Logo STUDILMU Career Advice
STUDILMU Career Advice - 3 Pertanyaan Ini Akan Mengembalikan Fokus Anda

3 Pertanyaan Ini Akan Mengembalikan Fokus Anda


STUDILMU Users
by Studilmu Editor
Posted on Jan 25, 2019

 
Sebagai seorang pekerja, Anda mudah terjebak dalam pekerjaan, Anda menghabiskan waktu setiap hari membalas setiap email masuk dan menyelesaikan tugas-tugas lainnya. Itu adalah hal yang membawa Anda kepada mode ‘rutinitas’ yang dengan mudah membawa Anda pada kebosanan. Setiap hal mulai terasa membosankan dan pekerjaan Anda menjadi mandek.
 
Itu sebabnya sesi pemfokusan ulang sangat perlu dilakukan setiap beberapa bulan. Ini dapat dilakukan dengan mengambil beberapa jam dari jadwal pekerjaan yang terstruktur setiap harinya. Anda tidak hanya akan mendapatkan istirahat yang sangat dibutuhkan dari kesibukan sehari-hari, tetapi Anda juga akan dapat membenamkan diri dalam gambaran besar, menemukan fokus untuk bulan-bulan mendatang, dan masuk ke alur yang baik dan bahagia lagi.
 
Jadi temukan lokasi yang produktif di luar kantor, jadwalkan rapat dengan diri Anda sendiri, dan, begitu Anda di sana, pelajari lebih dalam ketiga topik ini.
 
1. Pekerjaan apa yang perlu dikerjakan dengan lebih baik lagi?
Sebagian besar dari kita memiliki daftar panjang hal-hal tentang pekerjaan kita yang kita rasa tidak dilakukan sebaik mungkin. Mungkin halaman web Anda memerlukan pembaruan, mungkin Anda tidak memiliki kalender editorial untuk blog Anda, atau mungkin materi presentasi Anda sedikit membingungkan.
 
Di selembar kertas kosong, daftarkan semua hal yang “mengganggu” Anda tentang pekerjaan Anda. Kemudian, dari daftar itu, pilih tiga pekerjaan yang benar-benar penting. Mungkin mereka memengaruhi penjualan atau kepuasan pelanggan.
 
Langkah selanjutnya yang perlu dilakukan untuk mengembalikan fokus adalah tentukan hal yang perlu dilakukan. Untuk setiap item yang Anda catat, putuskan hal yang diperlukan untuk memperbaikinya dan informasi yang Anda butuhkan sebelum mengambil tindakan. Tetapkan inisiatif pengumpulan informasi apapun sesegera mungkin. Jika mereka datang dengan label harga tinggi, maka carilah cara yang sesuai dengan anggaran. 
 
Tujuan yang disertai dengan langkah-langkah yang rinci akan memudahkan Anda untuk fokus. Ketika Anda fokus dalam mengerjakan suatu hal, maka setiap daftar pekerjaan yang Anda buat dapat terselesaikan dengan baik. 

2. Apa yang ingin saya lakukan dengan lebih baik lagi?
Terkadang kita adalah musuh terburuk kita sendiri. Kita tahu bahwa jika kita duduk di depan komputer tanpa daftar tugas khusus maka kita akan menghabiskan berjam-jam untuk mengunjungi situs-situs tertentu selain email. Kita tahu bahwa kebanyakan multitasking mengurangi efisiensi dan produktivitas.
 
Beri diri Anda 20 menit untuk membuat daftar "kebutuhan perbaikan" Anda sendiri. Identifikasi pola kerja khas Anda. Kapan Anda merasa paling terkuras, hilang, lelah, atau stres? Mengapa? Dan yang paling penting, apa yang akan dihasilkan? Kotak email masuk yang telah bersih dan dibalas semua? Meja kerja yang rapi? Laporan yang hanya tinggal diedit? 
 
Langkah selanjutnya yang perlu dilakukan untuk mengembalikan fokus adalah memilih 10 aturan kerja untuk diikuti. Kurangi daftar pekerjaan hingga kurang lebih 10 item. Ubahlah masing-masing dari mereka menjadi peraturan untuk dijalani. Namun ingat, Anda harus tetap adil pada diri sendiri, beri sebuah keluwesan dalam peraturan tersebut. Hal apapun yang terlalu kaku pasti tidak akan membantu. Masing-masing harus dimulai dengan "Saya selalu berusaha untuk ..."
 
Ketik daftar tersebut pada selembar kertas dan tempelkan di tempat yang selalu terlihat oleh Anda saat bekerja. Kemudian, perlahan-lahan integrasikan mereka ke dalam kebiasaan kerja. Anda tidak mungkin melakukan semuanya dalam satu waktu, cobalah dengan satu dua peraturan sampai Anda terbiasa. Lalu, adaptasikan kembali diri Anda dengan peraturan yang selanjutnya. Lakukan ini setiap minggu sampai Anda menguasai semuanya. Ini akan membuat Anda tetap fokus dalam mengerjakan hal yang menjadi tujuan Anda.

3. Apa yang saya pikirkan saat ini?
Pengusaha menghabiskan banyak waktu bergulat dengan pertanyaan besar: Apakah saya menghasilkan cukup uang? Haruskah mencari pekerjaan baru? Haruskah saya menjelajah area karier yang yang baru? Apa yang harus saya lakukan untuk meningkatkan penghasilan? Ini semua adalah pertanyaan serius yang tidak mudah dijawab.
 
Sebagian besar orang cenderung mempertahankan diri untuk merenungkannya hanya ketika itu benar-benar diperlukan. Ya, inilah pemikiran yang terkadang muncul dan menguras energi kita untuk menyelesaikannya. Pemikiran-pemikiran ini merupakan penghambat yang dapat memperlambat keputusan kerja yang penting. Ini membuat Anda menjadi tidak fokus dan tidak yakin. Dan ketidakpastian ini dapat melemahkan komitmen Anda terhadap strategi kerja yang baik.
 
Langkah selanjutnya yang perlu dilakukan untuk mengembalikan fokus adalah mengacaukan penghambat ini. Luangkan waktu untuk memikirkan pertanyaan terbesar yang dihadapi pekerjaan Anda. Pilih tiga atau kurang yang paling penting untuk pekerjaan yang dilakukan dalam 6-18 bulan ke depan. Perjelas mereka. Apakah Anda benar-benar berpikir untuk mendapatkan pekerjaan baru? Atau pertanyaannya, "bagaimana bisa menambah pengalaman baru dengan pekerjaan yang sama?" Atau "bagaimana saya bisa mendapatkan keahlian baru untuk menumbuhkan pekerjaan saya ke arah yang saya inginkan?".
 
Beri diri Anda beberapa waktu untuk merenungkan, mempertimbangkan, dan meneliti pertanyaan tanpa menjawabnya atau membuat keputusan yang teguh. Lakukan pemetaan ide dari hal-hal yang dapat Anda lakukan untuk mendidik diri sendiri, kemudian tentukan waktu yang tepat. Yang paling penting, letakkan di satu daftar besar berlabel "Tidak Sekarang." Ini akan berfungsi sebagai pengingat lembut bahwa Anda tidak dapat menangani semuanya sekaligus dan untuk bergerak maju, beberapa pertanyaan perlu dijawab.
 
Inilah beberapa pertanyaan yang dapat Anda renungkan ketika Anda merasa bosan dan terjebak dalam pekerjaan Anda. perasaan bosan dan terjebak ini membuat Anda tidak fokus sehingga Anda gagal menjalani rencana yang telah dibuat dalam mencapai tujuan. Disinilah Anda perlu merenungkan beberapa hal agar Anda dapat mengembalikan fokus dan menjadi produktif kembali. Kenali pemicunya dan ambil tindakan untuk mengatasinya. Pastikan bahwa tindakan itu merupakan sebuah keputusan matang yang dihasilkan melalui sebuah perenungan yang mendalam. 
Featured Career Advices
4 Cara Meredakan Amarah

4 Cara Meredakan Amarah

5 Cara Mendorong Inovasi Terbaru di Perusahaan

5 Cara Mendorong Inovasi Terbaru di Perusahaan

8 Kunci Kebahagiaan dan Kesuksesan ala Richard Branson

8 Kunci Kebahagiaan dan Kesuksesan ala Richard Branson

6 Cara Menumbuhkan Kreativitas dan Inovasi

6 Cara Menumbuhkan Kreativitas dan Inovasi

8 Karakteristik Orang yang Menjadi Penghambat Kesuksesan

8 Karakteristik Orang yang Menjadi Penghambat Kesuksesan

5 Cara Mudah Memenangkan Hati Atasan

5 Cara Mudah Memenangkan Hati Atasan

7 Sifat Negatif Pemimpin yang Menjadi Penghambat Kesuksesan Tim

7 Sifat Negatif Pemimpin yang Menjadi Penghambat Kesuksesan Tim

3 Cara Mengatasi Emosi Negatif

3 Cara Mengatasi Emosi Negatif

Fungsi Moodle dalam Bidang Pendidikan

Fungsi Moodle dalam Bidang Pendidikan

8 Cara Generasi Milenial Menjadi Jutawan dalam 5 Tahun

8 Cara Generasi Milenial Menjadi Jutawan dalam 5 Tahun

10 Cara Orang Sukses Berhenti Merendahkan Harga Diri Mereka

10 Cara Orang Sukses Berhenti Merendahkan Harga Diri Mereka

7 Cara Meningkatkan Kebahagiaan Sejati dan Produktivitas Para Karyawan

7 Cara Meningkatkan Kebahagiaan Sejati dan Produktivitas Para Karyawan

10 Rasa Takut yang Harus Diatasi Ketika Memulai Bisnis

10 Rasa Takut yang Harus Diatasi Ketika Memulai Bisnis

Pengertian Moodle dan 9 Fungsi Moodle di dalam Bisnis

Pengertian Moodle dan 9 Fungsi Moodle di dalam Bisnis

10 Hal yang Tidak Boleh Diucapkan di Tempat Kerja

10 Hal yang Tidak Boleh Diucapkan di Tempat Kerja

6 Prinsip Dasar yang Dapat Menciptakan Inovasi dan Kreativitas

6 Prinsip Dasar yang Dapat Menciptakan Inovasi dan Kreativitas

6 Tips Membuat Rapat Tinjauan tentang Peningkatan Kinerja Karyawan

6 Tips Membuat Rapat Tinjauan tentang Peningkatan Kinerja Karyawan

5 Alasan Pentingnya Pelatihan untuk Menjadi Trainer Handal

5 Alasan Pentingnya Pelatihan untuk Menjadi Trainer Handal

5 Tips untuk Rapat Kerja yang Lebih Baik

5 Tips untuk Rapat Kerja yang Lebih Baik

Training for Trainer, 7 Cara Pelatihan Menjadi Trainer Handal

Training for Trainer, 7 Cara Pelatihan Menjadi Trainer Handal

Pertemanan adalah Hal yang Bermanfaat di Tempat Kerja

Pertemanan adalah Hal yang Bermanfaat di Tempat Kerja

6 Tips Bekerja dengan Rekan yang Tidak Memiliki Kesadaran Diri

6 Tips Bekerja dengan Rekan yang Tidak Memiliki Kesadaran Diri

9 Cara Mendapatkan Kebahagiaan

9 Cara Mendapatkan Kebahagiaan

Apa yang dimaksud inovatif dalam Bisnis? 5 Cara Ini Dapat Membantu.

Apa yang dimaksud inovatif dalam Bisnis? 5 Cara Ini Dapat Membantu.

10 Cara Menjadi Kaya Raya ala Generasi Milenial

10 Cara Menjadi Kaya Raya ala Generasi Milenial

5 Faktor Internal yang Menghambat Kesuksesan Bisnis

5 Faktor Internal yang Menghambat Kesuksesan Bisnis

8 Cara Pintar Bernegosiasi yang Harus Dipelajari Para Pengusaha

8 Cara Pintar Bernegosiasi yang Harus Dipelajari Para Pengusaha

3 Cara Mencegah Burnout dalam Tim

3 Cara Mencegah Burnout dalam Tim

7 Hal dari Ilmu Psikologi untuk Menyusun Strategi Negosiasi

7 Hal dari Ilmu Psikologi untuk Menyusun Strategi Negosiasi

5 Dampak Positif Kemarahan

5 Dampak Positif Kemarahan