Logo STUDILMU Career Advice
STUDILMU Career Advice - Fungsi Coaching dan Counseling

Fungsi Coaching dan Counseling


STUDILMU Users
by Studilmu Editor

Banyak jalan menuju Roma. Istilah ini bisa digunakan juga untuk mengungkapkan bahwa ada banyak jalan juga menuju produktivitas. Banyak cara yang bisa digunakan untuk meningkatkan kompetensi karyawan. Bukan hanya training, yang memang harus mengeluarkan sejumlah biaya. Ada cara lain yang murah meriah tapi sangat jitu, yaitu Coaching dan Counseling.

Sebelum rekan pembaca membaca artikel ini lebih jauh, mari kita bahas arti coaching dan arti counseling. Dan, apa sih perbedaan coaching dan counseling? Coaching adalah suatu bentuk pengembangan melalui pelatihan dan bimbingan yang diterapkan oleh suatu perusahaan atau organisasi. Tujuan coaching adalah untuk mendukung pembelajaran karyawan atau klien demi membantu mereka dalam meraih tujuan pribadi atau tujuan profesional tertentu. Contoh coaching ini biasanya dilakukan oleh seorang manajer kepada karyawannya, terutama untuk meningkatkan pertumbuhan karyawan yang bersangkutan.  Selain itu, contoh coaching karyawan lainnya seperti, meningkatkan kepercayaan diri karyawan dan juga atasan dalam menyelesaikan problem, dan meningkatkan kualitas hubungan dan komunikasi antara atasan-bawahan.
 
Di sisi lain, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), counseling adalah pemberian bimbingan yang dilakukan oleh seorang yang ahli kepada seseorang dengan menggunakan metode psikologis seperti, pengarahan, pemberian bantuan oleh konselor kepada konseli, penyuluhan, dan lain sebagainya. Dari penjelasan tersebut, kita dapat mengambil kesimpulan bahwa coaching dan counseling, keduanya memiliki peranan yang sangat penting. 

Jika Anda menemukan sebuah masalah di kantor, coba selesaikan dengan Coaching dan Counseling. Baik Coaching maupun Counseling adalah sebuah metode intervensi untuk membantu karyawan mengatasi masalah pekerjaan. Coaching bermanfaat untuk membantu seseorang mencapai tujuan dalam kehidupannya. Coaching memegang prinsip bahwa coachee lah yang paling tahu jawaban atas masalahnya sendiri. Dalam hal ini coachee dilihat sebagai guru maupun murid. Dengan pendekatan ini, atasan yang berlaku sebagai coach tidak dilihat sebagai expert (serba tahu dan mempunyai jawaban terhadap semua masalah) dalam kehidupan coachee. Tugas coach  adalah mengajukan pertanyaan yang tepat di saat yang tepat, agar coachee bisa memulai suatu perjalanan menuju self discovery dan awareness (pemahaman dan kesadaran mengenai keadaan diri sendiri) dari perspektif baru yang berbeda.

Pemahaman dan kesadaran diri ini menghantarkan coachee pada kepercayaan diri dan pemberdayaan dari perspektif yang baru, sehingga timbul keberanian untuk melakukan tindakan-tindakan baru, sehingga bisa mencapai hasil yang sebelumnya tidak pernah diraih. Jadi coaching adalah mengenai perubahan dan transformasi, mengenai kemampuan seseorang untuk tumbuh, merubah perilaku yang menghalangi kemajuan, untuk melahirkan perilaku serta tindakan baru.

Proses coaching yang baik mempersiapkan individu dari tim yang dibina mampu berkreasi atau mampu menghadapi situasi di lapangan/keadaan yang sebenarnya pada saat coach tidak ada disampingnya. Sebagai contoh, dalam satu kesebelasan sepak bola, seorang coach yang baik mempersiapkan timnya sebelum pertandingan. Hingga pada saat pertandingan coach tidak ada di samping mereka untuk memberi tahu apa yang benar atau salah, namun binaan sang coach sebelum pertandingan membuat timnya tahu bagaimana menunjukkan kemampuan terbaiknya, belajar dari situasi dan beradaptasi sehingga mampu membuat keputusan-keputusan terbaik demi hasil terbaik.

Hasil dari sebuah proses Coaching membuat coachee mampu berpikir untuk dirinya sendiri, mampu mencari solusi untuk dirinya sendiri, mampu mengenal belief atau value yang menghambat maupun yang memberdayakan sehingga tidak ada ketergantungan dengan coach. Counseling fokus membantu karyawan untuk mengelola permasalahan mereka sendiri dengan menggunakan sumber daya mereka sendiri. Atasan hanyalah seorang fasilitator..

Situasi Kerja yang Membutuhkan Coaching:

  • Orientasi dan pelatihan bagi karyawan baru
  • Adanya kebutuhan untuk mengajarkan ketrampilan dalam pekerjaan
  • Komitmen karyawan yang kurang
  • Konflik dengan rekan kerja
  • Perbaikan prestasi kerja
  • Perubahan dalam orientasi bisnis
  • Konflik karyawan dengan pelanggan
  • Evaluasi formal dan informal

Situasi kerja yang membutuhkan Counseling:

  • Terjadi perubahan organisasi
  • PHK
  • Adanya penurunan gaji, status, atau jabatan.
  • Karyawan merasa adanya hambatan karir
  • Karyawan merasa kecewa dengan atasan
  • Ada konflik dengan rekan kerja
  • Karyawan stres, jenuh, atau terlalu banyak tanggung jawab
  • Karyawan bimbang dengan kemampuannya
  • Karyawan menghindar ketika mendapat tugas.
  • Karyawan memiliki masalah pribadi, kadang berpengaruh pada prestasi
  • Karyawan mengalami kegagalan

Melalui Coaching dan Counseling, ada beberapa manfaat yang bisa diperoleh, yaitu :

  • Meningkatkan kualitas dan kuantitas dalam kerja
  • Meningkatkan kepercayaan diri karyawan dan juga atasan dalam menyelesaikan problem
  • Meningkatkan pertumbuhan karyawan
  • Meningkatkan kemampuan karyawan dalam menyelesaikan masalah
  • Meningkatkan keyakinan bahwa tujuan dapat dicapai
  • Memperkaya hasil belajar karyawan
  • Meningkatkan kualitas hubungan dan komunikasi atasan-bawahan

 

Jika ingin menyelenggarakan training Coaching & Counseling, silakan menghubungi kami di:
021 29578599 (Hunting)
021 29578602 (Hunting)
0821 1199 7750 (Mobile)
0813 8337 7577 (Mobile)
info@studilmu.com
Featured Career Advice
6 Gaya Kepemimpinan dalam Menjadi Manajer yang Efektif

Leadership

6 Gaya Kepemimpinan dalam Menjadi Manajer yang Efektif

Mengapa Anak-Anak Harus Diajarkan Pola Pikir Kewirausahaan?

Entrepreneurship

Mengapa Anak-Anak Harus Diajarkan Pola Pikir Kewirausahaan?

4 Cara Membangun Merek yang Menarik Perhatian Gen Z dan Milenial

Marketing & Sales

4 Cara Membangun Merek yang Menarik Perhatian Gen Z dan Milenial

Bagaimana Rasa Syukur dapat Memperbaiki Kondisi Finansial Anda?

Self Improvement

Bagaimana Rasa Syukur dapat Memperbaiki Kondisi Finansial Anda?

10 Cara Sederhana untuk Mencintai Pekerjaan yang Kita Miliki

Self Improvement

10 Cara Sederhana untuk Mencintai Pekerjaan yang Kita Miliki

7 Cara untuk Meningkatkan Motivasi Karyawan

Motivation

7 Cara untuk Meningkatkan Motivasi Karyawan

Bagaimana Cara Tetap Merasa Bahagia Walau Tanpa Uang Banyak?

Happiness

Bagaimana Cara Tetap Merasa Bahagia Walau Tanpa Uang Banyak?

5 Ide Bisnis Rumahan yang Cocok untuk Pensiunan

Entrepreneurship

5 Ide Bisnis Rumahan yang Cocok untuk Pensiunan

4 Cara Bertanggung Jawab terhadap Hidup yang Kita Miliki

Self Improvement

4 Cara Bertanggung Jawab terhadap Hidup yang Kita Miliki

Pengertian Creative Thinking dan Contoh Keterampilannya

Innovation

Pengertian Creative Thinking dan Contoh Keterampilannya

5 Tanda Bisnis Anda Memerlukan Staf Human Resource

Leadership

5 Tanda Bisnis Anda Memerlukan Staf Human Resource

5 Cara Merangkul Konsumen Generasi Millennial melalui Instagram

Generation Millennials & Z

5 Cara Merangkul Konsumen Generasi Millennial melalui Instagram

13 Tips Ampuh untuk Merekrut Karyawan yang Berkualitas Tinggi

Resume & Interviewing

13 Tips Ampuh untuk Merekrut Karyawan yang Berkualitas Tinggi

4 Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Menjadi Penulis Freelance

Self Improvement

4 Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Menjadi Penulis Freelance

4 Pertanyaan Penting dalam Memilih Ide Bisnis yang Tepat

Entrepreneurship

4 Pertanyaan Penting dalam Memilih Ide Bisnis yang Tepat

4 Tren Teratas Bidang Human Resource di Tahun 2020

Leadership

4 Tren Teratas Bidang Human Resource di Tahun 2020

3 Cara Memastikan Ide Bisnis Rumahan Kita adalah yang Terbaik

Entrepreneurship

3 Cara Memastikan Ide Bisnis Rumahan Kita adalah yang Terbaik

5 Alasan Pentingnya Rencana Bisnis Ketika Memulai Usaha

Entrepreneurship

5 Alasan Pentingnya Rencana Bisnis Ketika Memulai Usaha

8 Tips untuk Menyewa Kantor Anda Pertama Kalinya

Productivity

8 Tips untuk Menyewa Kantor Anda Pertama Kalinya

3 Hal yang Diperlukan untuk Customer Service yang Berkelanjutan

Customer Service

3 Hal yang Diperlukan untuk Customer Service yang Berkelanjutan

4 Cara Meningkatkan Creative Thinking untuk Meraih Kesuksesan

Innovation

4 Cara Meningkatkan Creative Thinking untuk Meraih Kesuksesan

8 Kecerdasan Emosional yang Membantu Kita Melupakan Masa Lalu

Emotional Intelligence

8 Kecerdasan Emosional yang Membantu Kita Melupakan Masa Lalu

7 Cara Membuat Presentasi Penjualan yang Hebat

Marketing & Sales

7 Cara Membuat Presentasi Penjualan yang Hebat

3 Cara Meraih Kebahagiaan dengan Menerima Diri Sendiri Apa Adanya

Happiness

3 Cara Meraih Kebahagiaan dengan Menerima Diri Sendiri Apa Adanya

7 Cara Menjadi Lebih Percaya Diri Ketika Bertemu Klien

Self Improvement

7 Cara Menjadi Lebih Percaya Diri Ketika Bertemu Klien

12 Pengembangan Diri Menjadi Pemimpin dan Individu yang Lebih Baik

Self Improvement

12 Pengembangan Diri Menjadi Pemimpin dan Individu yang Lebih Baik

15 Cara yang Perlu Dikuasai untuk Membangun Kredibilitas di Kantor

Self Improvement

15 Cara yang Perlu Dikuasai untuk Membangun Kredibilitas di Kantor

10 Kebiasaan yang Membantu Staf Human Resource Menjadi Sukses

Self Improvement

10 Kebiasaan yang Membantu Staf Human Resource Menjadi Sukses

10 Kebiasaan Milenial yang Berbeda dengan Baby Boomers

Generation Millennials & Z

10 Kebiasaan Milenial yang Berbeda dengan Baby Boomers

4 Pertanyaan yang Meyakinkan Pentingnya Inovasi bagi Bisnis Anda

Innovation

4 Pertanyaan yang Meyakinkan Pentingnya Inovasi bagi Bisnis Anda

7 Hal Penting yang Perlu Dipahami Ketika Bekerja dengan Gen Z

Generation Millennials & Z

7 Hal Penting yang Perlu Dipahami Ketika Bekerja dengan Gen Z