Logo STUDILMU Career Advice
STUDILMU Career Advice - 10 Petuah Bijak yang Selalu Diyakini oleh Pengusaha Sukses

10 Petuah Bijak yang Selalu Diyakini oleh Pengusaha Sukses


STUDILMU Users
by Studilmu Editor
Posted on May 03, 2019

 
Memang benar bahwa mendirikan bisnis tidak semudah yang kita bayangkan. Para pengusaha sukses yang telah berhasil meraih kesuksesan mereka sekarang, juga bukanlah orang-orang yang dapat meraih kesuksesan dalam hitungan detik atau hitungan hari. Ada berbagai halangan dan rintangan yang mereka hadapi, sebelum akhirnya mereka berhasil meraih puncak kesuksesan seperti sekarang. 
 
Mereka juga menghadapi hari-hari sulit seperti kita, ditipu oleh investor yang melarikan uang, ditipu oleh pelanggan, bangkrut dan lain sebagainya. Namun, mereka selalu mempunyai cara untuk bisa membangkitkan semangat mereka seperti semula lagi. Penasaran ingin tahu bagaimana caranya? Mereka selalu terilhami dengan petuah-petuah bijak yang selalu memberikan cahaya di kala kegelapan datang menghampiri. Nah berikut ini adalah 10 petuah bijak yang selalu diyakini oleh para pengusaha sukses, dan menjadi ‘senjata ampuh’ bagi mereka setiap kali menghadapi kegagalan dalam bisnis. 

1. Itu bukan Sebuah Kegagalan, melainkan Sebuah Data”
Para pengusaha sukses tidak pernah menganggap kegagalan sebagai sebuah kegagalan yang sesungguhnya. Mereka menyebut kegagalan sebagai sebuah data, atau sejarah yang pernah kita alami. Namun, ini sama sekali tidak menjadi penghalang besar bagi mereka untuk tetap maju ke depan dan memperbaiki segala kesalahan yang ada. Segala kegagalan yang terjadi dijadikan sebagai data penting untuk dipelajari dan dihindari di masa depan. 
 
Ketika kita mencoba, lalu gagal, kita akan belajar suatu hal baru, dan kita akan mencobanya lagi. Itulah prosesnya! Jadi, kegagalan bukanlah musibah, namun deretan data-data yang penting. 
 
2. Tidak ada Jalan Pintas, namun Peluang Baru akan Selalu ada!”
Tidak ada kesuksesan yang instan, yang bisa didapatkan dalam waktu sehari semalam, dan para pengusaha sukses benar-benar menyadari hal ini. Saat proses menuju kesuksesan terasa sangat panjang dan penuh dengan lika-liku, mereka tidak akan menyerah begitu saja! Saat semua pintu yang mereka ketuk tertutup rapat-rapat, mereka adalah orang yang pantang untuk menangis dan mengeluh. Mereka sangat meyakini satu hal, saat 100 pintu tertutup untuk mereka, ada 1000 pintu (peluang baru) yang terbuka untuk mereka. 
 
Tidak ada jalan yang sederhana atau mudah, namun peluang baru akan selalu ada untuk mereka yang selalu ingin berusaha.

3. “Kerjakan Hal yang Sulit, sampai Suatu Saat itu Menjadi Hal yang Mudah”
Mengapa petuah bijak ini sangat penting bagi para pengusaha sukses? Ya, karena mereka sadar betul bahwa tidak ada hal yang sulit di dunia ini, yang ada hanya belum dicoba, sehingga terlihat sangat sulit, padahal kenyataannya tidak. Segalanya memang akan terlihat sulit, sampai akhirnya kita berusaha untuk mengerjakannya, merasa terbiasa, dan itu semua menjadi sangat mudah. 
 
Tidak akan ada yang menantang atau sulit selama-lamanya. Memang awalnya akan terlihat menantang, namun jika kita sudah mencoba untuk mengendalikannya tanpa pantang menyerah, semuanya akan terasa mudah.
 
4. “Berpikir Besar dan Dunia Kita akan Semakin Luas”
Berpikir sempit hanya akan membuat kita terkurung dalam kebodohan. Para pengusaha sukses sangat memegang teguh petuah bijak ini, karena mereka yakin pikiran yang luas (open-minded) akan membawa mereka pada tingkat kesuksesan yang lebih tinggi. Berpikir secara luas adalah kekuatan ambisi yang sangat diperlukan untuk meraih kesuksesan bisnis. 

5. “Melihat Pintu saat yang lain Hanya Melihat Tembok yang Besar”
Pintu identik dengan pembatas yang bisa kita buka. Di dalam setiap pintu, kita bisa menemukan banyak kejutan yang tidak terduga, bisa kesuksesan atau kegagalan. Apabila pintu yang kita buka membawa kita kepada kegagalan, maka kita bisa beralih kepada pintu lainnya. Dan, jika kita beruntung, maka pintu yang kita pilih akan membawa kita kepada kesuksesan. Berbeda dengan orang-orang pesimis, mereka tidak akan melihat sebuah pintu, namun yang mereka lihat adalah tembok besar yang menjulang tinggi. 
 
Pintu, pintu dan pintu, bukan tembok besar yang tinggi. Inilah yang selalu diyakini oleh para pengusaha sukses. Inilah yang membedakan para pengusaha sukses dari orang lain. Mereka selalu melihat peluang di mana-mana. Dari sekarang mulailah melihat hal-hal di sekitar kita secara berbeda.
 
6. “Perbedaan Masalah dan Kesempatan adalah Bagaimana Kita Memandang Keduanya”
Semuanya kembali lagi kepada perspektif kita masing-masing. Para pengusaha sukses akan selalu melihat segala sesuatu sebagai sebuah kesempatan, bukan masalah. Jika kita memiliki perspektif dan pemikiran yang positif, maka segala hal positif akan datang ke dalam kehidupan kita. Begitu juga sebaliknya, jika otak kita dipenuhi dengan pikiran-pikiran negatif, maka kita hanya akan menghadapi kemandekan dan segala hal terlihat seperti masalah dan beban. 

7. “Ada Dua Pilihan, Lakukan atau Tinggalkan!”
Ini benar, hidup selalu dipenuhi dengan berbagai pilihan yang perlu kita pilih salah satunya. Kita perlu memilih yang paling terbaik dari yang lain. Jika kita terlalu lama dalam berpikir, mungkin orang lain akan mengambil ide yang kita miliki. Apabila kita tidak melakukannya, maka akan ada orang lain yang melakukannya. Setiap pengusaha sukses selalu memberikan dua pilihan ini di dalam otak mereka, setiap kali mereka dihadapkan oleh suatu hal. 

8. “Lakukan sampai Kita Gagal, Jika Gagal, Coba Lagi, Coba Terus!” 
Saat kita dihadapi oleh sebuah tantangan, jangan takut untuk tidak mencobanya. Para pengusaha sukses tidak pernah takut untuk mencoba apapun, mereka tidak pernah takut untuk mengambil risiko. Apabila percobaan membawa mereka kepada kegagalan, mereka akan mencobanya lagi, dan mencobanya terus sampai pada akhirnya kesuksesan datang kepada mereka. 
 
9. “Ide Terbaik selalu Mengalami Penolakan di Awal” 
Ide terbaik dan terhebat selalu berawal dari ide yang diremehkan, ditakuti atau ide yang selalu ditolak oleh banyak orang. Orang awam selalu merasa bahwa ide-ide tersebut tidak akan mungkin bisa untuk direalisasikan. Berbeda dengan para pengusaha sukses, mereka selalu percaya bahwa ide-ide yang gila akan menjadi ide yang luar biasa. 
 
Bagi para pengusaha sukses, tidak semua orang akan mempercayai ide mereka, dan itu bukanlah suatu masalah bagi orang-orang cerdik ini.
 
10. “Apabila Sesuatu Menjadi Gagal, Perbaiki-lah!”
Tidak mengapa jika sesuatu menjadi gagal, kita masih bisa memperbaikinya. Tidak ada satupun hal yang Tuhan ciptakan sebagai sebuah kegagalan yang nyata. Apabila gagal, perbaikilah! Para pengusaha tidak akan pernah menyerah dalam melihat suatu kegagalan. Bagi mereka kegagalan adalah suatu hal yang perlu diperbaiki.  
 
Dari 10 petuah bijak di atas, petuah mana yang paling rekan pembaca sukai? Yuk, kita miliki mental yang kuat dan ‘tahan banting’ untuk menjadi pengusaha sukses yang hebat. Selamat mencoba ya, rekan-rekan Career Advice.
Featured Career Advices
5 Cara Menangani Kasus Nepotisme di Tempat Kerja

5 Cara Menangani Kasus Nepotisme di Tempat Kerja

10 Frasa Pasif-Agresif yang Dapat Menghancurkan Bisnis

10 Frasa Pasif-Agresif yang Dapat Menghancurkan Bisnis

3 Tips Memiliki Kepercayaan Diri dalam Setiap Percakapan

3 Tips Memiliki Kepercayaan Diri dalam Setiap Percakapan

12 Karakteristik Orang yang Memiliki Kesadaran Diri

12 Karakteristik Orang yang Memiliki Kesadaran Diri

4 Cara Mendapatkan Pengembangan Diri yang Baik

4 Cara Mendapatkan Pengembangan Diri yang Baik

7 Elemen Etos Kerja yang Sangat Penting

7 Elemen Etos Kerja yang Sangat Penting

7 Cara Meningkatkan Kesehatan di Lingkungan Kerja

7 Cara Meningkatkan Kesehatan di Lingkungan Kerja

4 Tanda Memiliki Hubungan Kerja dengan Klien yang Tidak Baik

4 Tanda Memiliki Hubungan Kerja dengan Klien yang Tidak Baik

4 Cara Meredakan Amarah

4 Cara Meredakan Amarah

5 Cara Mendorong Inovasi Terbaru di Perusahaan

5 Cara Mendorong Inovasi Terbaru di Perusahaan

8 Kunci Kebahagiaan dan Kesuksesan ala Richard Branson

8 Kunci Kebahagiaan dan Kesuksesan ala Richard Branson

6 Cara Menumbuhkan Kreativitas dan Inovasi

6 Cara Menumbuhkan Kreativitas dan Inovasi

8 Karakteristik Orang yang Menjadi Penghambat Kesuksesan

8 Karakteristik Orang yang Menjadi Penghambat Kesuksesan

5 Cara Mudah Memenangkan Hati Atasan

5 Cara Mudah Memenangkan Hati Atasan

7 Sifat Negatif Pemimpin yang Menjadi Penghambat Kesuksesan Tim

7 Sifat Negatif Pemimpin yang Menjadi Penghambat Kesuksesan Tim

3 Cara Mengatasi Emosi Negatif

3 Cara Mengatasi Emosi Negatif

Fungsi Moodle dalam Bidang Pendidikan

Fungsi Moodle dalam Bidang Pendidikan

8 Cara Generasi Milenial Menjadi Jutawan dalam 5 Tahun

8 Cara Generasi Milenial Menjadi Jutawan dalam 5 Tahun

10 Cara Orang Sukses Berhenti Merendahkan Harga Diri Mereka

10 Cara Orang Sukses Berhenti Merendahkan Harga Diri Mereka

7 Cara Meningkatkan Kebahagiaan Sejati dan Produktivitas Para Karyawan

7 Cara Meningkatkan Kebahagiaan Sejati dan Produktivitas Para Karyawan

10 Rasa Takut yang Harus Diatasi Ketika Memulai Bisnis

10 Rasa Takut yang Harus Diatasi Ketika Memulai Bisnis

Pengertian Moodle dan 9 Fungsi Moodle di dalam Bisnis

Pengertian Moodle dan 9 Fungsi Moodle di dalam Bisnis

10 Hal yang Tidak Boleh Diucapkan di Tempat Kerja

10 Hal yang Tidak Boleh Diucapkan di Tempat Kerja

6 Prinsip Dasar yang Dapat Menciptakan Inovasi dan Kreativitas

6 Prinsip Dasar yang Dapat Menciptakan Inovasi dan Kreativitas

6 Tips Membuat Rapat Tinjauan tentang Peningkatan Kinerja Karyawan

6 Tips Membuat Rapat Tinjauan tentang Peningkatan Kinerja Karyawan

5 Alasan Pentingnya Pelatihan untuk Menjadi Trainer Handal

5 Alasan Pentingnya Pelatihan untuk Menjadi Trainer Handal

5 Tips untuk Rapat Kerja yang Lebih Baik

5 Tips untuk Rapat Kerja yang Lebih Baik

Training for Trainer, 7 Cara Pelatihan Menjadi Trainer Handal

Training for Trainer, 7 Cara Pelatihan Menjadi Trainer Handal

Pertemanan adalah Hal yang Bermanfaat di Tempat Kerja

Pertemanan adalah Hal yang Bermanfaat di Tempat Kerja

6 Tips Bekerja dengan Rekan yang Tidak Memiliki Kesadaran Diri

6 Tips Bekerja dengan Rekan yang Tidak Memiliki Kesadaran Diri