Logo STUDILMU Career Advice
STUDILMU Career Advice - 2 Kunci Sukses Menjalankan Usaha Kecil

2 Kunci Sukses Menjalankan Usaha Kecil


STUDILMU Users
by Studilmu Editor
Posted on Jun 27, 2019

Bagi usaha kecil, setiap pertumbuhan merupakan kemenangan. Jumlah pengikut media sosial yang bertambah atau jumlah orang yang mengunjungi website merupakan sebuah kemenangan yang berarti bagi usaha kecil. Namun, menjalankan bisnis kecil juga memiliki kesulitan tersendiri. Rasanya, sulit sekali untuk mengalami pertumbuhan, apalagi di tengah persaingan global saat ini. Sebagai pebisnis yang menjalankan usaha kecil, kita haruslah menggunakan strategi yang tepat. 
 
Apa yang harus dilakukan agar kita dapat menjaga kelangsungan bisnis kecil dan mendapatkan keuntungan dalam jangka panjang? Ada 2 hal pokok yang menjadi fokus kita dalam menjalankan usaha kecil, yakni sistem operasional dan sistem pemasaran.
 
Sistem operasional adalah hal-hal yang berhubungan dengan proses berjalannya usaha sehari-hari. Sistem pemasaran adalah usaha yang dilakukan untuk membuat masyarakat mengenal dan membeli produk yang kita miliki. Tentunya, strategi pemasaran terus berkembang dari tahun ke tahun. Jika tidak pernah mengubah strategi pemasaran bisnis, maka kita tidak akan mengalami kemajuan. Para pelanggan mungkin saja merasa bosan dan berpindah kepada kompetitor. Untuk itu, pastikan bahwa kita selalu mengikuti strategi pemasaran yang sedang tren. Nah, kali ini, kita akan melihat apa saja yang harus dilakukan dalam sistem operasional dan sistem pemasaran agar kita dapat mengalami pertumbuhan dan peningkatan.
 
Sistem Operasional 
 
Berikut adalah hal yang harus dilakukan: 
1. Miliki kepercayaan dalam tim.
Tanpa kepercayaan, kita akan sulit untuk mengoperasikan bisnis dan mendapatkan hasil yang besar. Jika percaya bahwa tim yang dimiliki akan bekerja dengan benar, kita dapat fokus pada pertumbuhan dan kesempatan lain.
 
Daripada harus mengurusi hal-hal kecil, ada baiknya jika kita fokus pada konsep, proses dan prosedur yang dimiliki dalam tim. Pastikan bahwa kita memiliki pertumbuhan yang dapat memotivasi setiap orang untuk bekerja dan menghasilkan kreativitas. Dengan begitu, kita akan mampu membangun sebuah tim yang kuat. 
 
2. Perdalam perluasan pasar.
Ada perbedaan diantara kata luas dan dalam. Dalam menjalankan bisnis kecil, penting untuk memperdalam pangsa pasar. Memperdalam jauh lebih penting daripada memperluas. Apa maksudnya? Ini berarti bahwa lebih baik kita fokus bagaimana masyarakat dapat semakin mengenal produk yang kita jual daripada harus membuka cabang baru di kota lain atau di negara lain.
 
3. Miliki Key Performance Indicator (KPI) yang jelas. 
KPI adalah matrik yang digunakan untuk mengukur performa kinerja perusahaan. Pastikan bahwa kita memiliki angka yang jelas dalam mengukur performa kinerja usaha yang dijalankan. KPI membantu kita untuk melacak pertumbuhan bisnis. Kita akan dapat melihat apakah usaha yang dimiliki mengalami pertumbuhan, kemandekan atau mengalami kemunduran. Jika mengalami kemunduran, kita dapat menemukan hal-hal yang masih perlu ditingkatkan. KPI merupakan tolak ukur yang menentukan apakah usaha yang dijalankan berada dalam jalur yang tepat atau berada di luar jalur yang tidak seharusnya.
 
4. Memiliki sistem tunai.
Untuk meningkatkan jumlah modal, kita membutuhkan uang tunai. Uang tunai merupakan hal yang sulit untuk didapatkan dalam usaha kecil. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mengidentifikasi dan menemukan cara yang tepat dalam mendapatkan uang tunai, sehingga kita tetap dapat menjalankan bisnis dan menggunakan uang tunai untuk pengembangan produk, proses perekrutan karyawan baru dan hal lainnya. Tenang saja, lambat laun kita akan menemukan bahwa mekanisme ini akan menjadi bagian yang dari pertumbuhan bisnis yang dijalankan. Nikmati saja.
 
5. Tidak berhutang dan miliki biaya pengeluaran yang tetap.
Usaha kecil memiliki modal yang rendah. Belum banyak pelanggan yang benar-benar mengenal produk yang kita jual. Untuk itu, jangan sampai kita memiliki hutang. Pastikan juga kita memiliki biaya pengeluaran yang tetap. Di awal perjalanan bisnis, tidak masalah jika kita harus menunggu untuk memiliki kantor yang mewah dan barang-barang yang mahal. 
 
 
Sistem Pemasaran
 
1. Belajar dari kompetitor.
Jika ingin mengubah strategi pemasaran, perhatikan apa yang dilakukan oleh pesaing. Kita harus dapat melihat langkah yang digunakan pesaing dalam menarik pelanggan. Jika kita masih menggunakan cara lama, tidak ada salahnya untuk menggunakan cara yang sama seperti yang digunakan oleh pesaing. Strategi tersebut akan sangat ampuh apabila jika target pasar yang kita miliki sama dengan yang dimiliki pesaing.

2. Dapatkan testimoni.
Sebelum membeli, kita pasti akan melihat ulasan produk yang ada. Ulasan dapat menjadi hal yang membuat kita membeli atau bahkan tidak membeli suatu produk. Tentunya kita tidak ingin membuang uang untuk hal yang tidak berkualitas. Ini juga merupakan cara yang tepat untuk menarik pelanggan. Pelanggan akan dapat membeli produk yang kita jual jika mereka melihat ulasan dari beberapa pelanggan. Kita dapat memuat ulasan ini di website atau bahkan media sosial. Dengan begitu, setiap orang dapat membaca ulasan yang ada.
 
3. Melakukan pembaharuan pada media sosial.
Media sosial memiliki peranan penting dalam usaha kecil. Untuk itu, kita harus dapat menggunakannya dengan tepat. Pertama, terus adakan pembaharuan pada akun yang dimiliki. Pastikan bahwa semua informasi tentang usaha yang kita miliki adalah akurat dan nyata. Kedua, masukkan konten-konten baru pada linimasa kita. Lakukan ini secara teratur. Konten-konten baru yang kita unggah setiap hari dapat menjadi trik untuk menarik perhatian pelanggan. Mereka akan mengetahui produk baru, diskon atau apapun yang berkaitan dengan usaha yang dijalankan.

4. Keluar dari toko.
Sekalipun memiliki toko fisik, kita tidak boleh menunggu pelanggan. Kita harus menemukan pelanggan. Kita dapat bergabung dengan acara pameran, festival atau apapun yang dapat menjadi wadah pemasaran produk. Biarkan dunia luar mengenal produk yang kita miliki. Saat menghadiri acara apapun, jangan lupa untuk membawa produk yang kita miliki. Dengan begitu, kita dapat memberitahu orang-orang yang hadir tentang produk yang dimiliki.

5. Menjadi seorang yang ahli.
Kita dapat meningkatkan usaha kecil dengan memosisikan diri sebagai seorang yang ahli. Menjadi seorang yang ahli merupakan strategi pemasaran yang dapat bermanfaat dalam jangka panjang dan memberikan hasil yang besar.
 
Kita dapat menawarkan diri untuk menjadi pembicara di sebuah acara pertemuan, melakukan demonstrasi atau menghubungi seorang wartawan untuk menuliskan artikel bisnis tentang usaha yang kita geluti. 
 
Itulah 2 kunci sukses menjalankan usaha kecil. Menjalankan usaha kecil berarti kita harus memerhatikan sisi operasional dan juga sisi pemasaran. Semoga artikel ini dapat membantu rekan pembaca dalam menjalankan usaha kecil yang dimiliki dan mendapatkan hasil besar yang membanggakan. 
Featured Career Advices
Benarkah Kebahagiaan adalah Mendapatkan Pekerjaan Impian?

Benarkah Kebahagiaan adalah Mendapatkan Pekerjaan Impian?

Strategi Pemasaran E-mail untuk Generasi Milenial

Strategi Pemasaran E-mail untuk Generasi Milenial

5 Strategi Pemasaran melalui E-mail

5 Strategi Pemasaran melalui E-mail

Perencanaan Keuangan yang Salah di Umur 20-an

Perencanaan Keuangan yang Salah di Umur 20-an

Pentingnya Integritas dan Kejujuran Hati di Dunia Kerja

Pentingnya Integritas dan Kejujuran Hati di Dunia Kerja

Asumsi adalah Penyebab Kegagalan Wirausaha

Asumsi adalah Penyebab Kegagalan Wirausaha

Rapat Kerja dengan Keberagaman Suku Bangsa

Rapat Kerja dengan Keberagaman Suku Bangsa

5 Cara Membuat Logo Produk Menjadi Terkenal

5 Cara Membuat Logo Produk Menjadi Terkenal

Cara Mengatasi Stress terhadap Finansial

Cara Mengatasi Stress terhadap Finansial

Pengertian E-learning dan Lanskapnya pada 2019

Pengertian E-learning dan Lanskapnya pada 2019

Pentingkah Memiliki Tujuan Bekerja?

Pentingkah Memiliki Tujuan Bekerja?

Rapat Kerja dengan Komunikasi yang Efektif

Rapat Kerja dengan Komunikasi yang Efektif

5 Cara Pengusaha Sukses Tetap Bahagia

5 Cara Pengusaha Sukses Tetap Bahagia

7 Cara Menjadi Tokoh Terkenal di Dunia Bisnis

7 Cara Menjadi Tokoh Terkenal di Dunia Bisnis

10 Kesalahan Fatal yang Menghancurkan Bisnis Plan

10 Kesalahan Fatal yang Menghancurkan Bisnis Plan

Etika Memuji Rekan Kerja di Lingkungan Kerja

Etika Memuji Rekan Kerja di Lingkungan Kerja

Satu Pertanyaan yang Mengubah Hidup Lebih Baik

Satu Pertanyaan yang Mengubah Hidup Lebih Baik

3 Alasan Cerita Singkat Baik untuk Bisnis

3 Alasan Cerita Singkat Baik untuk Bisnis

Menjual Produk dan Jasa melalui Cerita Singkat

Menjual Produk dan Jasa melalui Cerita Singkat

4 Karakter Kepemimpinan yang Wajib Dimiliki

4 Karakter Kepemimpinan yang Wajib Dimiliki

Peranan E-Learning dalam Pengembangan Karier

Peranan E-Learning dalam Pengembangan Karier

3 Pikiran Negatif yang Menghambat Kebahagiaan dalam Karier

3 Pikiran Negatif yang Menghambat Kebahagiaan dalam Karier

Bagaimana Cara Mengembangkan E-Learning atau Pembelajaran Online?

Bagaimana Cara Mengembangkan E-Learning atau Pembelajaran Online?

4 Karakteristik Manusia yang akan Sukses di Dunia Bisnis dan Kesehatan

4 Karakteristik Manusia yang akan Sukses di Dunia Bisnis dan Kesehatan

6 Cara Menentukan Harga Jual Produk yang Tepat

6 Cara Menentukan Harga Jual Produk yang Tepat

5 Cara Menguji Strategi Bisnis yang Baru di Media Sosial

5 Cara Menguji Strategi Bisnis yang Baru di Media Sosial

10 Cara Mencintai Diri Sendiri untuk Karier Cemerlang

10 Cara Mencintai Diri Sendiri untuk Karier Cemerlang

5 Manfaat Menjaga Kebahagiaan Sejati Karyawan bagi Perusahaan

5 Manfaat Menjaga Kebahagiaan Sejati Karyawan bagi Perusahaan

Bisakah Memasarkan Bisnis Startup Sendirian?

Bisakah Memasarkan Bisnis Startup Sendirian?

11 Cara Memiliki Pola Pikir untuk Berani Memulai Bisnis

11 Cara Memiliki Pola Pikir untuk Berani Memulai Bisnis