Logo STUDILMU Career Advice
STUDILMU Career Advice - Perbedaan Pemasaran dan Hubungan Masyarakat

Perbedaan Pemasaran dan Hubungan Masyarakat


STUDILMU Users
by Studilmu Editor
Posted on Nov 26, 2018

 
Adakah perbedaan antara pemasaran dan humas? Ada yang berpendapat bahwa pemasaran mendukung tim penjualan sedangkan humas mendukung Citra merek perusahaan lebih luas. Ada juga yang berpendapat bahwa pemasaran menangani periklanan sedangkan humas menangani pers. Seringkali, dalam sebuah perusahaan, khususnya perusahaan kecil, tugas dan tanggung jawab bidang pemasaran bertumpang tindih dengan tugas dan tanggung jawab bidang hubungan masyarakat. 
 
Jika Anda tidak sepenuhnya yakin bagaimana membedakan humas dan pemasaran, berikut informasi rinci yang dapat Anda pelajari:
 
1. Tugas dan Tanggung Jawab Bidang Pemasaran dan Hubungan Masyarakat
Pertama, mari kita mulai dengan definisi kedua bidang tersebut:
 
Hubungan Masyarakat: Pemeliharaan profesional atas citra publik seorang tokoh sebuah perusahaan, organisasi, atau tokoh terkenal.
 
Pemasaran: Tindakan atau usaha untuk mempromosikan dan menjual produk atau jasa, termasuk riset pasar dan periklanan.
 
Lalu apa yang menjadi perbedaan utama? Pemasaran berfokus pada cara untuk mempromosikan dan menjual produk tertentu, sementara humas berfokus pada cara untuk mempertahankan reputasi positif bagi perusahaan secara keseluruhan.
 
Pekerjaan sehari-hari
Ini adalah daftar yang menjadi tugas dan tanggung jawab bidang humas sehari-hari:
- Menulis siaran pers tentang peluncuran produk yang akan datang atau inisiatif perusahaan baru.
- Mengiklankan pengumuman kegiatan perusahaan yang akan datang ke media secara positif.
- Memberikan peluang berbicara untuk para eksekutif di acara-acara perusahaan.
- Membangun hubungan baik dengan media dan orang-orang yang memberikan pengaruh di industri perusahaan.
- Mengelola dan memperbarui pesan perusahaan.
- Membuat topik dan menyampaikan kondisi perusahaan kepada media.  
 
Sedangkan pekerjaan sehari-hari pemasaran adalah:
- Membuat kampanye iklan untuk produk baru.
- Membeli slot iklan untuk kampanye ini pada platform media yang relevan (seperti Radio, TV, atau media online).
- Membuat materi pendukung untuk peluncuran produk, seperti brosur, halaman web, dan FAQ untuk tim penjualan.
- Melakukan riset industri dan klien untuk mengarahkan kampanye pemasaran.
- Membuat draft pemberitahuan mingguan untuk klien.
 
2. Tolak Ukur Kesuksesan
Tolak ukur kesuksesan bidang pemasaran akan terlihat ketika mendekati akhir dari kampanye iklan produk. Berikut adalah beberapa pertanyaan yang akan diajukan untuk menentukan apakah kampanye berhasil:
- Apakah produk yang dipasarkan memenuhi atau melampaui target penjualan?
- Membandingkan berapa banyak biaya yang dihabiskan untuk kampanye pemasaran untuk keuntungan yang dihasilkan dari penjualan produk, apakah perusahaan mendapatkan laba atas investasi dari kampanye tinggi?
- Apakah Anda menghasilkan gebrakan hebat dari pelanggan, pengikut media sosial, orang-orang yang berpengaruh dalam industri, dan masyarakat umum di sekitar produk?
 
Untuk orang-orang yang bekerja dalam bidang hubungan masyarakat, tolak ukur kesuksesan dilihat dari:
- Banyaknya pers yang menyambut publikasi perusahaan secara positif dan publikasi menjadi topik pembicaraan teratas di media. 
- Perdagangan yang relevan dalam suatu produk atau perusahaan secara keseluruhan
- Sambutan pers yang lebih positif  akan pidato oleh salah satu eksekutif perusahaan dalam acara profil perusahaan.
- Penghargaan yang dimenangkan pada ajang pemberian penghargaan.
- Tanggapan hebat dari pengikut media sosial, wartawan, orang-orang yang berpengaruh dalam industri, dan masyarakat umum tentang perusahaan secara keseluruhan.
 
Pada dasarnya, Anda tidak bisa memasarkan sebuah produk tanpa hubungan masyarakat. Begitu pula sebaliknya, Anda tidak dapat menjalin hubungan masyarakat tanpa melakukan sedikit pemasaran. Tujuan akhir yang ingin Anda capai adalah Anda dapat menjual produk dan membuat orang menyukai perusahaan. Kedua hal ini berkaitan satu dengan yang lainnya. Jika produk Anda tidak menarik, perusahaan Anda tidak mungkin dilihat oleh masyarakat umum. Dan jika masyarakat tidak memiliki pandangan baik akan perusahaan Anda, maka mereka pun tidak akan membeli produk Anda. 
 
Demikianlah perbedaan bidang pemasaran dan hubungan masyarakat. Dalam sebuah perusahaan kecil, seringkali tugas pemasaran bertumpang tindih dengan tugas hubungan masyarakat. Namun, apapun yang Anda lakukan, pastikan bahwa Anda selalu memberikan yang terbaik bagi pekerjaan Anda. 
Featured Career Advices
Benarkah Kebahagiaan adalah Mendapatkan Pekerjaan Impian?

Benarkah Kebahagiaan adalah Mendapatkan Pekerjaan Impian?

Strategi Pemasaran E-mail untuk Generasi Milenial

Strategi Pemasaran E-mail untuk Generasi Milenial

5 Strategi Pemasaran melalui E-mail

5 Strategi Pemasaran melalui E-mail

Perencanaan Keuangan yang Salah di Umur 20-an

Perencanaan Keuangan yang Salah di Umur 20-an

Pentingnya Integritas dan Kejujuran Hati di Dunia Kerja

Pentingnya Integritas dan Kejujuran Hati di Dunia Kerja

Asumsi adalah Penyebab Kegagalan Wirausaha

Asumsi adalah Penyebab Kegagalan Wirausaha

Rapat Kerja dengan Keberagaman Suku Bangsa

Rapat Kerja dengan Keberagaman Suku Bangsa

5 Cara Membuat Logo Produk Menjadi Terkenal

5 Cara Membuat Logo Produk Menjadi Terkenal

Cara Mengatasi Stress terhadap Finansial

Cara Mengatasi Stress terhadap Finansial

Pengertian E-learning dan Lanskapnya pada 2019

Pengertian E-learning dan Lanskapnya pada 2019

Pentingkah Memiliki Tujuan Bekerja?

Pentingkah Memiliki Tujuan Bekerja?

Rapat Kerja dengan Komunikasi yang Efektif

Rapat Kerja dengan Komunikasi yang Efektif

5 Cara Pengusaha Sukses Tetap Bahagia

5 Cara Pengusaha Sukses Tetap Bahagia

7 Cara Menjadi Tokoh Terkenal di Dunia Bisnis

7 Cara Menjadi Tokoh Terkenal di Dunia Bisnis

10 Kesalahan Fatal yang Menghancurkan Bisnis Plan

10 Kesalahan Fatal yang Menghancurkan Bisnis Plan

Etika Memuji Rekan Kerja di Lingkungan Kerja

Etika Memuji Rekan Kerja di Lingkungan Kerja

Satu Pertanyaan yang Mengubah Hidup Lebih Baik

Satu Pertanyaan yang Mengubah Hidup Lebih Baik

3 Alasan Cerita Singkat Baik untuk Bisnis

3 Alasan Cerita Singkat Baik untuk Bisnis

Menjual Produk dan Jasa melalui Cerita Singkat

Menjual Produk dan Jasa melalui Cerita Singkat

4 Karakter Kepemimpinan yang Wajib Dimiliki

4 Karakter Kepemimpinan yang Wajib Dimiliki

Peranan E-Learning dalam Pengembangan Karier

Peranan E-Learning dalam Pengembangan Karier

3 Pikiran Negatif yang Menghambat Kebahagiaan dalam Karier

3 Pikiran Negatif yang Menghambat Kebahagiaan dalam Karier

Bagaimana Cara Mengembangkan E-Learning atau Pembelajaran Online?

Bagaimana Cara Mengembangkan E-Learning atau Pembelajaran Online?

4 Karakteristik Manusia yang akan Sukses di Dunia Bisnis dan Kesehatan

4 Karakteristik Manusia yang akan Sukses di Dunia Bisnis dan Kesehatan

6 Cara Menentukan Harga Jual Produk yang Tepat

6 Cara Menentukan Harga Jual Produk yang Tepat

5 Cara Menguji Strategi Bisnis yang Baru di Media Sosial

5 Cara Menguji Strategi Bisnis yang Baru di Media Sosial

10 Cara Mencintai Diri Sendiri untuk Karier Cemerlang

10 Cara Mencintai Diri Sendiri untuk Karier Cemerlang

5 Manfaat Menjaga Kebahagiaan Sejati Karyawan bagi Perusahaan

5 Manfaat Menjaga Kebahagiaan Sejati Karyawan bagi Perusahaan

Bisakah Memasarkan Bisnis Startup Sendirian?

Bisakah Memasarkan Bisnis Startup Sendirian?

11 Cara Memiliki Pola Pikir untuk Berani Memulai Bisnis

11 Cara Memiliki Pola Pikir untuk Berani Memulai Bisnis