Logo STUDILMU Career Advice
STUDILMU Career Advice - Pengertian Produktivitas

Pengertian Produktivitas


STUDILMU Users
by Studilmu Editor
Posted on Feb 04, 2019

 
Halo pembaca setia Career Advice. Bagaimana Akhir pekan Anda? Semoga Anda tetap dalam keadaan yang prima. Dalam artikel kali ini, kita akan kembali membahas tentang produktivitas. Apakah rekan-rekan Career Advice pernah mendengar kata produktif atau produktivitas sebelumnya? Produktivitas adalah cara untuk mengukur efisiensi. Dalam konteks ekonomi, arti kata produktivitas adalah cara mengukur hasil yang berasal dari usaha yang dilakukan. Contoh yang bagus dapat diambil dari bidang pertanian: Satu hektar tanah menghasilkan 10 semangka. Apakah itu produktif?  Itu tidak terlalu produktif. Namun, bagaimana jika satu hektar tanah menghasilkan 2.000 semangka? Itu merupakan pengembalian yang jauh lebih baik pada penanaman semangka. Dan inilah gambaran yang tepat tentang produktivitas. 
 
Namun, cara menghitung produktivitas menjadi lebih membingungkan ketika dikaitkan dengan kehidupan kita sehari-hari. Jadi, bagaimana cara kita menjabarkan pengertian produktivitas ini? Salah seorang penulis mendefinisikan produktivitas sebagai "membuat pilihan tertentu dengan cara tertentu" yang menggerakkan kita dari "sekadar sibuk" menjadi "benar-benar produktif". Pendekatan produktivitas ini berfokus pada cara orang dapat mensistematisasikan dan mengelola hidup mereka dengan lebih baik sehingga mereka memiliki lebih banyak waktu untuk melakukan yang mereka inginkan.
 
Apa arti produktivitas untuk Anda?
Jadi, apa itu produktivitas? Produktivitas adalah mendapatkan hasil yang Anda inginkan dengan sedikit waktu dan usaha. Saat Anda mencoba memahami cara menjadi produktif, yang sebenarnya Anda cari adalah cara untuk mencapai tujuan Anda sambil memiliki waktu untuk hal-hal yang penting. Contoh nyata adalah, kita semua memiliki 24 jam sehari; produktivitas adalah mampu memaksimalkan waktu tersebut. Dengan kata lain, bekerja lebih cerdas, bukan lebih keras. 
 
Intinya, arti produktivitas adalah bagaimana seseorang bisa menghasilkan lebih banyak output dengan waktu yang sedikit atau terbatas. Semakin banyak output yang dihasilkan, maka tingkat produktivitas kita akan semakin tinggi. 
 
Bagaimana cara meningkatkan produktivitas?
Kita semua ingin sukses dengan sedikit usaha. Tetapi bagaimana Anda bisa menghitung produktivitas, apalagi meningkatkannya? Langkah pertama yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produktivitas Anda adalah temukan beberapa model tentang arti produktivitas dan arti produktivitas itu sendiri bagi Anda secara pribadi. 
 
Manakah yang terdengar lebih baik bagi Anda: mengikuti rekan kerja yang selalu tenggelam dalam daftar tugas, terus-menerus mengulur tenggat waktu dan tampaknya berada pada titik kehancuran, atau mencari rekan kerja yang memiliki visi yang jelas untuk hari mereka, menentukan batas waktu mereka dan bahkan menyelesaikan proyek lebih awal untuk mendapatkan saran? Dengan menemukan orang-orang yang mewujudkan jenis produktivitas yang selaras dengan Anda, Anda dapat mulai memvisualisasikan arti peningkatan produktivitas bagi hidup Anda, baik di tempat kerja maupun di rumah.
 
Misalnya, rekan pembaca menemukan arti produktivitas dari salah satu pebisnis terkenal yang menjadi idola Anda. Pebisnis tersebut mengatakan “Produktivitas adalah memanfaatkan 1 waktu untuk mendapatkan 100 hasil”. Berdasarkan pengertian produktivitas yang disampaikan oleh pebisnis terkenal tersebut, maka contoh produktivitas yang diharapkan adalah menghasilkan 100 output dari 1 waktu yang diberikan.

Dengar, semua saran produktivitas di dunia tidak akan benar-benar mengubah apa yang Anda lakukan dalam kehidupan sehari-hari kecuali Anda berkomitmen untuk tujuan Anda. Hal yang sama berlaku untuk "alat produktivitas" seperti aplikasi, daftar yang harus dilakukan dan perencanaan yang membuat Anda hanya mengulangi mencari tahu hal yang ingin Anda lakukan, bukan apa yang sebenarnya Anda lakukan.
 
Lalu, apa alat produktivitas paling efektif? Ubahlah daftar "yang sebaiknya dikerjakan" Anda menjadi "yang wajib dikerjakan." Daftar tugas yang Anda buat mungkin dapat menjamin bahwa Anda menyelesaikan tugas, tetapi mereka tidak memastikan bahwa Anda bergerak lebih dekat ke tujuan akhir Anda. Berikut adalah hal-hal yang dapat Anda lakukan agar Anda dapat menjadi lebih produktif sehingga mencapai tujuan. 
 
Mengelompokkan tugas: Pengalihan tugas adalah salah satu hal terbesar yang menyebalkan. Cobalah kelompokkan tugas-tugas menjadi beberapa blok waktu, lalu fokus pada hal-hal spesifik itu. Ini adalah salah satu cara termudah untuk meningkatkan produktivitas. Tidak hanya mengurangi waktu yang terbuang karena pengalihan tugas, tetapi juga membuat prioritas Anda lebih jelas baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.
 
Bersikap sistematis: Siapkan waktu yang ditentukan untuk membahas hal yang perlu dilakukan setiap hari. Rencana yang lebih jelas meningkatkan kemungkinan untuk mencapai tujuan Anda. Buat jadwal untuk hari Anda dan patuhi itu!
 
Jadikan kebiasaan: Sesuatu yang menjadi kebiasaan dapat meningkatkan produktivitas. Seringkali kita berpikir bahwa produktivitas membutuhkan perbaikan secara menyeluruh tentang cara kita menjalani kehidupan. Cobalah untuk membuat beberapa perubahan kecil, beberapa perubahan kecil akan sangat meningkatkan produktivitas. Contohnya, tidak menjawab email kecuali pada waktu yang ditentukan atau pergi ke gym setiap hari.
 
RPM: RPM adalah rencana aksi yang berorientasi pada hasil dan digerakkan oleh tujuan. Apa yang Anda butuhkan untuk menciptakan kehidupan yang memuaskan, kehidupan di mana Anda dapat tumbuh dan berkontribusi? RPM adalah sistem pemikiran yang memungkinkan Anda untuk mengungkap apa yang Anda inginkan dan kemudian menuai hasilnya. Dengan mencari tahu motivasi Anda, Anda akan berada dalam posisi yang lebih baik untuk menemukan waktu yang Anda butuhkan untuk mencurahkan waktu untuk bekerja.
 
Bantuan dari luar: Atlet terbaik memiliki pelatih, investor terbaik memiliki penasihat. Hal yang sama berlaku untuk produktivitas. Mendapatkan pelatih dapat menjadi cara yang bagus untuk mulai memikirkan bagaimana menjadi lebih produktif dan mengapa Anda menginginkannya. Terkadang perspektif luar itu bisa memberi Anda wawasan, jika tidak, butuh waktu berminggu-minggu atau berbulan-bulan untuk mendapatkannya sendiri.
 
Sekali lagi, kami tidak dapat memberitahu Anda seperti apa produktivitas yang tepat dalam hidup Anda. Tetapi ingatlah, produktivitas adalah tentang menciptakan kebiasaan dan memenuhinya. Bukan mengejar daftar tugas yang tak ada habisnya. Saat Anda berupaya menjadi lebih produktif, pikirkan faktor yang mendorong Anda untuk melakukannya. Tentu, Anda mungkin ingin menghasilkan lebih banyak uang di pekerjaan Anda atau dapat berlibur lebih banyak, tetapi mengapa? Apa motivasi yang mendorong tindakan Anda? Apakah Anda ingin menjadi versi terbaik dari diri Anda sebaik mungkin? Apakah Anda ingin merawat keluarga, komunitas, atau lingkungan Anda dengan lebih baik? Mempertahankan tujuan utama Anda dalam pikiran akan membantu memotivasi Anda, bahkan ketika Anda mengalami kesulitan. Menjadi lebih produktif membantu Anda mengurangi waktu yang terbuang, dan memungkinkan Anda kembali fokus pada hal yang benar-benar Anda pedulikan.
 
Semoga artikel ini berguna bagi kita semua, selamat menjadi produktif pembaca Career Advice. 
 
Jika ingin menyelenggarakan training Produktivitas, silakan menghubungi kami di:
021 29578599 (Hunting)
021 29578602 (Hunting)
0821 1199 7750 (Mobile)
0813 8337 7577 (Mobile)
info@studilmu.com
Featured Career Advices
5 Mindset untuk Menjadi Pengusaha Kaya

5 Mindset untuk Menjadi Pengusaha Kaya

4 Kesalahan Branding Produk dari Bisnis Startup

4 Kesalahan Branding Produk dari Bisnis Startup

5 Alasan Musuh Terbesar adalah Diri Sendiri

5 Alasan Musuh Terbesar adalah Diri Sendiri

Benarkah Kebahagiaan adalah Mendapatkan Pekerjaan Impian?

Benarkah Kebahagiaan adalah Mendapatkan Pekerjaan Impian?

Strategi Pemasaran E-mail untuk Generasi Milenial

Strategi Pemasaran E-mail untuk Generasi Milenial

5 Strategi Pemasaran melalui E-mail

5 Strategi Pemasaran melalui E-mail

Perencanaan Keuangan yang Salah di Umur 20-an

Perencanaan Keuangan yang Salah di Umur 20-an

Pentingnya Integritas dan Kejujuran Hati di Dunia Kerja

Pentingnya Integritas dan Kejujuran Hati di Dunia Kerja

Asumsi adalah Penyebab Kegagalan Wirausaha

Asumsi adalah Penyebab Kegagalan Wirausaha

Rapat Kerja dengan Keberagaman Suku Bangsa

Rapat Kerja dengan Keberagaman Suku Bangsa

5 Cara Membuat Logo Produk Menjadi Terkenal

5 Cara Membuat Logo Produk Menjadi Terkenal

Cara Mengatasi Stress terhadap Finansial

Cara Mengatasi Stress terhadap Finansial

Pengertian E-learning dan Lanskapnya pada 2019

Pengertian E-learning dan Lanskapnya pada 2019

Pentingkah Memiliki Tujuan Bekerja?

Pentingkah Memiliki Tujuan Bekerja?

Rapat Kerja dengan Komunikasi yang Efektif

Rapat Kerja dengan Komunikasi yang Efektif

5 Cara Pengusaha Sukses Tetap Bahagia

5 Cara Pengusaha Sukses Tetap Bahagia

7 Cara Menjadi Tokoh Terkenal di Dunia Bisnis

7 Cara Menjadi Tokoh Terkenal di Dunia Bisnis

10 Kesalahan Fatal yang Menghancurkan Bisnis Plan

10 Kesalahan Fatal yang Menghancurkan Bisnis Plan

Etika Memuji Rekan Kerja di Lingkungan Kerja

Etika Memuji Rekan Kerja di Lingkungan Kerja

Satu Pertanyaan yang Mengubah Hidup Lebih Baik

Satu Pertanyaan yang Mengubah Hidup Lebih Baik

3 Alasan Cerita Singkat Baik untuk Bisnis

3 Alasan Cerita Singkat Baik untuk Bisnis

Menjual Produk dan Jasa melalui Cerita Singkat

Menjual Produk dan Jasa melalui Cerita Singkat

4 Karakter Kepemimpinan yang Wajib Dimiliki

4 Karakter Kepemimpinan yang Wajib Dimiliki

Peranan E-Learning dalam Pengembangan Karier

Peranan E-Learning dalam Pengembangan Karier

3 Pikiran Negatif yang Menghambat Kebahagiaan dalam Karier

3 Pikiran Negatif yang Menghambat Kebahagiaan dalam Karier

Bagaimana Cara Mengembangkan E-Learning atau Pembelajaran Online?

Bagaimana Cara Mengembangkan E-Learning atau Pembelajaran Online?

4 Karakteristik Manusia yang akan Sukses di Dunia Bisnis dan Kesehatan

4 Karakteristik Manusia yang akan Sukses di Dunia Bisnis dan Kesehatan

6 Cara Menentukan Harga Jual Produk yang Tepat

6 Cara Menentukan Harga Jual Produk yang Tepat

5 Cara Menguji Strategi Bisnis yang Baru di Media Sosial

5 Cara Menguji Strategi Bisnis yang Baru di Media Sosial

10 Cara Mencintai Diri Sendiri untuk Karier Cemerlang

10 Cara Mencintai Diri Sendiri untuk Karier Cemerlang