Logo STUDILMU Career Advice
STUDILMU Career Advice - 2 Cara Keluar Dari Zona Nyaman

2 Cara Keluar Dari Zona Nyaman


STUDILMU Users
by Studilmu Editor
Posted on Mar 15, 2019

 
‘Anda tidak akan pernah dapat mengubah hidup Anda sampai Anda benar-benar keluar dari zona nyaman. Perubahan terjadi saat Anda keluar dari zona nyaman.’ Roy T. Bennett.
 
Halo rekan pembaca, Anda pasti pernah mendengar kutipan diatas. Pernahkah Anda melihat orang-orang yang dapat mengatasi permasalahan hidup dengan mudah? Mereka tampak seperti peselancar yang menikmati ombak di atas papan selancar. Mereka terlihat keren, tenang dan menikmati waktu-waktu yang menekan, seperti ujian akhir ataupun pertemuan penting. Sedangkan Anda dan beberapa orang lainya berkeringat dan merasa cemas. 
 
Anda berpikir bahwa mereka memiliki ramuan khusus ataupun seorang pelatih yang dapat dihubungi selama 24 jam. Mereka tidak memiliki ramuan khusus kesuksesan ataupun rumus lainnya. Keahlian tersebut tidak didapatkan hanya dengan meneguk sebuah pil. Keahlian tersebut didapatkan dari dorongan diri untuk keluar dari zona nyaman dan dengan latihan yang konsisten. Berikut adalah cara yang dapat rekan pembaca lakukan untuk keluar dari zona nyaman.
 
1. Pikirkan ulang zona nyaman Anda
Zona nyaman merupakan tempat yang nyaman dengan hal-hal yang akrab dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Hal-hal tersebut adalah hal-hal yang tidak perlu dipertanyakan lagi dan Anda dapat melakukannya dengan mudah. Mereka dapat diprediksi, tidak menantang dan membuat nyaman, sama seperti potongan daging yang disajikan bersama kentang. Dan ketika Anda memakan daging bersama kentang setiap setiap hari, kenyamanan ini justru akan membahayakan kesehatan Anda. 
 
Para atlet senantiasa mendorong fisik mereka, baik saat mengikuti perlombaan marathon ataupun perlombaan renang. Mereka harus keluar dari batasan zona nyaman mereka dan berjuang sampai mereka mencapai tujuan mereka, berlari sejauh 5 km, atau berenang sebanyak 5 putaran atau bahkan mencapai puncak gunung. Mereka berhasil mencapai tujuan atletis mereka. Namun, tanpa disadari mereka memroses ulang otak mereka untuk menerima keadaan fisik yang tidak nyaman. Mereka belajar untuk keluar dari zona nyaman dan berlatih untuk merasa nyaman dengan ketidaknyamanan yang ada.
 
Lalu bagaimana dengan rekan pembaca dan saya? Sekarang ini, kita diarahkan untuk menghilangkan tantangan-tantangan yang ada dalam hidup. Remote control membuat kita dapat mengendalikan stasiun TV dari jauh, mengubah temperatur ruangan hanya dengan menekan beberapa tombol, banyak mobil yang dapat bergerak tanpa menggunakan kunci bahkan dapat berjalan tanpa ada orang yang mengendarai. Dalam proses ini, kita kehilangan kontak dengan diri sendiri. Sehingga, ketika kita dihadapkan dengan tugas yang lebih sulit, kita akan merasa takut dan tertekan karena kita terbiasa menghilangkan tantangan yang ada dihadapan kita. 
 
2. Ubahlah cara permainan Anda, ubahlah cara otak Anda bekerja
Jika Anda pernah berhasil mencapai tujuan fisik seperti mendaki gunung sejauh 10 mil, berlari sejauh 3 mil atau mengikuti kelas arung jeram jarak panjang. Ketika Anda berhasil menyelesaikannya, Anda akan merasa sangat lelah dan senang. Anda merasa gerah dan berkeringat. Otot-otot Anda menjadi sangat lelah bahkan seperti ingin berteriak kesakitan dan tubuh Anda gemetar. Jantung Anda juga berdegup kencang, tetapi Anda merasa sangat gembira. Anda datang, Anda melihat dan Anda menaklukkannya. Itu memang sulit tetapi sangat menyenangkan. 
 
Semuanya terasa sulit namun Anda dapat bertahan. Sama seperti ketika menghadapi bos Anda di hari Senin. Anda mungkin merasa takut, namun ketika Anda melewatinya, Anda mampu mengatasinya. Pola pikir Anda berubah, cara otak Anda bekerja pun telah berubah. 
 
Otak manusia secara berkelanjutan memberikan dan memasukkan informasi yang disimpan dalam memori ingatan Anda. Jadi, ketika Anda harus melakukan hal-hal diluar zona nyaman, Anda akan merasa tidak nyaman, mual dan takut. Tetapi percayalah, Anda mampu untuk melewatinya. 
 
Semakin sering Anda melewati hal-hal baru yang tidak nyaman, semakin otak Anda menyadari bahwa Anda akan baik-baik saja. Karena dalam memori otak Anda tersimpan data bahwa Anda telah pernah melakukan sesuatu yang belum pernah dilakukan dan Anda tetap bertahan. Dengan begitu, Anda akan mampu mengurangi stres dan menjadi lebih percaya diri ketika harus keluar dari zona nyaman. 
 
Semakin Anda keluar dari zona nyaman, semakin Anda merasa bahwa itu adalah hal yang tidak sulit. Menempatkan diri Anda dalam latihan yang rutin untuk mencapai tujuan fisik, baik lari marathon, ataupun meningkatkan stamina untuk pendakian gunung, akan meningkatkan banyak aspek kehidupan Anda.
 
Buatlah tujuan Anda dan tuliskan tujuan itu. Buatlah rencana nyata yang dapat membantu Anda mewujudkan tujuan tersebut. jika Anda baru saja memulainya, melangkahlah secara bertahap. Jika Anda ingin sukses dalam lari marathon, cobalah untuk berjalan sebelum melatih diri dengan berlari-lari kecil. Gunakan aplikasi yang dapat membantu Anda memantau kesehatan dan kemajuan Anda. Bergabunglah dengan kelas olahraga. Carilah seorang pelatih. Temukan teman atau anggota keluarga yang juga dapat memberikan Anda dorongan. Konsultasikan dengan pelatih Anda sebelum Anda melakukan latihan yang berat. 
 
Ketika Anda melakukan hal mendasar secara rutin, hal itu akan menjadi sebuah kebiasaan. Jika Anda menjalankan kebiasaan ini dengan tujuan yang jelas, Anda akan mendorong diri Anda untuk terus maju. Ini akan mempermudah Anda mendapatkan kenyamanan dalam situasi yang tidak nyaman.
 
Jadi, apakah rekan pembaca masih takut untuk keluar dari zona nyaman? Keluarlah dari zona nyaman Anda dan temukan hasilnya. Anda akan melihat bahwa keluar dari zona nyaman akan membawa diri Anda pada hal baru yang jauh lebih menarik dan menyenangkan. Jadi tunggu apalagi? Percayalah bahwa Anda akan baik-baik saja. 
Featured Career Advices
Rapat Kerja dengan Keberagaman Suku Bangsa

Rapat Kerja dengan Keberagaman Suku Bangsa

5 Cara Membuat Logo Produk Menjadi Terkenal

5 Cara Membuat Logo Produk Menjadi Terkenal

Cara Mengatasi Stress terhadap Finansial

Cara Mengatasi Stress terhadap Finansial

Pengertian E-learning dan Lanskapnya pada 2019

Pengertian E-learning dan Lanskapnya pada 2019

Pentingkah Memiliki Tujuan Bekerja?

Pentingkah Memiliki Tujuan Bekerja?

Rapat Kerja dengan Komunikasi yang Efektif

Rapat Kerja dengan Komunikasi yang Efektif

5 Cara Pengusaha Sukses Tetap Bahagia

5 Cara Pengusaha Sukses Tetap Bahagia

7 Cara Menjadi Tokoh Terkenal di Dunia Bisnis

7 Cara Menjadi Tokoh Terkenal di Dunia Bisnis

10 Kesalahan Fatal yang Menghancurkan Bisnis Plan

10 Kesalahan Fatal yang Menghancurkan Bisnis Plan

Etika Memuji Rekan Kerja di Lingkungan Kerja

Etika Memuji Rekan Kerja di Lingkungan Kerja

Satu Pertanyaan yang Mengubah Hidup Lebih Baik

Satu Pertanyaan yang Mengubah Hidup Lebih Baik

3 Alasan Cerita Singkat Baik untuk Bisnis

3 Alasan Cerita Singkat Baik untuk Bisnis

Menjual Produk dan Jasa melalui Cerita Singkat

Menjual Produk dan Jasa melalui Cerita Singkat

4 Karakter Kepemimpinan yang Wajib Dimiliki

4 Karakter Kepemimpinan yang Wajib Dimiliki

Peranan E-Learning dalam Pengembangan Karier

Peranan E-Learning dalam Pengembangan Karier

3 Pikiran Negatif yang Menghambat Kebahagiaan dalam Karier

3 Pikiran Negatif yang Menghambat Kebahagiaan dalam Karier

Bagaimana Cara Mengembangkan E-Learning atau Pembelajaran Online?

Bagaimana Cara Mengembangkan E-Learning atau Pembelajaran Online?

4 Karakteristik Manusia yang akan Sukses di Dunia Bisnis dan Kesehatan

4 Karakteristik Manusia yang akan Sukses di Dunia Bisnis dan Kesehatan

6 Cara Menentukan Harga Jual Produk yang Tepat

6 Cara Menentukan Harga Jual Produk yang Tepat

5 Cara Menguji Strategi Bisnis yang Baru di Media Sosial

5 Cara Menguji Strategi Bisnis yang Baru di Media Sosial

10 Cara Mencintai Diri Sendiri untuk Karier Cemerlang

10 Cara Mencintai Diri Sendiri untuk Karier Cemerlang

5 Manfaat Menjaga Kebahagiaan Sejati Karyawan bagi Perusahaan

5 Manfaat Menjaga Kebahagiaan Sejati Karyawan bagi Perusahaan

Bisakah Memasarkan Bisnis Startup Sendirian?

Bisakah Memasarkan Bisnis Startup Sendirian?

11 Cara Memiliki Pola Pikir untuk Berani Memulai Bisnis

11 Cara Memiliki Pola Pikir untuk Berani Memulai Bisnis

7 Rahasia Menjadi Tangguh di Dunia Kerja

7 Rahasia Menjadi Tangguh di Dunia Kerja

10 Cara Membawa Rasa Bahagia di dalam Tim Kerja

10 Cara Membawa Rasa Bahagia di dalam Tim Kerja

4 Cara Menuju Pensiunan Dini di Umur 40 Tahun

4 Cara Menuju Pensiunan Dini di Umur 40 Tahun

5 Cara Meningkatkan Etika Kerja di Perusahaan Indonesia

5 Cara Meningkatkan Etika Kerja di Perusahaan Indonesia

5 Strategi untuk Menang dalam Presentasi Bisnis

5 Strategi untuk Menang dalam Presentasi Bisnis

3 Tingkat Kesadaran Diri

3 Tingkat Kesadaran Diri