Logo STUDILMU Career Advice
STUDILMU Career Advice - Peranan Pola Pikir Growth Mindset bagi Karier dan Kehidupan

Peranan Pola Pikir Growth Mindset bagi Karier dan Kehidupan


STUDILMU Users
by Studilmu Editor
Posted on Jun 17, 2019

Ketika seorang siswa tidak lulus dalam ujian, itu bukan berarti bahwa ia adalah seseorang yang bodoh. Ia hanya belum mengerti materinya dengan baik. Begitupun dengan seorang karyawan, ketika ia belum mampu mencapai kesepakatan, itu bukan berarti bahwa karyawan tersebut akan selalu gagal mencapai kesepakatan lainnya, melainkan hanya belum menguasai keterampilan bernegosiasi. 
 
Kita pernah membahas tentang pola pikir growth mindset dan fixed mindset. Pola pikir inilah yang dapat menjadi pembeda apakah kita akan berhasil mencapai tujuan yang dimiliki atau tidak. Pola pikir juga memiliki pengaruh besar terhadap nilai-nilai yang dimiliki seseorang.
 
Orang-orang dengan pola pikir growth mindset meyakini bahwa kecerdasan, bakat dan kualitas diri lainnya adalah hal yang harus terus dikembangkan dan diasah. Oleh karena itu, rasa ingin selalu belajar dan meningkatkan diri adalah ciri-ciri orang yang memiliki pola pikir growth mindset.
 
Pola pikir growth mindset dan lingkungan kerja.
Pola pikir growth mindset memiliki peranan penting dalam setiap aspek pekerjaan, mulai dari kepemimpinan, manajerial perusahaan, budaya kerja bahkan kinerja setiap orang di dalam perusahaan. Dan pola pikir inilah yang dapat membuat kita menyadari kesalahan yang diperbuat dan tidak akan segan untuk meminta umpan balik dari rekan lain atau atasan. Kita akan mencari strategi terbaik untuk memperbaiki kesalahan tersebut. Selain itu juga, pola pikir growth mindset ini dapat membuat kita tetap menjadi seseorang yang rendah hati. Kita tidak akan pernah merasa menjadi orang yang paling hebat, meremehkan, menghina dan mengancam orang lain. 
 
Sebagai pemimpin, pola pikir growth mindset memampukan kita untuk dapat memotivasi anggota tim, menemukan solusi untuk permasalahan yang dihadapi tim, meningkatkan kemampuan anggota tim dan membantu anggota tim mencapai tujuan yang dimiliki. Dengan pola pikir seperti ini dapat memimpikan seorang pemimpin untuk memberikan pelatihan bagi anggota tim, membuat sebuah pertemuan diskusi yang berlangsung dengan produktif dan menjadikan seorang pemimpin memiliki sikap terbuka terhadap setiap umpan balik yang diberikan oleh anggota tim sehingga dengan senang hati dapat melakukan perubahan yang lebih baik.
 
Pola pikir dan pujian.
Dalam dunia kerja, pujian dan kritik adalah dua hal yang berjalan beriringan. Kita mungkin akan menerima pujian atas setiap keberhasilan yang dibuat. Namun, kita juga tidak pernah luput dari kritikan. Pujian dapat menjadi hal yang berbahaya karena kata-kata yang digunakan dapat membentuk pola pikir si penerima. Nah, pujian seperti apa yang biasanya dapat membentuk pola pikir fixed mindset?
- “Wah, Anda mempelajarinya dengan sangat cepat. Anda adalah orang yang pintar.”
- "Anda adalah orang yang sangat pintar. Anda dapat mendapatkan nilai terbaik tanpa harus mempelajarinya.”
 
Nah, itulah 2 contoh bentuk pujian yang dapat membentuk pola pikir fixed mindset bagi penerima.
 
Lalu, pujian seperti apakah yang dapat membentuk pola pikir growth mindset?
- “Anda telah belajar keras untuk ujian ini dan Anda telah menunjukkan banyak peningkatan. Anda mempelajari materi berulang kali, menggarisbawahi hal-hal penting dan mengujinya serta semuanya itu berhasil.”
- “Saya tahu bahwa Anda selalu menjadi juara kelas. Namun, kali ini Anda tidak berusaha dengan sangat maksimal. Saya akan merasa sangat senang jika Anda dapat melatih diri dan belajar lebih lagi.”
 
Terlihat sangat berbeda, bukan? Jadi, kita juga perlu memikirkan kata-kata dalam pujian dengan baik sebelum menyampaikannya. Ini dikarenakan kata-kata yang dikeluarkan sangat memengaruhi pola pikir penerima.
 
Mengubah pola pikir.
Kita mengetahui bahwa pola pikir growth mindset memiliki peranan penting bagi karier. Lalu, bagaimana kita dapat mengubah pola pikir yang dimiliki? Terutama, jika kita memiliki pola pikir fixed mindset? 
 
Kita dapat mengubah pola pikir fixed mindset menjadi pola pikir growth mindset jika kita benar-benar bertekad dalam melakukannya. Nah, berikut adalah cara sederhana yang dapat dilakukan:
- Akui pola pikir fixed mindset yang dimiliki. Kita tidak perlu merasa malu dengan hal tersebut karena itu adalah hal yang wajar.
- Temukan hal yang memicu kita memiliki pola pikir fixed mindset.
- Namai pemicu-pemicu tersebut.
- Berusaha untuk menghilangkan fixed mindset tersebut ketika muncul dalam pikiran kita. 
 
Pola pikir growth mindset dapat mengubah cara kita memandang diri sendiri. Ini akan membuat perubahan besar dalam hidup, tetapi juga kita harus melakukannya dengan konsisten ya, rekan pembaca. Ya, kita memang harus berusaha sedikit lebih keras untuk dapat mempertahankan pola pikir growth mindset. Jika tidak, pola pikir kita akan kembali menjadi pola pikir fixed mindset. Tentu saja, ini akan menyulitkan bagi kita untuk melakukan perubahan karena pola pikir fixed mindset membuat merasa nyaman dan puas dengan apa yang dimiliki. Pola pikir fixed mindset juga membuat kita malas untuk meningkatkan kualitas diri.
 
Nah, sekarang kita semakin jelas bahwa pola pikir growth mindset memiliki peranan besar bagi pertumbuhan karier dan kehidupan. Kita dapat memiliki pola pikir growth mindset jika fokus terhadap pola pikir tersebut, namun  yang terpenting adalah memiliki konsistensi.
 
Percayalah, saat memiliki pola pikir growth mindset, kita akan selalu membuat segala sesuatunya menjadi lebih baik. Jika masih memiliki pola pikir fixed mindset, cobalah untuk mengubah pola pikir ini sampai kita benar-benar memiliki pola pikir growth mindset. Dengan begitu, kita akan melihat pertumbuhan dan perubahan yang signifikan terjadi dalam kehidupan.
Featured Career Advices
Benarkah Kebahagiaan adalah Mendapatkan Pekerjaan Impian?

Benarkah Kebahagiaan adalah Mendapatkan Pekerjaan Impian?

Strategi Pemasaran E-mail untuk Generasi Milenial

Strategi Pemasaran E-mail untuk Generasi Milenial

5 Strategi Pemasaran melalui E-mail

5 Strategi Pemasaran melalui E-mail

Perencanaan Keuangan yang Salah di Umur 20-an

Perencanaan Keuangan yang Salah di Umur 20-an

Pentingnya Integritas dan Kejujuran Hati di Dunia Kerja

Pentingnya Integritas dan Kejujuran Hati di Dunia Kerja

Asumsi adalah Penyebab Kegagalan Wirausaha

Asumsi adalah Penyebab Kegagalan Wirausaha

Rapat Kerja dengan Keberagaman Suku Bangsa

Rapat Kerja dengan Keberagaman Suku Bangsa

5 Cara Membuat Logo Produk Menjadi Terkenal

5 Cara Membuat Logo Produk Menjadi Terkenal

Cara Mengatasi Stress terhadap Finansial

Cara Mengatasi Stress terhadap Finansial

Pengertian E-learning dan Lanskapnya pada 2019

Pengertian E-learning dan Lanskapnya pada 2019

Pentingkah Memiliki Tujuan Bekerja?

Pentingkah Memiliki Tujuan Bekerja?

Rapat Kerja dengan Komunikasi yang Efektif

Rapat Kerja dengan Komunikasi yang Efektif

5 Cara Pengusaha Sukses Tetap Bahagia

5 Cara Pengusaha Sukses Tetap Bahagia

7 Cara Menjadi Tokoh Terkenal di Dunia Bisnis

7 Cara Menjadi Tokoh Terkenal di Dunia Bisnis

10 Kesalahan Fatal yang Menghancurkan Bisnis Plan

10 Kesalahan Fatal yang Menghancurkan Bisnis Plan

Etika Memuji Rekan Kerja di Lingkungan Kerja

Etika Memuji Rekan Kerja di Lingkungan Kerja

Satu Pertanyaan yang Mengubah Hidup Lebih Baik

Satu Pertanyaan yang Mengubah Hidup Lebih Baik

3 Alasan Cerita Singkat Baik untuk Bisnis

3 Alasan Cerita Singkat Baik untuk Bisnis

Menjual Produk dan Jasa melalui Cerita Singkat

Menjual Produk dan Jasa melalui Cerita Singkat

4 Karakter Kepemimpinan yang Wajib Dimiliki

4 Karakter Kepemimpinan yang Wajib Dimiliki

Peranan E-Learning dalam Pengembangan Karier

Peranan E-Learning dalam Pengembangan Karier

3 Pikiran Negatif yang Menghambat Kebahagiaan dalam Karier

3 Pikiran Negatif yang Menghambat Kebahagiaan dalam Karier

Bagaimana Cara Mengembangkan E-Learning atau Pembelajaran Online?

Bagaimana Cara Mengembangkan E-Learning atau Pembelajaran Online?

4 Karakteristik Manusia yang akan Sukses di Dunia Bisnis dan Kesehatan

4 Karakteristik Manusia yang akan Sukses di Dunia Bisnis dan Kesehatan

6 Cara Menentukan Harga Jual Produk yang Tepat

6 Cara Menentukan Harga Jual Produk yang Tepat

5 Cara Menguji Strategi Bisnis yang Baru di Media Sosial

5 Cara Menguji Strategi Bisnis yang Baru di Media Sosial

10 Cara Mencintai Diri Sendiri untuk Karier Cemerlang

10 Cara Mencintai Diri Sendiri untuk Karier Cemerlang

5 Manfaat Menjaga Kebahagiaan Sejati Karyawan bagi Perusahaan

5 Manfaat Menjaga Kebahagiaan Sejati Karyawan bagi Perusahaan

Bisakah Memasarkan Bisnis Startup Sendirian?

Bisakah Memasarkan Bisnis Startup Sendirian?

11 Cara Memiliki Pola Pikir untuk Berani Memulai Bisnis

11 Cara Memiliki Pola Pikir untuk Berani Memulai Bisnis