STUDILMU Career Advice - Meningkatkan Kinerja Kepemimpinan Anda

Meningkatkan Kinerja Kepemimpinan Anda


by Berny Gomulya
Posted on Oct 30, 2018

William Henry Gates III atau lebih terkenal dengan  sebutan Bill Gates, lahir di Seatle, Washington pada tanggal 28 Oktober 1955.  Ayah Bill, Bill Gates Jr., bekerja di sebuah firma hukum sebagai seorang  pengacara dan ibunya Mary, adalah seorang mantan guru. Bill adalah anak kedua  dari tiga bersaudara. Sejak kecil Bill mempunyai hobi hiking, bahkan hingga  kini pun kegiatan ini masih sering dilakukannya bila ia sedang  “berpikir.”
 
Bill kecil mampu dengan mudah melewati masa sekolah dasar  dengan nilai sangat memuaskan, terutama dalam pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan Matematika. Mengetahui hal ini, orang tua Bill, kemudian menyekolahkannya di sebuah sekolah  swasta yang terkenal dengan pembinaan akademik yang baik, bernama Lakeside.  Pada saat itu, Lakeside baru saja membeli sebuah komputer, dan dalam waktu  seminggu, Bill Gates, Paul Allen dan beberapa siswa lainnya (sebagian besar  nantinya menjadi programmer pertama microsoft) sudah menghabiskan semua jam  pelajaran komputer untuk satu tahun.
 
Kemampuan komputer Bill Gates sudah diakui sejak dia  masih bersekolah di Lakeside. Dimulai dengan meng-hack komputer sekolah,  mengubah jadwal, dan penempatan siswa. Tahun 1968, Bill Gates, Paul Allen, dan  dua hackers lainnya disewa oleh Computer Center Corp. untuk menjadi tester  sistem keamanan perusahaan tersebut. Sebagai balasan, mereka diberikan kebebasan  untuk menggunakan komputer perusahaan. Menurut Bill saat itulah mereka  benar-benar dapat memasuki komputer. Dan di sinilah mereka mulai mengembangkan  kemampuan menuju pembentukan Microsoft, tujuh tahun kemudian.
 
Selanjutnya kemampuan Bill Gates semakin terasah.  Pembuatan program sistem pembayaran untuk Information Science Inc, merupakan  bisnis pertamanya. Kemudian bersama Paul Allen mendirikan perusahaan pertama  mereka yang disebut Traf-O-Data. Mereka membuat sebuah komputer kecil yang mampu  mengukur aliran lalu lintas. Bekerja sebagai debugger di perusahaan kontraktor  pertahanan, dan sebagai penanggungjawab komputerisasi jadwal sekolah,  melengkapi pengalaman Bill Gates.
 
Musim  gugur 1973, Bill Gates berangkat menuju Harvard University dan terdaftar sebagai  siswa fakultas hukum. Bill mampu dengan baik mengikuti kuliah, namun sama  seperti ketika di sekolah menengah atas, perhatiannya segera beralih ke komputer. Selama di Harvard, hubungannya dengan Allen tetap dekat. Bill dikenal sebagai seorang  jenius di Harvard. Bahkan salah seorang guru Bill mengatakan bahwa Bill adalah  programmer yang luar biasa jenius.
 
Desember 1974, saat hendak mengunjungi Bill Gates, Paul Allen membaca artikel majalah Popular Electronics dengan judul “World`s  First Microcomputer Kit to Rival Commercial Models.” Artikel ini memuat tentang  komputer mikro pertama Altair 9090. Allen kemudian berdiskusi dengan Bill Gates.  Mereka menyadari bahwa era ”komputer rumah” akan segera hadir dan meledak,  membuat keberadaan software untuk komputer - komputer tersebut sangat  dibutuhkan. Dan ini merupakan kesempatan besar bagi mereka.
 
Kemudian dalam beberapa hari, Gates menghubungi  perusahaan pembuat Altair, MITS (Micro Instrumentation and Telemetry Systems).  Dia mengatakan bahwa dia dan Allen, telah membuat BASIC yang dapat digunakan  pada Altair. Tentu saja ini adalah bohong. Bahkan mereka sama sekali belum  menulis satu baris kode pun. MITS, yang tidak mengetahui hal ini, sangat  tertarik pada BASIC. Dalam waktu 8 minggu BASIC telah siap. Allen menuju MITS untuk mempresentasikan BASIC. Dan walaupun, ini adalah kali pertama bagi Allen  dalam mengoperasikan Altair, ternyata BASIC dapat bekerja dengan sempurna.  Setahun kemudian Bill Gates meninggalkan Harvard dan mendirikan Microsoft.
 
Ketika ia bosan dengan Harvard, Bill Gates melamar  pekerjaan-pekerjaan yang berhubungan dengan komputer di daerah Boston. Ia terus belajar dan mengasah kepintaran di bidang sotfware. Bill Gates  mendorong Paul Allen untuk mencoba melamar sebagai pembuat program di Honey-well  agar keduanya dapat melanjutkan impian mereka untuk mendirikan sebuah perusahaan  perangkat lunak.
 
Pada suatu hari di bulan Desember yang beku, Paul Allen melihat sampul depan majalah Popular Mechanics, terbitan Januari 1975, yaitu gambar komputer mikro rakitan baru yang revolusioner MITS Altair 8080 (Komputer kecil ini menjadi cikal bakal  PC di kemudian hari). Kemudian Allen menemui Gates dan membujuknya bahwa mereka harus mengembangkan sebuah bahasa untuk mesin kecil sederhana itu. Allen terus mengatakan, ”Yuk kita dirikan sebuah perusahaan. Yuk kita lakukan.”
 
Kedua sahabat  itu bergegas ke sebuah komputer Harvard untuk menulis sebuah adaptasi dari  program bahasa BASIC. Gates dan Allen percaya bahwa komputer kecil itu dapat melakukan keajaiban. Dari sana pula mereka  mempunyai mimpi, tersedianya sebuah komputer di setiap meja tulis dan  di setiap rumah tangga.
 
Semangat Allen dan Gates tidak percuma. Berawal dari  komputer kecil itulah yang menjadi mode dari segala macam komputansi. Dan  sekarang bisa Anda lihat bahwa Personal Computer telah benar-benar menjadi alat jaman  informasi. Walaupun Bill Gates berhenti dari Harvard University, tetapi ia terus belajar dan terus meningkatkan kinerjanya. Semangat untuk terus belajar dan meningkatkan kinerja melalui berbagai inovasinya yang tak kunjung henti inilah yang menempatkan Bill Gates di posisi kepemimpinan dalam bisnis software, sekaligus menjadikannya orang terkaya di dunia pada tahun 2009.
 
Mungkin Anda sudah berhenti sekolah tetapi Anda harus terus belajar untuk menghasilkan kinerja optimum kepemimpinan Anda. Jika Anda ingin terus memimpin, maka Anda harus terus belajar. John F. Kennedy bilang, “Leadership & learning are indispensable of each other.”
 
“Mungkin Anda sudah berhenti sekolah tetapi Anda harus terus belajar untuk menghasilkan kinerja optimum kepemimpinan Anda. Jika Anda ingin terus memimpin, maka Anda harus terus belajar.”

Tinggalkan Komentar Anda

Respon Pengunjung

Andre Sidjabat

Sekolah adl institusi yg identik dng tempat belajar, ttp sebenarnya pembelajaran yg baik efektif tidak harus berlandaskan pada suatu institusi yg formal. Waktu dan pengalaman adl 2 variabel abadi yg akan selalu mengasah leadership seseorang. Tdk smua orang mempunyai bakat dan talenta spt Bill Gates, tp 1 yg saya pelajari adl bagaimana Bill bisa dng cepat membuat keputusan shg bisa meraih peluang yg lbh baik. Kinerja kita tentu tidak bisa konstan baik atau bahkan perfect setiap saat, adakalanya drop sampai ke level bawah, tp ketika ‘switching’ putusan bisa diambil dng baik dng mempertimbangkan segala resiko maka akan menghasilkan suatu ‘energi’ yg lbh besar (red -tetapi ttp jng lupakan bahwa God will adl segalanya) Kinerja maksimal tidak setiap saat, tetapi ‘refresh-mind’ dan rasa ingin tahu yg positif akan membawa kita untuk tetap menjaga kinerja yg optimum dan terjaga. Ingatlah bahwa manusia bukan robot, jd selalu butuh ‘refresh mind’ Sedang belajar...

Jan 04, 2019 at 02:43 AM
Featured Career Advices

20 Cara Baru untuk Memberi Hadiah kepada Karyawan

Rapat Kerja yang Efektif

Aplikasi Sosial Media dan Pengaruhnya

Memberikan Umpan Balik Konstruktif

Sikap Positif Menunjang Kesuksesan Anda

5 Cara Meningkatkan Daya Ingat Otak

2 Hal Penting Sebelum Mengundurkan Diri

Memahami Pola Pikir

Hindari 4 Strategi Pemasaran Digital yang Rumit Ini

Perbedaan Motto Hidup dan Kutipan Hidup

5 Kebahagiaan Meraih Keseimbangan Hidup

7 Halangan Diri Untuk Meraih Keseimbangan Hidup

4 Strategi Meraih Keseimbangan Hidup Bagi Pengusaha

Tetap Semangat Mencapai Impian

5 Hal Yang Perlu Diketahui Saat Menghadiri Wawancara Kerja

Menjadi Selangkah Lebih Maju

Pemimpin, Hentikan Perilaku Ini

Tips Sederhana Mempersiapkan Diri sebelum Wawancara Kerja

Cara Menghilangkan Stres Secara Sehat dan Tidak Sehat

7 Alasan Kuat Dalam Meraih Mimpi

Budaya Kerja dan 3 Cara Mendemonstrasikannya

Pengertian Afirmasi dan 10 Afirmasi Positif

5 Cara Tampil Menarik Dalam Wawancara Kerja

3 Cara Menghilangkan Kebiasaan Buruk

7 Pertanyaan Interview Kerja

5 Cara Menghargai Diri Sendiri

Sikap Negatif dan Cara Mengubahnya

7 Kunci Kesuksesan dan Kepuasan Kerja

10 Kemampuan Soft Skill Dalam Dunia Kerja

10 Cara Membangun Hubungan Kerja Yang Positif