Logo STUDILMU Career Advice
STUDILMU Career Advice - 2 Hal Menjawab Pertanyaan Mengenai Gaji

2 Hal Menjawab Pertanyaan Mengenai Gaji


STUDILMU Users
by Studilmu Editor
Posted on Jan 20, 2019

 
Dalam menghadapi wawancara, Anda sudah harus mempersiapkan diri Anda dengan sangat matang. Anda juga harus mencari tahu pertanyaan yang nantinya akan dilontarkan dan Anda sudah menyiapkan jawaban untuk menyiasati pertanyaan-pertanyaan tersebut. Salah satu pertanyaan yang akan muncul adalah, “Berapa gaji yang Anda harapkan?” Anda tidak akan dilontarkan pertanyaan ini jika Anda melakukan wawancara untuk magang di sebuah perusahaan, tetapi pertanyaan ini akan muncul saat Anda melakukan wawancara untuk pekerjaan pertama Anda. Mengapa perekrut menanyakan hal ini? Jika Anda seorang lulusan baru dari sebuah perguruan tinggi, alasan perekrut menanyakan hal ini karena mereka ingin memastikan bahwa Anda memiliki ketertarikan di bidang industri yang Anda lamar dan Anda akan mulai bekerja dengan harapan yang realistis.
 
Gaji awal di sebuah pekerjaan akan sangat bervariasi, tergantung jenis pekerjaan dan industri dari pekerjaan tersebut, jadi pastikan Anda telah melakukan beberapa pencarian agar Anda mengetahui sebanyak mungkin tentang kisaran gaji pada suatu bidang pekerjaan. Hal ini merupakan hal yang sangat penting bagi Anda agar Anda siap untuk menjawab pertanyaan ini. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah bahwa gaji awal sering tidak terbuka untuk negosiasi.
 
Berikut adalah beberapa hal yang perlu diingat ketika bersiap untuk menjawab:

1. Waktu yang tidak tepat untuk bernegosiasi.
“Jika Anda direkrut ke dalam pekerjaan tahap awal Anda secara formal (program yang merekrut  sekelompok orang secara bersamaan dan juga menyediakan pelatihan bersama) jawabannya kemungkinan tidak akan ada negosiasi gaji,” jelas seorang perekrut sebuah perusahaan besar. Ini termasuk pada bidang-bidang seperti perbankan, investasi, konsultasi dan rekayasa, yang semuanya memiliki gaji terstruktur untuk pekerjaan tingkat pemula. Jika Anda memasuki salah satu dari industri tersebut, sebaiknya jangan bernegosiasi! Namun, Anda tetap harus datang ke wawancara untuk mengetahui kisaran gaji untuk posisi tersebut dan memiliki pemahaman yang jelas tentang hal yang akan terjadi jika Anda ditawarkan pekerjaan itu.
 
Katakan sesuatu seperti: "Saya mengharapkan untuk dibayar sesuai dengan gaji yang sepadan dengan standar industri untuk pekerja awal saat bergabung dalam posisi ini."
 
Tips: Anda dapat melakukan pencarian melalui internet tentang kisaran gaji awal yang akan Anda dapat sehingga hal ini dapat memberi Anda wawasan tambahan tentang perusahaan termasuk gaji rata-rata menurut jenis pekerjaan.
 
Jika Anda memasuki bidang yang lebih kreatif (media atau pemasaran) dan memiliki pengalaman yang relevan sebelumnya, maka negosiasi mungkin bisa dilakukan. Sangat disarankan untuk melakukan penelitian pada perusahaan yang Anda tuju dan standar gaji yang dimiliki karyawan tingkat pemula. Jika Anda tahu nilai Anda, dan Anda memiliki data untuk membuktikannya, Anda akan memiliki peluang yang jauh lebih kuat daripada jika Anda menentukan gaji Anda secara subjektif atau emosional."
 
Setelah Anda melakukan penelitian dan mengetahui kisaran gaji untuk posisi tersebut, siapkanlah diri Anda untuk menunjukkan kepada pewawancara bahwa Anda memiliki keterampilan dan komitmen untuk mendapatkan gaji tertinggi dalam rentang tersebut.
 
Katakan sesuatu seperti: “Saya tahu gaji rata-rata untuk jenis posisi awal ini adalah dalam kisaran 4.000.000-5.000.000. Saya pikir saya akan sangat cocok untuk peran ini karena pengalaman magang saya di masa lalu berkaitan erat dengan posisi yang saya lamar.  Saya mengharapkan gaji dalam kisaran tersebut. ”
 
Menjawab pertanyaan “Berapa gaji yang Anda harapkan?” secara efektif akan menjadi mudah jika Anda telah mempersiapkan diri sebelum wawancara dengan riset yang sudah Anda lakukan sebelumnya. Bersikaplah percaya diri dan lugas, tetapi juga ingat bahwa fleksibilitas akan sangat membantu untuk memberi kesan baik pada pewawancara dan juga perusahaan.
Featured Career Advices
5 Cara Menangani Kasus Nepotisme di Tempat Kerja

5 Cara Menangani Kasus Nepotisme di Tempat Kerja

10 Frasa Pasif-Agresif yang Dapat Menghancurkan Bisnis

10 Frasa Pasif-Agresif yang Dapat Menghancurkan Bisnis

3 Tips Memiliki Kepercayaan Diri dalam Setiap Percakapan

3 Tips Memiliki Kepercayaan Diri dalam Setiap Percakapan

12 Karakteristik Orang yang Memiliki Kesadaran Diri

12 Karakteristik Orang yang Memiliki Kesadaran Diri

4 Cara Mendapatkan Pengembangan Diri yang Baik

4 Cara Mendapatkan Pengembangan Diri yang Baik

7 Elemen Etos Kerja yang Sangat Penting

7 Elemen Etos Kerja yang Sangat Penting

7 Cara Meningkatkan Kesehatan di Lingkungan Kerja

7 Cara Meningkatkan Kesehatan di Lingkungan Kerja

4 Tanda Memiliki Hubungan Kerja dengan Klien yang Tidak Baik

4 Tanda Memiliki Hubungan Kerja dengan Klien yang Tidak Baik

4 Cara Meredakan Amarah

4 Cara Meredakan Amarah

5 Cara Mendorong Inovasi Terbaru di Perusahaan

5 Cara Mendorong Inovasi Terbaru di Perusahaan

8 Kunci Kebahagiaan dan Kesuksesan ala Richard Branson

8 Kunci Kebahagiaan dan Kesuksesan ala Richard Branson

6 Cara Menumbuhkan Kreativitas dan Inovasi

6 Cara Menumbuhkan Kreativitas dan Inovasi

8 Karakteristik Orang yang Menjadi Penghambat Kesuksesan

8 Karakteristik Orang yang Menjadi Penghambat Kesuksesan

5 Cara Mudah Memenangkan Hati Atasan

5 Cara Mudah Memenangkan Hati Atasan

7 Sifat Negatif Pemimpin yang Menjadi Penghambat Kesuksesan Tim

7 Sifat Negatif Pemimpin yang Menjadi Penghambat Kesuksesan Tim

3 Cara Mengatasi Emosi Negatif

3 Cara Mengatasi Emosi Negatif

Fungsi Moodle dalam Bidang Pendidikan

Fungsi Moodle dalam Bidang Pendidikan

8 Cara Generasi Milenial Menjadi Jutawan dalam 5 Tahun

8 Cara Generasi Milenial Menjadi Jutawan dalam 5 Tahun

10 Cara Orang Sukses Berhenti Merendahkan Harga Diri Mereka

10 Cara Orang Sukses Berhenti Merendahkan Harga Diri Mereka

7 Cara Meningkatkan Kebahagiaan Sejati dan Produktivitas Para Karyawan

7 Cara Meningkatkan Kebahagiaan Sejati dan Produktivitas Para Karyawan

10 Rasa Takut yang Harus Diatasi Ketika Memulai Bisnis

10 Rasa Takut yang Harus Diatasi Ketika Memulai Bisnis

Pengertian Moodle dan 9 Fungsi Moodle di dalam Bisnis

Pengertian Moodle dan 9 Fungsi Moodle di dalam Bisnis

10 Hal yang Tidak Boleh Diucapkan di Tempat Kerja

10 Hal yang Tidak Boleh Diucapkan di Tempat Kerja

6 Prinsip Dasar yang Dapat Menciptakan Inovasi dan Kreativitas

6 Prinsip Dasar yang Dapat Menciptakan Inovasi dan Kreativitas

6 Tips Membuat Rapat Tinjauan tentang Peningkatan Kinerja Karyawan

6 Tips Membuat Rapat Tinjauan tentang Peningkatan Kinerja Karyawan

5 Alasan Pentingnya Pelatihan untuk Menjadi Trainer Handal

5 Alasan Pentingnya Pelatihan untuk Menjadi Trainer Handal

5 Tips untuk Rapat Kerja yang Lebih Baik

5 Tips untuk Rapat Kerja yang Lebih Baik

Training for Trainer, 7 Cara Pelatihan Menjadi Trainer Handal

Training for Trainer, 7 Cara Pelatihan Menjadi Trainer Handal

Pertemanan adalah Hal yang Bermanfaat di Tempat Kerja

Pertemanan adalah Hal yang Bermanfaat di Tempat Kerja

6 Tips Bekerja dengan Rekan yang Tidak Memiliki Kesadaran Diri

6 Tips Bekerja dengan Rekan yang Tidak Memiliki Kesadaran Diri