Logo STUDILMU Career Advice
STUDILMU Career Advice - 4 Cara Menjalin Hubungan Harmonis Antara Anda dengan Rekan Kerja

4 Cara Menjalin Hubungan Harmonis Antara Anda dengan Rekan Kerja


STUDILMU Users
by Studilmu Editor

 
Mari memulai dengan sebuah situasi berikut ini: Anda memiliki sebuah pekerjaan yang hebat. Manajer Anda mendukung dan mendorong pekerjaan Anda. Pekerjaan Anda menantang dan selalu Anda selesaikan dengan cara yang baik. Suara Anda di kantor juga terdengar, Anda terinspirasi oleh misi perusahaan, dan budaya keseimbangan kehidupan kerja yang mengagumkan. Hanya ada satu keluhan yang Anda miliki, yaitu Anda tidak benar-benar terhubung dengan rekan-kerja Anda. Anda tidak memiliki kecocokan sehingga Anda memiliki hubungan yang tidak harmonis dengan rekan-rekan kerja Anda.
 
Upaya Anda untuk bergabung dalam percakapan saat istirahat biasanya berakhir dengan jangkrik atau kecanggungungan. Saat orang lain keluar untuk bersenang-senang, Anda memutuskan untuk tetap di kantor atau keluar dan pulang ke rumah. Anda benar-benar kehilangan kesempatan akan perayaan-perayaan kecil diluar jam kerja dan juga tidak dapat berinteraksi dengan orang lain.
 
Meskipun bergaul dengan rekan kerja Anda bukanlah akhir dari kebahagiaan karir Anda, tidak dapat disangkal bahwa nyatanya, hal ini sangat mempengaruhi kehidupan karir Anda. Memiliki hubungan baik dengan rekan kerja Anda, akan membantu Anda dalam pekerjaan yang Anda lakukan sehari-hari dikantor. Sebaliknya, jika Anda sulit untuk menjalin persahabatan dengan orang-orang yang bekerja dengan Anda, Anda akan mudah untuk berkecil hati.
 
Berikut adalah langkah-langkah yang dapat Anda lakukan untuk menjalin hubungan harmonis antara Anda dan rekan kerja Anda.
 
Pertama-tama, inilah saatnya untuk mencari tahu kesulitan yang membuat Anda tidak dapat terhubung baik dengan rekan kerja Anda. Jujurlah pada diri Anda sendiri. Apakah Anda benar-benar menempatkan diri Anda disana? Sudahkah Anda menghadiri acara dan pertemuan sosial? Sudahkah Anda mencoba terlibat dalam percakapan yang ramah? Atau, apakah Anda menutup diri Anda dan bertanya dalam hati mengapa orang-orang tidak berusaha untuk mengenal Anda?
Jika Anda merasa tak ada seorangpun yang bersikap hangat dan ramah terhadap Anda, kemungkinan besar masalahnya ada pada Anda, dan dalam hal ini Anda memiliki beberapa opsi. Jika Anda menikmati segala sesuatu tentang pekerjaan Anda dan melupakan waktu bersama dengan rekan Anda. Dan faktanya, rekan kerja Anda akan bersikap dingin terhadap Anda saat Anda melakukan  kesalahan kecil dalam situasi tertentu. Jika hal ini terjadi, inilah kesempatan yang tepat untuk Anda dapat menghabiskan waktu dan menjalin hubungan bersama rekan-rekan kerja Anda di luar kantor. Di sisi lain, jika pertemanan di tempat kerja adalah sebuah hal penting bagi Anda namun Anda merasa seperti terjebak dalam budaya beracun, Anda pasti ingin mulai mencari tim (atau bahkan lingkungan kerja yang lain) yang lebih cocok untuk Anda. Atau, jika Anda menyadari bahwa Anda belum proaktif karena Anda dapat mengenal rekan kerja Anda jauh lebih baik, mungkin sudah waktunya untuk meningkatkan permainan Anda dan berinteraksi lebih banyak, yang membawa kita ke tips selanjutnya …
 
2. Jadilah Otentik
Banyak orang terjebak dalam perangkap ini. Mereka menyesuaikan aspek kepribadian mereka agar lebih cocok dengan sekelompok orang. Seringkali terasa lebih mudah menjadi tidak otentik daripada tidak disukai. Tentu saja, tidak ada yang salah dengan membuka diri untuk minat atau cara berpikir baru (pada kenyataannya, itu memang terjadi!). Namun, akan lebih baik jika Anda mampu menahan godaan untuk menggeser seluruh fondasi yang Anda miliki guna membuat kehidupan kerja Anda lebih mudah.
 
Untungnya, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk menjadi tulus juga membentuk ikatan yang lebih baik dengan rekan kerja Anda. Mungkin Anda bersemangat tentang keragaman di tempat kerja dan ingin mengepalai komite kantor. Atau, alih-alih melompat ke percakapan saat makan siang, Anda akan memulai sendiri untuk membuka obrolan tentang perjalanan baru yang Anda ambil atau artikel pemikiran yang baru saja Anda baca.
 
Menggunakan gairah dan pengalaman Anda sendiri dapat membangkitkan berbagai diskusi dan juga peluang yang memberi Anda dan rekan kerja Anda kesempatan untuk menemukan satu minat yang sama. Jangan lupa, Anda harus tetap jujur ??dan tulus tentang hal-hal yang Anda sukai.
 
3. Memperluas Cakrawala Anda
Tanyakan pada diri Anda: apakah Anda benar-benar tidak cocok dengan siapa pun di kantor? Atau, apakah Anda hanya berasumsi bahwa hanya karena Anda tidak terhubung dengan satu kelompok orang tertentu? Tidak ada yang salah dengan keluar dari zona nyaman Anda dan berinteraksi dengan beberapa orang baru di tempat kerja — pada kenyataannya, inilah yang diharapkan!
 
Duduklah dengan kelompok baru sambil makan siang di ruang istirahat. Bergabunglah dengan tim lintas fungsional untuk tidak hanya bertemu dengan beberapa rekan Anda, tetapi juga untuk belajar tentang aspek lain dari bisnis. Atau, ubah tujuan Anda dari membentuk ikatan dengan semua orang, dengan mencari satu orang yang benar-benar dapat berhubungan baik dengan Anda.
 
Lingkungan kantor dapat dengan mudah dipenuhi dengan kecocokan. Dan, sambil terus berada di kelompok orang yang sama Anda akan merasa aman. Jadi, keluar dan berinteraksilah dengan beberapa rekan yang berbeda. Anda mungkin terkejut dengan pertemanan yang Anda bentuk!
 
4. Milikilah Sebuah Prinsip
Sayangnya, terkadang tidak peduli sebanyak apapun Anda mencoba, tidak semua orang akan menerima upaya Anda untuk bersikap ramah. Ini bisa saja mengecewakan. Tetapi, jangan biarkan hal itu membuat Anda terlalu kecewa. Hal terpenting yang perlu Anda ingat di sini adalah Anda tetap harus menjadi versi terbaik dari diri Anda sendiri. Bahkan jika tempat kerja Anda terlihat tidak ramah terhadap Anda, Anda tetap harus terus membawa sikap empatik dan positif Anda dari hari ke hari selama Anda berada di kantor.
 
Mungkin Anda tidak akan menjalin persahabatan seumur hidup di kantor karena Anda memiliki kesenangan lain diluar karir Anda. Ingatlah sebuah nasihat kuno yang mengatakan perlakukanlah orang lain seperti Anda ingin diperlakukan. Ini merupakan hal yang sangat penting. Terapkan prinsip ini, bahkan jika Anda bukan teman terbaik bagi semua orang sekalipun. Pada akhirnya. Sekalipun Anda tidak dapat menjalin hubungan dengan semua orang di kantor dan menjadi seseorang yang disukai oleh semua orang, setidaknya Anda dihormati.
 
Bagi sebagian dari kita, kecocokan dengan rekan kerja adalah sebuah keharusan. Tetapi, bagi yang lain, pekerjaan yang sebenarnya jauh lebih penting daripada dengan siapa mereka melakukannya. Terlepas dari paham yang Anda miliki, mencoba untuk memperbaiki hubungan yang Anda miliki dengan rekan kerja Anda bukanlah hal yang buruk.
 
Bahkan jika Anda tidak dapat secara dramatis mengubah suasana tempat kerja Anda atau anggota tim Anda dalam berinteraksi dengan Anda, kiat ini akan membantu Anda yakin bahwa Anda selalu menjadi diri Anda yang terbaik dan paling inklusif di kantor.
Featured Career Advice
6 Gaya Kepemimpinan dalam Menjadi Manajer yang Efektif

Leadership

6 Gaya Kepemimpinan dalam Menjadi Manajer yang Efektif

Mengapa Anak-Anak Harus Diajarkan Pola Pikir Kewirausahaan?

Entrepreneurship

Mengapa Anak-Anak Harus Diajarkan Pola Pikir Kewirausahaan?

4 Cara Membangun Merek yang Menarik Perhatian Gen Z dan Milenial

Marketing & Sales

4 Cara Membangun Merek yang Menarik Perhatian Gen Z dan Milenial

Bagaimana Rasa Syukur dapat Memperbaiki Kondisi Finansial Anda?

Self Improvement

Bagaimana Rasa Syukur dapat Memperbaiki Kondisi Finansial Anda?

10 Cara Sederhana untuk Mencintai Pekerjaan yang Kita Miliki

Self Improvement

10 Cara Sederhana untuk Mencintai Pekerjaan yang Kita Miliki

7 Cara untuk Meningkatkan Motivasi Karyawan

Motivation

7 Cara untuk Meningkatkan Motivasi Karyawan

Bagaimana Cara Tetap Merasa Bahagia Walau Tanpa Uang Banyak?

Happiness

Bagaimana Cara Tetap Merasa Bahagia Walau Tanpa Uang Banyak?

5 Ide Bisnis Rumahan yang Cocok untuk Pensiunan

Entrepreneurship

5 Ide Bisnis Rumahan yang Cocok untuk Pensiunan

4 Cara Bertanggung Jawab terhadap Hidup yang Kita Miliki

Self Improvement

4 Cara Bertanggung Jawab terhadap Hidup yang Kita Miliki

Pengertian Creative Thinking dan Contoh Keterampilannya

Innovation

Pengertian Creative Thinking dan Contoh Keterampilannya

5 Tanda Bisnis Anda Memerlukan Staf Human Resource

Leadership

5 Tanda Bisnis Anda Memerlukan Staf Human Resource

5 Cara Merangkul Konsumen Generasi Millennial melalui Instagram

Generation Millennials & Z

5 Cara Merangkul Konsumen Generasi Millennial melalui Instagram

13 Tips Ampuh untuk Merekrut Karyawan yang Berkualitas Tinggi

Resume & Interviewing

13 Tips Ampuh untuk Merekrut Karyawan yang Berkualitas Tinggi

4 Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Menjadi Penulis Freelance

Self Improvement

4 Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Menjadi Penulis Freelance

4 Pertanyaan Penting dalam Memilih Ide Bisnis yang Tepat

Entrepreneurship

4 Pertanyaan Penting dalam Memilih Ide Bisnis yang Tepat

4 Tren Teratas Bidang Human Resource di Tahun 2020

Leadership

4 Tren Teratas Bidang Human Resource di Tahun 2020

3 Cara Memastikan Ide Bisnis Rumahan Kita adalah yang Terbaik

Entrepreneurship

3 Cara Memastikan Ide Bisnis Rumahan Kita adalah yang Terbaik

5 Alasan Pentingnya Rencana Bisnis Ketika Memulai Usaha

Entrepreneurship

5 Alasan Pentingnya Rencana Bisnis Ketika Memulai Usaha

8 Tips untuk Menyewa Kantor Anda Pertama Kalinya

Productivity

8 Tips untuk Menyewa Kantor Anda Pertama Kalinya

3 Hal yang Diperlukan untuk Customer Service yang Berkelanjutan

Customer Service

3 Hal yang Diperlukan untuk Customer Service yang Berkelanjutan

4 Cara Meningkatkan Creative Thinking untuk Meraih Kesuksesan

Innovation

4 Cara Meningkatkan Creative Thinking untuk Meraih Kesuksesan

8 Kecerdasan Emosional yang Membantu Kita Melupakan Masa Lalu

Emotional Intelligence

8 Kecerdasan Emosional yang Membantu Kita Melupakan Masa Lalu

7 Cara Membuat Presentasi Penjualan yang Hebat

Marketing & Sales

7 Cara Membuat Presentasi Penjualan yang Hebat

3 Cara Meraih Kebahagiaan dengan Menerima Diri Sendiri Apa Adanya

Happiness

3 Cara Meraih Kebahagiaan dengan Menerima Diri Sendiri Apa Adanya

7 Cara Menjadi Lebih Percaya Diri Ketika Bertemu Klien

Self Improvement

7 Cara Menjadi Lebih Percaya Diri Ketika Bertemu Klien

12 Pengembangan Diri Menjadi Pemimpin dan Individu yang Lebih Baik

Self Improvement

12 Pengembangan Diri Menjadi Pemimpin dan Individu yang Lebih Baik

15 Cara yang Perlu Dikuasai untuk Membangun Kredibilitas di Kantor

Self Improvement

15 Cara yang Perlu Dikuasai untuk Membangun Kredibilitas di Kantor

10 Kebiasaan yang Membantu Staf Human Resource Menjadi Sukses

Self Improvement

10 Kebiasaan yang Membantu Staf Human Resource Menjadi Sukses

10 Kebiasaan Milenial yang Berbeda dengan Baby Boomers

Generation Millennials & Z

10 Kebiasaan Milenial yang Berbeda dengan Baby Boomers

4 Pertanyaan yang Meyakinkan Pentingnya Inovasi bagi Bisnis Anda

Innovation

4 Pertanyaan yang Meyakinkan Pentingnya Inovasi bagi Bisnis Anda

7 Hal Penting yang Perlu Dipahami Ketika Bekerja dengan Gen Z

Generation Millennials & Z