Logo STUDILMU Career Advice
STUDILMU Career Advice - 5 Tips Belajar Untuk Kemajuan Karier. Tips Pertama Sangat Ampuh.

5 Tips Belajar Untuk Kemajuan Karier. Tips Pertama Sangat Ampuh.


STUDILMU Users
by Studilmu Editor

 
Mempelajari keterampilan dan ilmu baru tidak hanya membuat hidup lebih menarik, tetapi juga memberi kita lebih banyak stabilitas pekerjaan dan membuka peluang untuk promosi. Namun, kebanyakan dari kita mengurungkan niat untuk mempelajari keterampilan baru karena jadwal pekerjaan yang tidak memungkinkan untuk bergerak lebih. 
 
Jika hal ini juga terjadi pada Anda, jangan khawatir karena artikel ini akan membahas beberapa strategi yang memungkinkan kita untuk dapat terus belajar sambil tetap mempertahankan karier.
 

1. Memiliki Niat dan Komitmen yang Kuat untuk Belajar

Sebelum kita mempelajari keterampilan karier baru, kita harus memiliki niat serta komitmen yang kuat untuk melakukannya. Mengapa begitu? Karena menjalani dua hal sekaligus tentunya tidak semudah yang kita bayangkan. 
 
Akan ada banyak halangan serta ujian, yang tidak jarang akan membuat kita merasa ingin berbalik arah dan meninggalkan salah satunya. Itulah mengapa memiliki niat dan komitmen yang kuat sangat penting dalam hal ini. 
 
Tanggung jawab dan tugas kita akan bertambah, sehingga saat menghadapi sebuah halangan, kita tidak akan mudah menyerah dan dapat mengingat kembali, apa tujuan kita dalam melakukan hal ini? sehingga, dapat terus berkomitmen untuk terus maju apapun masalah yang dihadapi. 
 
Cobalah untuk menganalisa jadwal yang kita miliki dan komit untuk menambahkan satu elemen yang bisa dipelajari setiap harinya. Kita dapat mengisi waktu luang yang ada sebagai kesempatan untuk membaca buku, mengulas kursus online atau sekedar mendengarkan podcast. 

2. Tanyakan tentang Peluang Pendidikan

Jika sudah memiliki niat yang mantap untuk mempertahankan karier dan belajar keterampilan baru, penting untuk kita menanyakan “apakah perusahaan kita memberikan peluang pendidikan bagi karyawannya?”.
 
Mungkin pihak manajemen dapat mengundang fasilitator dari sebuah lembaga untuk mengadakan seminar atau kelas khusus secara kilat yang dapat dihadiri oleh para karyawan di perusahaan. Selain itu, coba bicarakan hal ini kepada atasan atau bos terutama tentang manfaat mengadakan seminar di perusahaan atau mendaftarkan karyawan dalam program online.
 

3. Bergabung pada Komunitas yang Tepat

Jika Anda ingin mengembangkan keterampilan yang ada atau mempelajari sesuatu yang belum pernah dipelajari sebelumnya, cobalah untuk bergabung dengan komunitas yang terdiri dari orang-orang yang melakukan hal-hal yang ingin Anda lakukan. Sebagai contoh, kita dapat berlangganan ke sebuah blog dan buletin dari para pemimpin industri dan influencer yang kita minati, atau bergabung pada acara-acara yang mereka adakan di akhir pekan. 
 
Selain menghabiskan waktu dengan sesuatu yang bermanfaat di akhir pekan, kita juga dapat menambah keterampilan, ilmu, pengalaman dan teman baru.

4. Sisipkan Kegiatan Belajar Pada Pekerjaan

Tidak, tenang saja. Ini bukan berarti kita harus mengganggu pekerjaan kita dengan belajar. Pekerjaan tetaplah penting, dan jangan sampai pekerjaan menjadi berantakan hanya karena niat dan komitmen kita untuk mempelajari hal baru. Ada beberapa hal yang dapat dilakukan, seperti, mengunduh podcast dan menontonnya sambil menyantap makan siang, mengunjungi museum di hari Sabtu, atau bertemu dengan seorang mentor untuk minum kopi sambil ngobrol santai setiap dua minggu sekali. Intinya, jika kita memiliki waktu luang dan merasa bahwa kita dapat mempergunakannya untuk hal lain, langsung saja mulai belajarnya!
 

5. Mengikuti Program Sukarelawan 

Cara selanjutnya adalah kita dapat menggunakan jatah cuti dengan lebih bijak. Mungkin kita bisa mengganti kesempatan berlibur ke sebuah pulau dengan mengikuti program sukarelawan. Sebagai contoh, Anda mengikuti program mengajar anak-anak pedalaman di Nusa Tenggara Timur. Tidak hanya mendapatkan keterampilan dan pengalaman baru, Anda juga dapat menikmati pesona alam di Nusa Tenggara Timur. Bak kata pepatah “sekali mendayung dua-tiga pulau terlampaui”, menarik bukan?.
 
Jika kita merasa bersalah telah mengambil waktu dari pekerjaan untuk belajar, cobalah pertimbangkan kembali perspektif dan niat kita diawal. Dengan berinvestasi pada diri sendiri, sebenarnya kita sedang membuka peluang baru dan hal ini dapat memberikan dampak yang baik pada perusahaan.
 
Menjadi proaktif dalam membuat diri kita lebih berharga dapat membuka jalan karier baru atau menyalakan kembali jalan karier saat ini.
 
Kita tidak harus memilih antara pekerjaan dan kesempatan untuk terus belajar dalam mengembangkan keterampilan, karena kita dapat melakukannya secara bersamaan. Tetap semangat, rekan-rekan!