Logo STUDILMU Career Advice
STUDILMU Career Advice - 4 Tips Ampuh untuk Kepribadian Introvert dalam Beradaptasi di Lingkungan Kerja

4 Tips Ampuh untuk Kepribadian Introvert dalam Beradaptasi di Lingkungan Kerja


STUDILMU Users
by Studilmu Editor

Pengertian Kepribadian Introvert
Mungkin kita sering mendengar istilah “kepribadian introvert”, namun apa sih sebenarnya arti dari istilah tersebut? Kepribadian introvert adalah sebuah istilah yang ditujukan untuk menggambarkan kepribadian seseorang yang tidak menyukai keramaian, seorang yang pemalu dan sulit untuk bergabung dengan orang-orang di sekitarnya. 
 
Kepribadian introvert ini biasanya suka membuat banyak orang penasaran, karena biasanya mereka yang berkarakter introvert memang tidak akan menceritakan banyak hal kepada orang-orang di sekitarnya. Nah, sebelum rekan-rekan Career Advice membaca artikel ini lebih jauh, saya akan mengajukan beberapa pertanyaan yang perlu dijawab oleh rekan pembaca. Tidak perlu menjawabnya dengan kencang, cukup jawab di dalam hati saja dan katakan “ya” atau tidak”. Siap?
 
Apakah rekan pembaca merasa takut saat diminta untuk mengutarakan pendapat di pertemuan penting? Apakah rekan pembaca merasa sangat gugup saat harus presentasi di depan rekan-rekan kerja lainnya? Apakah rekan pembaca tidak suka dengan lingkungan kerja yang terlalu ramai, berisik dan banyak orang disekeliling Anda? Apakah rekan pembaca cenderung diam seribu Bahasa saat tim sedang melakukan brainstorming?
 
Dari beberapa pertanyaan di atas, jika jawaban rekan pembaca “ya”, ini mengindikasikan bahwa rekan pembaca masuk ke dalam kategori orang-orang yang memiliki kepribadian introvert. Sayangnya, mungkin lingkungan kerja Anda memiliki orientasi yang berbeda dengan Anda. Semua karyawan dituntut untuk aktif dan proaktif, menyampaikan segala hal yang ada di dalam otak mereka dan apa yang mereka rasakan perlu didengarkan oleh orang lain.  
 
Apabila seseorang yang memiliki kepribadian introvert tidak segera mencari tahu solusi akan hal ini, maka ini dapat membawa mereka ke dalam perasaan ‘stres’. Hasilnya, mereka akan mudah kelelahan dan kinerja semakin berkurang. Ini adalah kondisi yang sangat disayangkan, karena mereka adalah orang-orang berbakat yang tidak menunjukkan bakat mereka (berbeda dengan orang yang berbakat namun ekstrovert). 
 
Meskipun kita memiliki kepribadian yang introvert, bukan berarti ini dapat menjadi penghalang besar untuk kita merasa nyaman di tempat kerja, bahkan di lingkungan kerja yang sangat menyukai karyawan-karyawan yang berkepribadian ekstrovert. 
 
Dalam lingkungan kerja kita, mungkin ada rekan-rekan kerja yang mendukung dan juga tidak mendukung sifat alami kita ini. Jadi, agar kita dapat beradaptasi dengan baik, kita perlu belajar untuk menunjukkan perilaku berdasarkan tuntutan di lingkungan kerja kita tersebut. Nah, berikut ini adalah beberapa tips untuk rekan pembaca introvert yang bekerja di lingkungan kerja ekstrovert. 
 
1. Jangan Biarkan Lingkungan Kerja Menghabiskan Energi Kita
Bagi seorang karyawan yang berkepribadian introvert, melakukan aktivitas dan meniru sikap mereka yang berkepribadian ekstrovert mungkin akan menguras energi yang berlebihan, sehingga kita akan mudah lelah. Dalam hal ini, kita tidak boleh membiarkan energi kita habis hanya karena percobaan ini. 
 
Kita akan memerlukan waktu untuk sendirian dan mengisi ulang kembali energi yang telah tercurahkan. Coba rekan pembaca identifikasi, kira-kira kegiatan apa saja yang dapat menguras energi kita? Apakah itu memberikan pendapat saat brainstorming atau presentasi di depan rekan-rekan kerja lainnya? 
 
Beri waktu untuk diri kita berlatih, berlatih dan berlatih. Meskipun kita tidak bisa seaktif mereka yang ekstrovert, namun setidaknya kita sudah berani untuk muncul ‘di atas permukaan’. Selain itu, kita juga perlu membatasi waktu harian kita untuk berkumpul dan mendengarkan kebisingan kantor yang ada. Itu sangat melelahkan, bukan? 
 
2. Hindari Perasaan ‘Dipojokkan’
Saat kita bekerja di lingkungan kerja yang penuh dengan karyawan berkepribadian ekstrovert. Mayoritas dari mereka akan merasa senang untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan secara spontanitas. Yap! mereka sangat menyukai hal itu. Sayangnya, ini berbeda dengan mereka yang berkepribadian introvert, yang mana mereka lebih suka untuk berpikir dalam beberapa waktu saat diajukan sebuah pertanyaan. Ini bukan berarti mereka tidak pintar loh ya. Namun, kepribadian introvert memang membuat seorang individu menomorsatukan kelogisan. Itulah mengapa mereka memerlukan sedikit waktu untuk berpikir dengan matang. 
 
Solusinya, sampaikan kepada rekan-rekan kerja kita bahwa kita perlu waktu untuk berpikir sebelum menjawab pertanyaan dan pastikan setelah kita telah menemukan jawabannya, kita akan menjawab pertanyaan tersebut. Jika tidak, hmm mereka mungkin akan berpikir kalau kita hanya beralasan untuk menghindari pertanyaan dari mereka. 
 
Solusi lain yang dapat rekan pembaca terapkan adalah dengan mempersiapkan pertanyaan-pertanyaan yang mungkin akan diajukan di dalam rapat kerja. Semakin baik persiapan yang rekan pembaca lakukan, maka rekan pembaca akan semakin merasa nyaman dengan lingkungan kerja Anda. Ups, tentunya stres juga akan semakin berkurang. 
 
3. Kelola Stres dengan Sangat Baik
Pernah tidak rekan-rekan Career Advice melihat seorang introvert marah? Maaf ya, sedikit menakutkan bukan? Mereka yang kita kenal sebagai seorang yang pendiam, kalem, santun, tetiba saat marah bisa menjadi seorang yang sangat ‘meledak-ledak’. 
 
Karyawan yang berkepribadian introvert memang tidak mudah dalam mengekspresikan kemarahan mereka seperti karyawan ekstrovert lainnya. Jadi sebagai seorang yang berkepribadian introvert, kita perlu mengelola stres kita dengan sangat baik. 
 
Misalnya, kita perlu meluangkan waktu untuk sendirian, melakukan refleksi dan fokus terhadap apa yang kita pikirkan, ide-ide, serta perasaan internal yang kita rasakan. Selain itu, jangan lupa untuk memiliki waktu istirahat yang cukup, karena ini sangat penting untuk terus menjaga energi kita. 
 
4. Pahami Bagaimana Stres Mempengaruhi Rekan Kerja Anda
Saat kita berbicara tentang kepribadian introvert dan ekstrovert, keduanya pasti memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing dalam menghadapi stres di lingkungan kerja. Ini menunjukkan bahwa tidak hanya kita (introvert) yang bisa merasa stres, namun mereka yang ekstrovert pun bisa merasakannya juga. 
 
Bahkan, terkadang kita tidak menyadari kalau kita sedang merasa stres, karena stres yang kita rasakan sudah terinternalisasi dengan diri kita. Inti dari poin ini adalah saat seorang karyawan introvert bekerja di lingkungan kerja yang penuh dengan orang-orang yang ekstrovert, mereka tidak perlu khawatir atau terlalu pusing memikirkan hal itu. Semua orang PASTI pernah merasa stres. Dan, tidak semua stres itu tidak baik, ada beberapa macam stres yang memang sangat baik untuk perkembangan diri kita. 
 
Tidak perlu merasa terpojokkan, tersingkirkan atau berbeda dari mereka yang berkepribadian ekstrovert, karena kita semua memiliki keunikan masing-masing. 
 
Nah, bagi rekan-rekan Career Advice yang berkepribadian introvert, tetap semangat ya untuk beradaptasi dengan baik di lingkungan kerja Anda. Selamat mencoba kiat-kiat di atas ya, rekan-rekan Career Advice.
Featured Career Advice
Mengapa Anak-Anak Harus Diajarkan Pola Pikir Kewirausahaan?

Entrepreneurship

Mengapa Anak-Anak Harus Diajarkan Pola Pikir Kewirausahaan?

4 Cara Membangun Merek yang Menarik Perhatian Gen Z dan Milenial

Marketing & Sales

4 Cara Membangun Merek yang Menarik Perhatian Gen Z dan Milenial

Bagaimana Rasa Syukur dapat Memperbaiki Kondisi Finansial Anda?

Self Improvement

Bagaimana Rasa Syukur dapat Memperbaiki Kondisi Finansial Anda?

10 Cara Sederhana untuk Mencintai Pekerjaan yang Kita Miliki

Self Improvement

10 Cara Sederhana untuk Mencintai Pekerjaan yang Kita Miliki

7 Cara untuk Meningkatkan Motivasi Karyawan

Motivation

7 Cara untuk Meningkatkan Motivasi Karyawan

Bagaimana Cara Tetap Merasa Bahagia Walau Tanpa Uang Banyak?

Happiness

Bagaimana Cara Tetap Merasa Bahagia Walau Tanpa Uang Banyak?

5 Ide Bisnis Rumahan yang Cocok untuk Pensiunan

Entrepreneurship

5 Ide Bisnis Rumahan yang Cocok untuk Pensiunan

4 Cara Bertanggung Jawab terhadap Hidup yang Kita Miliki

Self Improvement

4 Cara Bertanggung Jawab terhadap Hidup yang Kita Miliki

Pengertian Creative Thinking dan Contoh Keterampilannya

Innovation

Pengertian Creative Thinking dan Contoh Keterampilannya

5 Tanda Bisnis Anda Memerlukan Staf Human Resource

Leadership

5 Tanda Bisnis Anda Memerlukan Staf Human Resource

5 Cara Merangkul Konsumen Generasi Millennial melalui Instagram

Generation Millennials & Z

5 Cara Merangkul Konsumen Generasi Millennial melalui Instagram

13 Tips Ampuh untuk Merekrut Karyawan yang Berkualitas Tinggi

Resume & Interviewing

13 Tips Ampuh untuk Merekrut Karyawan yang Berkualitas Tinggi

4 Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Menjadi Penulis Freelance

Self Improvement

4 Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Menjadi Penulis Freelance

4 Pertanyaan Penting dalam Memilih Ide Bisnis yang Tepat

Entrepreneurship

4 Pertanyaan Penting dalam Memilih Ide Bisnis yang Tepat

4 Tren Teratas Bidang Human Resource di Tahun 2020

Leadership

4 Tren Teratas Bidang Human Resource di Tahun 2020

3 Cara Memastikan Ide Bisnis Rumahan Kita adalah yang Terbaik

Entrepreneurship

3 Cara Memastikan Ide Bisnis Rumahan Kita adalah yang Terbaik

5 Alasan Pentingnya Rencana Bisnis Ketika Memulai Usaha

Entrepreneurship

5 Alasan Pentingnya Rencana Bisnis Ketika Memulai Usaha

8 Tips untuk Menyewa Kantor Anda Pertama Kalinya

Productivity

8 Tips untuk Menyewa Kantor Anda Pertama Kalinya

3 Hal yang Diperlukan untuk Customer Service yang Berkelanjutan

Customer Service

3 Hal yang Diperlukan untuk Customer Service yang Berkelanjutan

4 Cara Meningkatkan Creative Thinking untuk Meraih Kesuksesan

Innovation

4 Cara Meningkatkan Creative Thinking untuk Meraih Kesuksesan

8 Kecerdasan Emosional yang Membantu Kita Melupakan Masa Lalu

Emotional Intelligence

8 Kecerdasan Emosional yang Membantu Kita Melupakan Masa Lalu

7 Cara Membuat Presentasi Penjualan yang Hebat

Marketing & Sales

7 Cara Membuat Presentasi Penjualan yang Hebat

3 Cara Meraih Kebahagiaan dengan Menerima Diri Sendiri Apa Adanya

Happiness

3 Cara Meraih Kebahagiaan dengan Menerima Diri Sendiri Apa Adanya

7 Cara Menjadi Lebih Percaya Diri Ketika Bertemu Klien

Self Improvement

7 Cara Menjadi Lebih Percaya Diri Ketika Bertemu Klien

12 Pengembangan Diri Menjadi Pemimpin dan Individu yang Lebih Baik

Self Improvement

12 Pengembangan Diri Menjadi Pemimpin dan Individu yang Lebih Baik

15 Cara yang Perlu Dikuasai untuk Membangun Kredibilitas di Kantor

Self Improvement

15 Cara yang Perlu Dikuasai untuk Membangun Kredibilitas di Kantor

10 Kebiasaan yang Membantu Staf Human Resource Menjadi Sukses

Self Improvement

10 Kebiasaan yang Membantu Staf Human Resource Menjadi Sukses

10 Kebiasaan Milenial yang Berbeda dengan Baby Boomers

Generation Millennials & Z

10 Kebiasaan Milenial yang Berbeda dengan Baby Boomers

4 Pertanyaan yang Meyakinkan Pentingnya Inovasi bagi Bisnis Anda

Innovation

4 Pertanyaan yang Meyakinkan Pentingnya Inovasi bagi Bisnis Anda

7 Hal Penting yang Perlu Dipahami Ketika Bekerja dengan Gen Z

Generation Millennials & Z