Logo STUDILMU Career Advice
STUDILMU Career Advice - Menciptakan Stres Dari Hasil Tes DISC

Menciptakan Stres Dari Hasil Tes DISC


STUDILMU Users
by Studilmu Editor
Posted on Mar 26, 2019

 
Halo rekan pembaca. Ada banyak pelatihan yang menawarkan program pelatihan keterampilan berkomunikasi. Strategi komunikasi yang tidak tepat akan membuat orang lain kesal. Jika Anda benar-benar ingin membuat orang lain kesal, Anda dapat mencoba 3 strategi berikut ini:
- Insinuation. Mengatakan sesuatu yang buruk atau menghina secara tidak langsung.
- Innuendo. Pernyataan yang secara tidak langsung menunjukkan bahwa seseorang telah melakukan hal yang tidak sepatutnya.
- Implication. Saran atau masukan yang diucapkan secara tidak langsung.
 
Jika diamati dari ketiga hal tersebut, terdapat kesamaan frasa yang menyebabkan terjadinya konflik, yaitu ‘tidak langsung’. Dan inilah yang membuat perbedaan pandangan dalam teknik berkomunikasi.
 
Banyak orang menerapkan strategi ini saat mereka berada dalam konflik. Tujuannya adalah agar pendapat yang mereka miliki dapat didengar dan mereka ingin menghindari kekesalan mereka terhadap orang lain. Hasilnya, mereka menggunakan pendekatan tidak langsung untuk menyeimbangkan maksud mereka dan menghindari membuat orang lain tersinggung. 
 
Namun bagaimana sebaliknya? Ya, bagaimana Anda dapat membuat orang lain merasa tertekan atau stres saat berkomunikasi dengan Anda? Pada artikel sebelumnya kita telah membahas penjelasan tentang model perilaku dan juga tips untuk berkomunikasi dengan setiap tipe berdasarkan tes DISC. Anda dapat menggunakan hasil tes DISC ini untuk bermain dengan rekan-rekan Anda. Bagaimana caranya membuat mereka merasa tertekan? Anda dapat menyaksikan mereka tertekan saat Anda secara sadar menggunakan gaya berkomunikasi yang tidak sesuai dengan keinginan mereka. Ini merupakan hal mudah dan menyenangkan untuk dilakukan.
 
Bagaimana caranya? Berikut adalah tips untuk menciptakan stres pada seseorang berdasarkan hasil tes DISC berikut ini.
 
1. Gaya berkomunikasi yang membuat tipe Dominant merasa stres.
Seperti yang kita ketahui mereka adalah orang-orang yang ramah dan berorientasi pada tugas. Mereka berfokus pada hasil dan batasan bawah yang berlaku. Mereka adalah tipe orang yang tidak suka bertele-tele, cepat mengambil keputusan, suka memimpin dan suka tantangan.
 
Berikut adalah cara untuk membuat mereka stres:
- Berbicara dengan pelan-pelan.
- Sampaikan cerita yang sangat panjang dan bertele-tele.
- Berikan informasi rinci yang tidak mereka tanyakan.
- Hindari setiap hal yang berkaitan dengan pengambilan keputusan atau hasil.
Dengan cara tersebut, Anda akan membuat para Dominant people menjadi stres.

2. Gaya berkomunikasi yang membuat tipe Inspiring merasa stres. 
Orang-orang dengan tipe ini merupakan orang-orang yang ramah dan berorientasi pada orang lain. Mereka suka menginspirasi dan memengaruhi orang lain. mereka berfokus pada pembicaraan dan aktivitas yang menyenangkan. Mereka suka dengan popularitas. Mereka juga merupakan orang yang ekspresif dalam pergaulan. Mereka akan senang mendengar pujian begitu juga dengan kata-kata yang gaul dan bersahabat.
 
Berikut adalah cara untuk membuat mereka stres:
- Berbicaralah dengan nada yang monoton dan membosankan.
- Jangan pernah tersenyum, tertawa atau memberikan tanda bahwa Anda menikmati percakapan yang sedang dilakukan. 
- Berfokuslah pada data dan hal-hal rinci
- Tidak perlu bercerita dan tidak perlu menggunakan emosi apa pun.
Dengan cara tersebut, Anda akan membuat para Inspiring people menjadi stres.
 
3. Gaya berkomunikasi yang membuat tipe Supportive stres.
Orang-orang dengan tipe ini merupakan orang-orang yang pendiam dan berorientasi pada orang lain. Mereka adalah orang-orang suportif dan stabil. Mereka berfokus pada kedamaian dan keharmonisan. Mereka kalem, cenderung pendiam dan suka basa-basi. Mereka akan merasa nyaman dengan bahasa tubuh yang tenang. 
 
Berikut adalah cara untuk membuat mereka stres:
- Berbicara dengan cepat dan kencang. Berdirilah berhadapan muka dengan muka dan gerakkan tangan yang luas saat Anda berbicara.
- Doronglah mereka untuk memberikan hasil secepatnya tanpa perlu mendengarkan hal yng mereka peduli.
- Abaikan perasaan seseorang terhadap situasi yang ada.
Dengan cara tersebut, Anda akan membuat para Supportive people stres.

4. Gaya berkomunikasi yang membuat tipe Cautious stres.
Orang-orang dengan tipe ini merupakan orang-orang yang pendiam dan berorientasi pada tugas. Mereka adalah orang-orang yang berhati-hati dan mengikuti hati nurani. Mereka berfokus pada fakta dan aturan. Mereka suka suka menganalisa, detail dan taat aturan.
 
Berikut adalah cara untuk membuat mereka stres:
- Ceritakan sebuah cerita yang penuh dengan emosional.
- Coba untuk membuat mereka merasa tertarik.
- Berfokus pada emosi daripada fakta
- Coba untuk membujuk mereka sebelum Anda menjawab semua pertanyaan mereka.
Dengan cara tersebut, Anda akan membuat para Cautious people menjadi stres.
 
Itulah beberapa tips yang dapat kami berikan untuk membuat orang lain merasa tertekan atau kesal terhadap Anda berdasarkan model perilaku hasil tes DISC. Ya, tentunya ini dengan tujuan yang baik atau hanya untuk bermain-main ya. Jangan sampai Anda melakukannya terus-menerus karena nantinya malah menimbulkan konflik. Tetapi jika Anda ingin membuat orang lain merasa frustasi, ingatlah tips ini dan terapkanlah secara sadar untuk menciptakan lingkungan yang membuat mereka menghindari Anda bahkan menghindari percakapan yang dilakukan. 
Featured Career Advices
5 Mindset untuk Menjadi Pengusaha Kaya

5 Mindset untuk Menjadi Pengusaha Kaya

4 Kesalahan Branding Produk dari Bisnis Startup

4 Kesalahan Branding Produk dari Bisnis Startup

5 Alasan Musuh Terbesar adalah Diri Sendiri

5 Alasan Musuh Terbesar adalah Diri Sendiri

Benarkah Kebahagiaan adalah Mendapatkan Pekerjaan Impian?

Benarkah Kebahagiaan adalah Mendapatkan Pekerjaan Impian?

Strategi Pemasaran E-mail untuk Generasi Milenial

Strategi Pemasaran E-mail untuk Generasi Milenial

5 Strategi Pemasaran melalui E-mail

5 Strategi Pemasaran melalui E-mail

Perencanaan Keuangan yang Salah di Umur 20-an

Perencanaan Keuangan yang Salah di Umur 20-an

Pentingnya Integritas dan Kejujuran Hati di Dunia Kerja

Pentingnya Integritas dan Kejujuran Hati di Dunia Kerja

Asumsi adalah Penyebab Kegagalan Wirausaha

Asumsi adalah Penyebab Kegagalan Wirausaha

Rapat Kerja dengan Keberagaman Suku Bangsa

Rapat Kerja dengan Keberagaman Suku Bangsa

5 Cara Membuat Logo Produk Menjadi Terkenal

5 Cara Membuat Logo Produk Menjadi Terkenal

Cara Mengatasi Stress terhadap Finansial

Cara Mengatasi Stress terhadap Finansial

Pengertian E-learning dan Lanskapnya pada 2019

Pengertian E-learning dan Lanskapnya pada 2019

Pentingkah Memiliki Tujuan Bekerja?

Pentingkah Memiliki Tujuan Bekerja?

Rapat Kerja dengan Komunikasi yang Efektif

Rapat Kerja dengan Komunikasi yang Efektif

5 Cara Pengusaha Sukses Tetap Bahagia

5 Cara Pengusaha Sukses Tetap Bahagia

7 Cara Menjadi Tokoh Terkenal di Dunia Bisnis

7 Cara Menjadi Tokoh Terkenal di Dunia Bisnis

10 Kesalahan Fatal yang Menghancurkan Bisnis Plan

10 Kesalahan Fatal yang Menghancurkan Bisnis Plan

Etika Memuji Rekan Kerja di Lingkungan Kerja

Etika Memuji Rekan Kerja di Lingkungan Kerja

Satu Pertanyaan yang Mengubah Hidup Lebih Baik

Satu Pertanyaan yang Mengubah Hidup Lebih Baik

3 Alasan Cerita Singkat Baik untuk Bisnis

3 Alasan Cerita Singkat Baik untuk Bisnis

Menjual Produk dan Jasa melalui Cerita Singkat

Menjual Produk dan Jasa melalui Cerita Singkat

4 Karakter Kepemimpinan yang Wajib Dimiliki

4 Karakter Kepemimpinan yang Wajib Dimiliki

Peranan E-Learning dalam Pengembangan Karier

Peranan E-Learning dalam Pengembangan Karier

3 Pikiran Negatif yang Menghambat Kebahagiaan dalam Karier

3 Pikiran Negatif yang Menghambat Kebahagiaan dalam Karier

Bagaimana Cara Mengembangkan E-Learning atau Pembelajaran Online?

Bagaimana Cara Mengembangkan E-Learning atau Pembelajaran Online?

4 Karakteristik Manusia yang akan Sukses di Dunia Bisnis dan Kesehatan

4 Karakteristik Manusia yang akan Sukses di Dunia Bisnis dan Kesehatan

6 Cara Menentukan Harga Jual Produk yang Tepat

6 Cara Menentukan Harga Jual Produk yang Tepat

5 Cara Menguji Strategi Bisnis yang Baru di Media Sosial

5 Cara Menguji Strategi Bisnis yang Baru di Media Sosial

10 Cara Mencintai Diri Sendiri untuk Karier Cemerlang

10 Cara Mencintai Diri Sendiri untuk Karier Cemerlang