Logo STUDILMU Career Advice
STUDILMU Career Advice - Budaya Hidup Sehat dalam Tim

Budaya Hidup Sehat dalam Tim


STUDILMU Users
by Studilmu Editor
Posted on Dec 21, 2018

 
Perekrut selalu mencari orang-orang yang berorientasi pada tujuan, mengalami kesuksesan, mempersiapkan sesuatu dengan baik, dan kompetitif. Hal ini bertujuan untuk menciptakan budaya dalam organisasi penjualan, dan jenis orang ini cenderung memberikan kinerja terbaik di dunia penjualan.
 
Tetapi, daya saing juga dapat menghambat budaya Anda jika itu menjadi beracun, seperti berpikir meremehkan, menikam, dan memiliki mentalitas “saya dulu”. Jadi, apa saja hal-hal yang dapat Anda lakukan untuk memastikan tim Anda beroperasi dalam lingkungan yang kompetitif tetapi tetap sehat? Sebagai pemimpin dalam bidang penjualan untuk perusahaan besar dan kecil, berikut adalah empat pilar yang perlu Anda lakukan.
 
1. Tim dan Visi Perusahaan Lebih Besar Dari Semua
Tim Anda harus memiliki mental kritis. Setiap orang memiliki peringkat terhadap satu sama lain, tetapi ada gambaran yang lebih besar di sini, dan yang sebenarnya mereka kerjakan adalah sasaran tim secara keseluruhan. Bagaimana Anda membangun pola pikir itu? Tentukan tujuan tim, rayakan kemenangan tersebut, dan beri kuasa kepada individu untuk bertanggung jawab atas keberhasilan tim dengan menunjukkan kepada mereka arti kontribusi mereka bagi organisasi.
 
Anda dapat membuat sasaran bulanan dan kuartalan dan merayakan setiap individu karena mereka membantu Anda dan tim sehingga lebih dekat dengan kemenangan tim tersebut. Misalnya ketika seseorang berhasil menutup kesepakatan, Anda dapat merayakannya dengan memberi selamat atau menyanyikan lagu kemenangan bersama.  

2. Tujuan Perorangan
Tim Anda akan menang jika setiap individu menang, jadi penting untuk menciptakan lingkungan yang mendorong mereka dapat melakukan hal itu. Setiap triwulan Anda dapat meminta anggota tim untuk berbagi dengan kelompok apa tujuan pribadi dan profesional mereka. Apapun tujuan mereka seperti membeli mobil baru dan menabung untuk mendapatkan uang muka untuk dipromosikan dan belajar keterampilan baru.
 
Dengan cara ini, daripada hanya bersaing satu sama lain pada daftar target penjualan di papan, tim Anda akan mengerti hal yang dikerjakan oleh orang lain. Mereka saling membantu mencapai tujuan mereka dan tetap bertanggung jawab dengan tujuan masing-masing, dan itu juga membuat setiap orang memiliki hubungan yang erat.
 
3. Bersenang-senang, Pertahankan Angka, dan Menangkan!
Hidup lebih menyenangkan dengan senyuman, jadi pastikan Anda merekrut orang yang akan berkembang dan dapat bersenang-senang dalam lingkungan yang kompetitif dan berorientasi pada tim. Pemain bintang Anda adalah orang-orang yang akan bertanya pada diri mereka sendiri bukan saja tentang “Apa yang tertulis di papan penjualan?” Dan “Siapa yang berada di posisi teratas?” Tetapi juga, “Bagaimana timnya melangkah?” “Jika saya berusaha menjadi lebih baik, adakah perwakilan yang saya butuhkan?" "Jika saya berada di atas, siapa yang bisa saya bantu untuk saya besarkan?"
 
Ini berarti bahwa mereka menggali jauh ke dalam contoh spesifik tentang cara yang telah mereka lakukan di masa lalu, secara pribadi atau profesional. 

4. Peningkatan yang Konstan
Selain mempekerjakan orang-orang hebat, Anda juga ingin menciptakan lingkungan yang mempromosikan pembinaan yang berkelanjutan, peningkatan, dan kesadaran diri. Anda mungkin bertanya pada diri sendiri akan hal yang harus dilakukan dengan lingkungan yang kompetitif. Individu yang paling kompetitif bersaing dengan diri mereka sendiri. Sebagai seorang pemimpin, itu berarti Anda harus menciptakan lingkungan yang menantang individu-individu ini setiap hari.
 
Anda dapat melakukan ini dengan banyak cara. Misalnya, sesi umpan balik pelatihan secara perorangan untuk pelatihan tim bahkan ke klub buku. Peningkatan kecil dalam proses penjualan membuat perbedaan besar. Anda dapat menggunakan Google Dokumen untuk umpan balik pembinaan. Buatlah data tersendiri yang menganalisis bagaimana cara tim Anda melakukan setiap langkah penjualan; baik di bawah ekspektasi, memenuhi harapan, atau di atas ekspektasi. Ini akan memberi Anda kesempatan untuk mengisi semua data ini ke dalam grafik dan menganalisis sebagai tim dan sebagai individu tentang hal yang telah dilakukan dengan baik dan hal-hal yang masih perlu diperbaiki.
 
Anda mungkin bertanya-tanya tentang cara Anda bisa mendapatkan semua hal ini saat sesi wawancara. Proyek atau panggilan penjualan yang berakhir dengan sesi umpan balik adalah cara yang bagus untuk melihat keterbukaan seorang kandidat dalam menerima dan menerapkan kritik yang membangun.
 
Persaingan mendorong kesuksesan, tetapi itu bisa menciptakan lingkungan yang bagus ataupun juga lingkungan yang tidak nyaman. Semuanya bergantung pada budaya yang Anda ciptakan di dalam tim. Semoga Anda dapat menerapkan beberapa hal di atas untuk memastikan tim Anda berkembang dengan baik!
Featured Career Advices
Rapat Kerja dengan Keberagaman Suku Bangsa

Rapat Kerja dengan Keberagaman Suku Bangsa

5 Cara Membuat Logo Produk Menjadi Terkenal

5 Cara Membuat Logo Produk Menjadi Terkenal

Cara Mengatasi Stress terhadap Finansial

Cara Mengatasi Stress terhadap Finansial

Pengertian E-learning dan Lanskapnya pada 2019

Pengertian E-learning dan Lanskapnya pada 2019

Pentingkah Memiliki Tujuan Bekerja?

Pentingkah Memiliki Tujuan Bekerja?

Rapat Kerja dengan Komunikasi yang Efektif

Rapat Kerja dengan Komunikasi yang Efektif

5 Cara Pengusaha Sukses Tetap Bahagia

5 Cara Pengusaha Sukses Tetap Bahagia

7 Cara Menjadi Tokoh Terkenal di Dunia Bisnis

7 Cara Menjadi Tokoh Terkenal di Dunia Bisnis

10 Kesalahan Fatal yang Menghancurkan Bisnis Plan

10 Kesalahan Fatal yang Menghancurkan Bisnis Plan

Etika Memuji Rekan Kerja di Lingkungan Kerja

Etika Memuji Rekan Kerja di Lingkungan Kerja

Satu Pertanyaan yang Mengubah Hidup Lebih Baik

Satu Pertanyaan yang Mengubah Hidup Lebih Baik

3 Alasan Cerita Singkat Baik untuk Bisnis

3 Alasan Cerita Singkat Baik untuk Bisnis

Menjual Produk dan Jasa melalui Cerita Singkat

Menjual Produk dan Jasa melalui Cerita Singkat

4 Karakter Kepemimpinan yang Wajib Dimiliki

4 Karakter Kepemimpinan yang Wajib Dimiliki

Peranan E-Learning dalam Pengembangan Karier

Peranan E-Learning dalam Pengembangan Karier

3 Pikiran Negatif yang Menghambat Kebahagiaan dalam Karier

3 Pikiran Negatif yang Menghambat Kebahagiaan dalam Karier

Bagaimana Cara Mengembangkan E-Learning atau Pembelajaran Online?

Bagaimana Cara Mengembangkan E-Learning atau Pembelajaran Online?

4 Karakteristik Manusia yang akan Sukses di Dunia Bisnis dan Kesehatan

4 Karakteristik Manusia yang akan Sukses di Dunia Bisnis dan Kesehatan

6 Cara Menentukan Harga Jual Produk yang Tepat

6 Cara Menentukan Harga Jual Produk yang Tepat

5 Cara Menguji Strategi Bisnis yang Baru di Media Sosial

5 Cara Menguji Strategi Bisnis yang Baru di Media Sosial

10 Cara Mencintai Diri Sendiri untuk Karier Cemerlang

10 Cara Mencintai Diri Sendiri untuk Karier Cemerlang

5 Manfaat Menjaga Kebahagiaan Sejati Karyawan bagi Perusahaan

5 Manfaat Menjaga Kebahagiaan Sejati Karyawan bagi Perusahaan

Bisakah Memasarkan Bisnis Startup Sendirian?

Bisakah Memasarkan Bisnis Startup Sendirian?

11 Cara Memiliki Pola Pikir untuk Berani Memulai Bisnis

11 Cara Memiliki Pola Pikir untuk Berani Memulai Bisnis

7 Rahasia Menjadi Tangguh di Dunia Kerja

7 Rahasia Menjadi Tangguh di Dunia Kerja

10 Cara Membawa Rasa Bahagia di dalam Tim Kerja

10 Cara Membawa Rasa Bahagia di dalam Tim Kerja

4 Cara Menuju Pensiunan Dini di Umur 40 Tahun

4 Cara Menuju Pensiunan Dini di Umur 40 Tahun

5 Cara Meningkatkan Etika Kerja di Perusahaan Indonesia

5 Cara Meningkatkan Etika Kerja di Perusahaan Indonesia

5 Strategi untuk Menang dalam Presentasi Bisnis

5 Strategi untuk Menang dalam Presentasi Bisnis

3 Tingkat Kesadaran Diri

3 Tingkat Kesadaran Diri