Logo STUDILMU Career Advice
STUDILMU Career Advice - 4 Tren Teratas Bidang Human Resource di Tahun 2020

4 Tren Teratas Bidang Human Resource di Tahun 2020


STUDILMU Users
by Studilmu Editor

Mengenal “Human Resource” Lebih Dalam 

Banyak orang yang mengkategorikan “Human Resource” sebagai salah satu departemen yang paling penting dan berpengaruh di dalam perusahaan. Di setiap perusahaan, kita sering mendengar istilah HRD. HRD kepanjangan dari Human Resource Departement, yang mana HRD selalu disebut-sebut sebagai penopang kesuksesan suatu perusahaan. Lantas, apa yang dimaksud dari departemen Human Resources? Dalam buku yang berjudul “The Human Resources Glosarium”, William R. Tracey menyatakan definisinya terhadap human resource. Menurut Tracey, human resource adalah orang-orang yang bekerja sebagai staf dan bertugas untuk mengoperasikan suatu organisasi. Dengan kata lain, staff hrd adalah orang-orang yang bertanggung jawab untuk mengurusi segala perihal perusahaan dan karyawan yang ada di dalam perusahaan tersebut. 
 
Dari sini kita bisa tahu bahwa tugas hr officer itu tidaklah mudah, ada begitu banyak hal yang harus mereka selesaikan setiap harinya. Meskipun begitu, orang-orang yang bekerja di dalam human resource department adalah karyawan yang harus tetap meningkatkan keterampilan mereka. Walaupun tugas mereka adalah fokus terhadap karyawan dan kemajuan perusahaan. Namun, proses peningkatan kualitas kerja tetap perlu mereka terapkan. Oleh karena itu, diperlukan adanya human resource development yang berfungsi untuk memberi pengembangan terhadap staf human resource itu sendiri. 
 

Apa yang membuat Bidang Human Resource Harus Selalu Mengikuti Perkembangan Waktu? 

Meskipun para staf human resource adalah orang-orang yang mengoperasikan perusahaan dan semua orang yang bekerja di dalam perusahaan tersebut, namun karyawan human resource tetap harus berani dalam merubah diri dan mengikuti perkembangan zaman yang ada. Maksudnya, jika era digital seperti sekarang ini telah mendominasi kehidupan manusia, maka bidang human resource juga harus mengikuti perkembangan digital agar pekerjaan yang mereka lakukan tetap relevan dengan perkembangan zaman yang terjadi. 
 
Dalam bidang human resource, kita sudah banyak sekali melihat perubahan yang sangat signifikan di dalam dunia kerja. Salah satu contohnya adalah meningkatnya penggunaan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Logikanya, jika di tahun 2019 kita sudah melihat banyak perkembangan kerja yang berkaitan dengan Human Resource, lantas bagaimana dengan perkembangan yang akan terjadi pada tahun depan, yaitu 2020? Nah pada artikel kali ini, kita akan membahas tentang tren-tren apa saja yang terjadi di dalam bidang Human Resource di tahun 2020 mendatang. 
 
Menurut website business dot com, ada 4 tren teratas yang harus diterapkan oleh para staf Human Resource dalam mengembangkan keterampilan atau skills mereka di dalam bidang pekerjaan ini. Tujuannya agar mereka tetap bisa bekerja dengan baik dan mengikuti perkembangan zaman yang ada. Langsung saja yuk kita simak apa saja tren yang perlu diterapkan pada tahun 2020 melalui penjelasan berikut ini:
 

1. Pada Tahun 2020, Tren Big Data akan Semakin Meluas di Bidang Human Resource. 

Meskipun tahun 2019 ini juga sudah banyak perusahaan dan human resource yang sudah mulai menggunakan big data dan kecerdasan buatan (artificial intelligence), namun di tahun depan perusahaan diprediksi akan lebih banyak menggunakannya dibandingkan pada tahun ini. Mengapa hal ini perlu dilakukan? Alasannya simpel, karena internet dan teknologi bisa memberikan kita data-data dan informasi baru yang mungkin sebelumnya tidak pernah kita ketahui. 
 
Melalui big data, para staf di human resource akan tahu bagaimana caranya mereka mempersingkat dan mempermudah proses kerja serta meningkatkan kinerja dalam mengolah data-data karyawan maupun calon karyawan yang akan bekerja di perusahaan mereka. 
 
Selain itu, perusahaan juga akan lebih mudah untuk mendapatkan beberapa data dan informasi baru yang bisa didapatkan melalui kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) seperti, bagaimana sikap para karyawan dalam bekerja? Seberapa sering para karyawan memberikan umpan balik atau feedback kepada rekan kerja mereka yang lain atau meminta feedback dari para atasannya? dan lain sebagainya. 
 
Big data mempermudah human resource untuk memahami dan mengenal para karyawannya lebih dalam dan tentunya lebih baik lagi. Terkadang, kita bisa berbohong pada orang lain melalui kata-kata, namun big data akan menyulitkan kita dari segala kebohongan tersebut. Data akan melihat bagaimana karyawan memiliki ketekunan dalam bekerja dengan tidak membuka YouTube atau media sosial lain yang mengganggu fokus kerja mereka, bagaimana karyawan memiliki kedisiplinan yang tinggi untuk datang ke kantor tepat waktu, bagaimana karyawan sangat rajin dalam menyelesaikan soal-soal e-learning yang perlu diselesaikan dalam periode waktu tertentu, dan lain sebagainya. 
 
Meskipun begitu, ini semua bukan hanya tentang memiliki data-data baru yang valid, namun ini tentang bagaimana human resource memaksimalkan pekerjaan mereka dengan menggunakan big data untuk kemajuan human resource di tahun 2020. 

2. Pada Tahun 2020, Tren Pemberdayaan Masyarakat akan Semakin Meningkat bagi Bidang Human Resource. 

Pemberdayaan masyarakat akan menjadi hal yang sangat booming di tahun 2020, karena pada tahun depan kehidupan manusia diprediksi akan jauh lebih kompleks daripada tahun ini. Pada tahun depan, akan lebih banyak orang yang bekerja secara jarak jauh (remote), mendirikan bisnis dari rumah, bekerja secara freelance. Dengan kata lain, pekerjaan menjadi semakin lebih dinamis dan tidak hanya terpaku dengan kegiatan kerja di kantor saja. 
 
Tren pemberdayaan manusia ini akan membantu staf human resource untuk lebih memprioritaskan kepentingan para karyawan. Dalam hal ini, human resource akan mengubah peran setiap karyawan menjadi karier yang cemerlang bagi masa depan mereka dan masa depan perusahaan. Caranya, human resource akan menambah proses pembelajaran yang bisa dimiliki para karyawan dalam training, menerapkan budaya umpan balik atau feedback yang konstruktif, mengadakan forum diskusi untuk meningkatkan motivasi karyawan, pemberian penghargaan atau award yang lebih sering kepada karyawan dengan kinerja yang unggul. 
 
Hasil riset menunjukkan bahwa 69% karyawan akan bertekad untuk bekerja lebih keras ketika kinerja mereka diakui oleh pemimpin dan human resource mereka. Ketika karyawan merasa dihargai, mereka akan lebih terlibat dengan kegiatan-kegiatan kantor, lebih bersemangat dalam menerapkan apa yang menjadi budaya perusahaan dan berusaha untuk meningkatkan produktivitas mereka. Dengan kata lain, Human Resource di tahun 2020 harus lebih mengembangkan tren yang membuat para karyawan lebih dihargai, lebih termotivasi dan lebih diberdayakan untuk menuju kesuksesan mereka dan perusahaan di masa depan. 

3. Pada Tahun 2020, Pengembangan Kualitas Kinerja Manajer akan Menjadi Tren Human Resource Terbaru. 

Meskipun kinerja karyawan menjadi semakin baik dan unggul, bukan berarti tugas para manajer akan berkurang atau hilang begitu saja. Human resource bukan hanya perlu berfokus pada pemberdayaan kualitas karyawan, namun juga terhadap pemberdayaan kualitas para pemimpin. 
 
Menurut penelitian yang dilakukan oleh The Business Backer menyatakan bahwa 93% karyawan akan merasa puas dengan pekerjaan mereka, ketika mereka percaya dengan kinerja yang diberikan pemimpin mereka terhadap perusahaan. Nah dari hasil penelitian ini, kita tahu bahwa kualitas kinerja manajer harus selalu dikembangkan agar para karyawan juga akan merasa lebih percaya diri dalam memberikan kinerja terbaik mereka. Dengan begitu, tugas dan tanggung jawab Human Resource juga akan semakin mudah. 
 
Ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh Human Resource di setiap perusahaan ketika mereka ingin menerapkan tren ini di tahun 2020, yaitu sebagai berikut: 
- Human Resource harus mencari cara untuk mendukung pelatihan dan pengembangan manajer mereka. 
- Human Resource harus menyusun rangkaian keterampilan atau skill yang dapat membuat manajer menjadi pelatih (coach) yang lebih baik.
- Human Resource harus mencari cara untuk mengevaluasi kemampuan manajer dengan melibatkan tim dan individu. 
- Human Resource harus bisa mengembangkan keterampilan kepemimpinan yang lebih kuat pada para pemimpin perusahaan. 
- Human Resource harus mendukung manajer untuk bisa menciptakan kejelasan dan keselarasan dalam tim mereka. 
- Human Resource harus mengadakan pelatihan one-by-one dengan para manajer dan melakukan diskusi bagaimana menjadi pemimpin yang lebih baik. 
- Human Resource mendorong budaya penyampaian umpan balik atau feedback yang baik, jujur dan konstruktif. 
 
Dengan menerapkan tren ini, human resource bukan hanya berfokus pada pengembangan karyawan, namun juga berfokus pada pengembangan seluruh karyawan yang ada, termasuk para pemimpin atau manajer. 
 

4. Human Resource Harus Memperhatikan Tren Kesehatan Mental Karyawan di Tempat Kerja. 

Tren terakhir yang diprediksi menjadi sangat booming di tahun 2020 adalah kesehatan mental karyawan yang menjadi fokus perhatian penting bagi para staf human resource di dalam suatu perusahaan. 
 
Laporan survei yang diterbitkan oleh Pemerintah Inggris pada tahun 2017 menunjukkan bahwa lebih dari 50% karyawan diberhentikan dari pekerjaan mereka karena gangguan kesehatan mental yang mereka alami. Coba deh rekan-rekan pembaca bayangkan, jumlah karyawan yang mengalami gangguan mental ternyata lebih tinggi daripada mereka yang dikeluarkan dari pekerjaan namun memiliki kesehatan mental yang baik. 
 
Untuk membantu menyelesaikan hal ini, Pangeran William pernah meluncurkan situs web yang bernama Mental Health at Work pada tahun 2018, yang mana situs web ini dirancang khusus untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mendukung orang-orang di sekitar mereka yang mungkin memiliki gangguan kesehatan mental. 
 
Nah, itulah mengapa memperhatikan kesehatan mental karyawan di tempat kerja menjadi salah satu tren teratas yang perlu diperhatikan para staf human resource di perusahaan manapun mereka bekerja. Oleh karena itu, human resource memiliki peranan yang sangat penting untuk memperhatikan hal ini kepada para karyawan di kantor. Mungkin cara pencegahannya bisa dengan saling memotivasi, menghilangkan budaya bullying di kantor, meningkatkan rasa toleransi dan empati, dan lain sebagainya. 
 
Ketika kita berbicara tentang suatu “tren”, mungkin kebanyakan orang akan merujuk kepada teknologi atau digital. Namun, ternyata ada hal-hal lain yang tidak kalah penting daripada tren yang hanya merujuk pada teknologi saja, yaitu tren yang berhubungan dengan sumber daya manusia yang nantinya peranan ini akan dilaksanakan oleh para staf Human Resource. Kolaborasi antara manusia dan teknologi memang akan selalu menjadi hal yang terbaik. Jadi, jangan hanya terpaku dengan teknologi saja, namun pemberdayaan manusia juga tetap penting untuk diperhatikan. Selamat menerapkan 4 tren di atas dan meraih kesuksesan human resource di tahun 2020 ya, rekan-rekan Career Advice.