Logo STUDILMU Career Advice
STUDILMU Career Advice - Mengapa Kita Memerlukan Kecerdasan Emosional dalam Pekerjaan?

Mengapa Kita Memerlukan Kecerdasan Emosional dalam Pekerjaan?


STUDILMU Users
by Studilmu Editor

Kecerdasan emosional adalah kemampuan yang dimiliki untuk mengenali kekuatan dan kelemahan diri sendiri. Kecerdasan emosional juga membantu mengenali lingkungan dan orang-orang yang berada di sekitar kita. Kecerdasan emosional memiliki peranan penting dalam perjalanan dan kesuksesan karier. 
 
Nah, mengapa kita memerlukan kecerdasan emosional dalam pekerjaan? Kira-kira, dalam hal apa saja kita perlu menggunakan kecerdasan emosional agar dapat mencapai kesuksesan yang dituju? Pada artikel ini, kita akan membahas 9 alasan pentingnya memiliki kecerdasan emosional dalam pekerjaan. 

1. Kecerdasan emosional dibutuhkan untuk memimpin. 
Rekan pembaca, jika Anda adalah CEO, manajer, ataupun pemimpin tim, kecerdasan emosional adalah hal yang harus dimiliki dan ditunjukkan setiap harinya. Sebagai pemimpin, kita mungkin tidak akan berinteraksi langsung dengan semua orang setiap harinya. Namun, jika ingin memiliki tim yang mau memberikan kontribusi lebih, kita harus menjadi contoh nyata. Nah, dengan kecerdasan emosional ini memampukan kita dapat memimpin tim dengan memberikan contoh nyata. 
 
Kecerdasan emosional juga membantu pemimpin menyadari rantai komando yang ada didalam organisasi. Sekalipun merasa memiliki hak untuk meminta bawahan menyelesaikan tugasnya, kita tidak boleh melangkahi pemimpin tim yang ada. Jika melangkahi rantai komando yang berlaku didalam organisasi, pemimpin tim akan merasa bahwa ia tidak penting dan tidak dihargai. Ini juga dapat membuat pemimpin tim menjadi stres.
 
Selain itu, kecerdasan emosional juga menyadari bagaimana seorang pemimpin harus bersikap dalam satu kondisi. Kecerdasan emosional juga membantu kita memiliki kesadaran diri yang tinggi dalam memimpin. Dengan begitu, kita tidak akan melukai pemimpin atau bahkan anggota tim lainnya.
 
2. Kecerdasan emosional dibutuhkan untuk memimpin rapat.
Saat menjadi pemimpin rapat, kita harus memiliki pandangan yang jeli dan menyeluruh. Kita juga harus mampu membaca bahasa tubuh seluruh peserta rapat dan menemukan cara untuk mendapatkan perhatian mereka. Itulah sebabnya kita membutuhkan kecerdasan emosional saat memimpin rapat
 
Kecerdasan emosional membuat kita tetap fokus dengan tujuan pertemuan dan memastikan bahwa setiap peserta memiliki kesempatan yang sama untuk membagikan ide atau pendapat yang dimiliki, terutama bagi para peserta yang memiliki sifat introvert. Kecerdasan emosional juga menjauhkan kita dari sikap dominan dan otoriter.

3. Kecerdasan emosional dibutuhkan untuk mengikuti rapat.
Tidak hanya pemimpin rapat yang membutuhkan kecerdasan emosional, kecerdasan emosional juga harus dimiliki oleh peserta rapat. Jika memiliki kecerdasan emosional, kita akan mampu mengambil bagian dalam rapat. Kita akan mampu mendengarkan dan menyampaikan pendapat pribadi. 
 
Tentu saja, sebagai peserta, kita harus memberikan kontribusi. Itulah sebabnya pertemuan tersebut diselenggarakan. Orang yang tidak memiliki kecerdasan emosional hanya akan duduk diam dan tidak memberikan kontribusi apapun. Ini tidak menutup kemungkinan juga bahwa ia hanya akan mengganggu jalannya rapat.
 
4. Kecerdasan emosional dibutuhkan untuk membahas penilaian kinerja.
Jika memiliki kecerdasan emosional yang tinggi, kita akan mampu melihat diri sendiri secara utuh. Kita mampu mengenali dan memahami diri dengan baik. Inilah yang membuat kita terbuka terhadap setiap masukan yang membangun dan mengabaikan setiap kritikan atau komentar negatif yang menjatuhkan.
 
Dalam membahas penilaian kinerja, kecerdasan emosional merupakan faktor penentu bagaimana kita akan merespon dan bereaksi terhadap penilaian yang diberikan. Kecerdasan emosional juga membuat kita tetap tenang dan mampu mengendalikan diri sekalipun merasa tidak puas dengan hasil yang disampaikan.
 
5. Kecerdasan emosional dibutuhkan untuk menerima umpan balik.
Kecerdasan emosional juga dibutuhkan untuk menerima umpan balik. Kita tidak dapat langsung menjadi lebih baik setelah menerima umpan balik. Kita harus mengambil tindakan nyata untuk melakukan perubahan.
 
Nah, kecerdasan emosional inilah yang memampukan kita untuk melakukan tindakan perubahan yang nyata. Saat menerima umpan balik, kecerdasan emosional yang dimiliki dapat membantu kita untuk menyadari hal-hal yang perlu diperbaiki dan menemukan langkah-langkah yang harus diambil untuk memperbaiki diri. 
 
6. Kecerdasan emosional dibutuhkan untuk berjejaring.
Berjejaring merupakan kegiatan dan kesempatan bagi para profesional untuk memajukan karier. Namun, berjejaring dapat menjadi suatu kegiatan yang membuat kita risih, terutama bagi jika kita memiliki sifat introvert. Kecerdasan emosional dapat membantu orang introvert memiliki keberanian untuk keluar dari zona nyaman dan mulai berinteraksi dengan orang lain sekalipun mereka merasa tidak nyaman.
 
Interaksi sosial tidak hanya menyulitkan para introvert, tetapi juga dapat menjadi hal yang menyulitkan bagi para orang-orang ekstrovert. Orang ekstrovert cenderung dominan dan menguasai percakapan secara keseluruhan. Dengan kecerdasan emosional membantu orang-orang ekstrovert untuk dapat mengendalikan diri, tidak menguasai percakapan sepenuhnya, mampu menahan diri dan menurunkan nada suara saat harus berinteraksi dengan seseorang yang introvert. Dengan begitu, setiap pihak akan merasa nyaman dalam berjejaring. 

7. Kecerdasan emosional dibutuhkan untuk merekrut.
Kecerdasan emosional yang dimiliki oleh seorang perekrut berfungsi untuk menemukan kandidat yang tepat. Kecerdasan emosional membuat kita dapat mengenali kepribadian seseorang sehingga dengan mudah dapat memilih kandidat yang tepat dan sesuai dengan organisasi.

8. Kecerdasan emosional dibutuhkan untuk melakukan wawancara.
Sebagai kandidat pencari kerja, kecerdasan emosional juga sangat dibutuhkan. Kecerdasan emosional membuat kita dapat mengerti setiap pertanyaan yang diajukan dan menjawabnya dengan jawaban yang tepat dan sesuai. 
 
9. Kecerdasan emosional dibutuhkan oleh pekerja baru.
Sebagai karyawan baru di sebuah organisasi, kita pasti perlu menjalin kesan dan hubungan baik dengan setiap orang. Nah, kecerdasan emosional membantu kita untuk dapat beradaptasi dengan lingkungan baru. Jika tidak memiliki kecerdasan emosional, kita akan sulit mengikuti budaya dan norma yang berlaku di organisasi. Jadi, seorang karyawan baru membutuhkan kecerdasan emosional agar dapat beradaptasi dengan baik, bukan memberikan kesan yang menjengkelkan.
 
Nah, itulah 9 waktu terbaik untuk menerapkan kecerdasan emosional dalam pekerjaan. Ini dapat dikatakan bahwa seluruh aspek bidang pekerjaan menuntut kita untuk memiliki kecerdasan emosional. Semakin dapat menguasai emosi dengan baik, semakin kita akan tampil sebagai orang yang bijak, berkharisma dan memiliki pengaruh besar. Tentu saja ini akan membantu kita mendapatkan kesuksesan yang diimpikan. Jadi, jangan bosan-bosan untuk terus meningkatkan kecerdasan emosional ya, rekan pembaca.
Featured Career Advice
10 Cara Membangun Customer Engagement

Customer Service

10 Cara Membangun Customer Engagement

3 Kesalahan Kerja yang Mempengaruhi Kredibilitas Kerja

Self Improvement

3 Kesalahan Kerja yang Mempengaruhi Kredibilitas Kerja

6 Gaya Kepemimpinan dalam Menjadi Manajer yang Efektif

Leadership

6 Gaya Kepemimpinan dalam Menjadi Manajer yang Efektif

Mengapa Anak-Anak Harus Diajarkan Pola Pikir Kewirausahaan?

Entrepreneurship

Mengapa Anak-Anak Harus Diajarkan Pola Pikir Kewirausahaan?

4 Cara Membangun Merek yang Menarik Perhatian Gen Z dan Milenial

Marketing & Sales

4 Cara Membangun Merek yang Menarik Perhatian Gen Z dan Milenial

Bagaimana Rasa Syukur dapat Memperbaiki Kondisi Finansial Anda?

Self Improvement

Bagaimana Rasa Syukur dapat Memperbaiki Kondisi Finansial Anda?

10 Cara Sederhana untuk Mencintai Pekerjaan yang Kita Miliki

Self Improvement

10 Cara Sederhana untuk Mencintai Pekerjaan yang Kita Miliki

7 Cara untuk Meningkatkan Motivasi Karyawan

Motivation

7 Cara untuk Meningkatkan Motivasi Karyawan

Bagaimana Cara Tetap Merasa Bahagia Walau Tanpa Uang Banyak?

Happiness

Bagaimana Cara Tetap Merasa Bahagia Walau Tanpa Uang Banyak?

5 Ide Bisnis Rumahan yang Cocok untuk Pensiunan

Entrepreneurship

5 Ide Bisnis Rumahan yang Cocok untuk Pensiunan

4 Cara Bertanggung Jawab terhadap Hidup yang Kita Miliki

Self Improvement

4 Cara Bertanggung Jawab terhadap Hidup yang Kita Miliki

Pengertian Creative Thinking dan Contoh Keterampilannya

Innovation

Pengertian Creative Thinking dan Contoh Keterampilannya

5 Tanda Bisnis Anda Memerlukan Staf Human Resource

Leadership

5 Tanda Bisnis Anda Memerlukan Staf Human Resource

5 Cara Merangkul Konsumen Generasi Millennial melalui Instagram

Generation Millennials & Z

5 Cara Merangkul Konsumen Generasi Millennial melalui Instagram

13 Tips Ampuh untuk Merekrut Karyawan yang Berkualitas Tinggi

Resume & Interviewing

13 Tips Ampuh untuk Merekrut Karyawan yang Berkualitas Tinggi

4 Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Menjadi Penulis Freelance

Self Improvement

4 Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Menjadi Penulis Freelance

4 Pertanyaan Penting dalam Memilih Ide Bisnis yang Tepat

Entrepreneurship

4 Pertanyaan Penting dalam Memilih Ide Bisnis yang Tepat

4 Tren Teratas Bidang Human Resource di Tahun 2020

Leadership

4 Tren Teratas Bidang Human Resource di Tahun 2020

3 Cara Memastikan Ide Bisnis Rumahan Kita adalah yang Terbaik

Entrepreneurship

3 Cara Memastikan Ide Bisnis Rumahan Kita adalah yang Terbaik

5 Alasan Pentingnya Rencana Bisnis Ketika Memulai Usaha

Entrepreneurship

5 Alasan Pentingnya Rencana Bisnis Ketika Memulai Usaha

8 Tips untuk Menyewa Kantor Anda Pertama Kalinya

Productivity

8 Tips untuk Menyewa Kantor Anda Pertama Kalinya

3 Hal yang Diperlukan untuk Customer Service yang Berkelanjutan

Customer Service

3 Hal yang Diperlukan untuk Customer Service yang Berkelanjutan

4 Cara Meningkatkan Creative Thinking untuk Meraih Kesuksesan

Innovation

4 Cara Meningkatkan Creative Thinking untuk Meraih Kesuksesan

8 Kecerdasan Emosional yang Membantu Kita Melupakan Masa Lalu

Emotional Intelligence

8 Kecerdasan Emosional yang Membantu Kita Melupakan Masa Lalu

7 Cara Membuat Presentasi Penjualan yang Hebat

Marketing & Sales

7 Cara Membuat Presentasi Penjualan yang Hebat

3 Cara Meraih Kebahagiaan dengan Menerima Diri Sendiri Apa Adanya

Happiness

3 Cara Meraih Kebahagiaan dengan Menerima Diri Sendiri Apa Adanya

7 Cara Menjadi Lebih Percaya Diri Ketika Bertemu Klien

Self Improvement

7 Cara Menjadi Lebih Percaya Diri Ketika Bertemu Klien

12 Pengembangan Diri Menjadi Pemimpin dan Individu yang Lebih Baik