Logo STUDILMU Career Advice
STUDILMU Career Advice - Pengertian Produktivitas

Pengertian Produktivitas


STUDILMU Users
by Studilmu Editor

 
Halo pembaca setia Career Advice. Bagaimana Akhir pekan Anda? Semoga Anda tetap dalam keadaan yang prima. Dalam artikel kali ini, kita akan kembali membahas tentang produktivitas. Apakah rekan-rekan Career Advice pernah mendengar kata produktif atau produktivitas sebelumnya? Produktivitas adalah cara untuk mengukur efisiensi. Dalam konteks ekonomi, arti kata produktivitas adalah cara mengukur hasil yang berasal dari usaha yang dilakukan. Contoh yang bagus dapat diambil dari bidang pertanian: Satu hektar tanah menghasilkan 10 semangka. Apakah itu produktif?  Itu tidak terlalu produktif. Namun, bagaimana jika satu hektar tanah menghasilkan 2.000 semangka? Itu merupakan pengembalian yang jauh lebih baik pada penanaman semangka. Dan inilah gambaran yang tepat tentang produktivitas. 
 
Namun, cara menghitung produktivitas menjadi lebih membingungkan ketika dikaitkan dengan kehidupan kita sehari-hari. Jadi, bagaimana cara kita menjabarkan pengertian produktivitas ini? Salah seorang penulis mendefinisikan produktivitas sebagai "membuat pilihan tertentu dengan cara tertentu" yang menggerakkan kita dari "sekadar sibuk" menjadi "benar-benar produktif". Pendekatan produktivitas ini berfokus pada cara orang dapat mensistematisasikan dan mengelola hidup mereka dengan lebih baik sehingga mereka memiliki lebih banyak waktu untuk melakukan yang mereka inginkan.
 
Apa arti produktivitas untuk Anda?
Jadi, apa itu produktivitas? Produktivitas adalah mendapatkan hasil yang Anda inginkan dengan sedikit waktu dan usaha. Saat Anda mencoba memahami cara menjadi produktif, yang sebenarnya Anda cari adalah cara untuk mencapai tujuan Anda sambil memiliki waktu untuk hal-hal yang penting. Contoh nyata adalah, kita semua memiliki 24 jam sehari; produktivitas adalah mampu memaksimalkan waktu tersebut. Dengan kata lain, bekerja lebih cerdas, bukan lebih keras. 
 
Intinya, arti produktivitas adalah bagaimana seseorang bisa menghasilkan lebih banyak output dengan waktu yang sedikit atau terbatas. Semakin banyak output yang dihasilkan, maka tingkat produktivitas kita akan semakin tinggi. 
 
Bagaimana cara meningkatkan produktivitas?
Kita semua ingin sukses dengan sedikit usaha. Tetapi bagaimana Anda bisa menghitung produktivitas, apalagi meningkatkannya? Langkah pertama yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produktivitas Anda adalah temukan beberapa model tentang arti produktivitas dan arti produktivitas itu sendiri bagi Anda secara pribadi. 
 
Manakah yang terdengar lebih baik bagi Anda: mengikuti rekan kerja yang selalu tenggelam dalam daftar tugas, terus-menerus mengulur tenggat waktu dan tampaknya berada pada titik kehancuran, atau mencari rekan kerja yang memiliki visi yang jelas untuk hari mereka, menentukan batas waktu mereka dan bahkan menyelesaikan proyek lebih awal untuk mendapatkan saran? Dengan menemukan orang-orang yang mewujudkan jenis produktivitas yang selaras dengan Anda, Anda dapat mulai memvisualisasikan arti peningkatan produktivitas bagi hidup Anda, baik di tempat kerja maupun di rumah.
 
Misalnya, rekan pembaca menemukan arti produktivitas dari salah satu pebisnis terkenal yang menjadi idola Anda. Pebisnis tersebut mengatakan “Produktivitas adalah memanfaatkan 1 waktu untuk mendapatkan 100 hasil”. Berdasarkan pengertian produktivitas yang disampaikan oleh pebisnis terkenal tersebut, maka contoh produktivitas yang diharapkan adalah menghasilkan 100 output dari 1 waktu yang diberikan.

Dengar, semua saran produktivitas di dunia tidak akan benar-benar mengubah apa yang Anda lakukan dalam kehidupan sehari-hari kecuali Anda berkomitmen untuk tujuan Anda. Hal yang sama berlaku untuk "alat produktivitas" seperti aplikasi, daftar yang harus dilakukan dan perencanaan yang membuat Anda hanya mengulangi mencari tahu hal yang ingin Anda lakukan, bukan apa yang sebenarnya Anda lakukan.
 
Lalu, apa alat produktivitas paling efektif? Ubahlah daftar "yang sebaiknya dikerjakan" Anda menjadi "yang wajib dikerjakan." Daftar tugas yang Anda buat mungkin dapat menjamin bahwa Anda menyelesaikan tugas, tetapi mereka tidak memastikan bahwa Anda bergerak lebih dekat ke tujuan akhir Anda. Berikut adalah hal-hal yang dapat Anda lakukan agar Anda dapat menjadi lebih produktif sehingga mencapai tujuan. 
 
Mengelompokkan tugas: Pengalihan tugas adalah salah satu hal terbesar yang menyebalkan. Cobalah kelompokkan tugas-tugas menjadi beberapa blok waktu, lalu fokus pada hal-hal spesifik itu. Ini adalah salah satu cara termudah untuk meningkatkan produktivitas. Tidak hanya mengurangi waktu yang terbuang karena pengalihan tugas, tetapi juga membuat prioritas Anda lebih jelas baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.
 
Bersikap sistematis: Siapkan waktu yang ditentukan untuk membahas hal yang perlu dilakukan setiap hari. Rencana yang lebih jelas meningkatkan kemungkinan untuk mencapai tujuan Anda. Buat jadwal untuk hari Anda dan patuhi itu!
 
Jadikan kebiasaan: Sesuatu yang menjadi kebiasaan dapat meningkatkan produktivitas. Seringkali kita berpikir bahwa produktivitas membutuhkan perbaikan secara menyeluruh tentang cara kita menjalani kehidupan. Cobalah untuk membuat beberapa perubahan kecil, beberapa perubahan kecil akan sangat meningkatkan produktivitas. Contohnya, tidak menjawab email kecuali pada waktu yang ditentukan atau pergi ke gym setiap hari.
 
RPM: RPM adalah rencana aksi yang berorientasi pada hasil dan digerakkan oleh tujuan. Apa yang Anda butuhkan untuk menciptakan kehidupan yang memuaskan, kehidupan di mana Anda dapat tumbuh dan berkontribusi? RPM adalah sistem pemikiran yang memungkinkan Anda untuk mengungkap apa yang Anda inginkan dan kemudian menuai hasilnya. Dengan mencari tahu motivasi Anda, Anda akan berada dalam posisi yang lebih baik untuk menemukan waktu yang Anda butuhkan untuk mencurahkan waktu untuk bekerja.
 
Bantuan dari luar: Atlet terbaik memiliki pelatih, investor terbaik memiliki penasihat. Hal yang sama berlaku untuk produktivitas. Mendapatkan pelatih dapat menjadi cara yang bagus untuk mulai memikirkan bagaimana menjadi lebih produktif dan mengapa Anda menginginkannya. Terkadang perspektif luar itu bisa memberi Anda wawasan, jika tidak, butuh waktu berminggu-minggu atau berbulan-bulan untuk mendapatkannya sendiri.
 
Sekali lagi, kami tidak dapat memberitahu Anda seperti apa produktivitas yang tepat dalam hidup Anda. Tetapi ingatlah, produktivitas adalah tentang menciptakan kebiasaan dan memenuhinya. Bukan mengejar daftar tugas yang tak ada habisnya. Saat Anda berupaya menjadi lebih produktif, pikirkan faktor yang mendorong Anda untuk melakukannya. Tentu, Anda mungkin ingin menghasilkan lebih banyak uang di pekerjaan Anda atau dapat berlibur lebih banyak, tetapi mengapa? Apa motivasi yang mendorong tindakan Anda? Apakah Anda ingin menjadi versi terbaik dari diri Anda sebaik mungkin? Apakah Anda ingin merawat keluarga, komunitas, atau lingkungan Anda dengan lebih baik? Mempertahankan tujuan utama Anda dalam pikiran akan membantu memotivasi Anda, bahkan ketika Anda mengalami kesulitan. Menjadi lebih produktif membantu Anda mengurangi waktu yang terbuang, dan memungkinkan Anda kembali fokus pada hal yang benar-benar Anda pedulikan.
 
Semoga artikel ini berguna bagi kita semua, selamat menjadi produktif pembaca Career Advice. 
 
Jika ingin menyelenggarakan training Produktivitas, silakan menghubungi kami di:
021 29578599 (Hunting)
021 29578602 (Hunting)
0821 1199 7750 (Mobile)
0813 8337 7577 (Mobile)
info@studilmu.com
Featured Career Advice
6 Gaya Kepemimpinan dalam Menjadi Manajer yang Efektif

Leadership

6 Gaya Kepemimpinan dalam Menjadi Manajer yang Efektif

Mengapa Anak-Anak Harus Diajarkan Pola Pikir Kewirausahaan?

Entrepreneurship

Mengapa Anak-Anak Harus Diajarkan Pola Pikir Kewirausahaan?

4 Cara Membangun Merek yang Menarik Perhatian Gen Z dan Milenial

Marketing & Sales

4 Cara Membangun Merek yang Menarik Perhatian Gen Z dan Milenial

Bagaimana Rasa Syukur dapat Memperbaiki Kondisi Finansial Anda?

Self Improvement

Bagaimana Rasa Syukur dapat Memperbaiki Kondisi Finansial Anda?

10 Cara Sederhana untuk Mencintai Pekerjaan yang Kita Miliki

Self Improvement

10 Cara Sederhana untuk Mencintai Pekerjaan yang Kita Miliki

7 Cara untuk Meningkatkan Motivasi Karyawan

Motivation

7 Cara untuk Meningkatkan Motivasi Karyawan

Bagaimana Cara Tetap Merasa Bahagia Walau Tanpa Uang Banyak?

Happiness

Bagaimana Cara Tetap Merasa Bahagia Walau Tanpa Uang Banyak?

5 Ide Bisnis Rumahan yang Cocok untuk Pensiunan

Entrepreneurship

5 Ide Bisnis Rumahan yang Cocok untuk Pensiunan

4 Cara Bertanggung Jawab terhadap Hidup yang Kita Miliki

Self Improvement

4 Cara Bertanggung Jawab terhadap Hidup yang Kita Miliki

Pengertian Creative Thinking dan Contoh Keterampilannya

Innovation

Pengertian Creative Thinking dan Contoh Keterampilannya

5 Tanda Bisnis Anda Memerlukan Staf Human Resource

Leadership

5 Tanda Bisnis Anda Memerlukan Staf Human Resource

5 Cara Merangkul Konsumen Generasi Millennial melalui Instagram

Generation Millennials & Z

5 Cara Merangkul Konsumen Generasi Millennial melalui Instagram

13 Tips Ampuh untuk Merekrut Karyawan yang Berkualitas Tinggi

Resume & Interviewing

13 Tips Ampuh untuk Merekrut Karyawan yang Berkualitas Tinggi

4 Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Menjadi Penulis Freelance

Self Improvement

4 Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Menjadi Penulis Freelance

4 Pertanyaan Penting dalam Memilih Ide Bisnis yang Tepat

Entrepreneurship

4 Pertanyaan Penting dalam Memilih Ide Bisnis yang Tepat

4 Tren Teratas Bidang Human Resource di Tahun 2020

Leadership

4 Tren Teratas Bidang Human Resource di Tahun 2020

3 Cara Memastikan Ide Bisnis Rumahan Kita adalah yang Terbaik

Entrepreneurship

3 Cara Memastikan Ide Bisnis Rumahan Kita adalah yang Terbaik

5 Alasan Pentingnya Rencana Bisnis Ketika Memulai Usaha

Entrepreneurship

5 Alasan Pentingnya Rencana Bisnis Ketika Memulai Usaha

8 Tips untuk Menyewa Kantor Anda Pertama Kalinya

Productivity

8 Tips untuk Menyewa Kantor Anda Pertama Kalinya

3 Hal yang Diperlukan untuk Customer Service yang Berkelanjutan

Customer Service

3 Hal yang Diperlukan untuk Customer Service yang Berkelanjutan

4 Cara Meningkatkan Creative Thinking untuk Meraih Kesuksesan

Innovation

4 Cara Meningkatkan Creative Thinking untuk Meraih Kesuksesan

8 Kecerdasan Emosional yang Membantu Kita Melupakan Masa Lalu

Emotional Intelligence

8 Kecerdasan Emosional yang Membantu Kita Melupakan Masa Lalu

7 Cara Membuat Presentasi Penjualan yang Hebat

Marketing & Sales

7 Cara Membuat Presentasi Penjualan yang Hebat

3 Cara Meraih Kebahagiaan dengan Menerima Diri Sendiri Apa Adanya

Happiness

3 Cara Meraih Kebahagiaan dengan Menerima Diri Sendiri Apa Adanya

7 Cara Menjadi Lebih Percaya Diri Ketika Bertemu Klien

Self Improvement

7 Cara Menjadi Lebih Percaya Diri Ketika Bertemu Klien

12 Pengembangan Diri Menjadi Pemimpin dan Individu yang Lebih Baik

Self Improvement

12 Pengembangan Diri Menjadi Pemimpin dan Individu yang Lebih Baik

15 Cara yang Perlu Dikuasai untuk Membangun Kredibilitas di Kantor

Self Improvement

15 Cara yang Perlu Dikuasai untuk Membangun Kredibilitas di Kantor

10 Kebiasaan yang Membantu Staf Human Resource Menjadi Sukses

Self Improvement

10 Kebiasaan yang Membantu Staf Human Resource Menjadi Sukses

10 Kebiasaan Milenial yang Berbeda dengan Baby Boomers

Generation Millennials & Z

10 Kebiasaan Milenial yang Berbeda dengan Baby Boomers

4 Pertanyaan yang Meyakinkan Pentingnya Inovasi bagi Bisnis Anda

Innovation

4 Pertanyaan yang Meyakinkan Pentingnya Inovasi bagi Bisnis Anda