Logo STUDILMU Career Advice
STUDILMU Career Advice - Menjadi Diri Sendiri Dapat Menyehatkan

Menjadi Diri Sendiri Dapat Menyehatkan


STUDILMU Users
by Studilmu Editor
Posted on Jan 29, 2019

 
Jika Anda adalah seorang seniman atau penari, mungkin sangat mudah bagi Anda untuk menjadi diri Anda sendiri namun, jika Anda adalah seorang pekerja yang selalu kerja di kantor, Anda mungkin sedang menutupi diri Anda yang sebenarnya. 
 
Faktanya, penelitian yang dilakukan oleh Deloitte menemukan bahwa hampir 75% para karyawan menutupi identitas mereka di kantor agar mereka cocok bekerja dalam lingkungan tersebut. 
 
Jadi memalsukan identitas di lingkungan kerja, memang terdengar sebagai hal yang biasa. Klien dan rekan kerja Anda akan mengharapkan Anda untuk menjadi orang yang mudah bergaul, teliti, dan kolaboratif. Meskipun memalsukan identitas ini adalah hal yang umum. Namun, bukan berarti hal ini tidak berbahaya. 

Memalsukan Diri Anda, Secara Fisik Adalah Berbahaya
Penelitian yang dilakukan oleh Dani dari Universitas Sumatra Utara menunjukkan bahwa memalsukan diri adalah hal yang buruk untuk kesehatan fisik. Setelah menganalisis kepribadian, tingkat kepuasan, dan kinerja dari 300 karyawan firma di pemasaran Medan, para peneliti menemukan bukti “bahwa penekanan perilaku alami seseorang terkait dengan kesehatan yang lebih buruk, khususnya, penurunan fungsi sistem kekebalan. Jantung kita akan mulai berdebar dan otot-otot akan merasa tegang, baik indikator gairah otonom, manifestasi fisiologis stres atau kecemasan,” ucap Dani.

Ekstrovert Sebenarnya Adalah Hal yang Buruk
Apa hasil penelitian menarik lainnya yang diungkapkan oleh penelitian tersebut? menurut penelitian ini, ekstrovert adalah yang paling dirugikan ketika mereka dipaksa untuk menutupi keramahan sosial mereka di tempat kerja. Sederhananya, duduk diam di meja dan tidak berkomunikasi tampaknya sedikit menyiksa mereka yang berkepribadian ekstrovert.
 
Ekstrovert menderita ketika mereka berpura-pura menjadi introvert di tempat kerja, dan ini jauh menyiksa dari introvert yang berpura-pura menjadi ekstrovert. Ketika orang yang berbicara dan bergaul secara alami harus diam dan menyendiri untuk jangka waktu yang lama di meja kerja mereka, mereka mempunyai kepuasan kerja yang lebih sedikit dan lebih banyak stres daripada ekstrovert yang pekerjaannya memungkinkan mereka untuk bertindak seperti diri mereka sendiri. Dani juga menambahkan bahwa hal ini sangat menyiksa terutama bagi karyawan yang lebih muda di sebuah organisasi.
 
Dan jika saya harus memalsukannya...
Para ilmuwan memang menawarkan saran yang masuk akal jika kita berada di antara kelompok ini. “Pastikan kita menyisihkan setidaknya beberapa waktu di hari-hari kerja  untuk melepas topeng kepalsuan tersebut, yang berarti waktu untuk kembali ke jati diri sendiri yang sebenarnya" kata Dani. Tanpa adanya waktu pemulihan, kita akan mengalami risiko yang tinggi, yang mungkin dengan cara yang tidak kita harapkan. 
Featured Career Advices
Benarkah Kebahagiaan adalah Mendapatkan Pekerjaan Impian?

Benarkah Kebahagiaan adalah Mendapatkan Pekerjaan Impian?

Strategi Pemasaran E-mail untuk Generasi Milenial

Strategi Pemasaran E-mail untuk Generasi Milenial

5 Strategi Pemasaran melalui E-mail

5 Strategi Pemasaran melalui E-mail

Perencanaan Keuangan yang Salah di Umur 20-an

Perencanaan Keuangan yang Salah di Umur 20-an

Pentingnya Integritas dan Kejujuran Hati di Dunia Kerja

Pentingnya Integritas dan Kejujuran Hati di Dunia Kerja

Asumsi adalah Penyebab Kegagalan Wirausaha

Asumsi adalah Penyebab Kegagalan Wirausaha

Rapat Kerja dengan Keberagaman Suku Bangsa

Rapat Kerja dengan Keberagaman Suku Bangsa

5 Cara Membuat Logo Produk Menjadi Terkenal

5 Cara Membuat Logo Produk Menjadi Terkenal

Cara Mengatasi Stress terhadap Finansial

Cara Mengatasi Stress terhadap Finansial

Pengertian E-learning dan Lanskapnya pada 2019

Pengertian E-learning dan Lanskapnya pada 2019

Pentingkah Memiliki Tujuan Bekerja?

Pentingkah Memiliki Tujuan Bekerja?

Rapat Kerja dengan Komunikasi yang Efektif

Rapat Kerja dengan Komunikasi yang Efektif

5 Cara Pengusaha Sukses Tetap Bahagia

5 Cara Pengusaha Sukses Tetap Bahagia

7 Cara Menjadi Tokoh Terkenal di Dunia Bisnis

7 Cara Menjadi Tokoh Terkenal di Dunia Bisnis

10 Kesalahan Fatal yang Menghancurkan Bisnis Plan

10 Kesalahan Fatal yang Menghancurkan Bisnis Plan

Etika Memuji Rekan Kerja di Lingkungan Kerja

Etika Memuji Rekan Kerja di Lingkungan Kerja

Satu Pertanyaan yang Mengubah Hidup Lebih Baik

Satu Pertanyaan yang Mengubah Hidup Lebih Baik

3 Alasan Cerita Singkat Baik untuk Bisnis

3 Alasan Cerita Singkat Baik untuk Bisnis

Menjual Produk dan Jasa melalui Cerita Singkat

Menjual Produk dan Jasa melalui Cerita Singkat

4 Karakter Kepemimpinan yang Wajib Dimiliki

4 Karakter Kepemimpinan yang Wajib Dimiliki

Peranan E-Learning dalam Pengembangan Karier

Peranan E-Learning dalam Pengembangan Karier

3 Pikiran Negatif yang Menghambat Kebahagiaan dalam Karier

3 Pikiran Negatif yang Menghambat Kebahagiaan dalam Karier

Bagaimana Cara Mengembangkan E-Learning atau Pembelajaran Online?

Bagaimana Cara Mengembangkan E-Learning atau Pembelajaran Online?

4 Karakteristik Manusia yang akan Sukses di Dunia Bisnis dan Kesehatan

4 Karakteristik Manusia yang akan Sukses di Dunia Bisnis dan Kesehatan

6 Cara Menentukan Harga Jual Produk yang Tepat

6 Cara Menentukan Harga Jual Produk yang Tepat

5 Cara Menguji Strategi Bisnis yang Baru di Media Sosial

5 Cara Menguji Strategi Bisnis yang Baru di Media Sosial

10 Cara Mencintai Diri Sendiri untuk Karier Cemerlang

10 Cara Mencintai Diri Sendiri untuk Karier Cemerlang

5 Manfaat Menjaga Kebahagiaan Sejati Karyawan bagi Perusahaan

5 Manfaat Menjaga Kebahagiaan Sejati Karyawan bagi Perusahaan

Bisakah Memasarkan Bisnis Startup Sendirian?

Bisakah Memasarkan Bisnis Startup Sendirian?

11 Cara Memiliki Pola Pikir untuk Berani Memulai Bisnis

11 Cara Memiliki Pola Pikir untuk Berani Memulai Bisnis