Logo STUDILMU Career Advice
STUDILMU Career Advice - 7 Tips Sukses Menyelesaikan Pekerjaan Sesuai Tenggat Waktu

7 Tips Sukses Menyelesaikan Pekerjaan Sesuai Tenggat Waktu


STUDILMU Users
by Studilmu Editor
Posted on Jun 11, 2019

Halo rekan pembaca Career Advice, saya yakin bahwa kita pasti pernah mendengar perkataan yang mengatakan “Jangan tunggu sampai esok apa yang dapat diselesaikan hari ini!” Nah, apakah rekan pembaca setuju dengan perkataan tersebut?
 
Dalam menempuh perjalanan karier, kita pasti pernah merasa malas menyelesaikan pekerjaan dan akibatnya kita melewatkan tenggat waktu. Kita sadar bahwa telah melakukan penundaan. Lalu, kita mulai mengeluh dan merasa buruk terhadap diri sendiri.
 
Rasanya hampir setiap hari kita dikelilingi oleh tenggat waktu. Biasanya, semakin dekat tenggat waktu tersebut, semakin kita merasa stres dan kebingungan. Ini bukannya menyelesaikan pekerjaan yang dimiliki, tetapi kita justru menemui jalan buntu dan mengalami kebekuan. Lalu, apa yang dapat kita lakukan untuk mengatasi hal ini? Bagaimana kita dapat memenuhi tenggat waktu setiap pekerjaan tanpa harus mengalami stres yang berlebihan?
 
Nah, kali ini kita akan membahas 7 tips sukses menyelesaikan pekerjaan sesuai tenggat waktu agar rekan pembaca dapat menyelesaikan setiap pekerjaan tepat waktu dan tidak mengalami stres yang berlebih. Yuk, kita simak 7 tips dibawah ini.
 
1. Mulailah dari hal kecil.
Ambillah langkah kecil yang terukur. Ini merupakan trik untuk memotivasi diri dan menjauhkan diri dari penundaan. Kita harus menyelesaikan pekerjaan yang menumpuk secara bertahap dan mulailah dari yang paling sederhana. Dengan begitu, kita tidak akan merasa memiliki beban yang terlalu banyak. 
 
Penelitian membuktikan bahwa mengambil langkah kecil memudahkan kita untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut. Kita akan termotivasi untuk menyelesaikan tugas dan terhindar dari penundaan. Ketika telah berkomitmen dalam hal kecil, kita juga akan mampu berkomitmen dengan hal besar.
 
Ya, kita semua tahu bahwa sulit sekali rasanya untuk mengambil langkah awal. Jika kita memulai dengan hal yang sederhana dan berhasil menyelesaikannya, kita akan semakin tertantang untuk menyelesaikan yang lainnya.
 
2. Mengasihi diri sendiri.
Mengasihi diri sendiri memiliki kaitan yang erat dengan kesuksesan. Ketika melakukan penundaan, kita cenderung menyalahkan dan bersikap buruk terhadap diri sendiri. Nah, alangkah baiknya jika kita dapat mengasihi diri sendiri.
 
Cobalah untuk bersikap baik terhadap diri sendiri. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa langkah ini dapat meningkatkan motivasi, mengurangi stres dan dapat meningkatkan kepercayaan diri dalam menghadapi tantangan serta rintangan dalam perjalanan karier.
 
Nah, yuk kita mulai mengasihi dan bersikap baik terhadap diri sendiri agar tetap termotivasi dalam mencapai tujuan karier.
 
3. Batasi sikap perfeksionis.
Terkadang, suara hati mengatakan bahwa kita harus mendapatkan hasil sempurna. Namun, ini hanya akan membuat kita semakin merasa sulit menyelesaikannya. Ini hanya menempatkan kita pada tujuan yang tidak realistis.
 
Ketika mendapatkan hasil yang tidak sesuai dengan apa yang diharapkan, kita akan merasa gagal. Sekalipun kita berhasil mencapai hal-hal kecil, sikap perfeksionis membuat kita mengabaikan pencapaian-pencapaian tersebut. Jadi, batasi sikap perfeksionis.
 
Cobalah untuk memaklumi diri sendiri saat kita mendapatkan hasil yang tidak diharapkan. Dengan begitu, kita memberi kesempatan bagi diri sendiri untuk melakukan perbaikan dan mencoba lagi dengan hasil yang lebih baik. Inilah cara yang tepat agar kita tidak kehilangan motivasi dan tetap menyelesaikan pekerjaan tepat waktu.
 
4. Berhenti melabeli diri sebagai penunda.
Saat kita melabeli diri dengan julukan penunda, itu sama saja dengan kita setuju akan label tersebut. Kita hanya akan terus menunda pekerjaan dan tidak dapat melakukan perubahan. Jadi, berhentilah melabeli diri sendiri.
 
Daripada harus melabeli diri, cobalah untuk mengamati dan menemukan apa yang dapat dilakukan untuk mengatasi penundaan. Tempatkan diri sebagai orang ketiga dan amati penundaan yang dilakukan. Dengan begitu, kita akan menemukan solusi tepat untuk mengatasi penundaan.
 
Menurut penelitian, ini adalah cara yang dapat membantu kita untuk melepaskan diri dari penundaan, memulai menyelesaikan pekerjaan yang dimiliki dan dapat menemukan hambatan-hambatan yang seringkali membuat kita melakukan penundaan tersebut.
 
5. Memberikan hadiah bagi diri sendiri.
Otak kita dirancang untuk mencari kebahagiaan dan menolak kesedihan. Jadi, cobalah untuk mendapatkan kebahagiaan dengan memberi hadiah bagi diri sendiri. Misalnya, saat kita berhasil menyelesaikan sebuah laporan keuangan yang sulit, kita dapat menghadiahi diri dengan membeli makanan kesukaan atau menonton film kesukaan.
 
Ini adalah cara yang tepat untuk meningkatkan motivasi dalam menyelesaikan pekerjaan. Nah, rekan pembaca dapat memberikan hadiah bagi diri sendiri saat berhasil menyelesaikan pekerjaan. Dengan begitu, Anda akan tetap termotivasi dalam menyelesaikan pekerjaan lainnya sesuai tenggat waktu yang ditentukan.
 
6. Membuat prioritas.
Temukan satu pekerjaan yang dapat diselesaikan dengan cepat di antara daftar pekerjaan lainnya. Ini adalah langkah awal yang dapat menjauhkan kita dari penundaan, dibandingkan dengan harus menunggu untuk menyelesaikan pekerjaan pada menit-menit terakhir. Buatlah prioritas pekerjaan. Tentukan pekerjaan yang harus diselesaikan terlebih dahulu dan fokus menyelesaikannya.
 
7. Membayangkan keuntungan jangka panjang yang akan diperoleh.
Ketika melakukan penundaan, kita akan berusaha untuk mencari jalan pintas dalam menyelesaikan pekerjaan. Kita tidak lagi fokus pada kualitas hasil akhir. Tentu saja ini bukanlah hal yang tepat.
 
Jadi, cobalah untuk memotivasi diri dengan memikirkan keuntungan jangka panjang yang akan didapatkan. Misalnya, saat kita memulai komitmen untuk rutin berolahraga, rasa malas akan menghampiri dan membuat kita tidak ingin berolahraga. Jika kita membayangkan manfaat yang dihasilkan oleh olahraga, kita akan kembali termotivasi dan menghilangkan rasa malas tersebut.
 
Nah, ini berlaku juga dalam pekerjaan. Setiap kali rasa malas menghampiri, cobalah untuk membayangkan keuntungan jangka panjang yang akan diperoleh. Dengan begitu, kita akan tetap termotivasi untuk menyelesaikannya.
 
Nah, itulah 7 tips sukses menyelesaikan pekerjaan sesuai tenggat waktu. Penundaan hanya menjauhkan kita dari kesuksesan. Jadi, jangan suka menunda-nunda ya, rekan pembaca. Lakukan 7 tips ini agar Anda tetap termotivasi dalam perjalanan karier dan mencapai tujuan yang dimiliki.
Featured Career Advices
Perencanaan Keuangan yang Salah di Umur 20-an

Perencanaan Keuangan yang Salah di Umur 20-an

Pentingnya Integritas dan Kejujuran Hati di Dunia Kerja

Pentingnya Integritas dan Kejujuran Hati di Dunia Kerja

Asumsi adalah Penyebab Kegagalan Wirausaha

Asumsi adalah Penyebab Kegagalan Wirausaha

Rapat Kerja dengan Keberagaman Suku Bangsa

Rapat Kerja dengan Keberagaman Suku Bangsa

5 Cara Membuat Logo Produk Menjadi Terkenal

5 Cara Membuat Logo Produk Menjadi Terkenal

Cara Mengatasi Stress terhadap Finansial

Cara Mengatasi Stress terhadap Finansial

Pengertian E-learning dan Lanskapnya pada 2019

Pengertian E-learning dan Lanskapnya pada 2019

Pentingkah Memiliki Tujuan Bekerja?

Pentingkah Memiliki Tujuan Bekerja?

Rapat Kerja dengan Komunikasi yang Efektif

Rapat Kerja dengan Komunikasi yang Efektif

5 Cara Pengusaha Sukses Tetap Bahagia

5 Cara Pengusaha Sukses Tetap Bahagia

7 Cara Menjadi Tokoh Terkenal di Dunia Bisnis

7 Cara Menjadi Tokoh Terkenal di Dunia Bisnis

10 Kesalahan Fatal yang Menghancurkan Bisnis Plan

10 Kesalahan Fatal yang Menghancurkan Bisnis Plan

Etika Memuji Rekan Kerja di Lingkungan Kerja

Etika Memuji Rekan Kerja di Lingkungan Kerja

Satu Pertanyaan yang Mengubah Hidup Lebih Baik

Satu Pertanyaan yang Mengubah Hidup Lebih Baik

3 Alasan Cerita Singkat Baik untuk Bisnis

3 Alasan Cerita Singkat Baik untuk Bisnis

Menjual Produk dan Jasa melalui Cerita Singkat

Menjual Produk dan Jasa melalui Cerita Singkat

4 Karakter Kepemimpinan yang Wajib Dimiliki

4 Karakter Kepemimpinan yang Wajib Dimiliki

Peranan E-Learning dalam Pengembangan Karier

Peranan E-Learning dalam Pengembangan Karier

3 Pikiran Negatif yang Menghambat Kebahagiaan dalam Karier

3 Pikiran Negatif yang Menghambat Kebahagiaan dalam Karier

Bagaimana Cara Mengembangkan E-Learning atau Pembelajaran Online?

Bagaimana Cara Mengembangkan E-Learning atau Pembelajaran Online?

4 Karakteristik Manusia yang akan Sukses di Dunia Bisnis dan Kesehatan

4 Karakteristik Manusia yang akan Sukses di Dunia Bisnis dan Kesehatan

6 Cara Menentukan Harga Jual Produk yang Tepat

6 Cara Menentukan Harga Jual Produk yang Tepat

5 Cara Menguji Strategi Bisnis yang Baru di Media Sosial

5 Cara Menguji Strategi Bisnis yang Baru di Media Sosial

10 Cara Mencintai Diri Sendiri untuk Karier Cemerlang

10 Cara Mencintai Diri Sendiri untuk Karier Cemerlang

5 Manfaat Menjaga Kebahagiaan Sejati Karyawan bagi Perusahaan

5 Manfaat Menjaga Kebahagiaan Sejati Karyawan bagi Perusahaan

Bisakah Memasarkan Bisnis Startup Sendirian?

Bisakah Memasarkan Bisnis Startup Sendirian?

11 Cara Memiliki Pola Pikir untuk Berani Memulai Bisnis

11 Cara Memiliki Pola Pikir untuk Berani Memulai Bisnis

7 Rahasia Menjadi Tangguh di Dunia Kerja

7 Rahasia Menjadi Tangguh di Dunia Kerja

10 Cara Membawa Rasa Bahagia di dalam Tim Kerja

10 Cara Membawa Rasa Bahagia di dalam Tim Kerja

4 Cara Menuju Pensiunan Dini di Umur 40 Tahun

4 Cara Menuju Pensiunan Dini di Umur 40 Tahun