Logo STUDILMU Career Advice
STUDILMU Career Advice - 6 Hal Sebelum Mendirikan Start-up

6 Hal Sebelum Mendirikan Start-up


STUDILMU Users
by Studilmu Editor

 
Apakah Anda masih duduk di bangku sekolah atau apakah Anda seseorang yang duduk di dalam ruangan dan merenungkan akan adanya suatu perubahan karier? Gagasan untuk memulai perusahaan baru yang besar pasti merupakan hal yang sangat menarik bagi Anda. Perusahaan start-up adalah perusahaan yang bergerak cepat, menarik, dan memberi setiap karyawan kepemilikan saham dalam apa yang mereka bangun. Dan, jika Anda seorang pendiri, Anda harus menjadi seorang pemimpin yang mengelola setiap tagihan dan pengeluaran perusahaan. Anda tidak menyebut diri Anda sebagai bos Anda sendiri.
 
Jika Anda memikirkan untuk memulai perusahaan start-up dalam bidang teknologi, Anda tidak memerlukan gelar yang lebih tinggi, Anda membutuhkan beberapa keterampilan khusus. Dan, seperti karier apapun, persiapan yang tepat akan mampu membuat perbedaan. Sebelum Anda mendirikan perusahaan start up Anda, berikut adalah hal yang menjadi rekomendasi bagi setiap calon pendiri.
 
1. Bekerja atau magang di perusahaan start-up
Sejauh ini, bekerja atau magang di perusahaan start-up adalah hal yang paling penting yang dapat Anda lakukan. Perusahaan start-up jauh berbeda dari perusahaan besar, dan melihat bagaimana seorang pemimpin perusahaan start-up menangani naik turunnya bisnis yang ia miliki merupakan hal yang sangat berharga. Ini juga memberi Anda kesempatan untuk mengambil beberapa peran dan keluar dari zona nyaman Anda, Anda akan dihadapkan dengan hal-hal yang akan terpaksa Anda lakukan nantinya sebagai seorang pendiri sebuah perusahaan start-up.
 
Jika Anda masih berada di bangku kuliah, cobalah untuk bekerja sebagai karyawan paruh waktu di sebuah perusahaan start-up yang berfokus pada suatu industri yang Anda minati dan dapat menggunakan keahlian Anda.
 
2. Temukan satu atau dua orang mentor
Keuntungan lain dari bekerja pada perusahaan start-up adalah bahwa hal itu akan memberi Anda akses alami ke mentor yang memiliki potensial besar bagi Anda. Jika Anda bekerja, jangan takut untuk memberitahu pendiri perusahaan Anda bahwa Anda tertarik untuk memulai perusahaan Anda sendiri suatu hari nanti. Dalam kebanyakan kasus, mereka akan dengan senang hati membagikan hal-hal tentang bagian-bagian bisnis yang mungkin belum pernah Anda ketahui.
 
Mentor potensial lainnya juga dapat termasuk profesor wirausaha di kampus Anda, teman-teman atau teman dari teman-teman Anda yang mungkin berada dalam dunia teknologi, dan bahkan orang-orang yang tidak Anda kenal yang aktif di suatu komunitas lokal. Sebagian besar orang sukses bisa menjadi diri mereka seperti sekarang ini karena mereka memiliki dukungan dari banyak orang-orang disekitar mereka. Tunjukkan kepada mereka bahwa Anda adalah seorang yang cerdas, memiliki motivasi yang tinggi, bersemangat untuk belajar dan Anda dapat melangkah jauh.
 
3. Ambil kelas kewirausahaan
Menjalankan perusahaan berarti Anda belajar bagaimana melakukan banyak hal di luar kekuatan dan minat Anda. Anda harus mampu mengelola pekerjaan di atas meja kerja, mengevaluasi pasar potensial, dan melacak keuangan Anda, untuk menyebutkan beberapa kemungkinan yang dapat terjadi. Dengan Anda mengambil sebuah kelas yang mengajarkan Anda pengalaman dalam dunia nyata, Anda akan memperoleh beberapa keterampilan dan proses mendasar yang perlu diketahui oleh setiap pengusaha.
Jika Anda tidak lagi bersekolah (atau sekolah Anda tidak menawarkan kelas yang relevan), carilah kursus gratis atau kursus yang terjangkau harganya yang dapat Anda ambil secara online, dan yang mencakup semuanya, mulai dari pengembangan produk hingga pengumpulan uang.
 
4. Pelajari Keterampilan Coding Dasar 
Perusahaan start-up menuntut orang-orang yang memahami coding dasar, karena hal ini akan mempermudah Anda dalam memahami masalah dan tantangan dengan produk masa depan Anda. Bahkan jika ide Anda berfokus pada produk fisik, Anda dapat mempertaruhkan keberadaan aplikasi online yang akan menjadi bagian besar dari bisnis Anda.
 
Jika Anda kuliah, sediakan ruang dalam jadwal Anda untuk mengikuti kelas pemrograman. Atau, jika Anda menginginkan sesuatu yang lebih fleksibel, ada beberapa situs baru yang dapat membantu Anda belajar membuat kode. 
 
5. Hadiri acara-acara perusahaan start-up
Ketika Anda memulai sebuah perusahaan, memiliki koneksi dengan teman-teman yang memahami tantangan Anda adalah hal yang sangat berharga. Menghadiri acara-acara perusahaan start-up adalah cara yang bagus untuk mulai membangun jaringan dengan orang-orang yang berpikiran sama. yang paling penting ketika Anda pergi ke acara, cobalah fokus untuk melakukan beberapa percakapan bermakna dengan peserta lain daripada mencoba menjalin koneksi dengan sebanyak mungkin orang.
 
6. Ikuti berita teknologi
Mengikuti blog teknologi memiliki beberapa keuntungan bagi pengusaha dan calon pengusaha. Pertama, ini akan memberi Anda pandangan tentang apa yang dilakukan perusahaan lain dan apa yang berhasil (dan tidak berfungsi). Ini juga dapat membantu Anda mengidentifikasi tren seputar perusahaan apa yang mengumpulkan uang atau diperoleh. Sebagian besar blog teknologi juga menerbitkan posting tamu dari pengusaha dan investor dengan tren atau wawasan lain ke dalam industri. 
 
Memulai sebuah perusahaan mungkin tampak seperti tugas yang menakutkan, tetapi kenyataannya adalah, Anda dapat mengatur diri sendiri untuk membuat hal yang Anda ingin perbuat dalam karier Anda. Lakukan riset, jalinlah koneksi, selaraskan diri Anda dengan orang-orang hebat, dan kemudian mulailah.
Featured Career Advice
6 Gaya Kepemimpinan dalam Menjadi Manajer yang Efektif

Leadership

6 Gaya Kepemimpinan dalam Menjadi Manajer yang Efektif

Mengapa Anak-Anak Harus Diajarkan Pola Pikir Kewirausahaan?

Entrepreneurship

Mengapa Anak-Anak Harus Diajarkan Pola Pikir Kewirausahaan?

4 Cara Membangun Merek yang Menarik Perhatian Gen Z dan Milenial

Marketing & Sales

4 Cara Membangun Merek yang Menarik Perhatian Gen Z dan Milenial

Bagaimana Rasa Syukur dapat Memperbaiki Kondisi Finansial Anda?

Self Improvement

Bagaimana Rasa Syukur dapat Memperbaiki Kondisi Finansial Anda?

10 Cara Sederhana untuk Mencintai Pekerjaan yang Kita Miliki

Self Improvement

10 Cara Sederhana untuk Mencintai Pekerjaan yang Kita Miliki

7 Cara untuk Meningkatkan Motivasi Karyawan

Motivation

7 Cara untuk Meningkatkan Motivasi Karyawan

Bagaimana Cara Tetap Merasa Bahagia Walau Tanpa Uang Banyak?

Happiness

Bagaimana Cara Tetap Merasa Bahagia Walau Tanpa Uang Banyak?

5 Ide Bisnis Rumahan yang Cocok untuk Pensiunan

Entrepreneurship

5 Ide Bisnis Rumahan yang Cocok untuk Pensiunan

4 Cara Bertanggung Jawab terhadap Hidup yang Kita Miliki

Self Improvement

4 Cara Bertanggung Jawab terhadap Hidup yang Kita Miliki

Pengertian Creative Thinking dan Contoh Keterampilannya

Innovation

Pengertian Creative Thinking dan Contoh Keterampilannya

5 Tanda Bisnis Anda Memerlukan Staf Human Resource

Leadership

5 Tanda Bisnis Anda Memerlukan Staf Human Resource

5 Cara Merangkul Konsumen Generasi Millennial melalui Instagram

Generation Millennials & Z

5 Cara Merangkul Konsumen Generasi Millennial melalui Instagram

13 Tips Ampuh untuk Merekrut Karyawan yang Berkualitas Tinggi

Resume & Interviewing

13 Tips Ampuh untuk Merekrut Karyawan yang Berkualitas Tinggi

4 Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Menjadi Penulis Freelance

Self Improvement

4 Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Menjadi Penulis Freelance

4 Pertanyaan Penting dalam Memilih Ide Bisnis yang Tepat

Entrepreneurship

4 Pertanyaan Penting dalam Memilih Ide Bisnis yang Tepat

4 Tren Teratas Bidang Human Resource di Tahun 2020

Leadership

4 Tren Teratas Bidang Human Resource di Tahun 2020

3 Cara Memastikan Ide Bisnis Rumahan Kita adalah yang Terbaik

Entrepreneurship

3 Cara Memastikan Ide Bisnis Rumahan Kita adalah yang Terbaik

5 Alasan Pentingnya Rencana Bisnis Ketika Memulai Usaha

Entrepreneurship

5 Alasan Pentingnya Rencana Bisnis Ketika Memulai Usaha

8 Tips untuk Menyewa Kantor Anda Pertama Kalinya

Productivity

8 Tips untuk Menyewa Kantor Anda Pertama Kalinya

3 Hal yang Diperlukan untuk Customer Service yang Berkelanjutan

Customer Service

3 Hal yang Diperlukan untuk Customer Service yang Berkelanjutan

4 Cara Meningkatkan Creative Thinking untuk Meraih Kesuksesan

Innovation

4 Cara Meningkatkan Creative Thinking untuk Meraih Kesuksesan

8 Kecerdasan Emosional yang Membantu Kita Melupakan Masa Lalu

Emotional Intelligence

8 Kecerdasan Emosional yang Membantu Kita Melupakan Masa Lalu

7 Cara Membuat Presentasi Penjualan yang Hebat

Marketing & Sales

7 Cara Membuat Presentasi Penjualan yang Hebat

3 Cara Meraih Kebahagiaan dengan Menerima Diri Sendiri Apa Adanya

Happiness

3 Cara Meraih Kebahagiaan dengan Menerima Diri Sendiri Apa Adanya

7 Cara Menjadi Lebih Percaya Diri Ketika Bertemu Klien

Self Improvement

7 Cara Menjadi Lebih Percaya Diri Ketika Bertemu Klien

12 Pengembangan Diri Menjadi Pemimpin dan Individu yang Lebih Baik

Self Improvement

12 Pengembangan Diri Menjadi Pemimpin dan Individu yang Lebih Baik

15 Cara yang Perlu Dikuasai untuk Membangun Kredibilitas di Kantor

Self Improvement

15 Cara yang Perlu Dikuasai untuk Membangun Kredibilitas di Kantor

10 Kebiasaan yang Membantu Staf Human Resource Menjadi Sukses

Self Improvement

10 Kebiasaan yang Membantu Staf Human Resource Menjadi Sukses

10 Kebiasaan Milenial yang Berbeda dengan Baby Boomers

Generation Millennials & Z

10 Kebiasaan Milenial yang Berbeda dengan Baby Boomers

4 Pertanyaan yang Meyakinkan Pentingnya Inovasi bagi Bisnis Anda

Innovation

4 Pertanyaan yang Meyakinkan Pentingnya Inovasi bagi Bisnis Anda

7 Hal Penting yang Perlu Dipahami Ketika Bekerja dengan Gen Z

Generation Millennials & Z

7 Hal Penting yang Perlu Dipahami Ketika Bekerja dengan Gen Z

10 Alat SEO yang Sangat Berguna untuk Bisnis Anda

Entrepreneurship

10 Alat SEO yang Sangat Berguna untuk Bisnis Anda