Logo STUDILMU Career Advice
STUDILMU Career Advice - 5 Strategi Ampuh Meningkatkan Produktivitas Karyawan

5 Strategi Ampuh Meningkatkan Produktivitas Karyawan


STUDILMU Users
by Studilmu Editor
Posted on Jan 14, 2019

 
“Ini tidak selalu tentang siapa yang kita pekerjakan, melainkan bagaimana cara mendukung dan menyemangati karyawan untuk memaksimalkan apa yang mereka lakukan”.
 
Dalam sebuah perusahaan, manajemen dan semua tingkatan karyawan adalah satu kesatuan tim yang harus saling menguatkan dan mendukung satu sama lain. 
 
Banyak wirausahawan yang baru memulai bisnis mereka dan merasa bingung untuk menemukan upaya dalam meningkatkan produktivitas karyawan mereka. Banyak dari mereka lupa bahwa menemukan cara terbaik untuk membuat karyawan menjadi lebih produktif adalah hal yang tidak kalah penting dari menjaga bisnis. 
 
Sayangnya, segala ide untuk mendapatkan hasil yang terbaik dari karyawan sering kali salah kaprah. Banyak pengusaha secara keliru berpikir bahwa memiliki lebih banyak karyawan yang produktif dengan menugaskan mereka lebih banyak pekerjaan dengan tenggat waktu yang lebih pendek adalah ide yang baik. Faktanya, ini bukan jalan yang efektif untuk ditempuh, dan metode seperti ini sering menyebabkan karyawan merasa tidak puas, frustasi bahkan mengundurkan diri.
 
Untuk membuat karyawan tampil dengan potensi terbaik mereka, kita sendirilah yang harus mendukung dan membantu mereka agar sukses. Berikut ini adalah lima cara untuk membantu karyawan menjadi lebih produktif:
 
1. Gunakan Teknologi yang Canggih
Untuk menghemat uang, banyak perusahaan terpaksa memberi karyawan mereka laptop yang murah, software yang kurang memadai, mesin fotokopi yang sudah sangat tua, bahkan telepon kantor yang hampir tidak dapat digunakan. 
 
Konsekuensinya, kinerja karyawan menjadi terhambat dengan betapa lambat dan tidak nyamannya teknologi yang diberikan, dan pada akhirnya merusak tingkat produktivitas mereka.
 
Sebagai pemilik bisnis yang memegang peranan penting pada perusahaan, penting untuk cerdas dalam menyusun penganggaran. Penambahan beberapa nominal rupiah dan menginvestasikannya untuk membeli teknologi yang memadai akan menghasilkan perbedaan hasil kerja antara laptop baru dengan laptop lama dengan kualitas yang payah. Pengeluaran uang untuk ini jauh lebih baik daripada memiliki karyawan yang bekerja di bawah kondisi optimal.
 
2. Berikan Pelatihan yang Memadai
Beberapa tren yang terjadi di dunia kerja sekarang adalah karyawan baru melakukan pekerjaan mereka dimulai dari hari pertama, bahkan tanpa ada pelatihan sama sekali. 
 
Banyak pihak manajemen yang berpendapat bahwa hal ini dilakukan demi mempercepat hasil produktivitas dari para karyawan baru. Mereka tidak sabar untuk mendapatkan hasil kerja dari para pendatang baru. Apalagi mereka yakin bahwa semua karyawan yang dipekerjakan adalah mereka yang memiliki kriteria yang diperlukan oleh perusahaan. Jadi, buat apa ada pelatihan kerja kembali?.
 
Karyawan baru mungkin bisa melewati hari dengan belajar secara perlahan-lahan, tetapi mereka tidak belajar seluk beluk tentang bagaimana benar-benar efisien dengan pekerjaan mereka. Pelatihan yang tepat memberi karyawan pengetahuan tentang bagaimana melakukan pekerjaan mereka secara optimal. 

3. Buat Karyawan Anda Merasa Nyaman
Perusahaan sering memberlakukan beberapa aturan yang konyol. Karyawan harus mengenakan jas dan dasi di kantor padahal sedang tidak ada jadwal kunjungan dengan klien, jadi karyawan tidak perlu menggunakan pakaian yang terlalu formal. Contoh lainnya, tidak ada istirahat untuk makan siang sebelum pukul 12:00, tidak peduli seberapa lapar karyawan, atau beberapa peraturan konyol lainnya yang membuat karyawan merasa terancam dan tidak nyaman. 
 
Ini adalah aturan yang berpotensi dapat melukai tingkat produktivitas karyawan karena secara tidak langsung kita memaksa mereka masuk ke dalam kondisi kerja yang tidak optimal. 
 
Bagaimanapun, seluruh aturan di kantor harusnya bertujuan untuk meningkatkan kinerja karyawan, bukan melukai karyawan.
 
4. Jangan Memberi Makanan Cepat Saji kepada Karyawan
Ironisnya, pizza, donat, dan makanan cepat saji lainnya adalah makanan yang paling sering ditawarkan bos kepada karyawan mereka. Tahukah Anda? Ternyata makanan cepat saji merupakan makanan yang paling terkenal merusak energi dan tingkat produktivitas seseorang. 
 
Jika perusahaan Anda memiliki sistem catering untuk makan siang para karyawannya, kami sangat menyarankan Anda untuk menjauhi makanan cepat saji dan memilih makanan sehat untuk dikonsumsikan para karyawan. 
 
5. Pelajari kekuatan dan kelemahan karyawan 
Bagian dari memaksimalkan produktivitas karyawan adalah melibatkan pendelegasian tugas kepada masing-masing dari mereka secara tepat. Untuk melakukan hal itu, kita harus tahu apa yang mampu dilakukan masing-masing karyawan, dan yang lebih penting, apa yang tidak mampu mereka lakukan. Bukan hal yang aneh bagi pemberi kerja untuk menugaskan seorang karyawan sebuah proyek yang karyawannya merasa tidak nyaman melakukannya, dan karena karyawan itu tidak ingin dilihat sebagai orang yang tidak kompeten atau benar-benar malas, ia lebih suka melakukan pekerjaan yang buruk di perusahaan. 
 
Tentu saja ini sangat berbahaya, karyawan yang mengerjakan tugas yang tidak sesuai dengan keahlian mereka, akan memiliki semangat kerja yang menurun dari hari ke hari. Tidak ada passion di dalam diri mereka untuk melakukannya. Bukan hanya itu, ini juga dapat mengancam kualitas bisnis Anda. 
 
Itulah lima strategi ampuh untuk meningkatkan tingkat produktivitas karyawan. Memperhatikan kebahagiaan para karyawan adalah salah satu komponen penting agar mereka merasa nyaman dalam bekerja. Jika karyawan tidak merasa nyaman, maka tingkat produktivitas pasti akan menurun, dan pastinya kita semua tidak ingin hal ini terjadi, bukan?.
Featured Career Advices
5 Cara Menangani Kasus Nepotisme di Tempat Kerja

5 Cara Menangani Kasus Nepotisme di Tempat Kerja

10 Frasa Pasif-Agresif yang Dapat Menghancurkan Bisnis

10 Frasa Pasif-Agresif yang Dapat Menghancurkan Bisnis

3 Tips Memiliki Kepercayaan Diri dalam Setiap Percakapan

3 Tips Memiliki Kepercayaan Diri dalam Setiap Percakapan

12 Karakteristik Orang yang Memiliki Kesadaran Diri

12 Karakteristik Orang yang Memiliki Kesadaran Diri

4 Cara Mendapatkan Pengembangan Diri yang Baik

4 Cara Mendapatkan Pengembangan Diri yang Baik

7 Elemen Etos Kerja yang Sangat Penting

7 Elemen Etos Kerja yang Sangat Penting

7 Cara Meningkatkan Kesehatan di Lingkungan Kerja

7 Cara Meningkatkan Kesehatan di Lingkungan Kerja

4 Tanda Memiliki Hubungan Kerja dengan Klien yang Tidak Baik

4 Tanda Memiliki Hubungan Kerja dengan Klien yang Tidak Baik

4 Cara Meredakan Amarah

4 Cara Meredakan Amarah

5 Cara Mendorong Inovasi Terbaru di Perusahaan

5 Cara Mendorong Inovasi Terbaru di Perusahaan

8 Kunci Kebahagiaan dan Kesuksesan ala Richard Branson

8 Kunci Kebahagiaan dan Kesuksesan ala Richard Branson

6 Cara Menumbuhkan Kreativitas dan Inovasi

6 Cara Menumbuhkan Kreativitas dan Inovasi

8 Karakteristik Orang yang Menjadi Penghambat Kesuksesan

8 Karakteristik Orang yang Menjadi Penghambat Kesuksesan

5 Cara Mudah Memenangkan Hati Atasan

5 Cara Mudah Memenangkan Hati Atasan

7 Sifat Negatif Pemimpin yang Menjadi Penghambat Kesuksesan Tim

7 Sifat Negatif Pemimpin yang Menjadi Penghambat Kesuksesan Tim

3 Cara Mengatasi Emosi Negatif

3 Cara Mengatasi Emosi Negatif

Fungsi Moodle dalam Bidang Pendidikan

Fungsi Moodle dalam Bidang Pendidikan

8 Cara Generasi Milenial Menjadi Jutawan dalam 5 Tahun

8 Cara Generasi Milenial Menjadi Jutawan dalam 5 Tahun

10 Cara Orang Sukses Berhenti Merendahkan Harga Diri Mereka

10 Cara Orang Sukses Berhenti Merendahkan Harga Diri Mereka

7 Cara Meningkatkan Kebahagiaan Sejati dan Produktivitas Para Karyawan

7 Cara Meningkatkan Kebahagiaan Sejati dan Produktivitas Para Karyawan

10 Rasa Takut yang Harus Diatasi Ketika Memulai Bisnis

10 Rasa Takut yang Harus Diatasi Ketika Memulai Bisnis

Pengertian Moodle dan 9 Fungsi Moodle di dalam Bisnis

Pengertian Moodle dan 9 Fungsi Moodle di dalam Bisnis

10 Hal yang Tidak Boleh Diucapkan di Tempat Kerja

10 Hal yang Tidak Boleh Diucapkan di Tempat Kerja

6 Prinsip Dasar yang Dapat Menciptakan Inovasi dan Kreativitas

6 Prinsip Dasar yang Dapat Menciptakan Inovasi dan Kreativitas

6 Tips Membuat Rapat Tinjauan tentang Peningkatan Kinerja Karyawan

6 Tips Membuat Rapat Tinjauan tentang Peningkatan Kinerja Karyawan

5 Alasan Pentingnya Pelatihan untuk Menjadi Trainer Handal

5 Alasan Pentingnya Pelatihan untuk Menjadi Trainer Handal

5 Tips untuk Rapat Kerja yang Lebih Baik

5 Tips untuk Rapat Kerja yang Lebih Baik

Training for Trainer, 7 Cara Pelatihan Menjadi Trainer Handal

Training for Trainer, 7 Cara Pelatihan Menjadi Trainer Handal

Pertemanan adalah Hal yang Bermanfaat di Tempat Kerja

Pertemanan adalah Hal yang Bermanfaat di Tempat Kerja

6 Tips Bekerja dengan Rekan yang Tidak Memiliki Kesadaran Diri

6 Tips Bekerja dengan Rekan yang Tidak Memiliki Kesadaran Diri