Logo STUDILMU Career Advice
STUDILMU Career Advice - 2 Cara Mudah untuk Mengembangkan Karir

2 Cara Mudah untuk Mengembangkan Karir


STUDILMU Users
by Studilmu Editor
Posted on Oct 12, 2018

 
Saat semua pekerjaan Anda telah terselesaikan, Anda mungkin tidak akan akan membantu rekan lain dalam menyelesaikan tanggung jawab mereka. Namun Anda berpikir bahwa Anda akan lebih merasa produktif saat Anda memiliki pekerjaan untuk Anda kerjakan. 
 
Mungkin Anda ingin terlibat dalam sebuah proyek atau keterampilan lain yang dapat membangun Anda. Atau Anda ingin membangun hubungan yang lebih erat dengan dengan rekan kerja lain dalam tim Anda. .
 
Tentu saja hal ini bisa menjadi sedikit rumit. Setiap organisasi hadir dengan nuansa dan caranya masing-masing.  Dengan kata lain, saat Anda berusaha untuk mengembangkan karir Anda, bos Anda dapat menjadikan hal ini menjadi sangat mudah atau sangat sulit, tergantung pada seberapa besar ia menilai pertumbuhan Anda dan seberapa banyak ruang yang dapat diperankan oleh Anda dalam tim Anda.
 
Faktanya adalah kemajuan karir Anda ada pada Anda. Sehingga Anda tidak memiliki alasan untuk tidak melakukan hal-hal yang ingin Anda lakukan. Anda dapat memperluas kemampuan Anda untuk mengerjakan hal-hal yang penting bagi Anda. Berikut adalah dua hal yang dapat Anda lakukan agar Anda mampu mengembangkan karir Anda dan memperluas karir Anda ke arah yang semakin baik:
 
1. Buatlah strategi yang tidak hanya bermanfaat bagi Anda, namun juga bagi rekan-rekan yang lain
Ketika Anda mendapatkan tanggung jawab dalam sebuah proyek baru, pertimbangkanlah standar nilai dalam perusahaan. Namun, sebelum Anda memulainya, buatlah peta pemikiran dengan menjawab pertanyaan seperti berikut: Masalah apa yang akan timbul dan bagaimana cara memecahkannya? Bagaimana cara membuatnya lebih efisien? Bagaimana cara tersebut dapat membantu tim atau perusahaan Anda mencapai sasarannya? Bagaimana keterlibatan Anda dapat bermanfaat bagi semua orang? Semakin Anda dapat mengukur atau menjelaskan gambaran proyek yang Anda kerjakan, maka semakin besar juga kemungkinan Anda akan mendapatkan lampu hijau (dan mungkin anggaran) dari atasan Anda untuk menjalankan proyek tersebut. 
 
Ketika Anda menjalankan proyek tersebut, bisa saja Anda sedang menjembatani kesenjangan dengan memperkenalkan karyawan yang kurang berpengalaman kepada bos Anda. Lalu Anda dapat memberikan kesempatan bagi rekan-rekan yang pada tingkat menengah untuk menjadi mentor dan dalam hal ini Anda juga memberi kesempatan kepada bos Anda untuk untuk melihat langsung pekerjaan mereka. Jadi, saat Anda mampu memberikan kesempatan bagi setiap rekan kerja Anda, Anda sedang mengatur strategi agar semua orang menang. Anda tidak hanya fokus pada perkembangan karir Anda sendiri, namun Anda juga memberikan kesempatan bagi yang lain untuk mengembangkan karir mereka. Bahkan, bisa jadi mereka tidak pernah membayangkan sebuah hal yang dapat mereka lakukan untuk pengembangan karir mereka. 
 
Apalagi hal lain yang Anda dapatkan saat Anda mengundang orang lain untuk berpartisipasi? Anda akan mendapatkan dukungan dan dorongan dari mereka (juga dukungan dan dorongan dari bos Anda). Dan juga, Anda belajar hal-hal lain dari berbagai keahlian yang dimiliki oleh rekan-rekan Anda.  
 
2. Belajarlah dari setiap peluang yang Anda temui
Apakah perusahaan Anda menyelenggarakan makan siang bersama, belajar bersama atau melakukan kegiatan lokakarya, atau bahkan mengizinkan karyawannya menghadiri konferensi? Jika ya, terlibatlah dalam segala hal yang menarik minat Anda dengan serius. Jika tidak, bertanyalah kepada bos Anda apakah Anda dapat mengikuti sebuah pelatihan (tentunya setelah Anda menyelesaikan semua pekerjaan Anda).
 
Kemudian, setelah Anda mengikuti pelatihan tersebut, Anda dapat berbagi hal-hal yang Anda dapatkan kepada rekan-rekan lainnya, atau Anda dapat memberikan pelatihan sederhana bagi mereka untuk meningkatkan salah satu sistem di perusaaan Anda saat ini dan bahkan dapat digunakan sebagai kerangka kerja untuk proyek yang mendatang. Dengan menunjukkan bahwa Anda mendapatkan hal yang lebih berharga dari pengalaman ini, Anda mendorong bos Anda untuk ingin menginvestasikan lebih banyak waktu dan uang ke dalamnya. Pastinya, ia juga akan memberikan lebih banyak waktu dan uang untuk pertumbuhan pribadi Anda.
 
Jika jenis peluang pengembangan profesional ini tidak tersedia untuk Anda, pertimbangkan untuk melakukan penelitian Anda sendiri untuk kelas atau konferensi yang ingin Anda hadiri dan Anda dapat mengajukan anggaran yang diperlukan kepada bos Anda. 
 
Satu hal yang harus Anda ingat adalah Anda mungkin akan mendapatkan kata "tidak" untuk hal-hal di atas, tetapi Anda tidak akan pernah mendapatkan jawaban ya jika Anda tidak mencobanya.
Featured Career Advices
Etika Memuji Rekan Kerja di Lingkungan Kerja

Etika Memuji Rekan Kerja di Lingkungan Kerja

Satu Pertanyaan yang Mengubah Hidup Lebih Baik

Satu Pertanyaan yang Mengubah Hidup Lebih Baik

3 Alasan Cerita Singkat Baik untuk Bisnis

3 Alasan Cerita Singkat Baik untuk Bisnis

Menjual Produk dan Jasa melalui Cerita Singkat

Menjual Produk dan Jasa melalui Cerita Singkat

4 Karakter Kepemimpinan yang Wajib Dimiliki

4 Karakter Kepemimpinan yang Wajib Dimiliki

Peranan E-Learning dalam Pengembangan Karier

Peranan E-Learning dalam Pengembangan Karier

3 Pikiran Negatif yang Menghambat Kebahagiaan dalam Karier

3 Pikiran Negatif yang Menghambat Kebahagiaan dalam Karier

Bagaimana Cara Mengembangkan E-Learning atau Pembelajaran Online?

Bagaimana Cara Mengembangkan E-Learning atau Pembelajaran Online?

4 Karakteristik Manusia yang akan Sukses di Dunia Bisnis dan Kesehatan

4 Karakteristik Manusia yang akan Sukses di Dunia Bisnis dan Kesehatan

6 Cara Menentukan Harga Jual Produk yang Tepat

6 Cara Menentukan Harga Jual Produk yang Tepat

5 Cara Menguji Strategi Bisnis yang Baru di Media Sosial

5 Cara Menguji Strategi Bisnis yang Baru di Media Sosial

10 Cara Mencintai Diri Sendiri untuk Karier Cemerlang

10 Cara Mencintai Diri Sendiri untuk Karier Cemerlang

5 Manfaat Menjaga Kebahagiaan Sejati Karyawan bagi Perusahaan

5 Manfaat Menjaga Kebahagiaan Sejati Karyawan bagi Perusahaan

Bisakah Memasarkan Bisnis Startup Sendirian?

Bisakah Memasarkan Bisnis Startup Sendirian?

11 Cara Memiliki Pola Pikir untuk Berani Memulai Bisnis

11 Cara Memiliki Pola Pikir untuk Berani Memulai Bisnis

7 Rahasia Menjadi Tangguh di Dunia Kerja

7 Rahasia Menjadi Tangguh di Dunia Kerja

10 Cara Membawa Rasa Bahagia di dalam Tim Kerja

10 Cara Membawa Rasa Bahagia di dalam Tim Kerja

4 Cara Menuju Pensiunan Dini di Umur 40 Tahun

4 Cara Menuju Pensiunan Dini di Umur 40 Tahun

5 Cara Meningkatkan Etika Kerja di Perusahaan Indonesia

5 Cara Meningkatkan Etika Kerja di Perusahaan Indonesia

5 Strategi untuk Menang dalam Presentasi Bisnis

5 Strategi untuk Menang dalam Presentasi Bisnis

3 Tingkat Kesadaran Diri

3 Tingkat Kesadaran Diri

10 Cara untuk Mulai Mengasah Strategi Pemasaran

10 Cara untuk Mulai Mengasah Strategi Pemasaran

3 Pertanyaan Sebelum Memulai Bisnis dan Menjadi Pengusaha

3 Pertanyaan Sebelum Memulai Bisnis dan Menjadi Pengusaha

5 Karakter Buruk Generasi Milenial yang Diperlukan dalam Bisnis

5 Karakter Buruk Generasi Milenial yang Diperlukan dalam Bisnis

11 Fakta Mengejutkan tentang Kepribadian Manusia

11 Fakta Mengejutkan tentang Kepribadian Manusia

35 Karakteristik Wirausaha

35 Karakteristik Wirausaha

5 Manajemen Krisis untuk Mengubahnya Menjadi Peluang

5 Manajemen Krisis untuk Mengubahnya Menjadi Peluang

7 Cara Mendapatkan Investor untuk Bisnis Startup

7 Cara Mendapatkan Investor untuk Bisnis Startup

9 Pelajaran Hidup yang Tidak Didapatkan dari Sekolah Bisnis

9 Pelajaran Hidup yang Tidak Didapatkan dari Sekolah Bisnis

10 Cara Orang Sukses Menjadi Semakin Kaya

10 Cara Orang Sukses Menjadi Semakin Kaya