Logo STUDILMU Career Advice
STUDILMU Career Advice - 5 Hal yang Tidak Diajarkan di Bangku Perkuliahan

5 Hal yang Tidak Diajarkan di Bangku Perkuliahan


STUDILMU Users
by Studilmu Editor
Posted on Mar 02, 2019

 
Orang-orang yang telah mengalami sebelumnya, memiliki asumsi bahwa ketika mereka lulus dari perguruan tinggi, segalanya akan menjadi hal yang benar di dunia dan mereka akan melanjutkan perjalanan menuju kesuksesan. Tapi bagaimana dengan semua hal yang tidak dipersiapkan oleh kampus? Bagaimana cara menganggarkan? Atau bagaimana menghadapi pengangguran? Transisi dari utopia perguruan tinggi menjadi kehidupan kerja yang monoton dan tidak dapat diprediksi bisa menjadi sebuah proses yang sulit, tetapi berikut beberapa cara untuk membuatnya berjalan dengan baik:
 
1. Menyimpan Uang
Saya baru-baru ini mengumpulkan iklan di sebuah surat kabar terbaru untuk tiga toko kelontong yang berbeda dan pergi mengunjungi toko tersebut masing-masing untuk menentukan harga yang paling terjangkau. Yang mengejutkan saya, ada perbedaan harga antara toko-toko tersebut; harga pada beberapa produk tidak akan terlalu terlihat berbeda, tetapi ketika Anda membeli beberapa kilo apel atau buah lain,akan sangat terlihat. Setiap toko memiliki penawaran yang berbeda. Misalnya, Toko kelontong A mungkin memiliki penawaran yang lebih baik pada produk sayuran, tetapi mungkin lebih mahal di bagian susu atau daging. Jadi tentukan toko mana yang memiliki penawaran lebih baik tentang produk yang ingin Anda   dapatkan dengan harga terbaik. Menghabiskan sedikit waktu untuk melakukan hal ini akan menghemat uang jajan Anda.
 
2. Penganggaran
Penganggaran dapat terasa sulit, terutama ketika Anda beralih dari kehidupan kampus ke bekerja penuh waktu, tetapi ketika dilakukan dengan benar, Anda dapat menghemat banyak uang. Buatlah rincian barang yang ingin Anda beli (sebelum Anda pergi berbelanja) pada jumlah uang yang ingin Anda belanjakan. saya kenal seseorang yang menghabiskan sekitar 500.000 seminggu untuk belanja untuk keluarganya yang berjumlah tiga orang, jadi itu bisa dilakukan! Tentukan banyaknya makanan yang akan Anda beli untuk makan setiap hari. Jika Anda bekerja penuh waktu, mungkin ada baiknya untuk membeli peralatan masak yang dapat membantu Anda, misalnya saat Anda sampai di rumah, makanan telah siap. Tips bagus lainnya adalah ingatlah bahwa merek toko seringkali lebih murah dan rasanya sama enaknya dengan merek yang lebih dikenal dan lebih diiklankan di TV.

3. Pelajari Rencana ke Depan
Saya ingat bahwa saya pernah terbangun sepuluh menit sebelum kelas dan bergegas pergi ketika mendengar perut saya mengeram di tengah-tengah kuliah. Untung saja kelas hanya satu jam dan saya bisa langsung kembali ke asrama untuk sarapan. Ketika bekerja penuh waktu, kemewahan ini tidak lagi tersedia. Anda   harus merencanakan akan sarapan dan makan siang Anda. Jika Anda pandai membuat perencanaan, Anda akan lebih mungkin untuk menghemat uang. saya mengatakan ini, karena kadang-kadang, sebelumnya saya tidak membuat perencanaan makan siang dan makan di luar selama jam makan siang, saya menghabiskan sekitar 100.000 untuk makan. Seandainya saya dapat membawa bekal pasti saya akan lebih menghemat uang. Ultimatum: Perencanaan itu baik.
 
4. Persiapan 
Menjelang kelulusan, sebagian besar dari kita mahasiswa cenderung percaya bahwa mendapatkan pekerjaan akan menjadi mudah, karena sekarang kita memiliki gelar. Pikirkan lagi. Sementara beberapa orang mendapatkan tawaran pekerjaan langsung dari perguruan tinggi, mereka mungkin telah diterima menjadi program profesional yang mengarah ke pekerjaan penuh waktu, atau telah memiliki pengalaman di magang yang telah memutuskan untuk mempekerjakan mereka. Inilah mengapa sangat penting untuk memikirkan pilihan Anda  sebelum kelulusan, terutama 6-12 bulan sebelum Anda lulus. Tahun pertama adalah waktu yang tepat untuk melamar sebuah posisi magang yang memenuhi minat Anda   dan hal ini tidak diragukan lagi akan membantu Anda mendapatkan pengalaman dan jaringan dengan perusahaan. Banyak kali, magang ini akan mengarah ke pekerjaan penuh waktu setelah lulus. Saran saya kepada Anda: Carilah posisi magang di tahun pertama Anda sehingga Anda dapat memperoleh pengalaman berharga sebelum lulus.
 
5. Pengangguran
Anda telah menempuh perkuliahan selama empat tahun, dan akhirnya lulus, lalu Anda melamar berbagai pekerjaan, tetapi belum mendapat kabar dari perusahaan manapun. Apa yang dapat Anda   kerjakan? Saran saya adalah untuk melihat perusahaan yang Anda sukai untuk bekerja dan melihat setiap lowongan pekerjaan yang mereka daftarkan. Meskipun itu mungkin bukan posisi impian Anda, ini adalah cara terbaik untuk mendapatkan bagian dalam perusahaan. Sebenarnya, ini adalah peluang besar bagi Anda untuk membuktikan diri sambil belajar lebih banyak tentang perusahaan. Yang terbaik dari semuanya, Anda akan dapat mendengar tentang peluang pekerjaan apapun secara langsung. Dan jika mereka menyukai Anda, mungkin mereka bahkan akan menawarkan Anda posisi yang lebih baik. Percayalah bahwa  saya telah melihat itu terjadi.
Featured Career Advices
Etika Memuji Rekan Kerja di Lingkungan Kerja

Etika Memuji Rekan Kerja di Lingkungan Kerja

Satu Pertanyaan yang Mengubah Hidup Lebih Baik

Satu Pertanyaan yang Mengubah Hidup Lebih Baik

3 Alasan Cerita Singkat Baik untuk Bisnis

3 Alasan Cerita Singkat Baik untuk Bisnis

Menjual Produk dan Jasa melalui Cerita Singkat

Menjual Produk dan Jasa melalui Cerita Singkat

4 Karakter Kepemimpinan yang Wajib Dimiliki

4 Karakter Kepemimpinan yang Wajib Dimiliki

Peranan E-Learning dalam Pengembangan Karier

Peranan E-Learning dalam Pengembangan Karier

3 Pikiran Negatif yang Menghambat Kebahagiaan dalam Karier

3 Pikiran Negatif yang Menghambat Kebahagiaan dalam Karier

Bagaimana Cara Mengembangkan E-Learning atau Pembelajaran Online?

Bagaimana Cara Mengembangkan E-Learning atau Pembelajaran Online?

4 Karakteristik Manusia yang akan Sukses di Dunia Bisnis dan Kesehatan

4 Karakteristik Manusia yang akan Sukses di Dunia Bisnis dan Kesehatan

6 Cara Menentukan Harga Jual Produk yang Tepat

6 Cara Menentukan Harga Jual Produk yang Tepat

5 Cara Menguji Strategi Bisnis yang Baru di Media Sosial

5 Cara Menguji Strategi Bisnis yang Baru di Media Sosial

10 Cara Mencintai Diri Sendiri untuk Karier Cemerlang

10 Cara Mencintai Diri Sendiri untuk Karier Cemerlang

5 Manfaat Menjaga Kebahagiaan Sejati Karyawan bagi Perusahaan

5 Manfaat Menjaga Kebahagiaan Sejati Karyawan bagi Perusahaan

Bisakah Memasarkan Bisnis Startup Sendirian?

Bisakah Memasarkan Bisnis Startup Sendirian?

11 Cara Memiliki Pola Pikir untuk Berani Memulai Bisnis

11 Cara Memiliki Pola Pikir untuk Berani Memulai Bisnis

7 Rahasia Menjadi Tangguh di Dunia Kerja

7 Rahasia Menjadi Tangguh di Dunia Kerja

10 Cara Membawa Rasa Bahagia di dalam Tim Kerja

10 Cara Membawa Rasa Bahagia di dalam Tim Kerja

4 Cara Menuju Pensiunan Dini di Umur 40 Tahun

4 Cara Menuju Pensiunan Dini di Umur 40 Tahun

5 Cara Meningkatkan Etika Kerja di Perusahaan Indonesia

5 Cara Meningkatkan Etika Kerja di Perusahaan Indonesia

5 Strategi untuk Menang dalam Presentasi Bisnis

5 Strategi untuk Menang dalam Presentasi Bisnis

3 Tingkat Kesadaran Diri

3 Tingkat Kesadaran Diri

10 Cara untuk Mulai Mengasah Strategi Pemasaran

10 Cara untuk Mulai Mengasah Strategi Pemasaran

3 Pertanyaan Sebelum Memulai Bisnis dan Menjadi Pengusaha

3 Pertanyaan Sebelum Memulai Bisnis dan Menjadi Pengusaha

5 Karakter Buruk Generasi Milenial yang Diperlukan dalam Bisnis

5 Karakter Buruk Generasi Milenial yang Diperlukan dalam Bisnis

11 Fakta Mengejutkan tentang Kepribadian Manusia

11 Fakta Mengejutkan tentang Kepribadian Manusia

35 Karakteristik Wirausaha

35 Karakteristik Wirausaha

5 Manajemen Krisis untuk Mengubahnya Menjadi Peluang

5 Manajemen Krisis untuk Mengubahnya Menjadi Peluang

7 Cara Mendapatkan Investor untuk Bisnis Startup

7 Cara Mendapatkan Investor untuk Bisnis Startup

9 Pelajaran Hidup yang Tidak Didapatkan dari Sekolah Bisnis

9 Pelajaran Hidup yang Tidak Didapatkan dari Sekolah Bisnis

10 Cara Orang Sukses Menjadi Semakin Kaya

10 Cara Orang Sukses Menjadi Semakin Kaya