Logo STUDILMU Career Advice
STUDILMU Career Advice - 5 Cara Menjadi Orang yang Menyenangkan

5 Cara Menjadi Orang yang Menyenangkan


STUDILMU Users
by Studilmu Editor

Bertemu dengan orang baru dapat menjadi suatu momen yang aneh. Kita akan bertanya-tanya dalam hati apa yang harus dikatakan, bagaimana kita dapat memberikan kesan yang baik, dan bagaimana kita membuat percakapan dapat mengalir. Apakah rekan pembaca memiliki pendapat yang sama?
 
Inilah yang mungkin kita rasakan saat pertama kali kita berada di lingkungan baru, terutama lingkungan pekerjaan. Memiliki hubungan baik dengan rekan kerja, atasan dan bawahan di tempat kerja merupakan hal penting yang dapat membantu kita mencapai tujuan.
 
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa hubungan yang kita miliki merupakan kunci utama kebahagiaan dan juga kunci untuk memiliki perjalanan karier yang hebat. Tetapi bagaimana kita dapat menyesuaikan diri dan mendapatkan kepercayaan? Tentu saja kita harus menjadi seseorang yang menyenangkan. 
 
Apa yang dapat kita lakukan untuk menjadi seseorang yang menyenangkan? Berikut adalah 5 cara menjadi orang yang menyenangkan.

1. Mendengarkan tanpa menghakimi.
Ketika kita memiliki percakapan dengan orang lain, khususnya orang baru, berusahalah untuk mendengarkan. Dengarkan dan bertanyalah jika ada hal-hal yang ingin kita ketahui. Tetapi, ingat, kita tidak boleh menghakimi ya, rekan pembaca.
 
Saya yakin bahwa tidak ada satu orang pun yang ingin dihakimi atas pemikiran, opini atau tindakan yang dilakukan. Cobalah untuk mengerti keinginan, kemauan, impian dan aspirasi yang mereka miliki.
 
Apa yang dapat kita lakukan? Ketika kita mendengar pendapat seseorang yang tidak sesuai dengan pemikiran kita, dengarkan saja. Ini bukan berarti kita harus menyetujuinya. Mendengarkan adalah cara yang menunjukkan bahwa kita menghormati lawan bicara.
 
Tanyakan alasan apa yang membuatnya memiliki pendapat itu. Ini bukan berarti bahwa kita menghakiminya, tetapi kita hanya ingin menunjukkan ketertarikan pada hal yang dibicarakannya. Lalu, kita dapat mengalihkan pembicaraan kepada topik yang lebih menarik, yaitu topik tentang diri sendiri.
 
Banyak penelitian yang menunjukkan bahwa pembicaraan tentang diri sendiri merupakan topik yang lebih menyenangkan daripada pembicaraan tentang makanan atau uang.
 
Nah, bagaimana dengan rekan pembaca? Pastikan bahwa rekan pembaca tidak menjadi seseorang yang suka menghakimi ya. Dengan begitu, akan banyak orang yang menyukai kita.
 
2. Jangan egois.
Banyak orang lebih fokus pada kesalahan yang dilakukan orang lain. Ini bukannya memperbaiki hubungan, tetapi justru membuat hubungan kita menjadi lebih buruk. Lalu, bagaimana kita dapat mengoreksi kesalahan orang lain? Haruskah menceritakan kisah sukses yang kita miliki? Tentu tidak. Jangan lakukan hal itu.
 
Menjadi orang yang tidak egois berarti kita mengesampingkan keinginan, kebutuhan dan pendapat pribadi. Ini juga berarti bahwa kita harus menghilangkan keinginan untuk mengoreksi kesalahan orang lain. Jadi, kita harus mampu mengelola emosi dengan baik sekalipun kita merasa tidak sependapat dengan pendapat, pemikiran bahkan tingkah laku seseorang.
 
Menyerang pendapat orang lain hanya akan merusak hubungan kita. Ketika seseorang mendengarkan hal-hal yang menentang pemikiran, bagian yang mendorong mereka untuk menghasilkan pemikiran yang logis akan berhenti dan otak mereka mulai melakukan perlawanan.
 
Jadi, sekali lagi, jangan egois ya. Ketika kita tidak setuju dengan pendapat, pemikiran bahkan tingkah laku orang lain, lebih baik jangan langsung mengatakan bahwa itu salah, ya rekan pembaca.
 
3. Menjadi pendengar yang baik.
Salah satu kemampuan yang tidak boleh diabaikan adalah kemampuan untuk mendengarkan. Tetapi bagaimana kita dapat meningkatkan kemampuan ini? Berhentilah memikirkan hal apa yang akan kita sampaikan dan fokuslah pada hal yang dikatakan oleh lawan bicara.
 
Mendengarkan bukan berarti diam. Mendengarkan juga bukan berarti tidak mengatakan apapun. Apa bedanya? Ketika kita diam, kita sedang memikirkan hal yang ingin disampaikan. Tetapi ketika kita tidak mengatakan apapun, kita berusaha mencermati setiap perkataan lawan bicara dan mengetahui kapan kita dapat meresponnya.
 
Inilah beberapa tips yang dapat dilakukan saat kita mendengarkan:
- Dengarkan apa yang lawan bicara katakan. Jangan melakukan interupsi, menyatakan ketidaksetujuan atau melakukan evaluasi.
- Menganggukkan kepala dan memberikan respon kecil seperti,”Ya”, “Aha”.
- Mengulangi inti dari perkataan yang disampaikan tanpa ragu.
- Bertanya. Tanyakan hal yang menunjukkan bahwa kita benar-benar memberikan perhatian terhadap pembicaraan.

4. Bertanya dan meminta saran.
Mendengarkan mungkin akan terasa sulit bagi sebagian orang. Kita mungkin tidak merasa tertarik dengan hal yang dibicarakan. Lalu, pendekatan seperti apa yang perlu kita lakukan agar orang lain dapat mengetahui bahwa kita adalah orang menyenangkan? Cara pendekatan yang dapat dilakukan adalah dengan kita mengajukan pertanyaan. 
 
Cobalah untuk bertanya tentang tantangan yang sedang dihadapi. Setiap orang pastinya memiliki tantangan, bukan? Misalnya, tanyakan “Tantangan apa yang sedang Anda hadapi minggu ini?”. Ini akan membuat orang lain mau membagikan kisah hidup yang dimilikinya.
 
Cara pendekatan lain yang dapat kita lakukan adalah meminta saran dengan tulus. Selain membangun hubungan baik dengan seseorang, meminta saran juga dapat menjadi cara yang efektif untuk memengaruhi rekan kerja, atasan dan bahkan bawahan kita. Jadi, jika rekan pembaca ingin merasa dekat dengan seseorang di tempat kerja, cobalah untuk meminta saran dari orang tersebut.

5. Menggunakan bahasa tubuh yang tepat.
Bahasa tubuh merupakan elemen pendukung lainnya dalam membangun percakapan dengan orang lain dan menjadikan kita sebagai orang yang menyenangkan. Bahasa tubuh seperti apa yang harus kita miliki? Senyum. Ketika tersenyum, suasana hati kita akan membaik. Ini juga akan membuat lawan bicara kita merasa baik.
 
Sebuah penelitian mengatakan bahwa senyum dapat menstimulasi kebahagiaan. Senyum memiliki kekuatan yang sama dengan 2.000 batang coklat. Wah, bukankah ini terdengar luar biasa? Jadi, jangan pelit-pelit untuk tersenyum ya, rekan pembaca.
 
Itulah 5 cara menjadi orang yang menyenangkan. Ketika kita menjadi orang yang menyenangkan, orang lain tidak akan segan untuk dekat bahkan memberikan kita bantuan. Ingatlah bahwa kualitas hubungan yang kita miliki dapat memengaruhi karier.
 
Mari, kita sama-sama berusaha menjadi orang yang menyenangkan dan memiliki hubungan baik dengan semua orang. Tetap bersemangat dalam mencapai tujuan yang kita miliki. Semoga sukses, rekan pembaca.
Featured Career Advice
Mengapa Anak-Anak Harus Diajarkan Pola Pikir Kewirausahaan?

Entrepreneurship

Mengapa Anak-Anak Harus Diajarkan Pola Pikir Kewirausahaan?

4 Cara Membangun Merek yang Menarik Perhatian Gen Z dan Milenial

Marketing & Sales

4 Cara Membangun Merek yang Menarik Perhatian Gen Z dan Milenial

Bagaimana Rasa Syukur dapat Memperbaiki Kondisi Finansial Anda?

Self Improvement

Bagaimana Rasa Syukur dapat Memperbaiki Kondisi Finansial Anda?

10 Cara Sederhana untuk Mencintai Pekerjaan yang Kita Miliki

Self Improvement

10 Cara Sederhana untuk Mencintai Pekerjaan yang Kita Miliki

7 Cara untuk Meningkatkan Motivasi Karyawan

Motivation

7 Cara untuk Meningkatkan Motivasi Karyawan

Bagaimana Cara Tetap Merasa Bahagia Walau Tanpa Uang Banyak?

Happiness

Bagaimana Cara Tetap Merasa Bahagia Walau Tanpa Uang Banyak?

5 Ide Bisnis Rumahan yang Cocok untuk Pensiunan

Entrepreneurship

5 Ide Bisnis Rumahan yang Cocok untuk Pensiunan

4 Cara Bertanggung Jawab terhadap Hidup yang Kita Miliki

Self Improvement

4 Cara Bertanggung Jawab terhadap Hidup yang Kita Miliki

Pengertian Creative Thinking dan Contoh Keterampilannya

Innovation

Pengertian Creative Thinking dan Contoh Keterampilannya

5 Tanda Bisnis Anda Memerlukan Staf Human Resource

Leadership

5 Tanda Bisnis Anda Memerlukan Staf Human Resource

5 Cara Merangkul Konsumen Generasi Millennial melalui Instagram

Generation Millennials & Z

5 Cara Merangkul Konsumen Generasi Millennial melalui Instagram

13 Tips Ampuh untuk Merekrut Karyawan yang Berkualitas Tinggi

Resume & Interviewing

13 Tips Ampuh untuk Merekrut Karyawan yang Berkualitas Tinggi

4 Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Menjadi Penulis Freelance

Self Improvement

4 Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Menjadi Penulis Freelance

4 Pertanyaan Penting dalam Memilih Ide Bisnis yang Tepat

Entrepreneurship

4 Pertanyaan Penting dalam Memilih Ide Bisnis yang Tepat

4 Tren Teratas Bidang Human Resource di Tahun 2020

Leadership

4 Tren Teratas Bidang Human Resource di Tahun 2020

3 Cara Memastikan Ide Bisnis Rumahan Kita adalah yang Terbaik

Entrepreneurship

3 Cara Memastikan Ide Bisnis Rumahan Kita adalah yang Terbaik

5 Alasan Pentingnya Rencana Bisnis Ketika Memulai Usaha

Entrepreneurship

5 Alasan Pentingnya Rencana Bisnis Ketika Memulai Usaha

8 Tips untuk Menyewa Kantor Anda Pertama Kalinya

Productivity

8 Tips untuk Menyewa Kantor Anda Pertama Kalinya

3 Hal yang Diperlukan untuk Customer Service yang Berkelanjutan

Customer Service

3 Hal yang Diperlukan untuk Customer Service yang Berkelanjutan

4 Cara Meningkatkan Creative Thinking untuk Meraih Kesuksesan

Innovation

4 Cara Meningkatkan Creative Thinking untuk Meraih Kesuksesan

8 Kecerdasan Emosional yang Membantu Kita Melupakan Masa Lalu

Emotional Intelligence

8 Kecerdasan Emosional yang Membantu Kita Melupakan Masa Lalu

7 Cara Membuat Presentasi Penjualan yang Hebat

Marketing & Sales

7 Cara Membuat Presentasi Penjualan yang Hebat

3 Cara Meraih Kebahagiaan dengan Menerima Diri Sendiri Apa Adanya

Happiness

3 Cara Meraih Kebahagiaan dengan Menerima Diri Sendiri Apa Adanya

7 Cara Menjadi Lebih Percaya Diri Ketika Bertemu Klien

Self Improvement

7 Cara Menjadi Lebih Percaya Diri Ketika Bertemu Klien

12 Pengembangan Diri Menjadi Pemimpin dan Individu yang Lebih Baik

Self Improvement

12 Pengembangan Diri Menjadi Pemimpin dan Individu yang Lebih Baik

15 Cara yang Perlu Dikuasai untuk Membangun Kredibilitas di Kantor

Self Improvement

15 Cara yang Perlu Dikuasai untuk Membangun Kredibilitas di Kantor

10 Kebiasaan yang Membantu Staf Human Resource Menjadi Sukses

Self Improvement

10 Kebiasaan yang Membantu Staf Human Resource Menjadi Sukses

10 Kebiasaan Milenial yang Berbeda dengan Baby Boomers

Generation Millennials & Z

10 Kebiasaan Milenial yang Berbeda dengan Baby Boomers

4 Pertanyaan yang Meyakinkan Pentingnya Inovasi bagi Bisnis Anda

Innovation

4 Pertanyaan yang Meyakinkan Pentingnya Inovasi bagi Bisnis Anda

7 Hal Penting yang Perlu Dipahami Ketika Bekerja dengan Gen Z

Generation Millennials & Z

7 Hal Penting yang Perlu Dipahami Ketika Bekerja dengan Gen Z