STUDILMU Career Advice - Fungsi Coaching dan Counseling

Fungsi Coaching dan Counseling


by Studilmu Editor
Posted on May 11, 2018

Banyak jalan menuju Roma. Istilah ini bisa digunakan juga untuk mengungkapkan bahwa ada banyak jalan juga menuju produktivitas. Banyak cara yang bisa digunakan untuk meningkatkan kompetensi karyawan. Bukan hanya training, yang memang harus mengeluarkan sejumlah biaya. Ada cara lain yang murah meriah tapi sangat jitu, yaitu Coaching dan Counseling.

Jika Anda menemukan sebuah masalah di kantor, coba selesaikan dengan Coaching dan Counseling. Baik Coaching maupun Counseling adalah sebuah metode intervensi untuk membantu karyawan mengatasi masalah pekerjaan. Coaching bermanfaat untuk membantu seseorang mencapai tujuan dalam kehidupannya. Coaching memegang prinsip bahwa coachee lah yang paling tahu jawaban atas masalahnya sendiri. Dalam hal ini coachee dilihat sebagai guru maupun murid. Dengan pendekatan ini, atasan yang berlaku sebagai coach tidak dilihat sebagai expert (serba tahu dan mempunyai jawaban terhadap semua masalah) dalam kehidupan coachee. Tugas coach  adalah mengajukan pertanyaan yang tepat di saat yang tepat, agar coachee bisa memulai suatu perjalanan menuju self discovery dan awareness (pemahaman dan kesadaran mengenai keadaan diri sendiri) dari perspektif baru yang berbeda.

Pemahaman dan kesadaran diri ini menghantarkan coachee pada kepercayaan diri dan pemberdayaan dari perspektif yang baru, sehingga timbul keberanian untuk melakukan tindakan-tindakan baru, sehingga bisa mencapai hasil yang sebelumnya tidak pernah diraih. Jadi coaching adalah mengenai perubahan dan transformasi, mengenai kemampuan seseorang untuk tumbuh, merubah perilaku yang menghalangi kemajuan, untuk melahirkan perilaku serta tindakan baru.

Proses coaching yang baik mempersiapkan individu dari tim yang dibina mampu berkreasi atau mampu menghadapi situasi di lapangan/keadaan yang sebenarnya pada saat coach tidak ada disampingnya. Sebagai contoh, dalam satu kesebelasan sepak bola, seorang coach yang baik mempersiapkan timnya sebelum pertandingan. Hingga pada saat pertandingan coach tidak ada di samping mereka untuk memberi tahu apa yang benar atau salah, namun binaan sang coach sebelum pertandingan membuat timnya tahu bagaimana menunjukkan kemampuan terbaiknya, belajar dari situasi dan beradaptasi sehingga mampu membuat keputusan-keputusan terbaik demi hasil terbaik.

Hasil dari sebuah proses Coaching membuat coachee mampu berpikir untuk dirinya sendiri, mampu mencari solusi untuk dirinya sendiri, mampu mengenal belief atau value yang menghambat maupun yang memberdayakan sehingga tidak ada ketergantungan dengan coach. Counseling fokus membantu karyawan untuk mengelola permasalahan mereka sendiri dengan menggunakan sumber daya mereka sendiri. Atasan hanyalah seorang fasilitator..

Situasi Kerja yang Membutuhkan Coaching:

  • Orientasi dan pelatihan bagi karyawan baru
  • Adanya kebutuhan untuk mengajarkan ketrampilan dalam pekerjaan
  • Komitmen karyawan yang kurang
  • Konflik dengan rekan kerja
  • Perbaikan prestasi kerja
  • Perubahan dalam orientasi bisnis
  • Konflik karyawan dengan pelanggan
  • Evaluasi formal dan informal

Situasi kerja yang membutuhkan Counseling:

  • Terjadi perubahan organisasi
  • PHK
  • Adanya penurunan gaji, status, atau jabatan.
  • Karyawan merasa adanya hambatan karir
  • Karyawan merasa kecewa dengan atasan
  • Ada konflik dengan rekan kerja
  • Karyawan stres, jenuh, atau terlalu banyak tanggung jawab
  • Karyawan bimbang dengan kemampuannya
  • Karyawan menghindar ketika mendapat tugas.
  • Karyawan memiliki masalah pribadi, kadang berpengaruh pada prestasi
  • Karyawan mengalami kegagalan

Melalui Coaching dan Counseling, ada beberapa manfaat yang bisa diperoleh, yaitu :

  • Meningkatkan kualitas dan kuantitas dalam kerja
  • Meningkatkan kepercayaan diri karyawan dan juga atasan dalam menyelesaikan problem
  • Meningkatkan pertumbuhan karyawan
  • Meningkatkan kemampuan karyawan dalam menyelesaikan masalah
  • Meningkatkan keyakinan bahwa tujuan dapat dicapai
  • Memperkaya hasil belajar karyawan
  • Meningkatkan kualitas hubungan dan komunikasi atasan-bawahan

 

Jika ingin menyelenggarakan training Coaching & Counseling, silakan menghubungi kami di:
021 29578599 (Hunting)
021 29578602 (Hunting)
0821 1199 7750 (Mobile)
0813 8337 7577 (Mobile)
info@studilmu.com

Tinggalkan Komentar Anda

Featured Career Advices

20 Cara Baru untuk Memberi Hadiah kepada Karyawan

Rapat Kerja yang Efektif

Aplikasi Sosial Media dan Pengaruhnya

Memberikan Umpan Balik Konstruktif

Sikap Positif Menunjang Kesuksesan Anda

5 Cara Meningkatkan Daya Ingat Otak

4 Strategi Meraih Keseimbangan Hidup Bagi Pengusaha

Tetap Semangat Mencapai Impian

5 Hal Yang Perlu Diketahui Saat Menghadiri Wawancara Kerja

Menjadi Selangkah Lebih Maju

Pemimpin, Hentikan Perilaku Ini

Tips Sederhana Mempersiapkan Diri sebelum Wawancara Kerja

Cara Menghilangkan Stres Secara Sehat dan Tidak Sehat

7 Alasan Kuat Dalam Meraih Mimpi

Budaya Kerja dan 3 Cara Mendemonstrasikannya

Pengertian Afirmasi dan 10 Afirmasi Positif

5 Cara Tampil Menarik Dalam Wawancara Kerja

3 Cara Menghilangkan Kebiasaan Buruk

7 Pertanyaan Interview Kerja

5 Cara Menghargai Diri Sendiri

Sikap Negatif dan Cara Mengubahnya

7 Kunci Kesuksesan dan Kepuasan Kerja

10 Kemampuan Soft Skill Dalam Dunia Kerja

10 Cara Membangun Hubungan Kerja Yang Positif

Cara Mengendalikan Diri

4 Jenis Komunikasi

7 Cara Mengatasi Stres Kerja

Etos Kerja

6 Cara Membangun Kreativitas Tim

Karakteristik Generasi Z