Logo STUDILMU Career Advice
STUDILMU Career Advice - Analisa Sebab dan Akibat Menggunakan Diagram Fishbone

Analisa Sebab dan Akibat Menggunakan Diagram Fishbone


STUDILMU Users
by Studilmu Editor
Posted on Sep 25, 2018

Mengapa itu terjadi? Bagaimana kita dapat membuat itu terjadi? Dua pertanyaan ini, keduanya sangat penting dalam pengaturan bisnis, pada esensinya adalah sama.
 
Bagaimana dua pertanyaan yang berbeda bisa menjadi identik? Lagipula, yang satu melibatkan analisis kejadian masa lampau sementara yang lainnya melibatkan perencanaan di masa mendatang. Jawabannya sederhana: di dalam kedua kasus tersebut kamu menanyakan pertanyaan dasar yang sama—yaitu: "rangkaian kejadian apa yang menyebabkan sebuah akibat tertentu?" Apakah kamu sedang melihat ke depan untuk merencanakan rangkaian kejadian, atau melihat ke belakang untuk lebih memahami, kamu dapat menggunakan alat yang sama: analisis sebab akibat atau biasanya juga disebut: analisis fishbone, diagram sebab akibat, analisa fishbone, diagram fishbone.

Sebab dan Akibat: Kilas Balik
 
Analisis Sebab Akibat biasanya digunakan untuk mencari tahu mengapa sesuatu menjadi salah. Produkmu gagal, klienmu frustrasi, dan kamu kehilangan uang. Tapi mengapa? Lagipula, semuanya baik-baik saja hingga tiga bulan yang lalu. Dengan menganalisis proses produksi, kamu mungkin dapat menemukan permasalahan untuk disalahkan. Setelah kamu menentukan dimana permasalahannya berada, kamu dapat menyelesaikannya—dan membentuk kebijakan untuk memastikan permasalahan yang sama tidak muncul kembali.
 
Analisis Sebab Akibat dapat juga membantumu menghasilkan dampak yang positif. Sebagai contoh, bulan ini—untuk pertama kalinya—tim-mu melebihi goal penjualannya. Apa yang berjalan benar? Mudah untuk mengatakan "kami beruntung", namun kebanyakan waktu kita membuat atau paling tidak mendorong keburuntungan kita sendiri. Jadi elemen apa yang berjalan dalam membuat penjualan bulan ini jauh lebih efektif daripada sebelumnya?
 
Sebab dan Akibat: Perencanaan Untuk Waktu Mendatang
 
Sementara Analisis Sebab Akibat biasanya digunakan untuk memahami apa yang telah terjadi (biasanya untuk menghindari itu terjadi lagi), itu juga dapat digunakan untuk membantu merencanakan untuk waktu mendatang. Bagaimana? Alih-alih berusaha menjelaskan hasil yang ada, sangat mungkin untuk mempersiapkan hasil yang diharapkan, dan kemudian menganalisis elemen yang diperlukan untuk membawa hasil tersebut. Setelah kamu memiliki ide yang jelas tentang apa yang dibutuhkan, jauh lebih mudah untuk membuat sebuah rencana tindakan yang akan berhasil.
 
Karena proses analisis melibatkan memecah keseluruhan ke dalam set bagian tersendiri, kamu juga dapat menggunakan diagram yang dibuat melalui Analisis Sebab Akibat untuk menentukan siapa yang seharusnya bertanggung jawab untuk aspek dalam project. Jika kamu menghabiskan waktu yang baik pada proses, kamu mungkin bahkan memiliki awalan sebuah daftar kerja untuk berbagai anggota tim project.
 
Cara Membuatnya
 
Berikut ini cara membuat fishbone atau diagram fishbone:
 
Meng-identifikasikan akar penyebab dari suatu permasalahan
 
Mendapatkan ide-ide yang dapat memberikan solusi untuk pemecahaan suatu masalah
 
Membantu dalam pencarian dan penyelidikan fakta lebih lanjut
 
 
 
Berikut ini langkah-langkah yang diperlukan untuk membuat Cause and Effect Diagram atau diagram fishbone :
 
Berikanlah Judul, Tanggal, Nama Produk, Nama Proses dan daftar nama Partisipan
 
Tentukan Pernyataan Permasalahan yang akan diselesaikan
 
Gambarkan Kepala Ikan sebagai tempat untuk menuliskan Akibat (Effect)
 
Tuliskan Pernyataan permasalahan tersebut di kepala Ikan sebagai Akibat (effect) dari penyebab-penyebab.
 
Gambarkan Tulang Belakang Ikan dan Tulang-tulang Besar Ikan atau fishbone
 
Tuliskan Faktor-faktor penyebab utama yang mempengaruhi kualitas di Tulang Besar Ikan. Pada Umumnya Faktor-faktor penyebab utama di Produksi itu terdiri dari 5M +1E yaitu :
- Machine (Mesin)
- Method (Metode)
- Man (Manusia)
- Material (Material atau bahan produksi)
- Measurement (Pengukuran)
- Environment (Lingkungan)
 
Tuliskan penyebab-penyebab sekunder berdasarkan kategori faktor penyebab utama dan tuliskan di tulang-tulang yang berukuran sedang.
 
Tuliskan lagi penyebab-penyebab yang lebih details yang mempengaruhi penyebab sekunder kemudian gambarkan tulang-tulang yang berukuran lebih kecil lagi.
 
Tentukanlah faktor-faktor penyebab tersebut yang memang memiliki pengaruh nyata terdapat Kualitas kemudian berikanlah tanda di faktor-faktor penyebab tersebut.
 
 
 
Hal yang perlu diperhatikan dalam membuat Cause and Effect Diagram atau diagram fishbone :
 
Setelah suatu masalah atau suatu situasi telah ditetapkan untuk dibahas lebih lanjut, tanyakan “mengapa-mengapa” sampai menemukan akar penyebab permasalahannya.
 
Jika masalah tersebut terdapat beberapa penyebab potensial, maka kita harus meng-analisis setiap penyebab tersebut.
 
Untuk mendapatkan root cause atau akar permasalahan yang dimaksud, metode 5 WHY (5 mengapa) adalah metode yang paling sering digunakan untuk mencari sebab akibat.
 
 
Kami memberikan pelatihan di dalam kelas tentang diagram fishbone ini, dimana kami menjelaskan secara detil tentang sebab akibat, menjelaskan dengan detil diagram fishbone, cara membuat fishbone, juga memberikan contoh fishbone, contoh analisis fishbone, contoh diagram sebab akibat, atau contoh diagram fishbone.
Featured Career Advices
Benarkah Kebahagiaan adalah Mendapatkan Pekerjaan Impian?

Benarkah Kebahagiaan adalah Mendapatkan Pekerjaan Impian?

Strategi Pemasaran E-mail untuk Generasi Milenial

Strategi Pemasaran E-mail untuk Generasi Milenial

5 Strategi Pemasaran melalui E-mail

5 Strategi Pemasaran melalui E-mail

Perencanaan Keuangan yang Salah di Umur 20-an

Perencanaan Keuangan yang Salah di Umur 20-an

Pentingnya Integritas dan Kejujuran Hati di Dunia Kerja

Pentingnya Integritas dan Kejujuran Hati di Dunia Kerja

Asumsi adalah Penyebab Kegagalan Wirausaha

Asumsi adalah Penyebab Kegagalan Wirausaha

Rapat Kerja dengan Keberagaman Suku Bangsa

Rapat Kerja dengan Keberagaman Suku Bangsa

5 Cara Membuat Logo Produk Menjadi Terkenal

5 Cara Membuat Logo Produk Menjadi Terkenal

Cara Mengatasi Stress terhadap Finansial

Cara Mengatasi Stress terhadap Finansial

Pengertian E-learning dan Lanskapnya pada 2019

Pengertian E-learning dan Lanskapnya pada 2019

Pentingkah Memiliki Tujuan Bekerja?

Pentingkah Memiliki Tujuan Bekerja?

Rapat Kerja dengan Komunikasi yang Efektif

Rapat Kerja dengan Komunikasi yang Efektif

5 Cara Pengusaha Sukses Tetap Bahagia

5 Cara Pengusaha Sukses Tetap Bahagia

7 Cara Menjadi Tokoh Terkenal di Dunia Bisnis

7 Cara Menjadi Tokoh Terkenal di Dunia Bisnis

10 Kesalahan Fatal yang Menghancurkan Bisnis Plan

10 Kesalahan Fatal yang Menghancurkan Bisnis Plan

Etika Memuji Rekan Kerja di Lingkungan Kerja

Etika Memuji Rekan Kerja di Lingkungan Kerja

Satu Pertanyaan yang Mengubah Hidup Lebih Baik

Satu Pertanyaan yang Mengubah Hidup Lebih Baik

3 Alasan Cerita Singkat Baik untuk Bisnis

3 Alasan Cerita Singkat Baik untuk Bisnis

Menjual Produk dan Jasa melalui Cerita Singkat

Menjual Produk dan Jasa melalui Cerita Singkat

4 Karakter Kepemimpinan yang Wajib Dimiliki

4 Karakter Kepemimpinan yang Wajib Dimiliki

Peranan E-Learning dalam Pengembangan Karier

Peranan E-Learning dalam Pengembangan Karier

3 Pikiran Negatif yang Menghambat Kebahagiaan dalam Karier

3 Pikiran Negatif yang Menghambat Kebahagiaan dalam Karier

Bagaimana Cara Mengembangkan E-Learning atau Pembelajaran Online?

Bagaimana Cara Mengembangkan E-Learning atau Pembelajaran Online?

4 Karakteristik Manusia yang akan Sukses di Dunia Bisnis dan Kesehatan

4 Karakteristik Manusia yang akan Sukses di Dunia Bisnis dan Kesehatan

6 Cara Menentukan Harga Jual Produk yang Tepat

6 Cara Menentukan Harga Jual Produk yang Tepat

5 Cara Menguji Strategi Bisnis yang Baru di Media Sosial

5 Cara Menguji Strategi Bisnis yang Baru di Media Sosial

10 Cara Mencintai Diri Sendiri untuk Karier Cemerlang

10 Cara Mencintai Diri Sendiri untuk Karier Cemerlang

5 Manfaat Menjaga Kebahagiaan Sejati Karyawan bagi Perusahaan

5 Manfaat Menjaga Kebahagiaan Sejati Karyawan bagi Perusahaan

Bisakah Memasarkan Bisnis Startup Sendirian?

Bisakah Memasarkan Bisnis Startup Sendirian?

11 Cara Memiliki Pola Pikir untuk Berani Memulai Bisnis

11 Cara Memiliki Pola Pikir untuk Berani Memulai Bisnis