Logo STUDILMU Career Advice
STUDILMU Career Advice - 7 Ciri Karyawan Idaman

7 Ciri Karyawan Idaman


STUDILMU Users
by Studilmu Editor
Posted on Aug 31, 2018

 
Jika Anda sedang mencari posisi baru yang dapat membuat karir Anda cemerlang, Anda patut mencoba untuk menerapkan 7 ciri-ciri yang para CEO cari untuk karyawan idaman mereka. 
 
Mungkin resume Anda dapat menarik perhatian para CEO untuk mengundang Anda ke tahap interview. Namun, ciri-ciri di bawah ini dapat membuat Anda segera dipekerjakan.
 
1. Kebahagiaan
Tidak ada satupun orang yang ingin bekerja dengan orang yang tidak bahagia. Banyaknya aura negative, drama-drama yang tidak penting, dan perilaku melankolis yang dapat membuat seluruh perusahaan menurun kualitasnya secara perlahan. Jadi, walaupun kebahagiaan pribadi Anda mungkin tidak terlalu penting saat melamar pekerjaan, sebenarnya hal itu sangatlah berpengaruh.  Kebahagiaan juga mencerminkan kemampuan Anda dalam mengatasi segala tantangan tanpa ada rasa putus asa. Jika Anda menunjukkan kepada CEO bahwa Anda adalah orang yang positif, sehat secara mental, maka kesempatan Anda untuk menjadi karyawan unggulan di perusahaan yang Anda inginkan sangatlah terbuka lebar. 
 
Berikut adalah tanda-tanda jika Anda bahagia:
- Tersenyum dan Tertawa
- Tidak suka marah-marah
- Menunjukkan Bahasa tubuh yang menyenangkan
 
2. Kreatif 
Meskipun tanggung jawab pekerjaan tidak sangat membutuhkan kreatifitas, para CEO akan lebih memilih memperkerjakan orang-orang yang kreatif. Inovasi adalah salah satu faktor yang sangat berpengaruh untuk memaksimalkan kemampuan para karyawannya. Anda mungkin bisa mendapatkan posisi tersebut dan menemukan cara baru yang lebih baik untuk menyelesaikan tugas-tugas lama Anda. Karyawan yang kreatif juga akan membawa ide-ide baru yang cemerlang untuk membantu perusahaan menjadi semakin sukses.  
 
3. Kecepatan
Seperti yang dikatakan oleh pepatah lama bahwa “Waktu adalah Uang”. Para CEO sangat menginginkan pekerjaan yang mereka berikan cepat selesai, dan mereka menginginkan pekerjaan itu selesai kemarin. Namun, ini bukan hanya tentang kecepatan; ini tentang bagaimana kemampuan Anda untuk bekerja secara efisien. 
Apakah Anda akan menggunakan seluruh waktu kerja Anda hanya untuk mengerjakan satu tugas saja, atau Anda akan menyelesaikannya secepat mungkin? Jika Saya adalah CEO Anda, Saya tidak ingin Anda mengorbankan kualitas. Saya hanya tidak ingin Anda membuang waktu dan uang yang telah saya investasikan pada perusahaan Saya. Setiap detik yang berjalan namun Anda tidak produktif, perusahaan Saya akan mengalami kerugian. 
 
Cepat tanggaplah dalam mengerjakan tugas kantor Anda, dan Saya yakin akan mengakui Anda sebagai Karyawan yang terbaik. Bagaimana mungkin Saya tidak mengakui pekerjaan cemerlang seperti itu?
 
4. Kejujuran
Tidak ada hal yang dapat meluluhkan hati para CEO selain kejujuran. Sebagai seorang karyawan, Anda akan dipercaya untuk mengetahui beberapa informasi penting dan rahasia dari perusahaan tempat Anda bekerja.  Jadi pada dasarnya, jika Saya menginvestasikan uang Saya kepada Anda, Saya ingin memastikan bahwa Anda mengerjakan pekerjaan yang tepat sesuai dengan apa yang Saya bayar tanpa mengalami kerugian apapun dan menggadaikan reputasi perusahaan Saya. 
 
Sangat tidak disarankan untuk berbohong pada resume Anda dan berbohong saat menjalani wawancara kerja. Apalagi berbohong setelah Anda telah diterima pada pekerjaan tersebut. Karena sesungguhnya, para CEO tidak dapat menjalankan perusahaan tanpa kehadiran karyawan yang jujur dan berdedikasi. 
 
5. Fleksibel 
Jika Saya memilih Anda sebagai karyawan penuh waktu, Saya ingin Anda melakukan sesuatu yang dapat membantu perusahaan Saya menjadi semakin maju – tanpa ada alasan lain apapun.  Tentunya, hal ini bukan berarti Anda diharapkan untuk bekerja secara gila sampai merugikan kesehatan Anda, namun Anda juga harus fleksibel dengan posisi yang Anda punya saat ini. Ya, Anda mungkin dapat melakukan pekerjaan yang ada di atas meja ataupun tidak, dan mungkin bekerja di gudang bukanlah bagian dari tanggung jawab kerja Anda. Menampilkan asumsi bahwa Anda benar-benar peduli pada perusahaan tempat Anda bekerja memang baik, namun para CEO juga tetap harus mengharapkan kefleksibelan dari para karyawannya. 
 
6. Gairah atau Semangat
Para CEO juga berharap untuk mengetahui para karyawannya menikmati pekerjaan mereka dan berusaha secara konsisten untuk meningkatkan profesionalitas yang mereka punya. Walaupun posisi pekerjaan yang Anda lamar bukanlah pekerjaan idaman Anda namun, Anda tetap harus semangat pada industry, perusahaan, dan karir yang telah Anda pilih. Meskipun begitu, sebagai CEO, saya beresiko untuk memilih seorang karyawan yang tidak begitu peduli dengan apapun. Tentunya, seorang CEO memerlukan karyawan yang peduli dengan pekerjaannya. Perusahaan sangat bergantung pada hal itu. Para karyawan yang bersemangat dengan pekerjaannya akan merasa sangat bahagia dalam mengerjakan tugas-tugas kantor, kapanpun dan dimanapun.   
 
Dan jika hanya uang yang menjadi motivasi terbesar, maka karyawan akan melupakan pekerjaan mereka. Para CEO akan mengerti bahwa para karyawan perlu membayar tagihan rumah, listrik dan lain-lainnya namun, mempunyai gairah hanya untuk mendapatkan gaji yang terus bertambah, sama sekali tidak membuat para CEO berkesan.
 
7. Percaya Diri
Apakah Anda takut dan malu akan tantangan, sebagai CEO yang memilih karyawannya, Saya ingin Anda tahu bahwa tantangan tidak akan menghalangi Anda untuk membantu perusahaan menjadi sukses. Anda harus lebih bersemangat dan mengetahui lebih dalam tentang hal-hal apa yang para CEO sukai dari pekerjaan Anda dalam menghadapi tantangan-tantangan tersebut. 
 
Para CEO juga akan melihat kepercayaan diri Anda dalam menjalankan pekerjaan yang Anda kerjakan. Jika Anda tidak begitu yakin apakah Anda cocok untuk bekerja pada perusahaan tersebut dan menjadi cemerlang pada karir Anda, maka para CEO juga tidak dapat yakin pada kemampuan Anda. Jika Anda benar-benar menginginkan pekerjaan tersebut maka, Anda harus benar-benar percaya diri pada kemampuan Anda. 
 
Tunjukkan 7 hal tersebut kepada para CEO di perusahaan yang Anda inginkan maka, Anda akan menjadi karyawan yang cemerlang. Anda akan membuktikan pada saat wawancara kerja bahwa Anda adalah calon karyawan yang selama ini mereka cari dan kalian akan menyumbangkan kesuksesan pada perusahaan mereka. 
Featured Career Advices
Etika Memuji Rekan Kerja di Lingkungan Kerja

Etika Memuji Rekan Kerja di Lingkungan Kerja

Satu Pertanyaan yang Mengubah Hidup Lebih Baik

Satu Pertanyaan yang Mengubah Hidup Lebih Baik

3 Alasan Cerita Singkat Baik untuk Bisnis

3 Alasan Cerita Singkat Baik untuk Bisnis

Menjual Produk dan Jasa melalui Cerita Singkat

Menjual Produk dan Jasa melalui Cerita Singkat

4 Karakter Kepemimpinan yang Wajib Dimiliki

4 Karakter Kepemimpinan yang Wajib Dimiliki

Peranan E-Learning dalam Pengembangan Karier

Peranan E-Learning dalam Pengembangan Karier

3 Pikiran Negatif yang Menghambat Kebahagiaan dalam Karier

3 Pikiran Negatif yang Menghambat Kebahagiaan dalam Karier

Bagaimana Cara Mengembangkan E-Learning atau Pembelajaran Online?

Bagaimana Cara Mengembangkan E-Learning atau Pembelajaran Online?

4 Karakteristik Manusia yang akan Sukses di Dunia Bisnis dan Kesehatan

4 Karakteristik Manusia yang akan Sukses di Dunia Bisnis dan Kesehatan

6 Cara Menentukan Harga Jual Produk yang Tepat

6 Cara Menentukan Harga Jual Produk yang Tepat

5 Cara Menguji Strategi Bisnis yang Baru di Media Sosial

5 Cara Menguji Strategi Bisnis yang Baru di Media Sosial

10 Cara Mencintai Diri Sendiri untuk Karier Cemerlang

10 Cara Mencintai Diri Sendiri untuk Karier Cemerlang

5 Manfaat Menjaga Kebahagiaan Sejati Karyawan bagi Perusahaan

5 Manfaat Menjaga Kebahagiaan Sejati Karyawan bagi Perusahaan

Bisakah Memasarkan Bisnis Startup Sendirian?

Bisakah Memasarkan Bisnis Startup Sendirian?

11 Cara Memiliki Pola Pikir untuk Berani Memulai Bisnis

11 Cara Memiliki Pola Pikir untuk Berani Memulai Bisnis

7 Rahasia Menjadi Tangguh di Dunia Kerja

7 Rahasia Menjadi Tangguh di Dunia Kerja

10 Cara Membawa Rasa Bahagia di dalam Tim Kerja

10 Cara Membawa Rasa Bahagia di dalam Tim Kerja

4 Cara Menuju Pensiunan Dini di Umur 40 Tahun

4 Cara Menuju Pensiunan Dini di Umur 40 Tahun

5 Cara Meningkatkan Etika Kerja di Perusahaan Indonesia

5 Cara Meningkatkan Etika Kerja di Perusahaan Indonesia

5 Strategi untuk Menang dalam Presentasi Bisnis

5 Strategi untuk Menang dalam Presentasi Bisnis

3 Tingkat Kesadaran Diri

3 Tingkat Kesadaran Diri

10 Cara untuk Mulai Mengasah Strategi Pemasaran

10 Cara untuk Mulai Mengasah Strategi Pemasaran

3 Pertanyaan Sebelum Memulai Bisnis dan Menjadi Pengusaha

3 Pertanyaan Sebelum Memulai Bisnis dan Menjadi Pengusaha

5 Karakter Buruk Generasi Milenial yang Diperlukan dalam Bisnis

5 Karakter Buruk Generasi Milenial yang Diperlukan dalam Bisnis

11 Fakta Mengejutkan tentang Kepribadian Manusia

11 Fakta Mengejutkan tentang Kepribadian Manusia

35 Karakteristik Wirausaha

35 Karakteristik Wirausaha

5 Manajemen Krisis untuk Mengubahnya Menjadi Peluang

5 Manajemen Krisis untuk Mengubahnya Menjadi Peluang

7 Cara Mendapatkan Investor untuk Bisnis Startup

7 Cara Mendapatkan Investor untuk Bisnis Startup

9 Pelajaran Hidup yang Tidak Didapatkan dari Sekolah Bisnis

9 Pelajaran Hidup yang Tidak Didapatkan dari Sekolah Bisnis

10 Cara Orang Sukses Menjadi Semakin Kaya

10 Cara Orang Sukses Menjadi Semakin Kaya