika kita menemukan seorang rekan kerja yang memiliki kesamaan selera humor dan keanehan yang sama dengan kita, pastinya kita akan sangat bersemangat di tempat kerja.
 
3. Menciptakan pembelajaran informal.
Manfaat pertemanan yang ketiga adalah menciptakan pembelajaran informal yang dilakukan melalui interaksi sosial. Dengan buddy system, kita dapat mengembangkan keterampilan kita melalui pengamatan dan juga interaksi sosial yang kita lakukan. Kita belajar untuk berkomunikasi dengan orang lain dan mengamati bagaimana mereka melakukan sesuatu. Dan ini merupakan cara yang efektif untuk belajar.
 
Pertemanan memberikan peluang bagi karyawan baru untuk mengembangkan keterampilan dan meningkatkan kepercayaan diri. Itulah sebabnya, pertemanan sangat dibutuhkan. Karena, kita dapat melakukan pembelajaran dan meningkatkan keterampilan dengan cara yang informal.
 
4. Menambah kepercayaan diri.
Manfaat pertemanan yang keempat adalah menambah kepercayaan diri. Penelitian menunjukkan bahwa mereka yang memiliki teman dekat di tempat kerja memiliki peluang untuk mendapatkan pujian atas kinerja yang dihasilkannya sebesar 43%. Buddy system menyediakan hubungan yang mendukung karyawan baru. Sehingga, karyawan baru akan bersedia terlibat dalam diskusi dan menerima umpan balik bahkan pengakuan yang diberikan untuk dirinya. 
 
76% orang mengatakan pujian yang didapat dari teman sebaya sangat memotivasi mereka. Jadi sangatlah penting memiliki pertemanan di tempat kerja. Ini adalah hal yang bisa menjadi motivasi yang kita butuhkan untuk tetap terlibat dan mengalami kemajuan.
 
5. Meningkatkan ketahanan karyawan.
Manfaat pertemanan yang kelima adalah meningkatkan retensi atau ketahanan. Apa pekerjaan yang menjadi pekerjaan paling Anda sukai dan mengapa? Bagi kebanyakan orang, pekerjaan favorit mereka sering kali bukanlah karena uang atau status yang didapat, tetapi pekerjaan yang membuat mereka merasa menjadi bagian dari tim yang luar biasa. 
 
Rekan-rekan kerja yang kita miliki dapat membuat atau merusak kebahagiaan di tempat kerja. Itulah sebabnya memiliki teman di tempat kerja dapat menjadi penentu untuk menemukan pekerjaan baru atau tetap bertahan. Jika sebuah organisasi memiliki sistem pertemanan yang baik dan memotivasi, setiap orang di dalam organisasi pasti akan merasa ‘betah’ untuk bekerja di organisasi tersebut. Jika tidak, mereka kan pergi mencari yang baru.
 
Tidak heran, jika generasi milenial memasukkan 'rekan kerja yang ramah' sebagai salah satu dari tiga faktor penentu mereka dalam memilih pekerjaan. Pertemanan merupakan faktor pendorong terciptanya tempat kerja yang ramah. Sehingga ini berpengaruh terhadap ketahanan atau retensi karyawan.
 
6. Meningkatkan produktivitas.
Manfaat pertemanan yang keenam adalah meningkatkan produktivitas. Memiliki teman dekat di tempat kerja dapat membuat kita menjadi lebih bahagia. Berita baiknya adalah, pekerja yang bahagia akan jauh lebih produktif daripada yang tidak. Namun, bukan hanya kebahagiaan yang membuat kita lebih produktif.
 
Pertemanan di tempat kerja juga mendukung setiap orang untuk saling berbagi pengetahuan. Inilah yang menjadi pemicu produktivitas dan inovasi. Pertemanan di tempat kerja merupakan dasar terciptanya komunikasi dan kolaborasi karyawan yang lebih baik. Sehingga, kita akan dapat mencapai kesuksesan.
 
Itulah 6 manfaat pertemanan di tempat kerja. Pertemanan adalah faktor yang dapat mendorong kita maju dan mencapai kesuksesan.
Featured Career Advice
6 Gaya Kepemimpinan dalam Menjadi Manajer yang Efektif

Leadership

6 Gaya Kepemimpinan dalam Menjadi Manajer yang Efektif

Mengapa Anak-Anak Harus Diajarkan Pola Pikir Kewirausahaan?

Entrepreneurship

Mengapa Anak-Anak Harus Diajarkan Pola Pikir Kewirausahaan?

4 Cara Membangun Merek yang Menarik Perhatian Gen Z dan Milenial

Marketing & Sales

4 Cara Membangun Merek yang Menarik Perhatian Gen Z dan Milenial

Bagaimana Rasa Syukur dapat Memperbaiki Kondisi Finansial Anda?

Self Improvement

Bagaimana Rasa Syukur dapat Memperbaiki Kondisi Finansial Anda?

10 Cara Sederhana untuk Mencintai Pekerjaan yang Kita Miliki

Self Improvement

10 Cara Sederhana untuk Mencintai Pekerjaan yang Kita Miliki

7 Cara untuk Meningkatkan Motivasi Karyawan

Motivation

7 Cara untuk Meningkatkan Motivasi Karyawan

Bagaimana Cara Tetap Merasa Bahagia Walau Tanpa Uang Banyak?

Happiness

Bagaimana Cara Tetap Merasa Bahagia Walau Tanpa Uang Banyak?

5 Ide Bisnis Rumahan yang Cocok untuk Pensiunan

Entrepreneurship

5 Ide Bisnis Rumahan yang Cocok untuk Pensiunan

4 Cara Bertanggung Jawab terhadap Hidup yang Kita Miliki

Self Improvement

4 Cara Bertanggung Jawab terhadap Hidup yang Kita Miliki

Pengertian Creative Thinking dan Contoh Keterampilannya

Innovation

Pengertian Creative Thinking dan Contoh Keterampilannya

5 Tanda Bisnis Anda Memerlukan Staf Human Resource

Leadership

5 Tanda Bisnis Anda Memerlukan Staf Human Resource

5 Cara Merangkul Konsumen Generasi Millennial melalui Instagram

Generation Millennials & Z

5 Cara Merangkul Konsumen Generasi Millennial melalui Instagram

13 Tips Ampuh untuk Merekrut Karyawan yang Berkualitas Tinggi

Resume & Interviewing

13 Tips Ampuh untuk Merekrut Karyawan yang Berkualitas Tinggi

4 Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Menjadi Penulis Freelance

Self Improvement

4 Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Menjadi Penulis Freelance

4 Pertanyaan Penting dalam Memilih Ide Bisnis yang Tepat

Entrepreneurship

4 Pertanyaan Penting dalam Memilih Ide Bisnis yang Tepat

4 Tren Teratas Bidang Human Resource di Tahun 2020

Leadership

4 Tren Teratas Bidang Human Resource di Tahun 2020

3 Cara Memastikan Ide Bisnis Rumahan Kita adalah yang Terbaik

Entrepreneurship

3 Cara Memastikan Ide Bisnis Rumahan Kita adalah yang Terbaik

5 Alasan Pentingnya Rencana Bisnis Ketika Memulai Usaha

Entrepreneurship

5 Alasan Pentingnya Rencana Bisnis Ketika Memulai Usaha

8 Tips untuk Menyewa Kantor Anda Pertama Kalinya

Productivity

8 Tips untuk Menyewa Kantor Anda Pertama Kalinya

3 Hal yang Diperlukan untuk Customer Service yang Berkelanjutan

Customer Service

3 Hal yang Diperlukan untuk Customer Service yang Berkelanjutan

4 Cara Meningkatkan Creative Thinking untuk Meraih Kesuksesan

Innovation

4 Cara Meningkatkan Creative Thinking untuk Meraih Kesuksesan

8 Kecerdasan Emosional yang Membantu Kita Melupakan Masa Lalu

Emotional Intelligence

8 Kecerdasan Emosional yang Membantu Kita Melupakan Masa Lalu

7 Cara Membuat Presentasi Penjualan yang Hebat

Marketing & Sales

7 Cara Membuat Presentasi Penjualan yang Hebat

3 Cara Meraih Kebahagiaan dengan Menerima Diri Sendiri Apa Adanya

Happiness

3 Cara Meraih Kebahagiaan dengan Menerima Diri Sendiri Apa Adanya

7 Cara Menjadi Lebih Percaya Diri Ketika Bertemu Klien

Self Improvement

7 Cara Menjadi Lebih Percaya Diri Ketika Bertemu Klien

12 Pengembangan Diri Menjadi Pemimpin dan Individu yang Lebih Baik

Self Improvement

12 Pengembangan Diri Menjadi Pemimpin dan Individu yang Lebih Baik

15 Cara yang Perlu Dikuasai untuk Membangun Kredibilitas di Kantor

Self Improvement

15 Cara yang Perlu Dikuasai untuk Membangun Kredibilitas di Kantor

10 Kebiasaan yang Membantu Staf Human Resource Menjadi Sukses

Self Improvement

10 Kebiasaan yang Membantu Staf Human Resource Menjadi Sukses

10 Kebiasaan Milenial yang Berbeda dengan Baby Boomers

Generation Millennials & Z

10 Kebiasaan Milenial yang Berbeda dengan Baby Boomers

4 Pertanyaan yang Meyakinkan Pentingnya Inovasi bagi Bisnis Anda

Innovation

4 Pertanyaan yang Meyakinkan Pentingnya Inovasi bagi Bisnis Anda

7 Hal Penting yang Perlu Dipahami Ketika Bekerja dengan Gen Z

Generation Millennials & Z

7 Hal Penting yang Perlu Dipahami Ketika Bekerja dengan Gen Z